50

EF #4 Doraemon, The Invisible Magic Mirror

I keep changing my mind, a bit frustating to today’s challenge. I don’t know what to write. I keep deleting and and thinking about the topic. Ohhh so ironic, because today’s challenge, according to Dani, is inspired by my idea about ‘invention’. But, let’s see how I can do this challenge.

So, what tool should I grab from Doraemon’s magic pocket? This is the question for today’s challenge in our English Friday program. I think many people will answer “pintu kemana saja” or  the magic door and the ‘bamboo propeller’, and many other famous tools from his magic pocket.

I was thinking, that all the tools from Doraemon’s magic pocket are with terms and condition. I mean, Doraemon will always warn Nobita first of how to use the tools and he will explain too about the terms and condition.So, If I have to choose one tool from his magic pocket, then I would choose one tool without those terms and conditions.HAHAHAHA….yes really. Let’s just say, that Doraemon has 1.000 tools in his magic pocket, and among 1.000 there is only one tool without terms and condition.So I will pick that one tool.

So, what too is that? Let’s name it “The Invisible Happy Mirror”. Yeayyyy I just created one tool for Doraemon. So, what does this Invisible Magic Mirror will do do? And how it will work? Ok, let me describe it:

1) Everytime when I’m feeling sad or upset, this invisible happy mirror will automatically works.

2)What will I do? just look into the mirror, smiling for 5 seconds and that mirror will bring me to one place surrounded by people whose being happy (at that moment). Because I believe that HAPPY FEELING IS CONTAGIOUS. But I will be invisible, which means people won’t notice my existance there.

3) I will be there as long as I wish. Because the tool has no term and condition right?

Wowww!!! sounds so interesting.

So, here are the places where I would like to visit using that magic mirror:

– I will be invisible in all the  music concerts that I love. People who goes to music concert must be people with a happy feeling.(Duhhh, suddenly I imagine to be in Maroon 5 concert, No Doubt concert, Bon Jovi Concert, Coldplay, DIDO, and of course my one and only, The Cardigans) ohhhhh….What a beautiful life.

-I will be invisible in some famous people’s parties. Because you won’t find sadness in a party, right? (I will attend the party of each president in the world, the party of celebrities maybe. Awwww it  would be wonderful) But I am so sure that I won’t attend the wedding party of Raffi and Gigi Hahahaha….

-I will be invisible in each of famous people’s holiday trip. Because nobody feel sad when they have holiday trips. So, I’m so gonna stalking the holiday trip of Syahrini (of course with her private jet) I’m gonna find out how she manage to sleep while traveling with those make-up on her face and high heels and so many bling-bling and those jambul on her hair?how? how?  LOL 😀 I believe, by being invisible on Syahrini’s trip, I would be laughing widely and my feeling will be extremely happy, and of course I will share the story here in my blog. BUAHAHAHAHAA……. 😀

source from: kapanlagi.com

I was sitting in front of her, trying to see how she can sleep, do you see me?no because I’m invisible….lol   (source from: kapanlagi.com)

 

OK, then I think that’s enough to make me happy. Anyway I don’t need that “Invisble happy mirror” if God still allow me to be surrounded by my beloved husband, my two cheeky monkeys, my parents, my sister, the whole family I have and my loyal friends. I won’t ask for anything. Really! To see them live happily has made me happy and that happy feeling would never be exchanged even with that “invisible magic mirror”. All the more, their love to me is never with terms and condition.

Thank you for reading! Stay happy, hey you Dear Happy people!!!

XOXO,

joeyz 😀

71

Mendadak Jadi Foto Model

Bulan Desember lalu, ada dua kali ngajak duo G main ke Kidspace, Pondok Indah (dulu gedung Aquarius). Biar lebih seru, kita ngajakin Abby and Salomo dan tentunya mamaknya donk ya. Istilah keren sekarang tuh, playdate gitulah ceritanya. Jam 11 siang kita dah nyampe Kidspace dan para bocils langsung excited main pasir. Tapi ini kali ke 2 Kakak G datang ke sini, karena November lalu dia baru aja field trip dari sekolah ke Kidspace ini. So, G sudah familiar sama tempatnya dan dia langsung pede manjat-manjat di area paper Climber. Seriusan deh, mamanya aja takkut loh manjat si paper climber ini. Ngeri-ngeri sedep. Tapi kata si mba yang jaga, paper climber ini aman kok, dan bisa menampung sampai 500 KG. eerrrr tetep aja yaa serem.

Enak sih suasana Kidspace ini, sepi dan ga terlalu besar tempatnya. Kita bisa ngawasin anak-anak dengan mudah.Lalu pas saya lagi asik ngawasin si Kakak naik Paper Climber, tiba-tiba disamperin ama seorang cowo (yang wajahnya nampak mirip seleb) Senyum-senyum ke saya. Setelah senyam-senyum, trus akhirnya nanya, si G umur berapa? saya jawab umur 4 tahun. Trus dia pergi lagi, trus dateng lagi, senyum-senyum lagi. Ora ngerti aku rek, ini orang maunya apa ya. Hihihihihi sedikit curigation bok. 

Terus pas lagi nemenin ndul main lego, tiba-tiba dia datang nyamperin lagi, lalu menyapa saya dengan sangat lemah lembut sekali, lebih lembut dari kain sutera hahaha….*aposehhh*

“Hallo bunda”, sapanya. (dalem hati, sejak kapan gue ngelahirin elu ya mas!) 😀

Saya jawab dengan tak kalah lembutnya, “Iya, halo juga”

“Kenalin saya Alex, dari majalah Ayah Bunda, kebetulan kita lagi ada sesi pemotretan di sini, lalu salah satu foto modelnya ngga bisa datang. Kebetulan kita lagi butuh anak perempuan dan cuma G nih yang anak perempuan lagi main disini. Boleh bantu kita untuk G ikut pemotretan gantiin model kita yang ga datang?”

Deredegggg!!! ebuset, kagak salah nih om???? masalahnya itu si kakak G anaknya susah bener senyum loh, dan anaknya kurang luwes kalo dibanding si Endul. Ya tapi nothing to lose ajalah kan. Yowes saya akhirnya manggut-manggut aja. Lumayan kan ya mejeng di majalah, walau ga tau juga untuk rubrik apa.

Setelah saya mengiyakan permintaan Kak Alex (panggilnya kakak ya neikk), beliau kasih saya satu stel baju merk NIKE, yang masih baru banget (karena saya mesti copot price tagnya dulu) Trus sempet mikir, ini ga usah di bayar juga gapapalah, dapet satu stel baju nike ini aja udah rela emaknya. HIHIHIHIHI…..serius itu naksir berat ama leggingnya. Ngepas banget di body kakak G yang sekel itu. Hehehehe….

Lalu ajak G ganti baju, dan saya kuncir rambutnya. Karena kata Ka Alex, G mau sesi foto Yoga. Okelah….dan mari kita menuju lokasi pemotretan. Ada di dalam ruang baby gym di Kidspace. Jadi si Ndul saya titip sama temen saya (Yulyta) untuk ngawasin dia main. Lagian si ndul juga lupa daratan selama di Kidspace ini, bener-bener enjoy main dia, terutama main di Aquadium (water play area).

Dan, kenalan lah sama sang photographer, lalu sesi pemotretan di mulai.Ealahhhhhhh ternyata si Kakak G bener-bener ga mau senyum dan no expression at all. Tapi photographernya ini baik banget dan sabar, apalagi si ka Alexnya. Belakangan saya baru tahu kalo si Ka Alex itu ternyata Stylist. Jadi inget cerita Puji tentang gaji stylist yang ternyata bayaran per harinya bisa 8 jutaan. Setelah sekian puluh jepretan dan G tetep cembetut alias no ekspresi, kita pun break bentar. Saya jadi mikir, hebat bener ya yang pada rajin anter-anter anaknya untuk casting ina-itu dan segala pemotretan macam begini. Karena terus terang deh, saya sih males banget, ternyata capek juga.

Kita ngajak G cerita. Terus inget deh, kita punya permainan kalo dirumah, namanya “favorite-favorite”. Jadi saya nanya, what’s your favorite color, favorite food, etc. Eh ternyata pas lagi nanya-nanya itu, si Kakak mulai luwes dan senyum, terus mencair deh suasana. Lalu segala pose basic yoga pun di coba. Akhrinya Pose dia berdiri dengan satu kaki, dia di suruh ngomong “macaroniiiiiiiiiiiiiiiiiii” eh dia malah senyum dan ketawa-ketawa. Momen langka ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh si photographer, dan jeprat-jepret saat kakak G dengan senang hati ngomong “macaroniiii” sambil senyam-senyum dengan pose yoga yang diarahkan oleh ka Alex. And It’s a WRAPPPPP! *caelahhhh dan kayak foto model beneran aja ya*.

Kelar deh sesi pemotretan, berkat si Macaroni. Ini kenapa kok bisa macaroni? karena kebetulan saya lagi bawa macaroni bolognese yang saya masak di rumah tadi untuk snack bocils selama di Kidspace (emak-emak pengiritan, karena jajanan di Kidspace mihil hihihi). Ga sengaja saya bilang, eh iya kita kan bawa macaroni hari ini ya kak? eh trus sejak saya sebutin macaroni itulah dia langsung ceria…. hoalahhh kakkkkkk, kau mirip sekali dengan mama, denger sate padang pun mamamu ini bisa langsung senyum ceria tiada tara. LOL 😀

Setelah sesi pemotretan kelar, dan mengembalikan baju (yahhhh penongton kiciwa makkkk….kirain bajunya jadi hak milik hahahha yakaleeee kannn) Kak Alex minta saya menuliskan nomor Rekening BCA, no NPWP dan biodata singkat tentang G. Ohhhh ada bayarannya toh ya? tapi ga tau berapa sih bayarannya, karena belom di transfer juga sampai sekarang. Kata kak Alex sih, bayarannya kecil, cuma buat lucu-lucuan ajah. Btw bayaran buat lucu-lucuan itu berapa sih? hahahahha baru kali itu denger duit buat lucu-lucuan…

Jadi begitulah kisah G yang mendadak menjadi foto model. Yayaya….itung-itung kan lumayan gitu buat kenang-kenangan pas dia gede nanti, ini loh kak kamu pernah nongol di majalah waktu kicik. Kalo kata uppa, itulah hikmahnya main di daerah Selatan.Buahahahaha….cetekkkkk oh cetek!!!!  😀  *maklumin aja yak, anak pinggiran kita mah* 😀

Yang ini masih cembetut, no ekspresi

Yang ini masih cembetut, no ekspresi

 

Ini dia si kakak, feautred in Ayah Bunda Magazine edisi Januari 2015......yeayyyy thank you ka Alex, dah ajakin G foto-foto

Ini dia si kakak, featured in Ayah Bunda Magazine edisi Januari 2015……yeayyyy thank you ka Alex, dah ajakin G foto-foto

 A closer look to G, one full page.

A closer look to G, one full page.

40

Resep Pancake (Anti Gagal)

My double G lagi hobi banget ngemil (ya dari dulu sih) dan karena itu si Kakak selalu request minta dibikinin cemilan. Terlebih saat weekend, maunya dibikinin pancake. Ya berhubung mamanya ini pun masih amatiran di dunia masak-memasak, jadi saya akhirnya sibuk cari-cari dan coba berbagai resep pancake. Sampai akhirnya nemu resep pancake yang menurut saya so far paling berhasil. Dari dulu sering bikin pancake tapi ga pernah cakep hasilnya. Padahal kan kalo dilihat-lihat simpel ya. Reesep pancake anti gagal ini saya dapat dari akun IG nya mba @anitajoyo (one of my fav instagram account) Makasih sebelumnya untuk mba @anitajoyo yang baik banget suka share resep-resepnya, udah gitu foto-foto beliau ini kece-kece banget! Salute!!!!

Tadinya mah males nulis resep di blog ini, karena kan bukan ahlinya ya, tapi ini request dari members BEC tadi pagi di group chit-chat, dan janji mau nulis malam ini, biar besok pagi bisa praktek langsung hehehe..

Yasud…daripada panjang lebar, marilah kita lihat resepnya.

 

Pancake tadi pagi

Pancake tadi pagi

RESEP PANCAKES:

Bahan-bahan:

-250 ml buttermilk (susu+air jeruk nipis 2sdm) >> saya pake lemon

-165 gr terigu
-1/2 sdt garam
-2 sdt baking powder

-2 sdm gula pasir

-1/2 sdm butter, cairkan

-1 butir telor kocok lepas >> tadi saya pake 2 telor karena telornya ukuran kecil

CARA MEMBUAT 

-Dalam wadah, campur terigu, baking powder, garam, dan gula

-Buat lubang di tengah-tengah. Tuangkan buttermilk. Aduk dengan whisk.

-Tambahkan telur kocok, aduk sampai merata dan tidak menggumpal

-Beri butter cair, aduk.

-Panaskan wajan anti lengket, oles mentega sedikit, tuang satu sendok sayur adonan.

-Kecilkan api. Biarkan sampai adonan berlubang-lubang. Balik. DONE!

NOTES:

-Buttermilk diganti whipcream lebih enak (Tapi saya belum coba euyy)

-Adonan lebih oke kalo didiamkan dulu 15 menit, sebelum di tuang ke wajan satu persatu

-Pan dioles mentega pertama aja, untuk selanjutnya nggak perlu, biar permukaannya mulus.

-Pakai pan diameter yang kecil bisa jadi 10-12 pancake

SELAMAT MENCOBA YA TEMANS….semoga berhasil (bagi yang mau mencoba resep ini)

Ohya kalo ada yang mau nambahin tips and tricks bikin pancake yang lebih dashyat, boleh donk di share disini

xoxo

51

EF #3 How Gadget Affects Your Life?

How gadget affects your life?
That is the question or today’s challenge for our EF today.

In order to answer the question above, then I was thinking the other way round. How our life would be, without gadget around us?

As a person who dares herself to accept challenges and yet ends up feeling regret on those challenges (hahahaha) then again I add today’s challenge, to really experience living without gadget. Suddenly, something popped up in my mind. I was thinking, how If  I free myself from gadget? totally away from it. Yes, Why not?

I was so sure about it, sure here means I think I will be okay without gadget.I won’t die if I don’t see and touch my gadget for the whole day, right?. It won’t affects the beauty that shines through my face either, right?. *PLAK!!! I heard someone slap me with nokia 3310* LoL!!

For how long? 2 or 3 days maybe. Yes, then without thinking too long, I told about the gadget fasting challenge to all the members of BEC in WA. However, the minute after I sent the message, I regret it. Why should I tell all the members there? It will be nicer if I keep the challenge for myself, without telling anybody. Because, If in the middle of doing the challenge I failed…then nothing to be worry about, to be shy of. *hahaha Yes, I am such a looser, and very inconsistent*

I was hoping that two or three members in BEC would like to join this challenge. But no one was able to join. I know it would be hard, really hard and even impossible for those who have works related to gadget.

So, How was my 1st day?

It is kinda difficult for me. Felt so weird, I usually check my cellphone after I woke up, before I went to bed, after I finished my lunch (or while having lunch). But just felt something is missing. But then I survived. Survived with a note that my husband came home and got upset because I didn’t pick up my phone. He would like to inform me that he needs to go funeral house, someone he knows has passed away on that day. He didn’t know about my gadget fasting, I just told him to contact my school phone number whenever he wanted to call me during working hours.

How was my second day?

Wow, amazing! on the second day, I totally forgot about my cellphone. Because I hid the cellphone under some clothes in the cupboard. Hahahaha… and of course I turned it off. Yes, I really did that. I did not bring my gadget. I hope I don’t have any emergency thing during my gadget fasting.

On the third day? Sorry to say, but I have to end the challenge. Not because I miss my cellphone so much. But some of the parents in my school need to contact me for several reasons related to their children. So finally, I declare that I succeed living without gadget for two days. *clap-clap for myself* 😀

So how was my days without gadget? I should say, GOOD!!!

Life is really good.
Really really good.
Trust me.

Actually, this is not the first time I challenge myself doing this ‘free-gadget’ thing, but many times. Sometimes I just think that I am sick of it. REALLY? yes, sick of those uploading and commenting and whatever things we do with our gadget. But after that, I get back again, so engaged with the gadget.

So, How Gadget Affects Our Life?

In a good way, gadget has made life easier. What are the good things from gadget?

1) Taking pictures, recording the video never been so easy like nowadays.You can do anything with your gadget

2) Searching for the recipes, lyrics, news, etc..ahhh easy peasy!!!

3) Connecting with our beloved ones is so much easier and cheaper now. Skype? Tango? I love those application, and its for free too. ahhhhhh I remember those moments when I should buy a card to call uppa who lived in Singapore, when we were in a relationship around 9 years ago. This gadget has lessen the burden and problems of those LDR couple. *yeah, I see Ryan is smiling and nodding his head* Lol..

4) Gadget helps us to be more patient when having a long queu in a bank, in a station, or in a hospital. Hahahaha. And at the same time, it has become  one of the medicine to kill our boredom too. YES, right? Oh thank you gadget!

5) There are many more things to excuse ourselves of being so engaged to this thing, of what so called ‘gadget’. I don’t need to describe it one by one. I think we know it already.

However, this gadget thing has bad impacts too, into my life. Gadget has become one of the biggest distraction ever.

– It distracts my time to spend time with God. This is the worst thing ever. Yes I should be honest that I like to see my gadget more instead of taking time to talk and pray to God. Somehow, I  felt this will be one of my biggest resolution this year. Life should be back on track. Really!

-It distracts my time with my family. Sometimes, instead of accompanying my children to play, I was there sitting and holding my gadget. Once in a while, looking at them. Errrrrr!!!! bad mommy, bad mommy. I usually stop holding the gadget when my kids were finally quarreling and fight. SEE??? NO GOOD!!! Will try my best not to do this anymore. Promise!

-It distracts my time to finish the books/novels that I want to read. That is why I always hide my gadget when I read my books. *lemah iman, ga tahan godaan* LOL 😀

-It distracts my time in working. Of course the work after the students went home. I cannot see my gadget during school hours. 8.30-12.00 , sometimes until 1.30. It depends on my schedule too. But after lunch, I need to do some teaching preparation right? then, that is the time when gadget really distracting me.

-Should I tell you that gadget has distracted your relationship with others too?. People are so easy to post something on social media and we are so easy to react. Some reactions are good, but some are just the envy and jealous feeling. Well, It happened to me too. Most of the times, it related with parenting things, about ASI, MPASI (I think I ever wrote about this) Someone I know is so easy judging those who are not able  to breastfeed their babies (me)… and she preached all the way in social media and  so on…and so on! I no longer put my respect on her.

So, as a result. Life is good with or without gadget. But we have to make sure that we are not too dependent upon it. I will try my best not to really engage with my gadget because I have my real life. I want to have a beautiful real life. Not a gadget life.Holding and kissing my children more now, playing with them more now. Do all the good things while I can. Yes, thank you for today’s challenge, this reminds me to be back on track, back to our real life, the beautiful life.

*OMG, this post sounds so serious and so preachy!* ahhhh Forgive me, okay!

Let’s put our gadget away when we talk to people, when we hangout with our friends and family, and especially with our kids. I will always go back to  this post whenever I already so engage to my gadget. Don’t let gadget fooliing us. Don’t let gadget rules our life.Steve Jobs himself has warned us about this right? Jobs worried about the effect that technology has on children. Because I know how dangerous the effect of gadget itself, I rarely give gadget to my kids. We only let them hold the gadget once in a while. Anyway, we did not install games or whatsoever things for kids in our gadget. Just one application, about songs and rhymes, that’s it.Hopefully this post is such a good reminder for myself. But if you think this could be your reminder too, then I am grateful for that.

Please don’t hate me, because I am so preachy today! YAAAA?Yaaaa? I still love my gadget anyway, but I love my family much much more!!!!

Have a nice weekend, my dear fellaz.

IMG_1809 - Copy

76

(Hopefully) My Terrific Thirty-Three

Hai-Hai…….

Si wanita Capricorn ini baru aja ulang tahun yang ke 33 minggu lalu….wooohoooo.. welcome to TERRIFIC THIRTY THREE Joice!!!!

Postingannya telat banget, yaa karena juga bingung mau nulis apa ya, ulang tahun mah ya ulang tahun aja. Udah makin tuir gini kadang males kalo diinget-ingetin lagi tentang ulang tahun. Eh tapi ternyata seneng juga sih baca banyak ucapan di medsos. Ucapan-ucapan itu kan doa ya? jadi kita mesti seneng donk banyak yang doain kita. Itu para tokoh-tokoh utama di Cerita Fiksi Catatan Cinta Ayana juga hampir semuanya ngucapin ultah. DIHHHH…GR jo??? hahahhaa ya gak GR juga sih, cuma ya gimana ya? ya gitu deh, seneng aja masih diingat banyak orang. *GR banget, lah wong ada notifnya kan dI fb.Lol! 😀

Oke, oke…jadi apa yang terjadi tanggal 14 Januari kemaren?

Hmmmmm tentu saja bersyukur udah diberi kesempatan berulang tahun bersama beloved ones. Uppa darling dan duo G tercinta. Mamak-bapak yang sehat walafiat. Sayangnya adek saya si pitak kesayangan ga jadi datang. Seharusnya dia mendarat di Cengakareng Airport tepat jam 2 siang tanggal 14 Januari minggu lalu. Tahun lalu pun dia datang pas beberapa hari sebelum saya ultah. Dia emang sengaja pulang untuk ngepas-in ultah saya dan ultah si mamak tanggal 1 Februari nanti. Tapi sayang beribu sayang, seminggu sebelum keberangkatan dia ga jadi berangkat karena ternyata dia Hamil. HOREEEE! seneng donk, karena dia udah kepengen banget hamil. Tapi ternyata dia hamil di luar kandungan, flek terus. Kasihan banget si godek. Akhirnya dia dinyatakan ga boleh terbang sama dokternya di sana. Kita sih gak apa-apa. Tapi dianya yang mewek sedih dan mellow-mellow gitu. Karena dia udah kangen berat ama kita. Eh tapi kalo ada moment begini, anggap aja pasti ada hikmah dibalik ini semua. Ya kan? ya kan?

Apakah hikmahnya? saya bilang ke dia, “yaudin dek, lu dateng pas akhir february aja. Nah, nanti bulan Maret pertengahan kan gue ada mid-term break seminggu jadi kita bisa pergi road trip deh”. Kita udah rencanain ke Karimun Jawa or ke Malang. Rencananya kita mau pergi bertiga, saya, dia dan Gwin. Ahhhh seru ya! Gav ga boleh dibawa, kata papanya masih terlalu kecil dan Gav nemenin papanya.

Ahhh tak sabar.

Ok back to my birthday. NGELANTUR!!!! seperti biasa, anaknya susah fokus ke satu cerita. Jadi pagi-pagi saya bangun, si uppa udah sediain kue beserta lilin. Surprise banget ga? ya nggak juga lah, secara tuh kue dah dibeli dari malam sama dia. Hehehehe but thank you so much uppa. Abis kita renungan pagi, doa dan tiup lilin, lalu foto-foto sejenak. Si kakak ga tau kenapa lagi mutung dan bad mood jadi dia ga mau di foto dan ga mau ucapin ultah ke mamanya *huhuhu mamanya ngambek ke pojokan* hahaha lebay, gak lah namanya juga anak kecil, bete aja mungkin dia karena kok ga dia yang ultah. Hehehehe. Lalu berangkat kerja seperti biasa. Agak gerimis lah pagi-pagi itu.

Happy double three. Age is just a number. I guess so

Happy double three. Age is just a number. I guess so

Got kissed by my lovely Ndull, while the sister is not in the mood

Got kissed by my lovely Ndull, while the sister is not in the mood

Di sekolah, pagi-pagi beberapa anak datang ke saya dan ucapin “Happy birthday Teacher Joice”. Kaget juga, nih anak-anak tau dari mana saya ultah hari itu. Trus saya tanya donk ke mereka. “How do you know, that today is my birthday?” jiahh nih bu guru pura-pura nanya, ya pastilah dari para mommy-mommynya kan ya. Trus bener aja di jawab ama satu anak inisialnya C. “My mommy told me, and she said we will eat noodle together.”. HAHAHAHAHA…spontan saya  ngakak. Ini pasti mau bikin birthday party kecil-kecilan deh tapi keburu dikasih tau ama nih anak. Tapi yaudah saya gak terlalu mikirin. Toh sampe jam 9 kelas mau mulai, para orang tua murid ga ada yang datang. Soale ultah saya 2 tahun lalu dirayain di kelas pas pagi-pagi jam 8.30 gitu, mereka tiba-tiba bawa kue segede gaban, dan pada nyanyiin lagu ultah. So sweet banget emang para ortu di kelas saya ini. Tahun lalu sih gak ada acara itu karena juga berhubung tahun lalu jatuhnya pas hari merah/libur.

Kita pun kelas seperti biasa, Jam 9 kita mulai dengan circle time, lalu 9.30 ada lao-tze ngajar Mandarin (satu-satunya jam pelajaran yang saya bisa ngaso bentar eh sama Music class dink, plus computer class), nah abis Mandarin kita pergi ke ruang Montessori. Selesai kelas Montessori, kita cuci tangan dan balik ke kelas untuk snack time. Dan taraaaaaaa….. beberapa mommies udah pada di dalam ruang kelas.  Mereka heboh dan kaget, karena belum kelar nulis “happy b’day T. Joice” di whiteboard. HAHAHAHA saya ngakak sejadi-jadinya…akhirnya kita ngakak bareng, lalu datenglah para krucils dan kita nyanyi sama-sama, trus tiup lilin. Di meja mereka udah sediain kue ultah, Mie goreng, dan jelly. Beneran ini sweet banget ortunya. Sangat bersyukur parents di kelas saya ini cukup perhatian terhadap guru anak-anaknya.

Cake from the parents in my class. Thank you mommies in K2  Red class

Cake from the parents in my class. Thank you mommies in K2 Red class

Ada tulisan di  whiteboard, kue, mie goreng dan jelly. Makan bersama krucils di kelas....senangnya tiada tara....

Ada tulisan di whiteboard, kue, mie goreng dan jelly. Makan bersama krucils di kelas….senangnya tiada tara….

Foto bersama mommies di kelas saya (ga semua bisa hadir karena sebagian kan ngantor ya) ini beneran maminya pada baik semua...dan saya terharu...udah mau nangis deh *maklum gurunya kan lebay dikit* lol

Foto bersama mommies di kelas saya (ga semua bisa hadir karena sebagian kan ngantor ya) ini beneran maminya pada baik semua…dan saya terharu…udah mau nangis deh *maklum gurunya kan lebay dikit* lol

Kita foto dan makan bersama. Lucu deh ultah kali ini, sangat-sangat surprise dan bersyukur bisa melewati hari ulang tahun dengan penuh tawa sepanjang hari. Malamnya dapet kado ultah dari uppa. Berhubung uppa mah ga romantis, jadi hadiahnya udah saya request dari seminggu yang lalu. HAHAHAHA curang!…..gapapalah kan! namanya pun istri yang pengertian. Eh kebalik ya? 😀

Kita ga ada birthday dinner kali ini, karena sebenernya uppa dan Gav lagi kurang enak badan. Batuk tiada henti, kesian banget. Kemaren hari Minggu kita ke Eco park Ancol dan yahhh anggap aja itu Birthday lunch nya (baca: makan siang di Pizza Hut) Hehehe jauh-jauh ke Ancol, makannya tetep pizza hut.

Late Birthday Lunch

Late Birthday Lunch

Playing at Eco Park on Sunday Evening......we Really had fun....

Playing at Eco Park on Sunday Evening……we Really had fun….

Sekian cerita my terrific thirty-three nya. Eh setelah di scroll up, panjang juga nih cerita ya. Ya harap maklum, anaknya bawel dan gak fokus. Jadi ceritanya merembet kemana-mana. Eh iya, acara giveway yang kemaren saya bikin itu juga sebenernya dalam rangka si Terrific 33 ini sih. Hehehe cuman malu mau bilangnya.

Lalu apa harapannya di ultah kali ini? tetep sama dari tahun ke tahun, semoga di berkati Tuhan, diberi kesehatan, bukan cuma kesehatan saya tapi orang-orang tercinta. And hopefully this is my TERRIFIC THIRTY THREE. AMEN!!!!

Thank you ya buat teman-teman bloggers yang sudah ngucapin lewat Instagram, Juga teman-teman BEC di Whatts App.

Love you to the Pluto and Mars!

xoxo,

The BIrthday girl

42

10 Facts About Me- Giveaway Winners

Akhirnya ini dia pemenang Giveaway paling nyolotin. Hahahahaha gimana ga nyolotin coba, kalo cuma dikasih waktu singkat banget. Untung aja ga ditimpuk sapu ijuk ama yang ikutan GA….. 😀

Namanya pun GA iseng-iseng jadi emang pengen singkat aja waktunya dan hadiahnya juga ringkes. Yang ngirim jawaban juga banyak banget yaitu 7 orang saja. HAHAHAHAHA……Emang tujuannya adalah biar ga banyak-banyak amat yang ikutan…hihihihi ini beneran mau nimpuk gue ga nih? hehehe karena ya milih pemenang itu susahnya minta ampun loh! Jadi biar ga pusing sendiri kalo banyak yang ikutan. Hihihihi prinsip yang aneh ini mah!

Yaudin, ini dia jawaban-jawaban yang masuk ke email saya. Ada Dani, Etty (ini dua orang kompetitif banget loh….kalo andaikan jadi caleg, ini bisa sinis-sinisan kalo ketemu hahaha), ada mba Ria, Nissa, Mba yayang, Yeye dan Ade Wijaya yang ikutan.

1. Jawaban dari Dani

Hai hai Jo
Ikutan ya gw mwskipun faktanya mungkin gak terlalu heboh
1. Sudah menikah dengan uppa
2. Punya dua anak yang menggemaskan
3. Ikutan aktif di BEC
4. Asalnya dari  sianjur mula-mula
5. Guru yang dicintai muridnya
6. Review bukunya selalu jadi ratjoen buat gw
7. Jadi narasumbernya Dee Lestari
8. Pernah upload selfie lebih dari 2 sehari dalam bentuk kolase
9. Kalo kerja naiknya motor
10. Melewatkan kembang api tahun baru 2015 karena kena macet di jalan alternatif menghindari banjir
Hahaha.  Asal banget ya tapi ini fakta yang keinget tanpa nyontek loh..  Hihihi..

 

2. Jawaban dari Etty

1. Gadis batak tulen

2. Punya selera humor absurd, buktinya ente suka postingan jayus ane 😀

3. Gilolee bisa jadi narasumbernya Dee, canggih-canggih-canggih

4. Guru TK yang berdedikasi tinggi, tau darimana mamah etty? ngeliat betapa lu dengan nada riang menceritakan pengalaman mengajar lu di blog. Kerasa kok yang tulus dan yang palsu bedanya. And to me you are genuine.

5. Kok kita miriiip sih ceu Joice, senyum lebar itu dan kulit eksotik itu, ah kita harus bikin klan senyum lebar barengan mamak sondang.

6. You love your family so much, if you said everybody love their family, no ma’am you are wrong, i’ve met several person who hate their family. Lucky us , we have a family to love and whom loves us back.

7.Fans berat the cardigans, garis keras. Gak perlu dijelasin lagi lah. Akut.

8.Punya adik perempuan, aku iriiii. Apalgi ngeliat hubungan kalian yang hangat-hangat kuku itu.

9.Love to read and watch movies.

10.Inang-inang berjiwa muda, ahahahahaha jangan ngamuk dan berubah jadi godzilla yaa 😀

3. Jawaban dari Yeye

Ikutannn ahhh 😀

1. Pastinya dong pinter bahasa inggris, kan guru gitu lho *cetek* :p
2. Rajin baking
3. Batak asli sekali
4. Sayang anak & suami
5. Penggemar Dee Lestari
6. Irit *bukan berarti pelit*
7. Suka bawa motor
8. Anak pertama dari dua bersaudara
9. Cencu nya suka di foto
10. Hobi baca

4. Jawaban dari Mba Ria

So, here are 10 facts about you:

1.  You are married to Uppa and have two kids, Gwinnete dan Gavin (sorry kalo spelling namanya salah)

2.  You just turned 33 years old on 14 January.

3.  You are a primary teacher.

4.  You and Uppa had been in LDR for quiet a long time.

5.  You just bought your first DSLR camera about a month or so ago.

6.  You ride motorbike.

7.  You love Supernova and Gelombang by Dee Lestari. And you were one if her sources of her new book Gelombang.

8.  You’ve been married for 5 years, your anniversary is Oct 4th.

9. You love Muay Thai exercise.

10. You like The Cardigans very very much😃

There you go! For a stranger like me I think am not too bad knowing the 10 facts about you only based on my memory tee-hee😘

Have a good week end Jo!

Cheers,Ria

5. Jawaban Dari Mba Yayang

1. Anak pertama dari dua bersaudara,  adiknya cewek
2. Guru Tk (cita citaku yg ga ke sampaian ,  eh kok jadi curhat)
3. Orang batak
4. Pendukung program pemerintah terbukti dengan mengikuti anjuran nya….  Dua anak cukup 😉
5. Pergi kerja naek motor (bener ga?)
6. Manggil kang mas suami dengan sebutan Uppa
7. Nge fans abis ama Brad Renfro
8. Pake kacamata 😉
9. Tomboy 😉
10. Makan nasi dua kali sehari (mulai ngarang)

11. Berhati mulia dengan memenangkan emak satu ini yg pengen dilukis juga,  hehehe. Sukses ya Jo.

Salam
Yayang –  the day of yayang

6. Jawaban dari Ade ( ga tau blognya)

Ramah, cenderung pendiem, cuek, Males nyetrika baju, kalau mandi lbh cpt dri cewek umumnya, Sering begadang, kalau makan biasanya minum dulu, suka baca buku smbil tiduran, ngk bisa tdr kalau lampuny ngak di matiin, sering ketdran smbl dgrn music.

7. Jawaban dari Nissa

1. Baru aja ultah yang ke 33 2 hari lalu dan dapat cake coklat dari si Uppa di pagi hari. hallo Capricorn Girl *toss dulu kite

2. Ibu dari dua anak yang cantik dan ganteng ” Gwinette dan Gavin ”

3. Asli from Batak , dan baru aja jalan2 ke Sibolga di bulan November kemarin

4. Fans beratnya The Cardigans, terlihat jelas di blognya yang ada page khusus ” Me and The cardigans” isinya ya tentu saja kefanatikanya terhadap band tsb ;p

5. Punya suami yang sering disebut Uppa di blog dan IG dan mereka masih berstatus LDR karena sang Uppa bekerja di Cilegon ( kok ini jadi bahas si Uppa dikit yaks)

6. Cuma punya satu sibling yang sekarang tinggal di  Sacramento, CA.

7. Punya kamera Canon EOS 1200

8. Fans berat dengan seluruh karya Dee lestari, dan pernah jadi salah satu nara sumbernya si Dee lestari langsung

9. Bisa naik motor

10. Punya account IG dengan nama @joeyz14 angka 14 itu adalah tanggal lahirnya

Dari jawaban diatas, ada juga yang salah. Ada beberapa peserta yang salah jawabannya. Nisa dan Mba Ria sebenernya detail banget jawabannya, tapi nampaknya salah di bagian LDR. Saya dan uppa kan udah ga LDR an lagi per 1 Desember kemaren. Ya, oke bagian ini masih bisa dimaklumi sih, mungkin kelewatan postingan saya yang bulan Desember kemaren. Tapi Mba Ria juga bilang saya guru Primary, yang benar adalah saya guru Kindergarten (TK). Jadi Mba Ria pointnya berkurang 1.

Jawaban Dani, yang nomor 4, itu gue cuma pernah tinggal di Sianjur Mula-Mula doank dan  cuma setahun, jadi asal gue bukan dari sana. Hehhehe….. Juga ga pernah upload selfie 2 kali dalam sehari deh kayaknya, tapi pernah upload 1 foto selfie dengan collage yang berjumlah 8 selfie (silahkan eneggg…lol). So, Dani pointnya berkurang 2.

Jawaban Yeye : Yeye….gue kagak irit….alias boros abisssss! hikssss gimana donk? itu yang irit adek gue yee.. gue kebalikannya. Yeye berkurang 1 pointnya.

Jawaban Teh Yayang : no.9 dan no, 10 kurang tepat mba….hehehe aku ga tomboy kok dan makan nasi bisa 3 dan 4 kali sehari. *gragas bok*

Jawaban dari Ade…hmmm Ade jawabannya kurang detail ya de…dan nampaknya banyak yang ga benar deh hehehe….

Trus, jawaban si titisan mamah dedeh alias Etty your Majesty gimana? nah, jawaban Ettylah paling lengkap dan detail plus semuanya benar! Selamat Etty! Kamu pemenang pertamanya! Yeayyyyy!!!!

Pemenang keduanya adalah tentu aja Nissa, karena Nissa juga detail dan benar semua kecuali bagian LDR, tapi yang LDR itu tadi kan udah ga di hitung lagi ya. So, selamat buat Nissa sebagai pemenang kedua. Yeaaayyyy!!!

Buat yang lainnya makasih ya sudah berpartisipasi. Thank you for taking your time untuk ikutan Giveaway ini. Semoga silahturahmi di dunia maya ini terus berjalan dengan baik. Semoga suatu saat nanti kita bisa juga bertemu di dunia nyata. Terima kasih Dani, Mba Ria, Mba Yayang, Yeye dan Ade.

Untuk lebih lanjutnya, nanti aku hubungin Nissa dan Etty japri aja ya.

xoxo,

joeyz

68

Me Time

Sejak kapan sih kata ‘me time’ itu tenar ya? Perasaan dulu ga pernah denger kata ‘me time’. Terus kata ‘me time’ ini seringnya dipake sama ibu-ibu yang baru melahirkan atau punya anak. Semacam excuse gitu deh untuk bisa nyantai-nyantai sejenak dari lelahnya ngurus bayi baru lahir. Eh belakangan juga kata me time dipakai sama semua orang yang lagi pengen menikmati waktunya sendirian. Termasuk bapak-bapak juga kan.

Me time itu pertama saya denger ya pas lahiran Gwin, anak pertama saya. Iya memang shock juga ya dari yang hidup nyantai-nyantai, eh tetiba gedubrakan siang malem ngurus bayi lucu baru lahir. Sampe rasanya sulit kapan bisa nonton tivi, drama korea absen lama banget. Novel? Ya ampun baca novel lagi kan baru start 1 tahu lalu, pas ndul dah gedean dikit. Nonton bioskop juga sama sekali ga pernah. Creambath? Haaa? Apa itu creambath? Ahhh pokoknya ga kenal salon, ga kenal mall apalagi hangout ama temen-temen. Ya jangankan ama temen-temen kan? Lah wong pergi pacaran bedua suami aja mustahil rasanya. Ngeluh ceuuuu??? Hahahaa ya nggak sih…cuma lagi mau bilang aja kalo ternyata arti ‘me time’ buat saya itu sekarang udah bergeser. Artinya?

Jadi saya pas lagi ngetik ini, Minggu pagi saya bangun jam 5.30 trus pengen bikin sarapan havermut panggang (abis liat resep di majalah ayah bunda) terus pas lagi nunggu havermutnya mateng di oven, saya liat martabak telor sisa tadi malem yang masih banyak. Trus makan deh sendirian. Baru berasa kok sepi banget yaaa… padahal brisik juga sih sama suara mesin cuci yang lagi nyala dan mbak sari yang lagi goreng ikan. Hehehe… iya tapi berasa sepi karena bocils alias duo G belom pada bangun (hmmm bapake pun masih molor). Jadilah saya makan martabak telor tanpa interupsi. Wooohoooo…. sedep bener ya, secara kalo lagi ngapain pun emaknya pasti ada interupsi. Jadi hal begini aja ya bisa dikategorikan me time. Tapi ya justru itu nikmatnya ada bocils, rumah jadi rame. Gak akan tergantikan.

Dulu jaman baru lahiran Gav lebih dasyat lagi, karena saya sering ga tidur more than 24 hours. Gav tuh susah bobo unlike kakaknya yang tukang molor. Jadi edisi begadangnya Gav lebih parah. Nah hiburan saya satu-satunya adalah kalo ke pasar belanja pagi-pagi sendirian. Duhhh itu rasanya nikmat banget.

Tapi ga sebanding nikmatnya, karena pasar mah deket banget ama rumah, naek motor 5 menit juga nyampe. Yang paling nikmat itu bisa pergi beli diaper dan peralatan baby macam kapas, sleek, dll ke baby shop yang ga jauh dari rumah, naik motor 15 menitan.Udah deh tuh, kadang mampir makan di deket-deket baby shop itu. Hahahaha….tapi ya udah ga bisa lama-lama juga soale langsung kangen ama si ndul.

So, me time yang dulunya adalah creambath di salon dan nonton bioskop…sekarang bisa menikmati martabak telor tanpa interupsi pun sudah luar biasa. Eh tapi nih si me time-me time itu sama sekali ga guna kalo ga bisa peluk-peluk dan cium-cium bocah baru bangun tidur. Jauh lebih luar biasa nikmatnya karena bau asem campur bau ilernya itu ga ada duanya….. sungguh ini bukan gombal. Lebih seneng ciumin si endul pas bangun tidur daripada pas abis mandi. Yes we need ‘me time’ and let us use our time wisely.
So what’s your me time then?

Have a nice day fellaz!

martabak telor yang aduhaiii enaknyooo

martabak telor yang aduhaiii enaknyooo