46

SIBOLGA: Demi Sekeping Kenangan Masa Kecil

Ini adalah lanjutan perjalanan kami waktu ke Sumatera Utara bulan November lalu. Ebusettt ga kelar-kelar yak. Ini postingan sebelumnya:

Jakarta-Medan

Medan-Parapat-Tuktuk

Tuktuk-Sianjur Mula-Mula

Sianjur Mula-Mula, Desa Indah Nan Magis

Sibolga adalah kota tujuan kami setelah Samosir. Giliran saya untuk bermesraan dengan Sianjur Mula-Mula usai sudah. Sekarang adalah giliran uppa untuk mewujudkan rindunya yang mendalam terhadap kampung halamannya, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, Sibolga.

Badan masih capek banget dan rasanya belum rela meninggalkan Tuktuk. Tapi jam 2 siang kami akhirnya check out dari hotel Carolina Tuktuk dan menunggu kapal untuk menyebrang ke Parapat. Jam 3 sore kapal akhirnya datang dan kami naik dengan tas kami yang makin berat (udah terisi sama belanjaan oleh-oleh di Tomok).

Tak mau kehilangan momen ini, kami diam sepanjang perjalanan, memandangi danau toba lekat-lekat. Bukit-bukit yang mengelilingi juga bikin hati hangat. Oh Danau Toba, sae naeng hu tatap (artinya;oh danau toba, selalu ingin kutatap>>salah satu lirik lagu batak).
Sesekali uppa mengambil kamera dan mengabadikan pemandangan yang bikin speechless itu. Maaf ya ini kenapa kami kok kelihatan banget noraknya, ketauan banget gitu udah lama ga jalan-jalan. Hehehe…Padahal dua tahun berturut-turut kami ke Bali kok untuk jalan-jalan keluarga. Eh trus saya curiga, apa jangan-jangan ini efek ga bawa bocils ya? Jadi bisa nyantai melamun liatin sekitar. Hahahaha ya soalnya kalo ama bocils suka remfong sendiri. Itu sebabnya jalan-jalan tanpa bocils alias berdua pasangan aja nampaknya perlu dilakukan sesekali. Jangan keseringan tapi, bisa dipecat jadi anak deh saya ama si mamak yang dijadiin tempat nitip bocils. Hehehe.. I love you mekmok.

30 menit perjalanan menyebrang dan kami pun tiba di Pelabuhan Tiga Raja, Parapat. Saya dan uppa bingung nyari travel yang menuju Sibolga. Kita emang nekat banget ga ada booking dulu sebelumnya.

Long story short, kita dikasihtau ama warga setempat dimana bisa naik mobil menuju Sibolga. Kita dah pasrah naik apa aja deh yang penting bisa nyampe malam itu juga di Sibolga. Tapi sepasrah-pasrahnya kami, kami tetap berharap itu adalah kendaraan yang layak ditumpangi….karena perjalanan dari Parapat menuju Sibolga ditempuh dengan 6-7 jam sajah! *weeewww fantat tefos dah tuh*.

Jadilah kita terkatung-katung antara ada apa nggak nih bis atau mobil yang akan membawa kita ke Sibolga. Jam 4 Sore datanglah yang dinanti-nanti. Ternyata kita naik mobil colt alias L300 yang mini bus ya istilahnya. Penumpangnya ga banyak. Kita duduk di jok paling belakang. Si mamak bilang kalau saya bakalan eneg dan bisa m*ntah perjalanan nanti ke Sibolga, karena jalannya jelek dan berkelok-kelok. Antimo dan Tolak angin selalu sedia juga air putih. Kita pun berangkat menuju Sibolga.

Ini adalah kali pertama saya ke Sibolga. Nah menarik sekali perjalanan menuju Sibolga ini, karena kami melewati kampung-kampung atau desa-desa yang terkenal di kalangan orang batak toba.

Oke, Porsea adalah kampung yang pertama kami lewati setelah meninggalkan Parapat. Wahhh saya langsung ambil handphone dan foto sudut-sudut desa porsea, mau saya kasih liat si mamak. Mamak pernah lama tinggal di Porsea waktu gadis dulu. Terus kita lewatin juga Desa Balige. Banyak sekali orang batak yang merantau ke kota besar dari kampung ini. Dari Balige kami juga melewati Siborong-borong. Asli saya terpukau melihat Siborong-borong karena selama ini saya anggap remeh ama kampung ini (mungkin dari namanya yang ga kece ya.*sungkem ama par siborong2) Saya kira ini kampung yang udik banget gitu. Eh ternyata di Siborong-borong ini udah maju, ada hotel segala dan banyak bangunan-bangunan semacam bank dan ATM juga supermarket dan ruko-ruko.

Setelah melewati Siborong-borong, kami pun tiba di Tarutung. Yes! tarutung dan siborong-borong mirip-mirip deh desanya, udah lumayan maju. Banyak sekali para perantau sampai ke luar negeri sana yang asalnya dari Siborong-borong dan Tarutung ini. Di Tarutung kami berhenti untuk menunggu penumpang, karena dari tadi itu penumpang naik turun di Balige, Porsea, siborong-borong dan Tarutung. Nah dari Tarutung ini akan menempuh 3 jam perjalanan lagi supaya sampai di Sibolga *kretekin pinggang*. 😀

Suasana di dalam colt l300 yang super mewah. hmmm gimana ga mewah kalo bisa ngelurusin kaki diatas krat teh botol...hahahaha...

Suasana di salam colt l300 yang super mewah. hmmm gimana ga mewah kalo bisa ngelurusin kaki diatas krat teh botol…hahahaha…

Kami beli makanan, nasi padang dibungkus dan makan di mobil (duhhh kebayang ga sih remfongnyaaa?) Ehya tapi namanya juga laper, disikat ajalah. Perjalanan dari Tarutung menuju Sibolga inilah yang paling mengerikan. Mengerikan karena jalanannya rusak semua, hampir ga ada yang mulus. Paling dashyatnya adalah ketika sudah 2 jam lagi menuju sibolga, jalanannya asli belok-belok dengan tikungan tajam, kiri kanan jurang. CRAZY!!!!!!

Maka sekali lagi saya mengacungi jempol tehadap supir-supir di Medan dan sekitarnya ini. Ya ampun deh, kami kayak lagi NGE-DRIFT! seriously! beneran berasa ada di film Fast and Furious. Nah benerlah yang dibilang mamak bahwa saya bakalan eneg dan perut rasanya mau dikocok-kocok. Akhirnya saya diam seribu bahasa sambil nahan eneg …juga pejamin mata biar ga berasa-berasa amat. Si uppa donk, malah ngobrol ama keneknya, terus dia langsung pengen m*ntah…huhuhuhu payah!.lagian udah tau jalananya parah gitu dia malah ngobrol.

Jadi begitulah, kita selesai berpetualang di perjalanan yang super duper susah itu, akhirnya kita sampai juga di Sibolga. Kita naik becak dari terminal menuju hotel Wisata Indonesia. Hotel ini gak banget deh. Mahalnya doank, tapi jorok dan ga keurus. Dia terkenal karena hotel ini udah ada lama di Sibolga dan sebagai hotel terbagus dulunya disini. Huhhhh paling sebel liat hotel jorok. Ga nyaman. Mending hotelnya kecil dan sederhana tapi dalamnya masih fresh dan bersih. Kami pun langsung tepar dan besoknya bangun untuk sarapan di restoran hotel.

Sarapannya standard  banget, tapi yang penting ga sakit perut kan. Hehehe….selesai makan kami keliling Sibolga naik becak. Iya belom mandi kok kami, hehehe soalnya nanggung abis keliling-keliling kami mesti ke gereja, soalnya kami cuma sebentar kan di Sibolga, jadi manfaatin waktu sebaik-baiknya. Disinilah perjalanan menjemput sekeping kenangan masa kecil uppa dimulai. Tsahhhh bahasanya buuuu! hahhaha…ya abis memang uppa rindu banget setelah 26 tahun. Ralat ya waktu itu saya bilang uppa 24 tahun ga pulkam, ternyata 26 tahun katanya.

Pagi itu agenda kami adalah keliling naik becak mencari rumahnya waktu kecil dan rumah ompungnya (neneknya si uppa). Agak susah mencarinya, tapi akhrnya kami dapat. Lalu uppa puas berkeliling area jalanan komplek rumahnya dulu, kita balik ke hotel dan mandi lalu siap-siap ke gereja. Selesai dari gereja kita packing-packing karena udah jamnya check out. Gile deh nih hotel ditelfonin mulu karena kita belum keluar-keluar juga. Wajarlah telat-telat 20 menit mah ya, sebel banget rasanya. Jadi kita nitip tas dulu di resepsionis dan kita pergi lunch dan mau jalan-jalan ke pantai Pandan, dan pantai Kalangan. Padahal saya pengennya ke pulau poncan. Pulau poncan ini ada di sebrang hotel tempat kami nginap. Malah ada boat khusus dari hotel menuju pulau poncan ini. Tapi uppa ngotot mau ke Pantai pandan daan kalangan. Saya penasaran, kayak apa sih bagusnya? huhhhh ternyata soda-sodara, biasa aja pantainya. Yaudin, liat aja ya foto-foto dibawah ini, perjalanan kami selama di Sibolga.

kamar hotel, kalau kamarnya not bad. Toiletnya saya ga suka

kamar hotel, kalau kamarnya not bad. Toiletnya saya ga suka

lobby hotel

lobby hotel

The view from our hotel room (Hotel Wisata Indonesia)

The view from our hotel room (Hotel Wisata Indonesia) hotelnya memang langsung mengahadap pantai.

 

Jiahhh di Sibolga teteup ya ada jualan bubur ayam Bandung :)

Jiahhh di Sibolga teteup ya ada jualan bubur ayam Bandung 🙂

 

salah satu sudut kota Sibolga

salah satu sudut kota Sibolga. Kotanya agak-agak mirip Sumedang.

 

another one

another one

 

Jl. Aso-aso, the place where husband spent his childhood

Jl. Aso-aso, the place where my husband spent his childhood

touring in the morning with tukang becak, yang mana ternyata si tukang becak kenal juga ama temen2nya uppa waktu kecil...jadilah kita muter2 sambil bernostalgia

touring in the morning with tukang becak, yang mana ternyata si tukang becak kenal juga ama temen2nya uppa waktu kecil…jadilah kita muter2 sambil bernostalgia

 

Uppa senengnya bukan main! after 26 years ga pulang kampung bok

Uppa senengnya bukan main! after 26 years ga pulang kampung bok. Dia bilang tadinya gedung hijau disampingnyaitu adalah lapangan tempat dia main-main dulunya.

 

Kami berhasil menemukan rumah ompung (ompungnya uppa dari mama)si bapak inilah yang membeli rumah ompung dulunya, sebelum ompung pindah ke Jakarta. Rumahnya ga ada dipugar sama sekali.

Kami berhasil menemukan rumah ompung (ompungnya uppa dari mama) keluarga si bapak inilah yang membeli rumah ompung dulunya, sebelum ompung pindah ke Jakarta. Rumahnya ga ada dipugar sama sekali.

 

Uppa di depan rumah ompungnya...

Uppa di depan rumah ompungnya…


belom mandi dah jalan2

belom mandi dah jalan2

IMG_2057

pantai kalangan

pantai kalangan. Biasa aja kan?

 

Sibolga SDA church

Sibolga SDA church, gereja uppa sejak kecil

IMG_2063

after church

after church

Pusat kota Sibolga

Pusat kota Sibolga. Ciyeee ada Sibolga Square yaaa

Dede yusup kawe 2

Dede yusup kawe 2 😀 *batuk, keselek kedondong*

becak motor...banyak banget di Sibolga...ya sama kayak di Medan

becak motor…banyak banget di Sibolga…ya sama kayak di Medan sih, dimana-mana bentor

Sibolga

gedung perkantoran di Sibolga

 

Hotel Wisata Indonesia (WI) tempat kami menginap

Hotel Wisata Indonesia (WI) tempat kami menginap

Pantai Kalangan

Pantai Kalangan

Banyak semut ternyata pas duduk...semut raksasa semua lagi

Banyak semut ternyata pas duduk…semut raksasa semua lagi

ikan asinnnn....

ikan asinnnn….

Ikan asin dari Sibolga. Enakkkk katanya. Saya cuma beli ikan teri aja

Ikan asin dari Sibolga. Enakkkk katanya. Saya cuma beli ikan teri aja

Hujan. Becak tumpangan kami setia menunggu sampai selesai belanja ikan

Hujan. Becak tumpangan kami setia menunggu sampai selesai belanja ikan

ikan yang sudah di pack

ikan yang sudah di pack. Harga per pack nya 10rb rupiah

 

Pulau Poncan, yang gagal dikunjungi. Katanya disini bagus pantainya

Pulau Poncan, yang gagal dikunjungi. Katanya  bagus pantainya. Padahal cuma nyebrang 30 menit dari hotel

Anak-anak kecil di pinggir pantai

Anak-anak kecil di pinggir pantai. Ohya mereka ini orang Nias. Di sibolga sudah mix orang-orangnya. Banyak orang Padang juga dan Melayu juga Batak toba dn batak Nias.

Oh iya, kalau ke Sibolga kulinernya apa? tentu seafoodnya juara, ya tapi kami ga sempat nyoba yang tempat favorit disini, jadi ini tempat rekomendasi dari ibu pedagang ikan yang diatas tadi.Lupa apa nama restorannya.

ikan apa ya lupa, tapi enak banget...dagingnya manisss

ikan apa ya lupa, tapi enak banget…dagingnya manisss

segerrrr banget!

segerrrr banget!

kalo ini makan siang rumah makan padang. slurrppp

kalo ini makan siang rumah makan padang. slurrppp

Sekian cerita jalan-jalan saya dan uppa di Sibolga.Sebenernya uppa kurang puas mengunjungi kampung halamannya ini. Next time mesti lebih panjang waktunya. Kami pun pulang jam 9 malam dan naik travel lagi menuju Medan dengan total perjalanan 10 jam sajah! OMG!!!! ga terkatakan gimana tersiksanya itu badan.

But we were so happy! Terimakasih untuk jalan-jalannya ya uppa dahlingggg *ketjoep*

😀

61

EF # 1 : Consistent (My Word For 2015)

Ahhh finally after here and there, after a long winding road (hmmm exaggerating..as always…haha) I know what to write for today’s English Friday program. So, as you have seen the title above, yes I have chosen the word ‘CONSISTENT’ for 2015. YEAYYYY!!! 😀

I hope nobody choose the same word because I thought I have worked so hard to find this word. HAHAHAHAH…Lol jk.Yeahhh of course it is nice reading the same topic from different point of view. Right? *ok, I see Dani, Ryan and Nita nodding their heads*. 🙂

THE REASON

So, enough about the preambule, let’s go find out the reason why I choose the word consistent for 2015. According to what I have seen and experienced before, In order to be successful (in whatever it is) then we need to be consistent to what we are doing. Yes, it sounds so easy! C-O-N-S-I-S-T-E-N-T . What is so difficult of being consistent? Yeah right! It is easy to say, because the word consistent only consist of ten letters. Of course you now, that being consistent is the most difficult thing to do in this world. But again, saying that it is difficult doesn’t mean it is impossible. Well, at least this is a very tough thing for me. So, in 2015 I want to challenge myself to be more consistent. Would I be succeed to be more consistent in 2015?

THINGS I NEED TO DO

By saying that I need to be consistent, here are the lists of things I need to be more consistent of:

1. I have to be more consistent in praying. I admit it, there are nights that I was too lazy and sleepy, and there you go! I forgot to pray to God. A prayer is not just requesting something from God, right? but as simple as thanking HIM for HE has taking care of us for the whole day. For every beat of our heart, every second of our life. So, be CONSISTENT IN PRAYING. IT’S A MUST JO!

2. I have to be more consistent in reading the story books for my kids. Again, there are days that I was too tired to read them story before bed time. Last week, every night I told them stories about “TINI”, and they like it very much. But I couldn’t stand when my kids asked me to re-tell the stories until ten times….Ohhhh my!

3. I have to be more consistent with my life style. Last November,  I joined the clean eating program with other bloggers (May). But then I failed on the 14th day. Yeahhh at least I made it to 14 days (proudly saying..hahaha). Moreover, as I am not consistent anymore to drag my ass to Muay-Thai camp, then I won’t complain seeing the weight scale that keep moving to the right side, pointing to 60, OMG!!!!! help me please! 😀

4. I have to be more consistent to save money and not to waste it through the online shops. HAHAHAHAHA…..yeah right!(blame it to Instagram) and another thing that I need to stop is, always buying food and some snacks such as martabak, sate padang, kebab turki, and many more. Errrrrr….please somebody stop me!!! that is a waste and not healthy too. *but it’s yummy you know??* 😀

5. I have to be more consistent in writing  journals without typos…yeahhh again you are right, I am a queen of typo and sometimes I’m too lazy to fix it. Please someone just hit me (with money if possible..lol) or just remind me if I still make many typos here and there. Gracias!

6. Well, of course I have to be more consistent in blogging, especially the consistency joining this English Friday program held by the BEC (Blog English Club), because I’m afraid that I will not be consistent after doing this few months or even weeks. But, you know what? This is the coolest thing I have ever seen in blogsphere. Thank you founders, Dani, Ryan and Nita. And it is nice knowing all of the other members, including the grammar nazi (that is the term we called for the mentors..lol) I am so grateful being one of the members..

As an addition, why do I want to challenge myself to be more consistent? Because I am consistently inconsistent…. (lol…thank u mas andik for the words)

And like what Coldplay has sung for us…. “Nobody said It was easyyyy..”

Yeah right! Being consistent is not easy, but I hope I can be more consistent in whatever things I do in my life. I hope those are the good things that will bring me to the word ‘successful’. Finally I am here to say: 2015, I am ready to be more consistent……

*hear universe, HEAR!!!*

XOXO,

Joey, who is consistently inconsistent

This post is the first post for ENGLISH FRIDAY (Blog English Club)

one of my picture shown here won't hurt anyone, right? lol :D

putting one of my picture here won’t hurt anyone, right? lol 😀

43

10 Favorite Children’s Songs In School

Musik, lagu dan gerak adalah hal yang ga bisa lepas dari kegiatan sehari-sehari sebagai guru TK di sekolah. Salah satu hal yang saya sukai adalah kegiatan ‘Circle Time’ di pagi hari. Biasanya waktu circle time ini dipakai untuk bernyanyi sambil menari, juga membicarakan topik sesuai thema hari itu dan sebagainya.

Lagu yang diajarkan untuk murid-murid bisa beragam sesuai thema, tapi ada 10 lagu yang ternyata menjadi lagu andalan saya..bisa dibilang sih, sayanya yang ketagihan nyanyiin lagu-lagunya. Maaf ya lagu-lagunya yang versi Bahasa Inggris. Duhh pengen sih lagu anak-anak berbahasa Indonesia. Next time dibahas ya.

Ohya, tujuan saya kasih 10 list lagu anak-anak kesukaan saya ini tentunya siapa tahu bisa jadi referensi buat yang suka nyanyi-nyanyi juga dirumah bareng krucils. Hihihi sok bener ye ngasih referensi lagu anak-anak. Beberapa lagu mungkin familiar buat kalian, dan ada beberapa lagu yang mungkin baru. Yuk mari ditengok satu persatu.

1) Music, Music : Tumble Tots

Lagu ini tuh always number one favorite buat saya karena anak bisa diajak bergerak dengan menggunakan bantuan sticks (saya pakai chopsticks). Gak cuma buat lagu dan gerak tapi lagu ini juga ngajarin tentang konsep ‘left’, ‘right’, ‘front’, ‘back’ dsb. Lagunya asik banget untuk goyang…coba liat aja videonya kalo ga percaya.

2) Skinamarinky Dinky Dink
Lagu klasik yang nyenengin banget. Apalagi bagian pas bilang ‘I love You’ sambil nunjuk temannya dikelas …

 

3) Baby Beluga
Cute…. suka banget lagu ini dan Gwin juga hapal liriknya (walaupun agak ngaco dikit) lagu ini dinyanyiin waktu kita lagi bahas tentang”under the sea”.

 

4) Dingle-Dangle Scare Crow
Lagunya ada di cd tumbletots (saya ngefans sama semua lagu-lagu di CD tumbletots). Yang lagu ini sedikit silly tapi sukaaaaa…. anak-anak pasti ketawa ngakak kalo dah nyanyiin ini dan minta diulang terus… *lalu gurunya pengsan*

 

5) Miss Polly
Sebenernya ini masuk kategori nursery rhymes sih. Tapi saya suka karena kayak bercerita. Trus dikelas saya selalu pilih siapa yang jadi miss polly dan yang jadi dokternya. Nggak lupa sama peralatan dokter dan bonekanya. Berebutan deh yang jadi dokternya.

 

6) Down In the Jungle
Lagu yang silly juga tapi fun…

 

7) I am The Music Man
Lagu yang fun juga untuk belajar mengenal jenis-jenis instrumen musik.

 

8) Mr. Sun
Lagu sejuta umat ya dikalangan anak-anak. Kan selalu ada di acara Barney.

 

9) If All The Raindrops
Lagu yang liriknya paling ribet untuk dihapal tapi seru kalo dah nyanyiin ini bareng anak-anak. Entar bagian aaaaaaa mulutnya pada mangap dan suaranya kenceng banget…hihihi lucu deh pokoknya.

10) Strawberry Pie
Lagu ini ga nemu videonya tapi liriknya begini:

I’m piciking strawberry on my way.
I’m making strawberry pie today.
The bigger, the redder, the juicer, the better…
All for my strawberry pie.
Ooey, goowey, juicy, fruity strawberry pie (3×)*clap2*
Ooewy juicy strawberry pie

Ahhhh jadi pengen nyanyi sambil jejogedan…..

44

Suami Anti Dehidrasi

Pengennya sih punya suami anti jatuh miskin, tapi marilah disyukuri karena suami yang diberikan Tuhan adalah suami anti dehidrasi. Hahahaha ini opotoyo??? kok suami anti dehidrasi? ya karena suami akik kan ya bok! saban hari kerjaannya nanyain udah minum belom? ga percaya kan ada bentuk suami macam beliau? yuk mari sekali-kali kunjungi rumah kami. Buktikan sendiri.

Dulu mah ya pertanyaan itu buat diriku seorang, tapi sejak udah punya anak ya anak-anaknya paling utama. “Ma, si kakak udah minum belom tuh?” or “ma, si ndul udah berapa kali minum?” Terlebih kalau bangun tidur, dia harus memastikan bahwa semua penghuni rumah (kecuali mba sari) sudah minum segelas air hangat. Musti air hangat! saya ulangi! MESTI AIR HANGAT!!!. Suamilkuuuuu!! cinta bangetlah aku ama kamuhh!!!!

Tapi ya kadang mah gitu kan, berasanya suka resek, dikit-dikit, udah minum belom? kalo bisa tuh gelas udah diisiin air dan disodorin depan muka kita. Serius!!! apalagi jaman hamil dulu, air minum disodorin selalu di depan muka kita trus ditungguin ampe tuh air habis. Seneng banget sih karena si pemalas minum ini akhirnya jadi ikut-ikutan rajin minum air putih. Bagus kan ya harusnya?

Sebenarnya dari jaman pacaran dulu dah begitu memang. Jadi saya mulai rajin minum air putih sejak pacaran ama uppa. Kalau mau kemana-mana yang ga boleh ketinggalan dibeli adalah air minum. Di mobilnya stok aqua botol itu dijamin pasti ada. Don’t worrry! dijamin ga bakal dehidrasi, ga bakal puyeng-puyeng karena kurang minum, Jadi saya kan orangnya gampang pusing kepala kalau udah kurang minum dan kurang tidur, jadi paling ga berani misuh-misuh kalau kepala pusing, nanti pasti dapat ceramah panjang kali lebar tentang pentingnya minum air putih yang banyak.

Oh suamikuuuuuuu betapa aku mencintaimu!!!! like seriously! hahahaha…

sambil jalan aja minum ttuh,soale ada satpam anti dehidrasi dibelakangku :D

sambil jalan aja minum. Tuh,soale ada satpam anti dehidrasi dibelakangku 😀  Sampe-sampe si mister tak cuekin lagi ngemeng apa tauk. hahaha

Yaudah segitu aja dulu yah. Mungkin bagi kalian ini postingan ga penting tapi bagiku ini penting banget untuk mengingatkan diri sendiri tentang kelebihan suami yang mampu meningkatkan presentase cintaku padanya. *blahhhh!!!!* hahahaha…ayo kutantang kalian untuk menemukan kelebihan pasangan masing-masing yang kiranya sering tersamar oleh kelakuan-kelakuannya yang nyebelin. HIHIHI *lalu gue dilempar botol aqua secara massal* 😀  😀

Have a sweet Monday friends!

Jangan lupa minum yang banyak yah!

xoxo,

Joeyz

28

Healthier And Happier

Healthier and Happier! as simple as that.

I want to live healthier and happier in 2015. Living in a big city like Jakarta with its pollution, and the traffic plus the flood during rainy (or not even rainy season) will cause you to get sick easily and to get crazy at the same time. Am I right? or sounds so exaggerating?

Being healthy is the greatest blessing that we receive from God. The almost unforgotten blessing, if I may say. That is why, for this 2015 I wish I will be healthier by maintaining my body through healthy food and do some exercises. Hey, having enough sleep will also help. Right?

How about happier? as easy as being grateful for whatever we have and and whatever problems we are facing in life,it will certainly lead us to a happy feeling. Sounds so easy? it is easy, yet most of the times I tend to forget to do so. This is why I write this post, as a self-reminder to do this every day.

Anyway, enough about the self-reminder. I would like to tell you a bit about our new year’s eve last Wednesday. My dad invited us to join them to spend the new year’s eve at Marbella Hotel in Anyer beach. Right after we finished from church at 7 pm, we headed to Anyer. We have predicted about the traffic. However it was not. Thank God! but…taraaaaa! when we reached Cilegon, it was so traffic because it is flooded everywhere. We took an alternative way which is so far, and I was a bit upset since we reached at the hotel late and we totally missed the fireworks. There you go! I forgot to be grateful that we have arrived safely in the hotel.

 

Another thing that made me a bit upset is, the rain didn’t stop since morning till afternoon,OMG the whole day on the first day of 2015! we were not able to enjoy the beach. We just went to the swimming pool and I was too lazy to swim because it was so cold and exactly on the first day in 2015 I got my period. How cool is that? HAHAHAHHAHA……but we still need to be grateful right? ok, I am grateful that we still manage to snuggle on our bed and chit-chatting with the whole family. The breakfast in Marbella is so-so, and I still need to be grateful for that too.

 

Before we went back to Jakarta, We went to Pisita Hotel, not far from Marbella. We met the whole family of my husband. Usually they hold the new year’s family gathering in Puncak, but this year they move it to Anyer, so we went there and had our lunch, chit chating with uppa’s cousins and we left. We reached home at 8 pm. Then, my maid left home too, because she went back to her hometown last night. She got proposed by her boyfriend. Yes, she will get married soon and I will be back to the ART-less drama again. She will be back on Monday (she said). So far, she is our best maid we ever had. She has been with us since Gwin was a baby. It is difficult to find a good maid. Oh yes! again I will remind my self to be grateful for being Art-less or not.

So, that is my new year’s eve story with my simple yet a bit difficult to do- resolutions.

Let us be Happier and Healthier in 2015!

Shall we? 🙂

 

xoxo,

joeyz

21

Thank You All!!!

Thank you for a bitter sweet in 2014

WordPress told me through this review that my 1st referrer is twitter. Thank you Dee Lestari for the retweet and you have invited some of your readers to visit my blog. That is why I was so surprised looking at my stats on that day when I wrote about the story of becoming her source on her book “Gelombang”. 672 views in one day. Such a big numbers for me. As an ameuteur blogger I must be surprised since I rarely peep in to my stats.

Sondang, Dani, Smita (as my top 3 referrer)

Puji, Dani, Maya, Arman and Gege…thank you for all the comments.

Thank you dear fellow bloggers for all your time spent, reading and commenting my journals here. I hope we will write more  in 2015..keep the blogging spirit.

Happy New year from Anyer and Thank You All!!

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 24,000 times in 2014. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 9 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.