Copy Me, Copycub : Book Review

Aloha! jumpa lagi dengan review buku, dan ini buku cerita anak-anak yang kedua yang saya review di blog ini. Masih inget buku pertama yang saya review kan? Lumayan ada beberapa teman blogger  yang jadi pengen beli bukunya, waktu komen dibawah postingan saya waktu itu….padahal saya sendiri boleh pinjem dari school library (lol…ga modal yeee ) Waktu itu saya review buku yang judulnya “Love You Forever” buku terfavorit sih sampe saat ini.

Kali ini judul buku yang saya pilih adalah “Copy Me, Copycub”. Ceritanya sih simple ya (yaiyalah, kalo ribet itu pasti novel buat orang dewasa lah jo…hihi). Buku cerita ini udah sering saya ceritain ke murid-murid saya kalo lagi library time. Mereka suka dan saya juga suka. Suka liat ilustrasinya.

Di Review saya kali ini, saya akan bagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah saat Baby bear suka menirukan apa saja yang ibunya lakukan. Lalu bagian kedua adalah proses perjalan mereka mencapai gua tempat mereka akan beristirahat selama musim dingin.

Secara singkat, buku ini bercerita tentang seekor ibu beruang dan anaknya yang akan menempuh perjalanan mencari gua tempat peristirahatan mereka selama musim dingin. Yuk mari kita lihat gambarnya. (Salah satu daya tarik buku cerita anak-anak yah ilustrasinya kan)

Bagian Pertama:

Cover Bukunya udah bikin saya pengen baca...Cute banget itu mommy and baby bearnya

Cover Bukunya udah bikin saya pengen baca…Cute banget itu mommy and baby bearnya

wpid-20140715_154632.jpg

suka banget liat gambar diatas….. mommy-daughter time banget ya…
wpid-20140715_154648.jpg

Jadi saat Spring tiba, saatnya bagi siapa saja termasuk Mommy and baby bear mau explore tempat sekitar mereka. Semua yang dilakukan oleh sang ibu, dilakukan juga oleh si anak.wpid-20140715_154706.jpg

talking with mommy

talking with mommy

Si emak gelantungan, anak pun ngikut

Si emak gelantungan, anak pun ngikut

wpid-20140715_154735.jpg

wpid-20140715_154754.jpg

wpid-20140715_154803.jpg

Sampai dibagian ini, sebenernya ada makna yang dalam bukan buat anak-anak yang kita sedang dongengkan or bacakan, melainkan dibagian PERTAMA ini ada pesan yang ingin diberikan untuk kita para orang tua. Atau mungkin ga harus jadi orangtua sih, saat kita jadi yang lebih tua  (menjadi tante, om, kakak or abang).

Saya pas baca ini berasa lagi ga liat anak beruang, tapi liat anak-anak saya kan juga gini, semua-semua gaya dan tingkah laku kita diikutin. Saya pake kuteks, si Gwin minta ikutan, saya pake jam, Gavin minta pake jam juga. Kalo yang bagus-bagus ditiru sih gapapa ya. Nah kalo pas saya lagi  megang handphone, mereka otomatis minta dipinjemin handphone juga, padahal kami lumayan strict masalah gadget. Alias minim gadget banget. Saya teriak, mereka ikut teriak! haaaaaaa kenapa ga ada yang bilang tentang ini sih dulu waktu sebelum jadi orangtua? susah taukkk!  susah jadi role model itu…susah jendral!!! Susahhh! 😀 *DRAMA*

Berarti mesti bicara dan berbuat yang bagus-bagus donk ya kalau pengen liat anak tumbuh dengan baik,pintar dan santun? OH IYAAAA….CENCUU SAJA! pake nanya sih Jo!!!!  huhuhuhu…HOMEWORK!!!!

*in the process of doing it everyday, wish me luck*

Ok, sekarang mari kita ke BAGIAN KEDUA:

Here are their adventures to find the cave or den. It’s a long journey. Terlebih untuk copycub karena dia kan masih baby.

Di bagian kedua inilah mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari sebuah gua tempat mereka beristirahat selama musim dingin yang hampir tiba.

Di bagian kedua inilah mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari sebuah gua tempat mereka beristirahat selama musim dingin yang hampir tiba.

wpid-20140715_154811.jpg

Ternyata dalam perjalanan, saljunya keburu turun dan baby baby bear udah kecapkean (kesian yaaa...)

Ternyata dalam perjalanan, saljunya keburu turun dan baby baby bear udah kecapkean (kesian yaaa…)

Mommy bear datang menghampiri anaknya, dan menyemangati si anak supaya tetap kuat

Mommy bear datang menghampiri anaknya, karena baby bear tertidur saking capeknyaa, dan kalau sampai ia tertidur ditengah badai salju dia bisa mati beku. Ibunya  menyemangati si anak supaya tetap kuat dan jangan sampai menyerah (lalu terdengar backsound lagu “DMASSIVE” 😀

Loh, katanya copycub? ayo coba tiru juga semangat mama! mama bisa kuat jalan, kamu juga pasti bisa! (gitu deh ya kira-kira terjemahan bebasnya)

Loh, katanya copycub? ayo coba tiru juga semangat mama! mama bisa kuat jalan, kamu juga pasti bisa! (gitu deh ya kira-kira terjemahan bebasnya)

Copycub berusaha meniru langkah kaki mamanya, terus dan terus

Copycub berusaha meniru langkah kaki mamanya, terus dan terus…liat gambar ini saya kok rada-rada jadi mau mewek ya…bagus aja penggambaran ilustrasinya…

dan akhirnya mereka tiba didepan pintu cave nya...yeayyy1 they made it!

dan akhirnya mereka tiba didepan pintu cave nya…yeayyy they made it!

akhirnya tiba ditempat tujuan yaitu cave/den untuk istirahat selama musim dingin berlangsung

akhirnya tiba ditempat tujuan yaitu cave/den untuk istirahat selama musim dingin berlangsung

Copycub akhirnya tidur dengan pulas setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Sweet dream baby bear!

Copycub akhirnya tidur dengan pulas setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Sweet dream baby bear!

Jadi begitulah yang kira-kira ingin disampaikan kepada anak-anak, supaya mereka selalu semangat dalam mencapai tujuan mereka, jangan pernah menyerah. Dan satu yang pasti, mereka harus melihat sosok panutan yang mereka bisa tiru. Siapa lagi kalau bukan orang tuanya kan? Kalau misalnya mama bearnya males dan ga semangat jalan menempuh salju, pasti si anak juga ga akan semangat kan? Nah sama aja kayak kita kalo suruh anak ga main handphone, tapi ortunya suka pelototin handphone aja *ehmmm ngomong ama kaca* . Sama aja kayak kalo kita suruh anak harus makan sayur, tapi kita ga doyan sayur (eh ini mah bukan saya hehehe) dan banyak contoh lain yang sehari-sehari menjadi PR or tantangan buat kita para orangtua untuk tetap menjadi panutan bagi anak-anak kita.

BECAUSE ACTION SPEAKS LOUDER THAN WORDS! 

*yes akhirnya muncul juga quote itu.*

So, buku  yang simple ini jelas mengajarkan dua hal bagi kedua sisi. Kepada anak supaya tetap semangat dalam menyelesaikan sesuatu dan jangan cepat menyerah. Kepada orangtua, supaya bisa menyemangati dan selalu mendukung anaknya dengan cara terlebih dahulu menjadi panutan…. or become the good role model.

Sekian wejangan dari mbah Jo a! Ealahhhh ini bisa dikategorikan sebagai review buku ga sih? hahahah tereserah sih liatnya gimana, yang pasti tujuannya mau kasih liat buku yang saya suka…dan semoga bermanfaat. AMINNNNNN!

Have a nice day pals! eh iya kalo ada yang nanya bukunya beli dimana? hahaha maap ga tau euy…ini mah minjem di school library. Uhukkk! 😀

Advertisements

22 thoughts on “Copy Me, Copycub : Book Review

  1. Sukaaaaa baca buku suka juga bacain buku buat anak2. Aplg kalo dengan intonasi dan mimik wajah yg tepat, pasti mereka tertarik. Maklum lah kak Jo, cita2nya sih pengen bacain anak buku cerita tiap malem.. hihi.
    Makasih referensinya 🙂

    • bagus tuh cita2 mu, tapi butuh komitmen yang tinggi..hehehe seoalnya aku juga suka bolong2 soal baca cerita tiap malam ini. Kadang anaknya keburu ketiduran..hehe

      • Iya kak entah anaknya yang ketiduran atau emaknya yang ketiduran (krn kecapekan) wkakakak xD
        Waktu kecil pernah juga bacain si bungsu buku cerita, kalo ultah juga ngadoinnya buku2 biar ga ketergantungan teknologi dia, puji Tuhan anaknya doyan hahaha

      • Wah masih melek ge? aku baru bangun ini…..percis yang kamu bilang tadi, ketiduran waktu ngelonin anaknya… (ini kejadian paling sering terjadi) akibatnya tengah malem gini keabangun dan mata seger aja kan…hihihi

        yup correct! anak2 ku so far suka buku semua…walaupun tuh buku nasibnya ga jelas alias sobek sana sini…huhuhu, gadget cuma dalam keadaaan darurat…

      • Oia satu lagi, dulu kalo ngadoin buku buat adek musti yang berbobot hahha… Misalnya buku2 science tp dalam bentuk komik gitu biar dia ga bosen, kalo cuma komik biasa kya sinchan, doraemon, jangan harap kakaknya mau beliin 😛

  2. Baru aku mau tanya ini beli bukunya di mana hehehe…soalnya kalau di Gramedia, kebanyakan buku Disney. Mmm…Periplus kali ya, Mbak Jo…
    Bagus isi buku Copy Me CopyCub ini…:’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s