38

From Tuktuk To Sianjur Mula-Mula

Sesampainya kami di Tuktuk, kami harus lebih dulu mengantarkan para pedagang sayur-mayur untuk turun dan baru mengantarkan kami ke dermaga Hotel Carolina tempat kami menginap, Terus terang, ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di Tuktuk dan saya langsung jatuh cinta sama tempat ini. Suasananya mirip-mirip ubud, karena mostly turis dari mancanegara ngumpul disini. Bedanya disini jauh lebih indah dari Ubud (hahahaha promosi abisss…iye beneran kok tapinya). Tuktuk dikelilingi oleh gunung dan bukit yang indah plus hamparan danau yang gak terkatakan indahnya.

IMG_1294

kapal di pelabuhan Tiga Raja, yang mmbawa kami menyebrang ke Tuktuk

kapal di pelabuhan Tiga Raja, yang membawa kami menyebrang ke Tuktuk

Di tuktuk, setap hotel yang langsung menghadap danau mempunyai dermaga masing-masing. Tinggal kita bilang mau turun di hotel mana. Hotel Carolina adalah hotel yang direkomendasikan oleh kakak sepupu saya yang sering banget ke Tuktuk. Setiap dia pulang dari Canada pasti mampir ke tuktuk untuk liburan. Hotel Carolina ini memang hotel lama sih, tapi kamarnya bersih dan kamar mandinya (paling penting) juga bersih. Pelayannya sigap menanggapi keluhan kami pas air panas yang tidak berfungsi, ga sampe 5 menit sudah datang teknisinya dan langsung diperbaiki.

Orang manajemennya juga ramah, kami sempat ngobrol di halaman hotel. Yang paling penting dari semua ini adalah rate per malamnya. Yakni hanya Rp.290.000 SAJA! KEREN GAK TUH! Dan itu adalah tarif termahal dihotel itu. Itu kamar yang menghadap langsung ke Danau Toba. Ahhhhh super likey!!!!! Dan ada plusnya lagi nih, hotel ini bener-bener baik banget, karena kami boleh check in jam 9 pagi dan kami juga boleh check out lewat dari jam 1 (yakni jam 2.30 aja gitu) hihihi…..baik banget deh pokoknya. Gak pake acara ditelfonin pas udah lewat jam 1, gak pake kena charge or denda-denda segala macam. Nanti saya ceritain gimana sebelnya saya waktu nginep di hotel waktu kami ada di Sibolga.

 

Hotel atau penginapan di Tuktuk..kalo ga salah ini Samosir Villas (ratenya lumayan agak mahal kalo disini karena masih baru sih kayaknya) lah piye ini kayaknya mulu

Kalau ga salah ini Samosir Villas, salah satu penginapan yang di minati juga sama turis, karena lebih keren kayaknya dari carolina, tapi pasti lebih mahal.kamar di Hotel Carolina Rp.290 ribu per malam, no breakfast, no tv, but very clean and facing straight to Toba Lake kamar di Hotel Carolina Rp.290 ribu per malam, no breakfast, no tv, but very clean and facing straight to Toba Lake

 

Orang manajemennya juga ramah, kami sempat ngobrol di halaman hotel. Yang paling penting dari semua ini adalah rate per malamnya. Yakni hanya Rp.290.000 SAJA! KEREN GAK TUH! Dan itu adalah tarif termahal dihotel itu. Itu kamar yang menghadap langsung ke Danau Toba. Ahhhhh super likey!!!!! Dan ada plusnya lagi nih, hotel ini bener-bener baik banget, karena kami boleh check in jam 9 pagi dan kami juga boleh check out lewat dari jam 1 (yakni jam 2.30 aja gitu) hihihi…..baik banget deh pokoknya. Gak pake acara ditelfonin pas udah lewat jam 1, gak pake kena charge or denda-denda segala macam. Nanti saya ceritain gimana sebelnya saya waktu nginep di hotel waktu kami ada di Sibolga.

Jadi buat saya, hotel Carolina ini boleh banget deh buat diinepin. Dan pengunjungnya lumayan rame loh, dibanding hotel-hotel lain yang saya lihat. Banyak sih hotel-hotel lain tapi saya ga tau gimana harga dan kualitasnya. Kalau kalian mau tahu dan berminat ke Tuktuk, coba cek postingan mba noni tentang penginapan di Samosir deh. Nah, sayangnya saya ga sempet mencicipi makanan di hotel ini, ya karena emang ga ada waktu dan harga 290 rb itu ga termasuk breakfast sih. Tapi tak apa karena menurut saya masih pantas.

pemandangan dari depang kamar

pemandangan dari depang kamar hotel di Carolina Tuktuk

Setibanya kami di hotel, kami istirahat sebentar, dan ga mau menghabiskan waktu, karena waktu kami cukup singkat dan jadwal kami padat sekali (hahaha macam arteeesss kan) karena rencananya pagi itu juga kami akan naik/nyewa motor ke Sianjur Mula-Mula (yeayyy kampungku, kampungnya Alfa Sagala) hahaha masih norak deh kamu Jo!.Jadi kami pergi ke bagian admin hotel dan menyewa motor. Harga sewa motor untuk seharian adalah Rp.80,000 plus diisiin bensin ama pihak hotel.Tuh baik lagi kan!

Oleh orang hotel, kami dibekali STNK, selembar peta Samosir, dua buah helm, dua nasi bungkus, air minum buat dijalan, dan uang saku masing-masing 10 ribu rupiah. HAHAHAHA….yang 3 terakhir mah kagaklah…mau bangkrut anak orang? Iya cuma dibekali STNK, peta dan helm doank kok. Puji Tuhan motor yang kami sewa kondisinya bagus dan perjalanan kami tanpa hambatan. Another thing that we were grateful for, the weather was friendly enough on that day! Ga  kebayang kalo naik motor dengan rute panjang gitu dan kita harus hujan-hujanan. Predikisi perjalanan menurut orang hotel adalah 2 jam ke Pangunguran. Wowwwww lama beuddd ya? Lalu akan stengah jam lagi menuju Limbong/Sagala (Sianjur mula-mula).

Perjalanan kami mulai tepat jam 11 siang, dan kami tempuh dengan hati yang super happy, seneng banget liat sekeliling. Sepanjang perjalanan mata kita dimanjakan oleh pemandangan yang indah banget dan semua masih telihat sangat natural, hanya ada desa-desa yang belum tersentuh kecanggihan teknologi. Ada sawah yang luas, padang rumput yang hijau, kerbau-kerbau yang sedang asik makan rumput, lalu beberapa burung hinggap di atas badan kerbau….ahh sayangnya saya ga sempat mengabadikan foto saat si burung ada diatas badan kerbau. Keren banget pokoknya. Sepanjang perjalanan yaudah gitu aja pokoknya, kalo nggak bukit hijau nan seger, ya danau toba yang bikin hati adem banget!

The view is killing me

The view is killing me

kiri kanan kulihat gunung

Pemandangan lain sepanjang perjalanan dari tuktuk menuju Sianjur Mula-Mula adalah kuburan yang segede-gede gaban. Kadang tuh kuburan mirip gereja, kadang mirip istana kecil, kadang lebih gede kuburan daripada rumah manusia yang masih hidup. HERAN kan ya! Tapi yan begitulah adat istiadat disana. Kalau anak cucunya udah pada punya duit, mereka mengadakan acara mangokal holi, yaitu pengumpulan tulang-belulang para leluhurnya dan membuatkan satu kuburan atau tugu. Biayanya itu gede banget! Bukan saja gede karena bangunannya tapi karena pesta perayaannya yang bisa sampe seminggu. Tapi uang habis juga untuk pre-partynya yang kurang lebih sebulan. Keluarga kami sudah melakukannya (ampe bangkrut! Hahahaha) Dulu saya protes ke mamak, kenapa duit kita habis buat itu? Kenapa duitnya ga buat renovasi rumah kita aja? Hihihihi maklum pemikiran anak muda (saat itu)

 

kuburan yang unik-unik bentuknya

kuburan yang unik-unik bentuknya

Ok, lanjut ke perjalanan kami menuju Samosir. Ditengah jalan kami juga menemui banyak anak-anak SD yang baru pulang sekolah. Mereka berjalan kaki bergerombol, entah dimana rumah mereka itu, tapi yang pasti gak dekat. Pemandangan lain adalah rumah-rumah adat batak yang masih authentic, orisinil. SUKAAA sama hal-hal orisinil yang masih dijaga dengan baik.

Rumah adat batak, ampai sekarang masih banyak yang punya dan tinggal di rumah model ini...dulu rumah si Ichon (Alfa )ya kayak gini ini)]

Rumah adat batak, ampai sekarang masih banyak yang punya dan tinggal di rumah model ini…dulu rumah si Ichon (Alfa )ya kayak gini ini

Entah berapa kali kami berhenti ditengah jalan hanya untuk mengabadikan gambar, karena viewnya emang keren abis! Lalu saya juga minta gantian bawa motornya sama uppa. Karena bemper dah mau MATENG rasanya, menurut saya dibonceng itu jauh lebih pegel daripada membonceng, jadi saya membonceng uppa. Setengah perjalanan menuju pangunguran saya yang bawa motor (eh mengendarai maksudnya, bawa mah berat aja kali jooo..lol).
image

Tanpa terasa, tiba-tiba kami udah nyampe aja di Pangunguran. Padahal kalo liat jam, itu masih jam 12 siang. Berarti kami Cuma 1 jam aja donk perjalanan dari Tuktuk tadi menuju Pangunguran..wihh hebatt!. Karena patokan untuk menuju Sianjur Mula-Mula adalah Pangunguran ini. Pangunguran adalah pusat aktivitas desa sekitar. Masih ingat  Martin Limbong? sepupu Alfa dalam buku Gelombang? Nah disitu ceritanya si Martin tinggal di pangunguran kan? Jadi memang orang di pangunguran ini lebih modern dikitlah dibanding desa-desa disekitar.

yeayyyy kampungku dah nyampeeee *asli girang banget aka norak*

yeayyyy kampungku dah nyampeeee *asli girang banget aka norak*

 

isi bensin di Pangunguran

isi bensin di Pangunguran

 

kalo bukitnya udah mulai cakep-cakep gini, tandanya udah mau nyampe di Sianjur Mula-mula

kalo bukitnya udah mulai cakep-cakep gini, tandanya udah mau nyampe di Sianjur Mula-mula

 

Ini udah lewat Pangunguran

Ini udah lewat Pangunguran

Ternyata dari Tuktuk ke Pangunguran hanya kami tempuh selama 1 jam aja, masiih ga percaya kalo kami bisa nyampe secepat itu, apakah mungkin di kehidupan masa lalu kami adalah pembalap F1?hihihi gitu aja kok bangga kamu Jo! hahaha ya ya mungkin terlalu excited ya mau buru-buru nyampe kampung halaman. Jadi kami istirahat dulu makan siang di sebuah warung makan di Pangunguran. Selesai kami makan siang, kami pun isi bensin dan ohhhhh bukit bukit ciri khas Sianjur Mula-Mula udah mulai terlihat. Deg-deg an banget rasanya, karena terakhir saya kesini yaitu tahun 2006, delapan tahun yang lalu. Selalu menyenangkan untuk balik ke kampung halaman.

Kami gak habis-habisnya dibuat kagum dengan pemandangan di Sianjur Mula-Mula. Kalau kalian berkesempatan main atau traveling ke Pulau Samosir, bisa sempatkan main atau singgah di kampungku ini ya, dijamin kalian ga bakal rugi.

Emangnya ada apa sih di Sianjur Mula-Mula? well, sekali lagi, karena saya merasa postingan ini udah kepanjangan, maka ceritanya dilanjutkan di postingan berikutnya. Maaf, bukannya sok-sok mau bikin penasaran, tapi ini sungguh banyak faktor yang bikin postingan saya tersendat-sendat. Banyaknya event di sekolah menjelang libur bikin saya samasekali ga sempat buka laptop, eh sekalinya buka laptop mau edit-edit dan upload fotonya, internet saya sungguh lambreta lamborgini bok! alias lelet bin laden. Arggghhh kezel kannnn….padahal udah ga sabar mau ceritain bagian intinya yaitu bagian “SIANJUR MULA-MULA”. Harap maklum ya manteman. Hari ini saya terakhir masuk kerja, murid-murid bahkan udah mulai libur hari ini, cuma mau beres-beres dan dekor kelas untuk semester depan. Akan masuk kerja lagi nanti tanggal 5 januari….huaaaaaa lama kan liburnya???? semoga bisa ngeblog dengan aktif lagi di masa liburan itu. Dipastikan saya akan menulis semua cerita traveling keamaren seditail-detailnya. Sampe Tuntasssss..tass,,,,tassssss…hahahhaha soalnya mba De juga minta dikasih tahu detail biaya segala macamnya. Siplahhhh Yuk ahhhh kita menikmati weekend kita dulu, dan ehmmmm gaji dan THR udah masuk rekening nih sodara-sodara! Liburan yang sangat menyenangkan bukan????? *lalu dijawab BUKAAANNNNN!!!!! oleh semua yang baca dan masih masuk kerja….hihihihi…

Catch you later fellas!

xoxo,

joeyz