19

EF #8 : Because You Are So Precious, Dear Joeyz!

younger joeyz

younger joeyz

Dear 23 yo Joeyz

Hey, what’s up girl? Why tears covering your face?

Oh come on! That guy again? Is he still ruining your life?

Hey dear, he has wasted your time!
You have loved him like a fool.

Another same old song, will repeat- repeat-repeat!

I thought you have changed your mind after so many times he hurt you. Hey girl, listen up! There is no other chance for you and him to be together again. He will play the same old song, repeat-repeat- repeat! Got it girl?

Now, you have to open your eyes, open your heart and your mind. Look around you and try to appreciate the little things that you’ve missed for so long. Anyway, there is another guy who is so into you right now. But I guess you never realized that, since your mind is too busy with him.

No worries Jo, I know it will take time to forget him but I believe this guy who admires you so much, he will be the one who will ease your sorrow, ease all the pain. Yes of course you need time, baby! So, take your time. But please, don’t waste your time too long for him. You are too precious, dear Jo!

Anyway, Congrats for being a kindergarten teacher in a new school. This is your dream job, isn’t it? After teaching college students and the autistic kids now you will experience another challenge in teaching. I know how passionate you are to early childhood education, so keep your spirit high and never stop learning, ok!

You seems so excited to pursue your dream, and congrats again that you are accepted as the LTBI student. You will start the class on January 2006. Your journey to finish your master degree would be so hard, and you will meet many obstacles during your study, especially when finishing your Thesis. That is why I warn you to use your time wisely, and you have to finish what you have started with. Don’t give up! Just don’t give up!

Dear 23 yo Joeyz,
I know it’s a huge difference happen in your life this year. A new job, a new reponsibility, a new student again, and a new relationship with someone.

Remember to what I said, that you are a precious self. You gotta love yourself first and be true to yourself. That’s all I can say. Good luck for all the new challenges in your life. I know how overwhelmed you are now with all of these. Keep your feet on the ground, and again please bear in mind, that you are a precious self!

You’ll be fine, you’ll be ok!

Xoxo,
33 yo joeyz

This writing is a submission to EF challenge this week, to write a letter to our 10 years younger selves

10 years ago was such a huge year for me. I never appreciate myself and I gotta learn a lot to realize how precious I am so that I won’t do stupid things again in life

80

Galau Ngeblog

So far, tujuan saya ngeblog adalah untuk menumpahkan isi otak ke dalam tulisan, yang nantinya untuk dibaca-baca lagi. *fyi, saya suka banget bacain postingan sendiri, diulang-ulang terlebih postingan lama*. Yes kembali pada hakikatnya bahwa blog ini awalnya adalah to keep the bitter sweet memories in life. Walaupun saya coba sekuat tenaga untuk ga nyeritain yang pahit-pahit di blog ini. Pengennya yang seneng-seneng aja biar bisa jadi reminder untuk ucapan syukur dikala hidup sedang pahit. *Padahal seringan pahitnya sih* 😀

Beberapa waktu belakangan ini saya suka galau ngeblog. Kegalauan saya datang dengan beberapa hal di bawah ini:

1) Spesifikasi Blog

Awal ngeblog, dulu pake alamat http://www.teacherjoice.wordpress.com karena mau bikin blog ala-ala guru-guru preschool di luar negeri sana yang kerennya minta ampun. Huhuhuhu apa daya saya ga mampu dan berhenti, alias give up karena ternyata ga gampang ya bikin postingan full English dengan konten blog yang fully tentang dunia mengajar saya.

Blog sekarang bagaimana? campur aduk ga jelas. Banyak sekali rencana mau bikin page tentang “SUKU BATAK” lah, trus mau bikin page tentang “TEACHING” lah….tapi kok ampe sekarang belom juga direalisasikan.

Iya, pengen banget sih punya blog yang rapih, ga acak adut kayak sekarang ini. campur sari ga jelas.Tapi so far, inilah kemampuan yang saya punya. Terimalah aku apa adanya ya temans *salim atu2* 😀

2) Tentang Foto

Ini nih, gara-gara Ryan abis bikin postingan tentang copyright, saya jadi ingat kalau foto saya pernah dipakai oleh tr*bun news tanpa seijin saya. Nah, ketauannya karena si Neng Orin (si master penulis Fiksi itu loh) posting di IG nya tentang resensi dia atas buku Gelombang nya Dee di surat kabar tersebut. Eh pas saya lihat, kok ada penampakan muka saya ya? Lalu bilang ke Orin. Tapi Orin juga ga ngeh tuh, tapi akhirnya Orin kasih alamat emailnya ke saya. Kirim email deh ke pihak media bersangkutan. Lama banget balasanya. Saya email lagi, baru dibalas, terus dia mau cek dulu katanya, di edisi yang mana. Lalu ga berapa lama, mereka kirim email lagi dan meminta maaf karena mereka ga tau katanya pemilik foto itu. Yang bener aja masbro! situ kerja di media kok ga tau kalau foto dari google itu kan ada asal-muasalnya…piye toh mas….masssss! Untung hatiku seluas samudera sedalam lautan, dan setinggi angkasa ya, jadilah kumaafkan mereka itu, dengan cara gak saya bales lagi email dari mereka.

emal dari mereka

emal dari mereka

Foto yang ini nih, yang dicomot. Yaelah tau mau masuk koran kan, mukanya ga gue tutupin pake buku si Dee yak! *brb, ambil gincu* :D

Foto yang ini nih, yang dicomot. Yaelah tau mau masuk koran kan mukanya ga gue tutupin pake buku si Dee yak! *brb, ambil gincu* 😀

Dengan kejadian diatas itu, saya jadi ragu-ragu tiap kali mau posting foto. Tambah lagi saya orangnya paling malas edit foto dan kasih watermark pun ga pernah. Hmmmm PR banget deh ini. Suatu hari nanti kalau lagi lowong, mau ngutak-ngatik blog ah, mau hapus-hapusin foto-foto yang sekiranya ga penting. Sebaliknya saya akan selalu mencantumkan sumber foto yang saya pinjam dari google or websitenya. *Padahal sih tetep harus ijin ya bok* Ahhh ngeblog ini kok merepotkan hidup aja sik?  *makin galau* 😀

3) Search Engine

Saya sempat mengnonaktifkan serach engine untuk blog ini. Jadi ga ke detect di google or mesin pencari lain deh tentang hal-hal yang ada di blog ini, kecuali langsung visit blog ini. Sayang tapinya ya? akhirnya saya aktifkan lagi waktu ultah blog yang pertama tahun lalu. Emang dasar emak-emak labil.Hehe :)))

4) Promosiin Blog

So far sosmed yang saya jadikan tempat memporomosikan blog adalah Twitter dan Instagram. Jangan ampe ini blog dibaca ama ortu murid di sekolah, dan orang-orang yang saya hindari. Males aja gitu. Tapi kejadian donk suatu kali bulan Oktober lalu, tiba-tiba ada pesan di WA saya.

“Hi Miss Joice, how are you? I am  K’s mom, I found your blog, through Dee’s twit this morning…wowww! you are the narsum of Dee in Gelombang?”

Makkkkk!!! mati gak lu? langsung ga percaya! oh no! aku ga rela kakakkk! lah emang kenapa gitu kalo ada parents yang baca blog kamu jo? ihhhh gengsi donk ah! malu aja gitu… *jaimmm ya bok!* Ya itulah emang resiko ngeblog dan berusaha mempublikasikannya. Teman-teman dekat saya sih pada suka baca blog ini, tapi gak rutin. Btw, saya akhirnya jadi tuker-tukeran nove sihl ama si ibu yang nemuin blog saya itu. Ternyata dia hobi baca juga. Dia janji tak akan memberitahukan blog ini pada ortu lain di sekolah. HAHAHAHAHA…..

5) Gaya bahasa

Yang menjadi kegalauan saya lainnya adalah gaya bahasa. Dulu kan pake full English ya blog saya ini*gayanyaaa…padahal grammar aja masih berantakan* tapi pas pake bahasa Indonesia kadang pun masuh galau..mau pakai bahasa sehari-hari atau yang formil. Tapi saya putuskan it depends sama topik apa yang saya bahas. Kalau bahas cerita sehar-hari ya ga usah berat deh bahasanya…Tapi kalau bahas tentang Education or teaching stuffs, maka saya akan lebih kalem bawaannya….alias lebih formil lah ya bahasanya. *berarti gue belum nemuin jati diri nih dalam ngeblog* ahhhh auk deh..

Yasud gitu aja dulu ya curcolan tentang ngeblog siang ini.

See you later aligator
See you soon big baboon 🙂

41

5 Family Leisure Park Terfavorit Di Bandung

Sebagai salah satu pecinta kota Bandung *ciyeeee* udah pasti kan rajin menyambangi kota ini. Terlebih kalo lagi long weekend dan liburan. Jarak tempuhnya pun cuma 3-4 jam, apalagi sejak ada tol Cipularang. Kuliah di Bandung 4 tahun plus kerja 1 tahun, bikin saya selalu kangen sama kota ini. Gak tau kenapa, suka aja sama suasana kota ini, walaupun sekarang makin padat dan macetttt cetttt cettt, terlebih saat weekend atau hari libur. Udah deh tuh, plat mobil B semua *sigh*

Masih ingat ga dulu kalo ke Bandung, orang nyari apaan? or mau kunjungin apa? FO kan? iya FO, Factory Outlet. Jaman dulu sih iya emang bener banget kalo barang-barangnya jauh lebih murah dan berkualitas plus branded pulak. (Btw, jaman dulu, kok kesannya udah lama banget ya?)Tapi makin kesini kok barang-barang FO ini makin mahal aja ya? plus di Jakarta juga udah bertaburan FO dimana-mana. So, FO is so last ages. *buahahahaha..ditujes owner FO se Bandung Raya nih gue* 😀

Sekarang, yang ngeheits itu ya cafe-cafe kecil buat ngopi-ngopi, tempat makan or ber wisata kuliner, ya semacam itulah. Tapi ternyata, banyak orang-orang jenius yang menangkap minat para pengunjung kota Bandung. Mereka bikin semua dalam 1 paket alias satu tempat. Maka terciptalah yang namanya “Family Leisure Park”. Di Family Leisure Park ini ada tempat makan, tempat bermain anak-anak, tempat ngopi-ngopi, bahkan beberapa tempat juga punya FO, bonusnya adalah alam terbuka yang indahnya bikin seger mata. Asik kan! tinggal datang ke satu tempat, beres deh semua kebutuhan wisata terpenuhi.

Nah, ini berhubung saya lumayan sering main ke Bandung, dan tiap ke Bandung selalu mampir ke Kampus tempat saya kuliah dulu (di jl. Kolonel Masturi, Cihanjuang) jadi saya selalu mampir ke family leisure park yang lagi pada ngeheits itu, dan kebetulan semuanya ada di daerah dekat kampus itu (Cihanjuang, Lembang dan sekitarnya). Sebenernya dulu sih udah ada Rumah Strawberry yah, sebagai pioneer dari tempat semacam itu, tapi nampaknya Rumah Strawberry makin tergeser posisinya semenjak ada 5 Family leisure park dibawah ini:

1) Kampung Gajah

Kampung Gajah ini dibangun saat saya masih kerja di Bandung. Dulunya ini mau dibikin perumahan. Kenapa saya tahu? ya karena setiap hari ngelewatin. Nah tapi katanya ga dapet ijin dari warga setempat, jadilah dibikin tempat wisata keluarga. Awalnya pun cuma mau bikin kolam renang or semacam waterboom doank (heran, siapa juga yang mau berenang di tempat dingin begitu).

Entrance Ticket

Monday – Thursday     Rp   10.000
Friday – Sunday            Rp   20.000

So, ada apa aja di Kampung Gajah? banyak banget sih aktifitasnya. Mulai dari sepeda air, kereta api, playground anak-anak, naik andong, petik strawberry, mobil ala-ala off road, motor balap, dll. Itu yang seinget saya. Sebenernya masih banyak lagi. Tempat makannya juga banyak dan enak-enak semua, hmmmmm…pokoknya saya suka kampung gajah ini, cuma ya itu…nguras kantong banget. Semua wahana mesti bayar lagi kan. Duhhhh kepala mendadak cenat-cenut. Hehehe…Berikut foto-foto yang berhasil saya kumpulkan waktu main di Kampung Gajah:

Naik andong,40 ribu rupiah (males yeee)

Naik andong,40 ribu rupiah (males yeee)

naik mobil-mobil ala off road di belakang saya itu kalo ga salah 100 ribu deh....mihilll!

naik mobil-mobil ala off road di belakang saya itu kalo ga salah 100 ribu deh….mihilll!

Gwin masih umur 8 bulan

G masih umur 8 bulan

Beberapa tahun kemudian, di tempat yang sama.

Beberapa tahun kemudian, di tempat yang sama.

Gwin giginya masih dua. Ini naik motor beginian juga bayar lagi

Gwin giginya masih dua. Ini naik motor beginian juga bayar lagi

Main di taman ini ajalah yang gratisan *hehe*

Main di taman ini ajalah yang gratisan *hehe*

Taman favorit. Kakak G and ndul

Taman favorit. Kakak G and ndul

Petik Strawberry, bayar lagi *ya gapapa sih, kalo yang ini kan enak ya, seger*

Kakak G masih bayi. Petik Strawberry bareng mama, bayar lagi *ya gapapa sih, kalo yang ini kan enak ya, seger*

Kakak G sudah besar, petik strawberry sendiri

Kakak G sudah besar, petik strawberry sendiri

arena playground, ada tempat main becaknya. Kalau ini ga bayar lagi, udah bagian dari playground. Tiket masuk playgroundnya 20 ribuan. Parents or pendamping gratis

arena playground, ada tempat main becaknya. Kalau ini ga bayar lagi, udah bagian dari playground. Tiket masuk playgroundnya 20 ribuan. Parents or pendamping gratis

main trampolin di dalam area playground. Dijamin anaknya ga mau pulang

main trampolin di dalam area playground. Dijamin anaknya ga mau pulang

2) Lembang Floating Market

Lembang floating market ini lumayan ngeheits banget ya. Tapi ya gitu deh, yang datang juga bejibun manusianya. Waktu itu saya nginep di rumah debby teman saya yang jadi dosen di kampus kami, so kami disarankan pagi-pagi jam 8 udah standby di sana, karena bakal padat banget kalo udah agak siangan.

Bener aja, jam 7.30 kita di sana (tentunya gak pake mandi dulu kan ya..hahaha) udah rame aja manusia, padahal belum buka loh tempatnya. Emang karena lagi hari libur sih itu. Jam 11 kita keluar dari tempat itu, udah padat banget sampe mau keluar aja desak-desakan. Ihh kalo dah begitu, apa yang mau dinikmatin ya?

Kalo ke LFM mesti hari biasa kayaknya biar bisa menikmati alamnya dengan khusyuk. Plus makannya juga ga rame dan pake ngantri segala kan. Tapi tetap aja saya suka ama LFM ini, walaupun ujung-ujungnya nguras dompet juga. Di sini makanan or jajanannya di jual dalam perahu, trus kita belinya pake koin yang ditukar di tempat yang mereka sediakan.

Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang, mobil Rp. 5.000

The entrance of Lembang Floating Market

The entrance of Lembang Floating Market

 

Danau, dan perahu yang bisa kita sewa. Atau kalau sekedar mau nyebrang, bayar seribu rupiah aja

Danau, dan perahu yang bisa kita sewa. Atau kalau sekedar mau nyebrang, bayar seribu rupiah aja

Rumah kelinci. Ini menurut saya mahal ya. Harga masuk Rp 20.000. Gimana coba ga mahal? udahkita ngasih makan kelincinya ampe pada obesitas gitu, kita pulak yang di suruh bayar. 20 ribu pulak. *kok gue protes mulu yak?* :D

Rumah kelinci. Ini menurut saya mahal ya. Harga masuk Rp 20.000. Gimana coba ga mahal? udahkita ngasih makan kelincinya ampe pada obesitas gitu, kita pulak yang di suruh bayar. 20 ribu pulak. *kok gue protes mulu yak?* 😀

Ini nih, area favoritnya. Floating marketnya. Jualan makanan-makanan yang niscaya membuat kita kalap, sekalapnya. Dijualnya di atas perahu yang mengapung di air..halahhh ribetnyaaa yaakkk.

Ini nih, area favoritnya. Floating marketnya. Jualan makanan-makanan yang niscaya membuat kita kalap, sekalap-kalapnya. Dijualnya di atas perahu yang mengapung di air..halahhh ribetnyaaa yaakkk.

colenak dan ketan bakar yang endeusssss

colenak dan ketan bakar yang endeusssss

 

3) De Ranch

De Ranch ini kelebihannya adalah punya semacam arena pacuan kuda gitu. Kita bisa naik kereta kuda yang mirip-mirip di perternakan di luar negeri sana. Baru sekali aja sih kunjungin tempat ini, soalnya penuh dan rame terus *kayak pernah aja ya sepi tempat wisata di Bandung ini*

Tadi ubek-ubek album foto, kok ga nemu foto pas ke De Ranch ini ya? tapi intinya mah sama aja, ada arena bermain anak-anak, tapi masih lebih bagus di Kampung Gajah sih. Tempat makannya tentu saja banyak. Hmmm ada tahu goreng yang enaknya pake banget. Ga negerti itu dipakein apa sikk? tahu gimbal kalo ga salah deh namanya. Ohya kalau kita masuk De Ranch ini, kita bisa tukarkan tiket kita sama satu gelas fresh milk. Mayannnn! *seneng gratisan* :))))

Kalo lagi ke Lembang Floating Market, main aja skalian kesini, soalnya kan dekat. Sama-sama di Lembang.

Tiket Masuk : Rp. 5.000,-/orang

Mobil : Rp. 2.000,-

 

source :

source : here

 

source:

source: here

4) Jendela Alam

Jendela Alam ini kurang famous sih kayaknya ya. Saya tahu tempat ini dari teman saya Ilent.yang tinggal di dalam perumahan Graha Puspa di Jl. Sersan Bajuri( tempat Jendela alam ini berada). Dia suruh kita ajak anak-anak main kesana karena menurut dia, kampung gajah, De Ranch dan LFM terlalu mainstream plus rame banget. (Waktu itu dusun bambu belom ada).

Ada apa di Jendela Alam? Ya sama aja, ada tempat main, sewa becak dan tempat makan or jajanan gitu. Cuma memang pilihannya lebih sedikit. Yang bikin tempat ini beda mungkin karena di sini ada perternakan kecilnya, ada tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan yang bisa dikunjungi. (ga tau deh bisa dipetik apa nggak ya?). Ohya,tiket masuk kita bisa ditukarkan dengan 1 butir telur ayam kampung dari perternakan yang ada di Jendela alam. Hihihi lumayan,  kita dapat 4 telur deh, trus dimasak/rebus di hotel, pake teko ajaib. LOL 😀

Waktu itu kita ga terlalu excited sih, karena outdor playgroundnya kurang terawat. Tapi ga tau deh sekarang, mungkin udah diperbaiki. Tapi lumayanlah untuk pilihan tempat liburan di seputaran Lembang. Worth it kok untuk dikunjungi bareng keluarga terutama yang bawa anak kecil.

Harga tiket masuk: Rp 15.000/ orang

source : here

source : here

5. Dusun Bambu

Ini dia, si Family leisure Park yang paling dicari-cari orang itu. Memang bagus sih ya konsep si Dusun bambu ini. Alamnya sungguh indah, plus tempat makannya juga beragam. Mau yang kelas menegah or ala kafe mahal pun ada. Banyak arena bermain juga untuk anak-anak. Ada tempat penginapannya juga. Lokasinya ini dari terminal Ledeng, terus aja sampe lewat Jl, Kolonel Masturi. Harga tiket masuknya Rp 10.000/orang, mobil Rp 10.000 dan motor Rp 5.000.

Yang mau tahu info lengkapnya bisa kunjungi websitenya: http://www.dusunbambu.com

restoran yang ngeheits itu..si sangkar burung. Tapi makan disini pake minimum order Rp. 500.000 kalo ga salah.

restoran yang ngeheits itu..si sangkar burung. Tapi makan disini pake minimum order Rp. 500.000 kalo ga salah.

Anak-anak bisa main disini, ngerasain main di kali, walaupun kalinya kali buatan. Tapi keren ya...

Anak-anak bisa main disini, ngerasain main di kali, walaupun kalinya kali buatan. Tapi keren ya…

Di belakang saya itu cottage or tempat nginapnya. Tarifnya, yang pasti mahal lah ya buat saya :)

Di belakang saya itu cottage or tempat nginapnya. Tarifnya, yang pasti mahal lah ya buat saya 🙂

Teteup yaaa ada arena main becaknya. Yang ini bayar.

Teteup yaaa ada arena main becaknya. Yang ini bayar.

Sebenernya ini bukan review sih, cuma pengen bikin kesimpulan aja,bahwasanya ada pergeseran minat pengunjung terhadap Factory outlet atau tempat-tempat wisata yang dulunya ngeheits dan sekarang beralih ke Family Leisure Park seperti yang saya udah sebutin di atas tadi. Seru kan, kalau kita bisa menikmati makanan lezat, bermain bersama anak, menikmati alam dan pemandangan yang indah, plus jangan lupa bisa bernarsis ria dengan latar foto yang intstagrammable banget sis!. 😀

Tips-tips berkunjung ke 5 family leisure park di atas (ala saya):

1) Kalau memang berencana untuk berpergian mengunjungi family leisure park di atas, ambilah penginapan yang ada di daerah lembang, cihanjuang dan sekitarnya. KENAPA? Karena kalau kita nginap ditengah kota macam area jl. Riau, itu sama aja buang-buang waktu karena ampun dah Bandung macetnya ga ketulungan kalo musim liburan. Mau yang murah banget tapi masih baru dan bersih? coba “Villa Chocolate” (di jalan cihanjuang). Mau yang mahal sekalian? ada Villa Jadoel, yang lokasinya juga di Cihanjuang (Ah pokoknya mah banyak bener sekarang pilihan hotel). Saya dah 3 kali nginep di villa chocolate. Mayan dehhhh walaupun standard, yang penting bersih dan dekat ke wisata tujun. Atau kalau lagi bokek banget, nginep ajalah di rumah bu dosen Debby. Haratissss!! HAHAHAHA….*padahal sih tujuan utamanya biar bisa gosipan semalam suntuk ama Debby 😀

2) Tentukan tujuan wisata dan segera bergegas di pagi hari kalau nggak pengen nanti penuh dan padat merayap di dalam area wisatanya. Misalnya mau ke Lembang Floating Market, datanglah pagi-pagi jam 8, ga usah mandi pun tak apa, nanti bisa pulang jam 11 dan bisa kunjungi tempat lain yang berdekatan juga di daerash situ. Mengunjungi De Ranch or beli tahu hit Bandung misalnya.*ini ajaran sesat banget ye gue nyaranin orang untuk ga mandi* Lol 😀

3) Tahanlah nafsu dan seleramu. Bawa uang pas. gilak! semua enak-enak dan pengen dibeli. Dijamin kalap. Aarghhhhhh I love you Bandug deh pokoknya.

Ini bikin postingan begini sih kayaknya efek udah kelamaan ga ke Bandung nih. It’s been 4 months since our last visit, ehmmmmm lirik uppa.

So, what’s your favorite place to visit in Bandung?

47

Mas Jono, Mba Rena, Bu Wati Dan Om Jupri

Scene: sebuah tempat makan (cafe/resto)

Mba Rena: Halo bu wati, mau pesan apa?

Bu Wati: Saya mau pesan Spagetthi?

Mba Rena: Oh, sphagettinya ga ada bu Wati, adanya Kiwi ama kentang dan bawang

Bu Wati: ???#@%^&&& (dalam hati: random amat nih restoran)

Mba Rena: Jadi bu wati mau pesan apa?

Bu Wati: Ya udah pesan kiwi deh…

Mba Rena: Ok deh, sebentar ya bu Wati.

*Lalu Mba Rena pergi berlalu, dan datang satu orang lagi menghampiri bu Wati*

Mas Jono: Bu Wati mau pesan apa?

Bu Wati: @#$%^& (duh nih restoran , beneran random deh! ngaco! perasaan tadi dah order)

ummmmm…. saya mau pesan jus apel deh.

Mas Jono: Ok, bu Wati…

*Lalu mas Jono berlalu, dan dalam hitungan 10 detik, kedua pelayan bernama mba Rena dan Mas Jono pun datang menghantarkan pesanan, lalu Bu Wati membayar pesanannya seharga lima rebu. Setelah itu, mereka pergi menghampiri Om Jupri yang lagi asik nonton Tv, dan menawarkan hal serupa.*

Sodara-sodara…..itu percakapan di atas udah tau kan sebenernya antara siapa dan siapa? hihihihi….iyak betul! inilah para pemeran-pemeran dari cuplikan adegan di atas:

Mas Jono : ndul

Mba Rena: Kakak G

Bu Wati: mama (saya)

Om Jupri : papa (uppa)

Hmmmm dah dua bulan terakhir kalo maen restoran-restoran, kita dilabelin nama ini sama si kakak G (ga tau dia dapet ide dari mana). Tapi scene favorit saya adalah kalo kita dah naik tempat tidur , mau main ‘massage2an’. Ya ampun itu enak banget! si Mba Rena pijetannya super sekali! Bu Wati ampe ketagihan bok!(curiga, sebenernya kakak G punya bakat mijet nih)

Mas Jono, ya seperti biasa, cuma ikut-ikutan aja. Kalo bu Wati udah dipijetin ama Mba Rena dan Mas Jono, maka si Om Jupri ngiri abis dan minta dipijetin juga. *huhh kompetitif nih si om Jupri* 😀

Ya jadi gitu deh, permainan yang lagi happening di rumah kami. Kalo kami ada dalam dua scene di atas, maka nama kami semua berubah sesuai instruksi kakak G. Oh iya mba Rena punya usaha lain, yaitu salon. Khusus salon ini, mas Jono dan Omp Jupri ga ikutan.

Btw, kalo in case kalian wondering kenapa menu di restoran mba Rena dan Mas Jono ini sangat random, ya karena keterbatasan stok bahan makanan yang mereka punya seperti pada foto di bawah ini. 😀

Tadi nyari-nyari kiwi dan kentang eh ga tau udah nyungsep kemana (fyi, mainan di rumah sangat mudah raib) ini set masak-masak an udah ga tau berapa kali beli. Sebenernya mainan banyak kami umpetin, biar ga capek2 amat beresinnya.

Tadi nyari-nyari kiwi dan kentang eh ga tau udah nyungsep kemana (fyi, mainan di rumah sangat mudah raib) ini set masak-masak an udah ga tau berapa kali beli. Sebenernya mainan banyak yang kami umpetin, biar ga capek2 amat beresinnya. Dikeluarinnya satu-satu aja. Nanti kalo dah bosen keluarin mainan lama, dan yang lain diumpetin lagi. (walaupun tetep aja berantakan juga….)

Ok, sekian cerita dari Mba Rena, Mas Jono, Bu Wati dan Om Jupri. Kapan-kapan mampir di Restoran Mba Rena dan Mas Jono yaaaa Om dan tante….. dan siap-siap nanti kalian dikasih nama baru sama mba Rena. Auntynya aja dikasih nama mba caya….. 😀 Selamat bermain, belajar dan berimajinasi ya anak-anakku 😀

xoxo,

Bu Wati 😀

65

EF #7 : The Unforgettable Childhood Memory

 

That little girl reminds me of so many things

That little girl reminds me of so many things. Living a childhood life happily and surrounded by breathtaking view everyday.

Running with barefoot,

picking up beautiful flowers on a hill,

sitting on a big rock and staring at the stunning Toba Lake from above,

Catching butterflies and dragonflies with plastic bag,

collecting the fallen candlenut from the tree,

Eating cheap ‘bakpau’ in a traditional market,

Doing some chores without complaining,

and the most important thing is, playing, giggling, and exploring the village with friends happily…

Such a beautiful memories I got during my childhood in Sianjur Mula-Mula. It was only 1 year of my childhood spent there, but the memories will never fade away. I will always remember those precious memories to its details. Living in a very beautiful  village that surrounded by mountain and hills and the incredible Toba Lake will always be my favorite childhood memory. I was only a 9 year old kid who needed to stay temporarily there because we have family matter to be taken care of.

Last November, my husband and I were able to visit this place. Some of my close friends thought that my purpose of coming here because of Dee Lestari’s book, about my name mentioned as one of her sources in her supernova book, “Gelombang”. Sure, honestly Dee’s book has triggered me to do this trip. But, I think that is only a coincidence, because we did not really plan this trip. The truth is, I have missed this village so bad. It was eight years ago, since my last visit to this place. And I always feel amazed everytime I came and staring at this village, I can’t believe that I have spent one year of my childhood here. And I can’t help myself of not sharing one or two of my fav pictures below:

My Fav picture.....berkhayal agi di NZ

The village that surrounded by mountain and hills….the breathtaking view, isn’t it?

 

Arsam School (The biggest school in Sianjur Mula-Mula) Most probably Alfa Sagala (Ichon) studied here before :)

Arsam School (The biggest school in Sianjur Mula-Mula) Most probably Alfa Sagala (Ichon) studied here before 🙂

This writing is submitted for the 7th English Friday Challenge.
It is snap and tell a story. Sorry for showing you those pictures again, because those are beatiful pictures I have so far, plus the memory is too precious to me.

Have a nice weekend everybody (still on chinese new year holiday)

xoxo

jojo

48

Test TOEFL Versi Bahasa Indonesia

6533_1176866628298_3115008_n

Kemaren baru aja baca postingan mba Yo yang ini  tentang expat dan Imigrant. Yang mau tahu detailnya silahkan baca postingan mba yo diatas. Nah, saya juga pernah tulis tentang keresahan saya yang ini. Saya memang agak resah nih dengan semakin banyaknya para guru-guru expat (see? Saya bilang mereka expat kan?) datang ke Indonesia kita tercinta ini.

Jadi saya baru tahu sekarang pemerintah punya banyak peraturan baru yang bersangkutan dengan sekolah-sekolah international. As you know sekolah tipe or jenis ini sangat menjamur kan sekarang dalam kurun waktu 15 tahun terakhir ini. (Ya saya sendiri mengais rejeki di sekolah-sekolah berbasis international ini). Mulai dari beneran international (karena siswanya yang multicultural, berbagai ras bangsa) dan sekolah international yang cuma ngaku-ngakunya doank.Tapi bukan mau bahas itu.

Jadi beberapa hari lalu saya baru tahu kalau sekolah-sekolah di Indonesia tidak boleh lagi pakai embel-embel ‘international’ (ya ampun….kemana aja gue yak?). Jadi menurut temen saya, sekarang kata international bisa diganti dengan kata ‘Intercultural’ atau ‘Integrated’. Atau kayak sekolah tempat saya mengajar, emang dari awal ga pakai embel-embel apa pun.

Terus nih….gosip terkininya adalah (tadi barusan ngobrol ama HRD sekolah), katanya tahun ajaran depan, untuk merekrut tenaga kerja asing (guru expat tadi), harus lulus tes semacam TOEFL dalam versi bahasa Indonesia gitu. WHATTT? kaget saya. Katanya kalau mereka fail testnya, harus test ulang terus sampai lulus. Is this good or bad? Menurut temen-temen gimana? Apa pendapat kalian tentang test tersebut yang ditujukan untuk para guru-guru dari luar tersebut? btw, saya ga tau apa ini cuma berlaku untuk tenaga kerja guru apa di perusahaan juga ya?

xoxo,

jojo

59

Begin Again: How To Let Go Someone Who Betrays You (In A Smooth Way)

warning: a quiete long post! read just when you are not in a rush 🙂

Rasa dikhianati itu pastinya sakit banget. Yang belum pernah ngerasain mungkin gak akan tahu gimana sakitnya. Tapi sebenernya nggak juga sih, nggak perlu ngalamin langsung, karena kalau kita baca or nonton film-film tentang pengkhianatan cinta, pasti kita juga ikutan sedih, emosi, marah, dan nangis. Ya kan? *Ehhh nggak ya? apa jangan2 gue doank yak? hahaha*.

Tulisan ini adalah edisi belum move on dari nonton film “Begin Again” kemaren sore. Lanjut lagi ulang nonton malemnya sampe 2 kali. Iya..iya inilah keanehan pada diri sendiri, kalau udah suka sama suatu film atau novel bisa dibaca dan ditonton ulang sampai berkali-kali. 😀 . Seperti yang saya tulis di sini, tentang gimana gilaknya dulu ama drama korea, sekarang sih udah tobat, eh ralat! sedang tobat. Besok-besok gak tau deh kalau kena racunnya lagi.

Begin Again: You are only as strong as your next move... (source : here)

Begin Again: You are only as strong as your next move… (source : here)

Awalnya saya tahu film ini liat postingan si neng Tenkky, saya komen disana kalau bakal nonton film ini. Karena saya pecinta Keira Knightley (Muka-muka yang setipe ama Winona Ryder, emang demen banget) cantiknya effortless banget kan ya. Komen Ira di postingan saya tentang lovefool minggu lalu itu juga salah satu trigger buat saya untuk nonton film ini. Gara-gara liat video klipnya Keira yang nyanyi lagu “like a fool”, jadi makin penasaran nonton filmnya. Saya lagi ngumpulin film-film yang direkomendasiin temen-temen waktu itu. Dan film Begin Again ini emang udah dibeli dari minggu lalu. Permasalahannya adalah, selain susah nemu waktu untuk bisa nonton dvd, ternyata dvd player kami rusak dan lapotop uppa ga ada dvd playernya (apalagi saya yang cuma netbook). Jadilah niat banget pinjem lapotopnya si bekpok (my dad) untuk nonton film ini.

Kemaren  nonton deh jadinya. So, how is the movie? The movie is…hmmmmm beautiful, I like it. No! I love it so much! So Very Much! Film ini berlatar belakang New York City dan more on a musical movie yang bener-bener gak ngebosenin 😉 *lagunya enak didengar semuaaaa*

The feeling I got after watching this, reminds me of  P.S. I Love You and many other drama movies. Hati hangat rasanya. Plus ada Adam Levine loh ini…..huooooooo *histerisssssss* hahahaha… Yes Adam Levine, ladies! Dia berperan sebagai Dave Kohl, pacarnya Gretta (yang diperanin sama Keira Knightley).Ceritanya Dave ini penyanyi yang lagi naik daun, dan Gretta adalah seorang penulis lagu. What a good match, isn’t it? well, not really.

Gretta bertemu seorang produser musik bernama Dan yang baru saja kehilangan perkerjaannya (sebenarnya pemeran utama si Gretta & Dan ini, tapi saya ga bahas Dan ya di sini) Dan putus asa, sampai akhirnya ia melihat Gretta nyanyi di sebuah kafe. Gretta sendiri diundang secara spontan naik keatas panggung oleh temannya Steve yang sedang mengisi acara di kafe itu. Dan menawarkan kerjasama untuk sebuah rekaman dimana akhirnya ide cemerlang mereka muncul untuk membuat rekaman outdoor, and this one is also my favorite, gimana mereka menunjukkan banyak sekali sisi kota New York. Eh iya, waktu mereka ngobrol pertama kali (Antara Gretta& Dan) mereka sebutin band “The Cardigans” (jiahhhh…hahaha….)

rekaman outdoor...keren!!

rekaman outdoor…keren!! (source: here)

So, akhirnya Gretta yang tadinya mau pulang ke negara asalnya di Inggris, gak jadi pulang karena dia setuju dengan ide brilliantnya bersama Dan sang produser. Well, actually the reason why she is in New York is to accompany her boyfriend Dave yang lagi promo album dan film dengan label yang menaunginya.

Suka banget cara dan alur cerita ini.Tapi saya mau fokus ke cerita tentang Dave dan Gretta. As I said above, How to let go someone you love, and at the same time, he is the one who betrays you. Who stab you from the back.How? so here is the way, Gretta will tell you how. Oh it is not easy of course. Jadi ceritanya….yoweslah saya ceritain aja semuanya ya, soalnya filmnya juga udah tayang tahun lalu. Gretta and Dave have been together for five years dan sebenernya Dave ini so sweet banget deh memperlakukan Gretta. Jadi waktu Dave meeting di kantor tempat labelnya, dia bawa Gretta dan memperkenalkan ke orang-orang label, bahwa Gretta ini adalah pacarnya dan dia sangat bangga bilang “Gretta is not just my girlfriend, we’re partners too, she wrote great songs.” Awwww histeris ga kak? jangan histeris dulu, karena ya ampun…Dave ngomong gitu sambil pegang tangan si Greta aja gitu. OH-EM-JI!!!! *meleleh*. Bahkan ya, di depan para fansnya yang lagi minta foto bareng, si Dave tetap memperkenalkan Gretta sebagai pacarnya. “And hey, that is Gretta, my girl friend” (sambil nunjuk Gretta). How lovely!

The lovely couple  (source: here)

The lovely couple (source: here)

Dave harus pergi ke LA untuk beberapa minggu dan Gretta nggak ikut karena Dave harus melakukan semacam tour dengan orang label. And there you go, Dave finally ngaku kalau dia udah selingkuh! what??? that sweet guy stab her from the back? kesal banget rasanya. But life must go on right? Jadi disitulah saat malam diamana Gretta putus sama Dave, dia akhirnya ketemu sama Dan. Ini emang ceritanya alurnya maju mundur pas di awal-awal.

Long story short, Gretta selesai projek rekaman bareng Dan, trus dia iseng nyiptain lagu dan rekaman. Hasil rekamannya dikirim ke voicemailnya si Dave. Judul lagunya “Like a Fool” Liriknya kira-kira gini:

We take a chance from time to time
And put our necks out on the line
And you have broken every promise that we made
And I have loved you anyway

And you have broken every single fucking rule
And I have loved you like a fool

And Guess what? Si Dave jadi galau akut! dan ngajakin Gretta untuk ketemuan, dan ngajakin ketemuannya tuh sampai begging-begging. Well Gretta ingnore him though. Tapi karena ada suatu malam dimana Gretta merasa banyak perasaan yang campur aduk ga jelas, akhirnya dia sms si Dave. Masih inget banget bunyi sms si Gretta untuk Dave

Ok, Asshole, let’s meet up!

LOL! hihihihi, diajakin ketemuan ama mantan yang hot macam Adam Levine, mana kuat nolaknya kak!!!! Saya pikir si Gretta oon banget deh, kok pertahananya goyah! for me sekali saja orang yang kita cintai berkhianat, akan susah untuk memafkannya (ngomong aja lu ama tembok jo! ga inget dulu diselingkuhin berkali-kali tetep balikan lagi?lol…jadi curcol) 😀

But, at the end I found out that Gretta is such a smart and loving woman. Dave ngundang dia ke acara “an evening with Dave Kohl”, dimana Dave akan nyanyiin lagu yang diciptakan Gretta untuknya, dan Dave bilang “Please come, your name is on the list, so please come“Judul lagunya “Lost Stars” (ini ngetik ini sambil dengerin lagunya…huhuhuhu beneran blom move on in sayah..tolongggg!!!) 😀

Finally Gretta datang, dengan syarat kalau lagunya nanti akan dibawakan versi ballad, versi original yang diciptakan Gretta untuk Dave. Oh-em-ji (Againnn) Dave cool bangetlahh, pake acara sambil neglirik Gretta ke arah bawah panggung senyum sambil suruh Gretta naik panggung dan nyanyi bareng. Gretta hanya tersenyum simpul. Saya pikir, oh ok mereka balikan lagi nih. Eh dan ternyata beberapa detik, Gretta ngeliatin si Dave dari bawah panggung sambil netesin air mata. Oh well! she realized now, that this sweet guy in front of her has betrayed her once, and of course it’s not that easy to get your feeling back. Gretta meninggalkan panggung dan pergi sambil tersenyum lebar. It’s very smooth! I like the way Gretta let go someone she loves, someone who betrays her.

Suka banget liat ekspresi wajah Gretta yang ga berlebihan, semuanya terasa pas aja buat saya. Suka dengan gaya Gretta, bajunya ya ampun lucu-lucu banget..simple yet so chic! *jadi semangat mau diet..haha* (yakali pake dress secakep apaun kalo melar gini bisa tetap chic?) Lol

Nice dress...so simple and chic. source: www.rottentomatoes.com

Nice dress…so simple and sweet (ini beneran sweet banget deh..filmnya ga menye2) source: http://www.rottentomatoes.com

I LOVE THIS MOVIE! and I can’t help myself for not telling you almost all of it. If you think this is a spoiler,, then yes it is. Hehehehe…..gapapalah, abisan gemesss kalo ga diceritain, soalnya nyangkut mulu nih di kepala…..bikin resah kan! 😀

Yang belum nonton, dan ngakunya suka drama, terlebih drama+musik, don’t miss this one. Begin Again is the sweetest movie I have ever watched in these past 4 years (duhhh been so long right?)

Sekarang jadi suka semua lagu yang jadi soundtracknya film ini. Paling suka yang Lost stars (Adam Levine) dan Like A Fool (Keira Knightley)

Check this out

So, akhirnya lega bisa nulis ini, dan mudah-mudahan abis ini udahan deh, bisa move on ya dari film ini. hehe 🙂 btw, Adam Levine aktingnya lumayan juga.
sukaaaaaa! *udah ini mah alamat lama move onnya deh* ;))))

catch you later, fellas

xoxo

jojo