11

Day 2 : The Last Movie You Watched

The last movie I watched ini sebenernya agak rancu, saya kirain film yang ditonton di bioskop, tapi ternyata untuk kategori itu ada lagi di postingan hari ke 16. So film apa yang saya terakhir nonton?
“City Of Ember” dan “Ellysium”
Tahun 2009 saya pernah nonton ini di bioskop, tiba-tiba saya keinget film ini lagi dan iseng-iseng nonton lagi. Sebenernya Film ini tuh setipe ama “Ellysium” ya. Kalo di City of Ember ceritanya dibangunlah sebuah kota atau Negara kecil yang letaknya ada di bawa tanah dan kota itu dibangun untuk bertahan selama 200 tahun. Hingga pada tahun menjelang akhir masa kota itu berdiri, sepasang remaja yang punya rasa ingin tahu yang besar sama-sama ingin mencari jalan keluar dari kota tersebut. Mereka menemukan banyak keganjilan dengan kota itu. Seru sih kalo dipikir-pikir ada kota seperti itu.


Beda lagi dengan Ellyssium. Dimana ceritanya pada tahun dua ribu sekian, planet bumi kita ini udah makin parah polusinya, dan bener-bener ga layak huni lagi. Penuh dengan sakit penyakit dan sangat mengerikan. Bahkan di film ini digambarkan kayak apa kota Los Angles pada masa itu.
Sampai diciptakanlah sebuah hunian di planet yang dinamakan Ellysium. Namun sayang, hanya orang-orang berduit alias tajirnya amit-amit yang bisa pergi dan beli hunian disana. Di Ellysium, hidup mereka Cuma santai-santai seperti berlibur dan mereka terbebas dari sakit penyakit. Di Ellysium juga ada alat untuk menyembuhkan sakit penyakit mereka. Yang cacat sekali pun bisa kembali sempurna lagi.
Banyak orang dari planet bumi berlomba-lomba ingin ke Ellysium, tapi mereka harus naik pesawat dengan membayar mahal pada sekelompok orang yang tau program tentang Ellysium. Mereka Cuma pengen masuk dan mencoba alat yang menyembuhkan sakit penyakit mereka. Tapi sayang, setelah beberapa kali mereja berhasil mendarat di Ellysium, mereka langsung ditangkap atau dibunuh atau dipulangkan ke bumi. Kasihan banget karena semua yang datang ke Ellysium hanya minta untuk disembuhkan penyakitnya. Beberapa kali juga pesawat mereka tidak sempat mendrat di Ellysium karena di tembaki dari Ellysium.


Matt Damon adalah sebagai pemeran utama yang nantinya dialah yang dipakai sebagai alat pemindai semua program di Ellysium. Awalnya adalah karena Matt Damon kena radiasi di pabrik tempat ia bekerja dan dia hampir sekarat kalau tidak minum obatnya. Dia juga pengen banget ke Ellysium untuk disembuhkan. Singkat cerita kepala si Matt di bedah dan diisi dengan program rahasia Ellysum yang berahasil mereka curi dari si pemilik pabrik tempat ia bekerja (salah satu investor terbesar untuk Elysium kalo nggak salah) Jadilah Matt terbang ke Ellysium bersama orang-orang sakit lainnya yang pengen disembuhkan. Tak luput, ada anak perempuan yang juga sakit dan ingin ke Ellysium untuk disembuhkan. Nah ibunya ini yang nanti sama-sama berjuang bersama Matt di Ellysium. Tentu bukan hal yang mudah supaya mereka bisa mendarat di Ellysium dengan selamat.
Sebenernya filmya ga make sense ya, dan bertentangan banget sama isi Alkitab karena seakan-akan manusia itu terlalu punya kuasa dan kendali atas dunia ini. Tapi ada satu sih hal yang saya sukai disini, dimana digambarkan bagaimana parahnya bumi kita ini puluhan atau ratusan tahun mendatang jika kita tidak menjaganya dengan baik. Kurang lebih gambarannya bisa sama seperti cerita diatas (of course minus Ellysiumnya)
Ya jadi itulah film yang baru saja saya tonton. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

20

Day 1: Your Favorite Movie

So, what’s you favorite movie?

Pertanyaan paling gampang sekaligus paling susah jawabnya. Kenapa begitu? Ya karena kalo mau di list down favorite movie bisa banyak banget, tapi mesti pilih satu kan ya. So the rest of my favorite movies bakal ada di postingan-postingan selanjutnya. *Diselip2in aja gitu* 😀

Sebagai pencinta drama romantis sejati, saya suka sekali film yang satu ini, judulnya “Before Sunrise”. Film ini dibintangi oleh aktor favorit saya, siapa lagi kalau bukan Ethan Hawke (tapi memang agak sedikit iflil ama doi setelah mba Yo kasih tau penyebab dia cerai ama Uma Thurman…hiksss ) Ya tapi gapapa, namanya fans sejati itu harus setia ya….hahaha maksa bener. Anyway, lawan main  Ethan di film ini adalah July Delpy. Film ini keluar tahun 1995….wowwww aku masih SMP yaww.

beforesunrise

Ceritanya dimulai saat Jesse (Ethan Hawke) bertemu dengan Celine ( July Delpy) di kereta api dari Budapest. Jesse bertujuan ke Vienna dan naik pesawat menuju AS, sedangkan Celine baru pulang berkunjung dari tempat neneknya dan akan pulang ke Paris.Mereka akhirnya menghabiskan satu malam di Vienna dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah disana karena menurut pengakuan Jesse dia udah ga punya duit lagi buat sewa kamar hotel. Sayangnya mereka harus berpisah sebelum matahari terbit. Instead of exchanging phone number, they decided to meet again 6months later at the same place.Terjadilah percakapan ringan antara keduanya. Asli deh sebenernya biasa banget tapi ga tau kenapa cuma adegan ngobrol-ngobrol aja kok menarik banget.Coba liat trailernya

Biasanya film yang disajikan dengan terlalu banyak adegan ngobrolnya kan bikin bosen ya? Nah anehnya pada film ini saya sama sekali ga ngerasa bosen. Dan Justru ini isi pembicaraannya keren-keren semua, berbobot banget deh dialog-dialognya. Salut sama penulis skenarionya (eh bener ga sih? Apa salut ama actor/artisnya ya?) Well, pokoknya saya jatuh cinta ama film ini karena kok bisa ya film yang simple gini tapi sayanya ga bosen? Acting keduanya emang keren banget, kayak orang beneran lagi jatuh cinta. Mulai dari mata, gerakan tubuh dan kata-kata yang keluar sama sekali ga norak dan bener-bener terlihat natural. This is why I really love this movie.

Simple yet so sweet.

Mungkin kalian menganggap selera film saya kacrut banget ya, tapi emang saya demennya film-film begini, yang dialognya kuat dan bikin saya pengen ulang-ulang terus filmnya. Oh ya, film ini ada sekuelnya yaitu “Before Sunset” yang mana ceritanya mereka akhirnya bertemu lagi setelah 9 tahun berpisah. Dan asli ini beneran 9 tahun dalam dunia nyata loh. Lalu sekuel ketiga adalah  “Before Midnight” dan saya belum nonton yang sekuel ke 3 ini. Baru keluar tahun ini sih. Gile ya bisa ampe bersekuel gitu, dan saya ga tau mereka endingnya jadian ga sih? Emang gemes to the max liat film ini *gemes ama Ethan juga sih* Lol 😀

So, buat saya film yang dialognya kuat masih tetap menjadi juara di hati.

Ini adalah adegan favorit saya di film ini, saat mereka memutuskan untuk makan di restoran dan pura-pura saling bertelepon satu sama lain.

When Love can come as a complete surprise