33

30 Days Movie Challenge

Lets do the challange

Lets do the challenge

Seperti ada yang belum kapok ama 30 days music challenge bulan Juni lalu…hahahah yes mari kita lihat seberapa konsisten saya dengan challenge kali ini dan sebenernya saya udah kelar bikin kisi-kisinya sih dan nyicil beberapa postingan hahahaha curang yahhh…tapi abis kan kalo lagi weekdays sibuknya ga ketulungan. So let’s give it a try! Anyone want to join me? I suggest not..karena sebenernya ini mah bener-bener nambahin beban hidup…suwer dahh hahahaha

20

Panicking

Two days ago, at night like this..around 8.30 when I was in the middle of my story telling before bedtime…..I asked my double G to drink a water before I continue the story..so they drank and I was just about to return back the glass to the table..and suddenly I heard the sound…. BUMMMMMMMM!!!!!!!!! It was very hard bump! I KNOW IT from the sound… and OMG! That bummmm was Gwin bumped her face to the floor only her face beause she was not able to hold her body with her two hands so only her face… she got trip to our ‘kelambu’ and she did not expect to fall (yaiyalah..mana ada yg expect to fall ya)

I WAS SHOCK!!! and that panciking moment bursting when I saw blood came out from her nose! Lots of blood…and she vomitted too…don’t ask me how hard she cried..really really hard and loud…I was shaking..I hug her…tried not to get panick but still….I was shaking..and I dial my mom’s phone number…and asked them to come ( they live near me) and there…. I got so panick and I brought Gwin to the hospital…just to make sure everythings is fine.

The doctor said we need to observe her for these 3 days….if she’s okay (means do activity actively) so no need  to do a CTscan or another check up.
To our observation she’s ok and doing great..Thank God!!!

My question is….how to manage that panick feeling? Its so easy for me to get panick esp when its related to my children’s life/safety. Is it natural? Just like 2 months ago, I and Gwin were about to go to school with my motorcycle..and I don’t know why I can’t handle my motorcycle then we fell down alias nyungsep ke got….Gwin cried…very loud! I as usual shaking again! The speedometer was broken and because I was so panick and shaking (literaly) then my neigbhour who brought my motorcycle back home…I was so panick because Gwin fell down and cried… The first accident  with my motorcycle was 2 years ago when I was about to fix my glasses at night…I fell down and got injured on my feet and hands…luckily I still manage to ride my motorcyle home. If I compare with the first accident ‘nyungsep ke got’  actually my first accident is worst! Really worst…but surprisingly I did not as panick as When I got accident with Gwin…I’m too scared if something happen seriously to her.

I know its natural to have that feeling but if I know some techniques or tips of how to  overcome that panick feeling..please do let me know… and thank you for that… Thank you :))))

*this post is written on my phone before bed…sambil ngantuk2 tapi ngotot mau cerita ini* sorry for the typos

image

51

Berpetualang Dengan Supernova Dan Review “GELOMBANG”

Setelah puas bernorak-norak bergembira di postingan sebelumnya karena menjadi narasumber abal-abalnya Dee, saya mau review sedikit Novel Supernova. Bukan cuma Gelombang yang baru aja diterbitkan tapi secara keseluruhan.

Gelombang- membawa kita pada alam mimpi yang terasa nyata, yang membuat jatuh cinta sama Alfa Sagala......

Gelombang- membawa kita pada alam mimpi yang terasa nyata, sekaligus membuat jatuh cinta pada Alfa Sagala……

Akan sekuat tenaga berusaha agar review ini tidak spoiler……

Pertama-tama saya cuma mau bilang bahwa beruntunglah saya, karena baru mulai membaca serial Supernova sekitar setahun lalu. Jiahhh telat amat neng bacanya…kemana aja? hehehe tapi tetap merasa beruntung walau telat bacanya.

Kenapa beruntung? ya gak kebayang aja gimana tersiksanya menantikan dari satu edisi supernova ke edisi yang lainnya. Dari Ksatria Putri dan Bintang Jatuh (KPBJ) yang terbit tahun 2001, lalu harus menunggu setahun berikutnya untuk lahirnya AKAR, kemudian disusul oleh PETIR tahun 2004.Pasti tersiksa kan karena penasaran?

Dan semua Itu  nggak ada apa-apanya dibanding penantian panjang menuju PARTIKEL yang lahir di tahun 2012, ya ampun berapa tahun itu coba? delapan tahun sodarah! sungguh teganya, oh teganya Ibu suri Dee membuat para pecinta Supernova galau tak menentu untuk kehadiran Partikel dalam delapan tahun penantian.

Saya sebagai orang yang tipenya ga sabaran dan ga bisa dibuat penasaran sangat beruntung karena baru mulai baca Supernova tahun lalu, jadinya bisa langsung menikmati semua buku supernova satu persatu dengan santai tanpa terburu-buru juga tanpa perlu menunggu waktu yang lama karena semua sudah ada di toko buku. Iya memang agak beda sih motivasi saya akhirnya membaca si supernova ini.Jujur nih, saya baca kan karena pasca ditelfon ibu suri untuk jadi salah satu narasumbernya. Hahaha yes I know….cetek abisss kan eike bok. 😀

Tidak ada rasa ketertarikan samasekali pada supernova ini. Saya tahu KPBJ dari seorang teman waktu kuliah di Bandung dulu, mencoba membaca sedikit dan samasekali tidak tertarik. Tentu saja karena menurut saya si otak cetek ini, bahasa dalam buku ini cukup njlimet, susah untuk dicerna. Akar, Petir dan Partikel pun sama, terlewat begitu saja. Satu-satunya buku supernova yang saya ingin baca adalah Partikel. Kenapa Partikel? karena dua tahun silam saat Partikel lahir tahun 2012, saya banyak membaca review yang berseliweran di twitter tentang betapa bagusnya buku ini. Tapi tetap saya belum benar-benar berniat membacanya. Singkat cerita saya pun membeli Partikel dan berharap saya gak lost karena sudah melewatkan 3 buku supernova sebelumnya. Dan Rasa kenikmatan membaca Partikel ini menyeret saya untuk lebih dalam  membaca buku supernova yang lainnya.

Sampai saat ini saya masih terus terkagum-kagum dengan Dee yang begitu Jeniusnya merangkai kata-kata, menciptakan tokoh-tokoh yang punya karakter kuat dalam setiap ceritanya. Bukan cuma itu, beliau juga mampu membawa kita pada petualangan baru dengan tipe petualangan yang berbeda-beda pada tiap bukunya.

Pada Buku Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh (KPBJ) Kita diajak berpetualang dalam kehidupan cinta Ferre dan Rana. Kisah cinta yang dituliskan oleh sepasang kekasih (gay) bernama Dimas dan Ruben. Kisah cinta yang begitu kompleks karena Ferre sebagai sosok laki-laki yang sempurna dan digilai oleh banyak wanita akhirnya jatuh cinta pada Rana yang sudah memiliki suami bernama Aswin. Ditambah munculnya Diva si bintang jatuh dalam kehidupan cinta Ferre membuat cerita ini begitu menarik. Despite of all crazy terms about science yang membuat kening saya mengkerut, saya suka sekali puisi-puisi romantis di novel ini. Dan pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa novel KPBJ adalah tentang cinta yang membebaskan. That’s it. Karena memang sedikit membingungkan tentang bagaimana nanti si tokoh supernova muncul dan bagaimana keterkaitannya dengan buku lain saya juga masih clueless…Tapi tak apa…saya sabar menanti supernova berikutnya (Inteligensi Embun Pagi) yang katanya bakal jadi episode terakhir dan yang sekaligus akan menguak semua misteri dalam supernova ini. (I hope so)

Pada buku kedua dalam supernova berjudul “Akar” Dee membawa kita berpetualang bersama Bodhi sang tokoh utama dalam cerita ini. Bodhi lahir di wihara dan diasuh oleh guru Liong. Hal yang menarik perhatian saya pada novel ini adalah ketika Dee menuliskan lokasi Wihara tempat Bodhi ditemukan pertama kali oleh guru Liong. Lokasinya adalaha di Lawang, 60 km dari Surabaya. Saya langsung teringat akan wihara yang juga sekaligus sekolah berasrama disamping sekolah saya waktu SMU dulu yaitu di lawang-pasuruan. Nama sekolah itu adalah “Tridarma” dan sekolah kami percis berdampingan satu sama lain dan sekolah kami sama-sama berasrama dan berbasis agama. Saking penasarannya saya menulis email pada Dee dan menanyakan apakah benar sekolah berasrama tempat Bodhi ditemukan adalah sekolah Tridarma yang saya maksudkan? Dan Dee menjawab IYA benar sekali itu adalah sekolah Tridarma dan mari kita beri salut pada ibu suri satu ini karena dia adalah penulis yang paling jago dalam soal riset. Menurut pengakuan Dee, dia sempat survei dan riset disana. Gile keren abis ya! Untuk sebuah maha karya memang perlu riset sedetail itu.

Dalam novel Akar ini, kita dibawa Dee berpetualang bersama Bodhi menuju negara-negara seperti Laos, Bangkok dan Kamboja. Perjalanan Bodhi sendiri adalah perjalanan pencarian jati diri yang disuguhkan dengan sangat bagus oleh Dee. Seni tato adalah hal yang banyak sekali disinggung dalam buku ini.

Selanjutnya adalah buku Supernova berjudul “petir”, ini adalah buku yang terus terang membuat saya terhibur dan terenyum bahkan tertawa karena si tokoh bernama “Elektra” atau Etra ini seperti memperlihatkan sisi humoris dari Dee itu sendiri. Elektra si gadis pemalas yang hidup sebatangkara sepeninggal ayahnya dan kakaknya Watti yang ikut suaminya ke Jayapura akhirnya bertransformasi sebagai pengusaha Warnet yang sukses atas bantuan Mpret. Mpret ini yang nantinya mempertemukan Etra dengan Bodhi melalui sepupunya Mpret bernama Bong. Banyak hal yang saya garis bawahi dari buku Petir ini, terutama tentang bagiamana Etra memandang Agama itu sendiri. Kehidupan Elektra dan Watti kakaknya yang sangat bertolak belakang membuat saya sadar bahwa dalam hidup ini kita sering menemukan karakter seperti Watti. Bahkan saya sering bertanya pada diri saya sendiri, apakah saya sering berperilaku seperti Watti? answer your self Jo!

Petualangan yang tidak kalah serunya adalah petualangan bersama Zarah, tokoh dalam buku  Supernova berjudul “PARTIKEL”. Anak perempuan yang dibesarkan di kota Bogor. Dididik oleh ayanya yang bernama Firas sebagai seorang dosen di IPB. Firas ayahnya dianggap sebagai orang sinting karena terlalu menggilai fungi/jamur dan sering berkunjung keBukit Jambul yang dipercayai sebagai tempat keramat oleh penduduk sekitar. Suatu hari Firas hilang tanpa kabar dan pencarian Zarah terhadap ayahnya inilah awal dari perjalanan Zarah. Tokoh Zarah ini diceritakan sebagai seorang anak yang berbakat dengan dunia fotografi dan salah satu fotonya berhasil menjadi pemenang pada suatu lomba di majalah akhirnya membawa ia berkunjung ke Tanjung Puting di Kalimantan tempat penangkaran orang utan. Perjalanan Zarah terus merambah ke London dan semua ini dia lakukan dalam misi pencarian ayahnya yang hilang.

Ada banyak hal yang membuat saya terharu pada cerita ini, salah satunya tentang hubungan Zarah pada abah dan uminya, hubungan dengan ibunya yang selalu bertentangan selama ini.

Namun tidak ada yang mengalahkan haru yang tercipta saat baca bagian dimana Zarah harus berpisah dengan Sarah, Sarah adalah anak orang utan yang dirawat oleh Zarah selama ia ada di Tanjung puting. Sejak kapan perpisahan seekor anak orang utan dengan manusia menjadi sangat dramatis seperti itu? Sekali lagi…hanya Dee yang berhasil melakukan itu, membuat saya berurai air mata saat Zarah harus pergi meninggalkan Tanjung puting, meninggalkan Sarah untuk mengejar cita-citanya dan pencarian Firas ayahnya. Sekarang saya tahu bagaimana rasanya, rasa keterikatan pada mahluk yang bernama orang utan. . Sejak baca itu saya jadi lebih sensitif terhadap binatang terutama orang utan.

Haru yang tercipta ke dua adalah saat sesuatu terjadi antara Storm kekasih Zarah dan Koso sahabatnya. Beneran ini sensasinya bener-bener berasa, Dan saya si ratu drama ini dengan bodohnya mengulang-ulang adegan di apartemen saat Zarah memergoki keduanya. Hiksssss mau ngemper dilantai aja rasanya makkkk! syebelll aku ama koso! padahal udah jatuh cinta setengah mati eike ama si Storm….huhuhu…..namun ada banyak hal yang kita temui pada buku ini, cara berdamai dengan diri kita, tentang mencinta dan memaafkan, semuanya dirangkai dengan kata-kata yang indah. You will feel surprise with the whole story. Sungguh saya speechless dibuat Dee untuk karyanya yang satu ini. So, Partikel is one of the best. My favorite so far.

#SUPERNOVASERIES love them!

#SUPERNOVASERIES love them!

Akhirnya empat buku Supernova sudah saya baca dan terus-terusan penasaran sebenernya bagaimana hubungan antara satu tokoh dengan tokoh yang lain. Ruben dan Dimas, Gio dan Diva (dari KPBJ) kepada Elektra dan Bodhi dan juga Zarah. Well jawaban itu mulai terkuak sedikit demi sedikit pada buku supernova selanjutnya yaitu Gelombang.

Sekilas Tentang GELOMBANG

Sebuah upacara gondang mengubah segalanya bagi Alfa. Mahluk misterius yang disebut  Si Jaga portibi tiba-tiba muncul menghantuinya. Setiap tidurnya menjadi pertaruhan nyawa. Sesuatu menunggu Alfa di alam mimpi.

Perantauan Alfa jauh membawanya hingga ke Amerika Serikat, Berjuang sebagai imigran gelap yang ingin mengubah nasib dan status. Alam mimpinya ternyata menyimpan rahasia besar yang tidak pernah ia bayangkan. Di lembah Yarlung, Tibet, jawaban mulai terkuak.

Seperti yang saya sudah tulis di postingan sebelumnya, bahwa adegan pembuka cerita adalah malam saat diadakannya gondang pemanggilan Raja Uti disebuah kampung yang ada di kecamatan Sianjur Mula-Mula, di pulau Samosir.

Dari tahun 2001 Dee sang penulis sudah mencanangkan kalau tokoh dalam supernova kali ini adalah seorang laki-laki Batak. Dan laki-laki batak itu bernama Alfa Sagala. Alfa yang dari bayi tidak bisa mendengar suara gondang pada akhirnya ikut acara gondang itu saat usianya 12 tahun. Alfa selalu dititipkan dirumah amangborunya di Panguguran (Tak jauh dari Sianjur Mula-mula) setiap ada acara gondang, karena tangisan Alfa seperti merobek langit setiap kali ia mendengar suara gondang. Padahal syarat pemanggilan Raja uti adalah gelap dan hening tanpa suara sekali, hanya suara gondang. Aneh memang karena bapaknya Alfa adalah seorang pemain sarune (serulingnya orang batak) diacara gondang itu.

Malam itu adalah malam pemanggilan Raja Uti yang dipercaya sebagai penguasa Pusuk Buhit, di desa inilah semua sejarah orang Batak bermula. Menurut ompung saya, itu makanya diberi nama kecamatan Sianjur Mula-Mula, awal mula dari semua. Jika kalian baca bukunya di situ diceritakan bagaimana suasana pemanggilan Raja Uti, dan Dee benar-benar bisa menuangkannya dalam tulisan. Hebat sekali! Saya pun terbawa kembali pada malam itu, malam dimana saya, mamak dan ompung saya yang ikut berkumpul di rumah-rumah warga yang dekat dengan pelataran tempat diadakannya upacara itu. Sebuah kerbau di ikat ditengah pelataran sebagai salah satu persembahan untuk Raja Uti agar Raja Uti turun dari Pusuk Buhit.

Lampu dipadamkan, tidak ada lilin tidak ada suara sama sekali. Bahkan anak- anak kecil seusia saya mulutnya di tutup oleh tangan mamaknya masing-masing bila bersuara, ketika raja uti akhirnya turun melalui tubuh seorang nenek di kampung itu, itulah momen paling sakral dan mistis yang pernah saya alami. Suara gondang, sarune dan lolongan anjing yang ketakutan juga suara nenek yang kerasukan roh raja uti bersatu, sungguh malam yang magis yang masih terekam oleh otak saya sampai saat ini. Hanya orang tertentu yang bisa melihat raja uti. Menurut yang bisa melihat, raja uti ikut manortor (tarian orang batak) pada malam itu.

Malam pertama kali Alfa mengikuti acara gondang itulah awal dari segalanya berubah. Ya, sejak malam gondang itu, sejak matanya melihat sesuatu yang sangat menakutkan, sejak itulah mimpi-mimpi buruk itu datang dalam tidurnya, mimpi-mimpi itu bukan cuma buruk, tapi mimpi itu seringkali membuatnya hampir mati. Mimpi yang begitu nyata, sampai-sampai ia tidak bisa membedakan mana mimpi dan mana yang nyata. Untuk menghindari datangnya mimpi, Alfa harus tetap terjaga malam hari, karena bila saja ia terpejam lebih dari satu jam ia akan mengalami mimpi buruk itu. Alfa mengandalkan power nap pada siang hari atau kapan saja ia sempat.

Di buku Gelombang ini, banyak terkuak misteri tentang bagaimana tokoh-tokoh dalam buku supernova sebelumnya berhubungan satu sama lain. Ya sedikit demi sedikit  misteri itu terkuak melalui perjalanan Alfa dalam menemukan jawaban dari segala pertanyaan atas mimpi-mimpi yang dialaminya sejak malam gondang pemanggilan Raja Uti tersebut. (ribet amat ini kalimat) Oke to make it simple, pokoknya di buku gelombang ini kita akan tahu bagaimana Bodhi (tokoh dalam ‘Akar’), Elektra (tokoh dalam ‘Petir’), Zarah (tokoh dalam ‘Partikel) berhubungan satu sama lain. Sayangnya Dee selalu berhasil membuat pembacanya tersiksa dalam rasa penasaran karena semua misteri itu belum benar-benar terkuak seutuhnya.

Ada tokoh-tokoh lain yang muncul di buku ini, Yaitu Isthar perempuan yang diyakini sebagai ‘bintang jatuh’ , ada dokter Nicky Evans yang cantik dan masih  muda, berperan sebagai dokternya Alfa, juga beberapa tokoh lain seperti Troy dan Carlos (sahabat Alfa di Amerika Serikat) dan Dokter Kalden yang menjadi kunci misteri rahasia mimpi Alfa.

I really love how Dee bring us into the adventure of the main character. Seakan kita ikut berpetualang dalam alam mimpi dari Alfa. Lucid dreaming  adalah istilah mimpi yang dialami oleh Alfa. Mimpi yang terasa nyata. Membaca Gelombang membuat saya juga teringat akan beberapa mimpi aneh yang beberapa kali saya alami, yaitu mimpi dimana saya ingin sekali bangun dari mimpi itu tapi badan ini rasanya sulit sekali digerakkan, terasa kaku dan terkunci yang membuat saya tersiksa dan bangun dalam keadaan lelah. Bukannya sok-sok menyamakan dengan Alfa, tapi saya bisa merasakan betapa tersiksanya Alfa dalam mimpi-mimpi atau lucid dreaming yang dialaminya sejak malam gondang itu diadakan.

Saya suka sekali bagaimana Dee menggambarkan tokoh-tokoh dalam ceritanya, Bodhi yang free spirited, Elektra si Pemalas dan penuh humor, Zarah si cantik yang menjadi wildlife photographer. Alfa tak terkecuali. Dia adalah pria batak yang punya karakter kuat. Alfa yang punya kemauan keras, punya otak yang encer, speed reader, dan ganteng tentunya bisa membuat kita jatuh cinta. Ya mudah sekali jatuh cinta pada Alfa.

Fav Scene:

Scene yang paling saya sukai adalah saat Alfa perform diatas panggung di klub langganannya LITHIUM. Dia pake setelan suit Armani dan nyanyi sambil main gitarnya. Haissssshhhh I love your style ALFA SAGALA!!!! (njrittt jatuh cinta ama ito sendiri) 😀 (Cowo batak itu gak sah kalo ga bisa nyanyi sambil main gitar….hahaha *lirik uppa)

FAV LINE:

“Leaving early, Alfa?” Fred, bartender Lithium favoritku bertanya.

Kusisipkan tip dibawah gelas. “When life gives you lemon, what would you do, Fred?”

“Bite it like a man.”

Aku membuka dompetku lagi dan mengeluarkan selembar lima puluh dolar. “Best advice ever.”

Perjuangan Alfa dalam menemukan jawaban atas segala pertanyaan dan mimpi-mimpinya ikut membawa kita tenggelam dalam cerita ini. Benar-benar kita dibawa terombang ambing dalam gelombang yang tak tentu arah. Ahhhh again I have to say : “I LOVE YOU MBAK DEE!!!!!”

Saya nggak mau banyak bercerita lagi tentang Alfa dan gelombang, karena takutnya entar spoiler (eh jangan-jangan ini udah spoiler ya?peace out dah) . Melalui buku gelombang, kita akan disuguhkah sedikit sejarah dan asal-usul orang Batak, kehidupan dan watak orang batak. Bukan cuma itu, kita juga akan belajar sedikit tentang mimpi, yang biasa disebut sebagai bunga tidur. Apa benar begitu? entahlah. Gelombang juga akan memperlihatkan pada kita akan kerja keras seseorang dalam merubah nasibnya, berjuang di negeri orang untuk meraih cita-cita dan juga mewujudkan mimpi orangtuanya. yang pasti buat yang suka dengan karya-karya Dee lestari (terlebih supernova nya) buku ini nggak akan mungkin terlewatkan. Dan setelah selesai membaca gelombang ada satu pertanyaan yang tersisa, yaitu

Sampai kapan kami akan disiksa dalam penantian ‘Inteligensi embun pagi’? wahai ibu suri?

Hahahhaa, iya asli ini bacanya bikin makin penasaran, apa dan bagaimana akhir dari petualangan Alfa? Bodhi? Elektra? Zarah? dan si Bintang Jatuh? dan siapa kedua tokoh lagi yang dimaksud Dee? karena katanya ada 6 tokoh yang dalam serial supernova ini. Apakah tokoh dari Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh? atau ada dua tokoh tambahan yang lain?Semakin menarik dan ah entahlah…yang pasti udah ga sabar banget menantikan buku supernova yang berikutnya, yang berjudul  Intelegensi Embun Pagi, dan mungkin itu yang terakhir nantinya. Oh tidakkkk!!!!

Selanjutnya saya mau membeberkan fakta dibalik cerita gelombang ini mengenai orang Batak:

1. Adalahh benar kalo orang batak suka fenomenal kalo ngasih nama ke anak. Itu si ALFA nama aslinya adalah Thomas Alfa Edison, abangnya Sir Isaac Newton, dan abang tertuanya diberi nama Albert Enstein. Lol 😀 dan saya bersyukur saya ga dikasih nama Margaret thatcher atau nama-nama fenomenal lainnya. Di gereja saya ada yang namanya : Heavenly shine, adeknya Merry Christmas, dan adik satu lagi Aman Damai Sentosa…lol kocak yeee orang Batak 😀

2. Rasanya jarang menemukan cowo batak yang besar di kampung dan tidak bisa bermain gitar dan menyanyi…..hihihi ..jadi bisa bayangin itu si Alfa sekece John Mayer kali yeee 🙂

3. Di kampung Alfa, hanya ada dua marga yang mendominasi, yaitu Sagala dan Limbong, dua marga ini sebenernya tidak boleh menikah tapi karena kampung sagala dan limbong berdampingan  jadi pada kawin satu sama lain setelah ada perjanjian, lain kali saya bahas tentang perjanjian apa itu.

4. Bahwasanya banyak sekali orang batak yang merantau di Amerika serikat sana, dan kalau kalian mau lihat lautan orang batak di Amerika, tuh di Lomalinda (California) banyak sekali, juga di Denver (Colorado) hehehe ga tau deh di negara bagian mana lagi. Itu yang saya tahu sih. Dan orang Batak itu dikenal sebagai pekerja keras. Seperti kata Alfa dalam buku Gelombang halaman 184 saat ia diwawancara untuk bekerja di Wall Street: “We, the Batak People, are known for our hardness. Hard work, hard attitude, and hard faces.”   lol hard facesnya itu loh bokkkk…

Oh ya sebagai bonus, ini ada puisi keren yang ditulis Dee di halaman depan buku ini… keren dan romantis gimanaaaaa gitu…..tapi saya ambil bagian yang saya suka aja ya

Mencecapmu lewat mimpi

Terjauh yang sanggup kujalani

Meski hanya satu malam dari ribuan malam

Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku

Sekali mengenalimu menjadi tujuan hidupku

Engkau membuatku putus asa dan mencinta pada saat yang sama

Terimakasih yang sudah sempetin baca postingan yang panjangnya amit-amit ini ya. Mudah-mudahan pas kalian baca ini, kalian emang lagi butuh membaca sesuatu (entah itu sambil duduk di mobil karena terjebak macet, atau lagi semedi di toilet..hahaha atau lagi bengong ga tau mau ngapain..) Thank you for reading guys!

xoxo

Joeyz, Itonya Alfa Sagala…. 😀

113

Gelombang (Supernova) Dan Cerita Tentang Menjadi Narasumber Dee

Widihhh judulnya panjang aja Jo!  Iya tapi tenang, isinya ga bakal panjang-panjang amat deh. Tapi ya gitu, ini sekedar cerita penting ga penting namun lumayan bikin hati berbunga-bunga , So please bear with me and maybe with my little ‘norak-norak bergembira’ thing. Okay! 😀

17 OKTOBER 2014

17 Oktober 2014 merupakan tanggal keramat buat siapa saja yang sedang menunggu datangnya ‘gelombang’ edisi supernova yang terbaru dari Dee Lestari. Setelah dua tahun yang lalu hadirnya ‘PARTIKEL’ akhirnya GELOMBANG datang menerjang, dan siap mengombang-ambingkan kita para pembaca setia Supernova.

17 Oktober saya gelisah karena saya ingin segera ke toko buku untuk membeli ‘gelombang’ karena setelah saya menelepon kerumah apakah ada paket buku yang datang untuk saya hari itu, dan ternyata tidak ada maka saya makin galau, mau beli bukunya apa nggak. Saya tidak memesan PO pada toko buku yang diumumkan oleh Dee di akun Instagramnya karena beliau sendiri yang akan mengirimkan buku itu pada saya. Whatttt? Dee Lestari ngirimin saya buku GELOMBANG? iya benar sekali, buku yang beliau kirimkan itu katanya adalah sebagai ucapan terimakasih pada saya sebagai salah satu narasumber beliau di buku Gelombang. Oh no! jadi beneran nih saya juga dianggap sebagai narasumber? asli saya speechless. Ga mugkin! itu yang ada dalam pikiran saya waktu baca email dari beliau.

wpid-screenshot_2014-09-30-08-44-13.png

Tanggal 17 Oktober itu saya memutuskan untuk akhirnya beli bukunya saja, karena waktu Whatssapan sama Maya, dia bilang kalau nama saya ada di bagian ucapan terimakasih! Tentu aja ga percaya, ga mungkin lah! tapi akhirnya saya penasaran, dan beli bukunya. Dan ya! GELOMBANG telah lahir di tanggal 17 Oktober 2014. Ga sabar menanti buku kiriman dari Dee, saya langsung ke kasir membayar buku yang saya beli dan membuka plastik yang membungkus buku itu, lalu lompat ke halaman akhir….hampir ga percaya melihatnya. Yes, my name is written….Arghhhhh mba Dee ga nyangka segitunya.

Menjadi NARASUMBER abal-abal

Kok bisa jadi narasumber Jo? udah pernah cerita di blog ini sih setahun yang lalu, tapi diceritain lagi aja deh ya. *hihi maklum masih edisi norak2bergembira* 😀

Suatu hari, sekitar bulan Oktober 2013 saya dapat komen di blog, kaget karena komen itu datang dari seorang penulis terkenal, Dee Lestari. Isi komennya kira-kira bilang gini: “Hi Joice selamat atas wedding anniversarynya, boleh saya minta alamat email kamu, ada hal yang ingin saya tanyakan sehubungan dengan komen kamu di IG saya beberapa waktu yang lalu.” 

Saya baca ulang-ulang komen itu, perasaan saya campur aduk, antara senang, bingung dan juga takut. Takut jangan-jangan ada komen saya yang menyinggung perasaan beliau. Eh tapi akhirnya saya ngubek-ngubek foto-foto di akun IG nya beliau dan membaca tentang komen-komen saya disana, ternyata saya komen di beberapa foto Dee saat dia dan Keenan anaknya lagi mengunjungi kampung halaman saya, yaitu di Pulau Samosir, tepatnya adalah desa yang bernama ‘LIMBONG’ di kecamatan Sianjur Mula-Mula. Sebenernya komen-komen saya itu cuma menyambung caption dari Dee itu sendiri sih, melihat foto-foto yang dia upload di IG nya membuat saya terbawa kembali pada masa kecil yang saya habiskan selama kurang lebih setahun disana.

Waktu itu beberapa foto yang saya komentari selalu dibalas oleh Dee dengan kata : “wowwwww!” atau dengan kalimat yang seakan juga takjub dengan magisnya desa itu. Iya jadi di foto Dee saya komen bahwa waktu tinggal di desa itu, saya pernah mengikuti upacara gondang pemanggilan Raja Uti. Upacara gondang ini merupakan acara yang sakral dan mistis. Upacara ini sering diadakan di kampung kami karena kampung kamilah perhentian terakhir sebelum puncak Pusuk Buhit. Pusuk Buhit adalah gunung tempat bersemayamnya Raja Uti  yaitu Raja Batak paling sakti.

komen di IG Dee...iseng doank padahal mah

komen di IG Dee…iseng doank padahal mah

Akhirnya singkat cerita Dee mengirim saya email dan menanyakan apakah saya bersedia untuk di wawancara via telefon supaya beliau bisa mendapat gambaran tentang malam pemanggilan raja uti yang saya ceritakan di foto Instagramnya Dee.

Awalnya Dee SMS saya apakah saya bisa terima telfon dia, saya bilang tidak bisa karena saat itu saya masih ada di gereja. Saya akhirnya kabari beliau sabtu sore saat saya sudah dirumah bahwa saya sudah bisa ditelfon. Dan taraaaaaaaaaaaaaaaa!!! jantung deg-deg ser banget itu…suara ampe gemetaran saking nerveousnya. Gimana nggak, kalo saya ini emang ngefans ama beliau.Siapa yang ga jatuh cinta sih ama tulisan Dee? Pintar, dan juga super berbakat. Nyiptain lagu, pintar masak, bisa nyanyi, main alat musik dll. Kebetulan saya follow IG nya dia dari awal dia bikin akun IG trus follow twitternya juga. Haisssshhh cem manalah awak nggak nerveous kan?

Saya lupa berapa lama waktu itu kami ngobrol ditelefon, kebetulan waktu itu hujan sedang turun jadi agak sedikit terganggu dan juga Gwinette teriak-teriak gangguin emaknya. Tapi saya berusaha sejelas mungkin untuk menggambarkan suasana malam gondang pemanggilan raja uti itu kepada Dee. Jika kalian berkesempatan membaca novel ‘GELOMBANG’, maka cerita gambaran suasana malam pemanggilan Raja Uti yang saya ceritakan pada Dee ada diawal bab cerita itu.

Tapi benar-benar ga nyangka kalau akhirnya cerita yang saya berikan itu disisipkan juga oleh Dee dalam novelnya, bahkan jadi adegan pembukaan dari novelnya yang fenomenal ini. Kirain bakal di skip, karena waktu ditelfon dia bilang bigung mau masukkin cerita dari saya di bagian mana (lahh penulis keren bisa bingung juga ya ternyata…hehe). Saya pun tidak pernah terpikir untuk menjadi narasumber beliau, apalagi untuk ikut serta dituliskan namanya di bagian ucapan terimakasih. Sungguh speechless..iya speechless melihat nama saya ada disana. karena kami kan cuma berbincang via telefon, jadi rasanya tidak mungkin cerita saya yang cuma seumprit itu dihargai sebegitu besarnya oleh Dee. (Yaaaa maap ya if I sounds so lebay…tapi ya gimana ini donk, ini ungkapan jujur dari hati) Terimakasih mba Dee saya bisa jadi bagian dari lahirnya Gelombang. #tsahhh sok ikrib 😀

Isn't this sweet?

Isn’t this sweet?

Dipojok kanan paling bawah... you're most welcome Mba Dee

Di pojok kanan paling bawah… you’re most welome Mba Dee

Demikian seuprit cerita kenorakan saya kali ini, ya tapi siapa yang ga seneng kan ya jadi bagian dari lahirnya sebuah novel keren karya penulis jenius macam Dee Lestari?

Dan untuk itu saya ingin mengucapkan : Selamat untuk lahirnya ‘anak jiwa’ dari Ibu Suri….

Terimakasih telah menjadi secuil bagian dari lahirnya Gelombang….

PS: Saya sudah selesai membaca bukunya….dan…..ini bagusnya menyaingi PARTIKEL banget! reviewnya sudah ada di draft, will publish it soon.

Thank you for dropping by! 😀

*Semoga ga di unfollow abis baca cerita kenorakan gue ini yakkk* 😀

xoxo

JoiceLimbong

42

We’ll be counting stars!

Dear Uppa,

Suatu saat nanti kita akan duduk-duduk santai di tepi pantai,

sambil aku baca novel kesukaanku, kamu sibuk ngeliatin ombak, menghirup udara pantai seperti kesukaanmu, sambil sesekali mencium pipiku? atau sekedar menatapku yang sedang asik membaca.

Suatu saat nanti kita sedang duduk di pantai dan memikirkan betapa baiknya TUHAN bahwa kita diberi waktu untuk bekerja keras (keras sekali) untuk menikmati hari tua kita nanti….. hari dimana anak-anak kita sudah pergi dari rumah kita dan mempunyai keluarga masing-masing.

Dear Uppa,

Suatu hari nanti kita akan duduk di tepi pantai, dibawah terangnya sinar bulan dan kita akan duduk menatap ke langit dan mengitung bintang diatas sana, bintang yang tak terhitung jumlahnya, sama dengan bayaknya berkat yang Tuhan sudah berikan pada kita, sama seperti banyaknya cobaan yang kita sudah lalui…..

Aku akan menantikan hari itu uppa, dan sementara itu kita akan tetap berjalan bersama, bergandengan tangan sambil menyemangati satu sama lain, bahwa semua cobaan ini akan berlalu. Semua hal yang terlihat sulit ini akan terselesaikan. I believe in you uppa! I believe in us.

WE CAN DO IT!

Lately I been, I been losing sleep
Dreaming about the things that we could be
But baby, I been, I been prayin’ hard
Said no more counting dollars
We’ll be counting stars
Yeah, we’ll be counting stars

xoxo,

your lovely wife

PS: no, this is me who is actually not in the mellow or sad situation, cuma lagi ingin menyemangati diri sendiri aja, dan suka dengan lagu ONE REPUBLIC ini…(actually suka beberapa lagu mereka)…

so , enjoy the song!

54

My (very) Random Thought

Dibawah ini adalah kumpulan pemikiran-pemikiran saya yang sungguh pintar, dan saking pintarnya mungkin agak mengarah ke o’on. Hahahah…okelah mari dibaca:

1) Nyari Duit
Dulu nih jaman masih kecil, kalau saya nanya sama mamak, si bapak kemana? Mamak akan jawab kalo bapak lagi pergi kerja cari duit. Yang diotak saya artinya si bapak pergi menelusuri semua jalanan dan mencari duit-duit yang jatuh dipinggir jalan. Isssshh ampun deh polos apa o’on yak? Hahahaha..dan parahnya pemikiran itu lama loh nempel diotak …ga nalar sampe kelas berapa SD gitu…hihihi

2)Masuk TV
Lebih parah lagi waktu masih kecil kalo liat tv tuh suka amazing…dari mana ya orang-orang itu bisa masuk tivi? Emang muat gitu?
Lol….. beneran sumpeh ini ga boong.
Ampe saya liatin loh mesin belakangnya tivi…saya tepok2…
Nah pas udah gedean saya bingung kalo liat iklan. Loh itu mereka terus-terusan standby ya di studio pas giliran masuk tv? Ga ngerti kalo itu udah direkam dan tinggal diulang-ulang ama stasiun tv. Saya kira semua yang ditivi itu siaran langsung. Lol!!! Maapkeunnn kepolosan anak remaja itu.

3) Ke Ibukota
Saya kan lahir di kota Binjai dan baru pindah ke Jakarta pas kelas 4 SD,.kita pindah ke Jakarta naik Bis karena singgah dulu dirumah tulang saya(abangnya mamak)di Pekanbaru, nah pas nyampe di Jakarta di perjalanan dari merak menuju Cengkareng ngeliat pemandangan kiri kanan banyak sawah-sawah dan saya bertanya-tanya sama mama saya… kok di Jakarta ada sawah? Gedung-gedung tingginya mana? Hahahaha pemikiran anak kecil kan yaaa!! Baru percaya kalau saya udah di Jakarta pas hari sabtunya kita kegereja di Thamrin (dulu gereja Advent gedungnya yang sekarang jadi EX plaza kalo nggak salah).

4) Nggak ada duit

Waktu kecil saya sering minta duit buat jajan dan jarang banget dikasihnya. Mama saya tuh termasuk yang strict banget soal beliin mainan dan beliin jajanan buat anaknya, (pelit apa disiplin sih ya mamakku ini?) Suka ngiri liat teman-teman yang sering dikasih uang jajan. Sering deh tiap saya minta duit buat jajan, trus si mama akan jawab: ‘Mama lagi ga ada duit’. Trus dipemikiran saya kalo ga ada duit ya berarti bener-bener ga ada sama sekali….zero balance. Namun kenyataan yang saya sering lihat adalah, si mama masih mengeluarkan duit dari dompetnya untuk beli minyak, sayur dan belanja lainnya. Dalam hati saya bertanya-tanya, loh kok katanya ga punya duit, tapi kok masih ada buat belanja sayuran? hahahaha…ini beneran lama banget nempel diotak. Jadi si anak kecil itu ga ngerti kalo maksud dari ‘ngga ada duit’ itu bukan arti yang sebenarnya. Ahhh lagian para orangtua ini suka bikin alasan yang ga dimengerti anak sih yaaa. Hihihi…

5) Kolam renang

Yang punya kolam renang pasti horang kayahh! iya kan yaaa? nah inilah pemikiran saya tentang kolam renang dan orang kaya. Jadi nih saya dari kecil sampe SMP or bahkan sampe SMA ya mikir kenapa harus orang kaya aja yang punya kolam renang? maksudnya ‘kaya’ disini tuh yang kaya raya banget ya, kalo kayanya nanggung gitu nggak masuk itungan. Saya rasanya ga ngerti kenapa harus orang kaya yang punya kolam renang. Loh iya dong? kan cuma gali tanah disemen kasih keramik isi aer doank! gitu aja kok repot? hahahaha itulah pemikiran si anak pintar itu! dia ga tau kalo itu kolam renang butuh perawatan dan air khusus juga semua itu biayanya mahal! sungguh dia ga tau itu! Kenapa ga ada yang ngasih tau si anak pintar itu? ya karena si anak pintar itu emang pintar jadi ga mau nanya siapa-siapa. HAHAHAHAH! *nyebur dikolam*

Jadi ya gitu dulu deh ya, sorry postingannya bener-bener random!

Ciaooooo

see you later alligator!

see you soon big baboon!

xoxo

Joeyz

 

DSC_0320

 

33

Kue Kesukaan Uppa (resep: carrot cake)

Ahhhhh belum afdol rasanya blog emak-emak *sok bisa baking*  ini kalo belum share resep disini.
*ehemm…keselek kedondong* :))))

Jadi sebagaimana diketahui bahwa saya ini ‘buta resep’ alias susah mudeng baca resep..musti diresapi berulang-ulang. Jadi kalo ada yang share resep pake bahasa Inggris..saya pasti males praktekinnya…karena yang bahasa Indonesia aja saya keder apalagi Bahasa Inggris kan….

Oke berikut adalah resep carrot cake yang sebenernya udah sering banget saya praktekin. Resep ini dapat dari mba Elly_Ferry dari Instagram (random aja sih nemunya)
Anyway ini adalah kue yang uppa suka banget loh ..biasanya dia mau yang polos aja, ga pake topping segala.

So here is the recipe:
RESEP CARROT CAKE
Bahan:
-250 gr gula (150 gr gula pasir+100 gr gula palem
-sejumput garam
-300 gr tepung terigu protein rendah (aku pake segitiga biru)
– ¼ sdt kayu manis
-350 gram wortel (harut halus jangan diperas)
-150 ml minyak sayur
Cara membuat:
-kocok telur, gula, garam, hingga kental dan berjejak dengan speed mixer tinggi
-Ayak bahan kering, kemudian masukkan, kemudian masukkan kedalam adonan dengan speed rendah hingga tercampur rata.
-Masukkan wortel parut, aduk rata dengan spatula
-Tambahkan minyak perlahan kedalam adonan, aduk hingga tercampur rata. Pengadukan dilakukan dengan metode aduk balik, pakai spatula besar.
Hati-hati dengan minyaknya jangan sampai ada yang mengendap dibawa, harus teraduk semuatapi jangan sampai over mixing, supaya tidak bantat.
-Tuangkan adonan kedalam Loyang yang telah dialasi kertas roti
-Panggang dengan suhu 180 c selama 30 menit. Lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangan
-Tunggu hangat lalu keluarkan dari cetakan.
RESEP TOPING
-250 gr cream cheese
-50 gr blue band
-1 cup kecil yogurt plain yang kental
-60 gr keju cheddar (parut)
-1 sdm gula halus
Aduk semua bahan dengan mixer, lalu oles ke kue masukkan ke kulkas selama 30 menit.

and taraaaaaaaaaaaaaaaa…..ini carrot cake percobaan pertama dulu:

Tergolong dibilang sukses. ..first try

Tergolong dibilang sukses. ..first try

 

in slice

in slice

Lalu beberapa hari lalu saya coba pake crumble atasnya, pake crumbel ini bukan karenna sok kreatippp alias lagi ga punya krimcis..crumblenya terdiri dari gula palem, chocochips dan kacang mede yang disangrai dan ditumbuk kasar…aduk semua dan tabur ditengah kue dan diatasnya sebelum masuk oven.

and here is my carrot crumble cake…(hahhaa ngarang)

wpid-20141004_091552.jpg

Anyway, sebenernya setiap saya baking sebenernya saya risih kalo dibilang ‘ih pinter bikin kue ya si Joice sekarang’ , menurut saya kurang tepat, karena sebenernya saya lebih sering gagalnya kok daripada suksesnya. Di postingan saya yang terdahulu, COOKING CHALLENGE 1, dan COOKING CHALLENGE 2 dari sana saya bisa liat memang ada yang improve(Sedikit banget improvenya) dengan baking skill saya, tapi kayaknya juga belum bisa dibilang pintar, bayangkan saya belum lulus-lulus yang namanya bikin kue chiffon, padahal kan keliatannya simple dan gampang ya, eh tapi bok, udah ENAM kali saya bikin dan ga pernah sukses, ada aja kurangnya. Kurang mateng dikit lah, bantet lah..kempis lah…ahhhh syebeell, bikin kapok. Tapi so far kue yang paling sering dibikin adalah ya tetep donk si Kue anti gagal MUFFIN, banana cake, brownies, dan pie susu. Tapi favorit dari semua kue itu adalah si QUICHE LORRAINE, dan kapan itu saya coba pake resep lain dan hasilnya juga enak seperti resep dari mba yo yang juga enak. Basically, I like pie-pie an gitu sih. SUKA BANGET!

QUICHE LORRAINNE eith spinach...yummmm

QUICHE LORRAINNE eith spinach…yummmm

pie susu/egg tart yang tetap menjadi favorit. Lumayan sering juga bikin ini (kalo lagi ga males)

pie susu/egg tart yang tetap menjadi favorit. Lumayan sering juga bikin ini (kalo lagi ga males)

 

Nah, satu kue yang paling sering saya bikin kan juga si carrot cake ini, tapi terus terang aja nih, kadang-kadang kue wortel ini kok ga mateng ditengah ya….? padahal pinggirannya udah mateng, terus kalo kelamaan di oven takut bantet or gosong. Anybody know what’s the tips? makanya saya sertai resep diatas, siapa tau ada yang mau kasih tau tips2 supaya carrot cake ini matang sempurna. Tapi saya heran, kadang sukses juga sih..matang secara keseluruhan. Help me please! because uppa really love this cake I made….and I want my carrot cake tastes better each day *tsahhhhh istri soleha banget dah ini ya*

So that’s my story about my baking thing, dan dari antara 10 jenis kue yang pengen dicoba bikin, maka  saya tinggal punya utang 1 lagi yaitu bikin tiramisu…… ahhhh belum nemu moodnya ini mau bikin tiramisu padahal puji dan mba Ria udah share resepnya.

So, catch you later friends, lega deh, akhirnya saya bisa tiap hari bikin postingan selama  libur satu minggu ini….. *yang walaupun ga jelas semua isi postingannya..lol* tapi mari kita tepuk tangan! yeayyyy! clap-clap hoorayyyyy!

Have a sweet Friday, my blogger Fellows!