Day 25: A Movie That No One Expect You To Love

Oke, sebenernya kalau saya di suruh nulis daftar Favorite movie, selalu urutannya akan begini:

1) Before Sunrise-Before Sunset

2) A Walk To Remember

3) A Beautiful Mind

4) Finding Nemo

5) Fireproof

6) Transporter

7) I am Sam

8) What’s Eating Gilbert’s Grape

9) Ps. I Love You

10) 3 Idiots

Nah, now you see gimana susahnya untuk selip-selipin semua film favorit saya ini untuk ada di 30 days movie challenge kali ini.

Tapi coba liat, ada film apa di urutan ke tiga? Yes A Beautiful Mind. No one expect me to love this movie. Really! ini film ga ngerti kenapa bisa jadi keren gitu ya, padahal kan kalo diliat-liat agak aneh film ini. Saya sendiri udah lupa-lupa ingat gimana detail alur ceritanya. Maklum waktu itu nontonnya sekitar tahun 2003. Ini adalah film Biography yang menurut saya keren banget.

Russel Crowe.....thumbs up for you!

Russel Crowe…..thumbs up for you!

Jadi ini cerita tentang John Nash yang diperankan oleh Russel Crowe, seorang Mathematician yang menderita paranoid schizophrenia atau bahasa simplenya dia punya halusinasi tentang angka-angka yang membentuk sebuah pola. John Nash menjadi sangat terobsesi dengan angka dan pola. Nash tadinya adalah mahasiswa jurusan Matematika di Princeton University. Dia bertemu Alicia (Jennifer Conelly) dan mereka menikah. Halusinasi Nash makin menganggu kehidupan sehari-harinya dan pernah suatu kali sampai membahayakan anak dan istrinya. Semua orang ingin istrinya pergi meninggalkan Nash tapi Alicia tetap setia untuk menemani Nash sampai ia sembuh.

Dalam halusinasinya dia merasa sedang diawasi oleh Charles, Marcee dan Parcher. Nash akhirnya mengakui dan sadar bahwa ketiga tokoh itu adalah halusinasinya dan berusaha sekuat tenaga untuk melawan semua halusinansinya. Akhirnya Nash menghubungi temannya yang sudah menjadi dekan jurusan matematika di Princeton University dan akhirnya dia diberi kesempatan mengajar kembali. Setelah bertahun-tahun berlalu dan Nash bertambah tua, dia pun menerima sebuah penghargaan nobel memorial prize in economics sebagai pencapaiannya dalam menciptakan game theory. Ending film ini adalah ketika dia dan istrinya saat ingin meninggalkan audotorium di Stcokholm dan ia melihat Charles, Marcee, dan Parcher bediri dan mengawasinya.

Ahhhhhhh pokoknya ini keren banget filmnya, wajib tonton deh! Film ini juga menang dan menjadi nominasi di Ajang Academy awards tahun 2002.

Jadi pengen nonton lagi setelah baca reviewnya di Wikipedia.

Do you agree that this movie is great?

Advertisements

9 thoughts on “Day 25: A Movie That No One Expect You To Love

  1. Looove this movie so much. Keren ajadeh. Kalo film gw apa yaa.. hmm.. johny english kali ya. Orang tahunya gw penggemar drama dan scifi. Bukan tipe komedi slapstick lah. Eh pas nonton Johny English gw suka sampe ngakak loh. Hahahaha. Karena Rowan nya kali yes.

  2. Nomor dua favoritku, sampai minta temen ngirim bukunya dari Australia. Ternyata walk to remember nya itu jalan sepanjang aisle menuju altar. Hasilnya meweeek malam-malam. Kesimpulannya: bukunya lebih keren.

  3. A Beautiful Mind ini bagus banget ya Jo, hehehe. Mana itu cerita si penemu game theory lagi, teori matematika yang banyak dipakai sekarang, hahaha 😀 . Aku nonton beberapa kali kalau nggak salah, pertama kali pas SMA, haha

    • Bagus banget ko, dan waktu nulis pos ini aku langsung inget Zilko si ahli matematika hehe….game theory itu sumpah aku ga negerti…tapi beneran ini pengen nonton lagi filmnya deh….

  4. Pingback: The Recap Of My 30 Days Movie Challenge | Joeyz14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s