50

Felt Impressed In BESS RESORT-Lawang

Seneng ga sih kalo liburan trus tinggalnya di hotel yang viewnya bagus + service ok + affordable price? Beuh itu sih dijamin semua pada ngacung kan? Nah, ini ada hotel or resort atau apalah namanya yang menurut saya memenuhi 3 kriteria diatas. Jadi, setelah merubah itenerary beberapa kali saat kami di Malang bulan Maret lalu, akhirnya kami memutuskan untuk menginap di Bess Resort Lawang. Kita memang sengaja nginap disini karena beberapa hal berikut:
1) Kami sudah check out dari hotel di Malang dan akan berkunjung ke Boarding school di Lawang dan ga mau balik lagi ke Malang karena jauh
2) setelah main di lawang, subuhnya kami harus berangkat ke Gunung Bromo,lumayan hemat waktu jadi lebih dekat kan kalau dari Lawang.
3) Pengen juga ngerasain nginap di hotel di seputaran Lawang (tapi please jangan hotel Niagara…hisss so oldies and spooky.

Setelah googling sana sini (yang googling mah si Jc, kakaknya tinggal santai..hahaha) maka dapatlah si Bess Resort ini. Kita liat gambar-gambar di internet kok kayaknya menarik ya. Viewnya bagus, ada sungai dan bukit plus ada Water parknya. Penting banget nih secara kan bawa kk G yang kalo liat aer kayaknya ga mau beranjak deh (semua anak kecil keknya gitu kan) dan yang paling penting itu ratenya gak bikin muka manyun. Kita juga belum pasti-pasti amat mau nginap sini karena ya itu tadi, itenerary berubah-ubah, yang mana akhirnya itenerary kami seperti dibawah ini:
-Senin sore: Berangkat dari st. Senen menuju Malang naik KA ekonomi
-Selasa: Tiba di Malang, check in dan wiskul Malang dan menjelejahi Museum angkut
-Rabu: Wiskul lagi, Batu Secret zoo
-Kamis: Check out dari Malang, main ke Lawang, boarding school lalu check in di Bess resort
-Jumat : Subuh berangkat ke Bromo dan dari Bromo langsung ke Airport Juanda Surabaya and cussss pulang ke Jakarta.

Efisien banget kan si Jc, jadi kami nginap di hotelnya cuma 3 malam saja. Nah kami booking Bess resort ini hanya via telfon dan gak pake transfer segala, percis kayak waktu saya booking hotel Carolina di Tuktuk, Samosir. Mungkin karena masih sepi ya jadi bisa sistem booking yang seperti itu.

Ok, jadi setelah puas bernostalgia di sekolah kita dulu, kita capcus menuju hotel dan harusnya kalau gak macet kita bisa sampai dalam waktu 15 menit aja. Jadi lokasi Bess resort ini ada di sebrang Pabrik Bapao Telo yang tersohor (di lawang itu), patokannya adalah RSJ Lawang dan masuk aja terus sampai ada perumahan. Ya memang lokasinya jadi jauh banget dari jalan raya, karena ternyata hotelnya ada di dalam sebuah perumahan.

Bess Resort Lawang

Bess Resort Lawang

Resort tampak depan

Resort tampak depan

Rate yang kita bayar untuk per malamnya adalah 340 ribu rupiah including breakfast dan free ke water parknya, ya sebenarnya water park dan kolam renangnya ya bagian dari si Bess resort ini sih. Staffnya ramah dan lucu deh salah satu securitynya selalu manggil saya “Jeung”… hihihi aneh rasanya dipanggil jeung, berasa lagi di arisan ibu-ibu pejabat kan ya.

Jc yang ngurusin check in...duh ini kakaknya bener-bener ga sopan yaaa ga pernah ngurusin ginian selama traveling...ahhh love u godek

Jc yang ngurusin check in…duh ini kakaknya bener-bener ga sopan yaaa ga pernah ngurusin ginian selama traveling…ahhh love u godek

Lobby Bess Resost Lawang

Lobby Bess Resost Lawang

View from the restaurant..hijauuuu

View from the restaurant..hijauuuu

Setelah kita masuk kamar, ternyata bentuk resortnya ini terdiri dari dua lantai dan bentuknya memanjang lurussss semua menghadap seungai dan bukit. Aslik ini kami ga ada ekspektasi apa-apa kecuali bisa tidur nyenyak dan kk G bisa main bentar di Water parknya.

Tadaaaaa…. pas masuk kamar kita lumayan kaget juga karena kamarnya guedeeee dan ada balkonnya menghadap sungai dan bukit plus kamarnya bersih kasurnya besar…haduhhh sedap bener deh ini.

Kamarnya lumayan gede kan ya untuk harga 340rb

Kamarnya lumayan gede kan ya untuk harga 340rb

big room and comfy bed

big room and comfy bed

toilet standard tapi bersih

toilet standard tapi bersih

Begitu kita beresin barang-barang, langsung deh duduk-duduk stengah jam dan foto-foto di balkon, bagus banget bisa liat sawah dan sungai plus bukit. Suara air sungainya makin malam makin deras kayak berasa lagi hujan gitu.

Pemandangan dari balkon kamar

Pemandangan dari balkon kamar

someone was busy taking pictures

someone was busy taking pictures

Begini bentuk resortnya. memanjangggggg

Begini bentuk resortnya. memanjangggggg

Selesai kita nikmatin pemandangan di balkon, kita ga mau buang-buang waktu karena udah jam 5 sore dan kk G dah mupeng banget pengen berenang di water parknya. Kita pun ganti baju renang dan pemandanagan dari swimming poolnya juga kece berats.. berasa kayak di Ubud loh ini…

Kk G beneran ga mau beranjak dari air dan terus-terusan main perosotan padahal udah jam 6.30 alias dah gelap. Walaupun masih ada yang berenang tapi takut ni anak masuk angin karena kita kan non stop travelingnya dan masih mau ke Bromo subuhnya, saya jaga banget biar kk G tetap fit dan jangan sampe sakit deh…duh bisa ga direstui lagi sama bapake untuk dolanan gini.

Anak-anak pasti suka banget kan liat yang model begini

Anak-anak pasti suka banget kan liat yang model begini

water park...difoto lewat kaca jendela restoran hotel

water park…difoto lewat kaca jendela restoran hotel

Kk G senang banget

Kk G senang banget

auntynya G

auntynya G

mamanya G

mamanya G..DUH BERASA DI UBUD YEEE MBAKKK

G and mommy

G and mommy

Setelah bujuk rayu alias ngitungin dia maen perosotan 20x… haishhh! Barulah dia mau beranjak dan kita balik ke kamar untuk bilas. Abis mandi tentu aja kita lafaaaarrr tapi karena tempat ini jauh dari mana-mana dan mobil rental kita dah pulang, jadi kita pasrah aja sama makanan restoran hotel. Bener-bener under estimate banget sebenernya soalnya restonua sepi. Di restoran juga cuma ada kami dan satu keluarga lagi yang juga baru selesai berenang. Kami pesan beberapa menu (lupa pesan apa aja dan ga dipoto) trus langsung gragas aja karena ternyata makanannya enak dan yang paling penting yaitu harganya ga bikin kening mengkerut. Yeayyy!!!

Ohya, ada suatu kesan yang yang manis yang hotel ini berikan sama kami. Jadi karena waktu check in kami bilang kami mau check out jam 3 subuh, staff hotelnya berinisiatif menawarkan breakfast kami untuk dibungkus saja dan dibawa. Wowwww saya terpana! Baik sekali mereka. Ya walaupun saya tahu ya itu memang bagian dari service mereka dan rata-rata mungkin hotel akan seperti itu.

Nah, saat saya lagi makan di resto malamnya itu saya nanya besok menu breakfast yang mereka tawarkan untuk dibungkus itu apa? Lalu mereka justru menanyakan kami maunya apa dan disebutkan beberapa pilihan dan jika mau mereka akan menambahkan jenis sarapan yang lain tanpa biaya tambahan. Wowwwwww terkesan banget deh! *tadinya mau minta gulai kepala kakap..hahaha yakaliii*Akhirnya kita bilang bungkusin sarapan yang simple aja dan gak pedas karena ada anak kecil yaitu kk G.

Restorannya, nuansa Bali critaknya :) delicious food and affordable price!

Restorannya, nuansa Bali critaknya 🙂 delicious food and affordable price!

Restaurant

Restaurant

Setelah selesai makan dan bayar kita pun balik ke kamar dan langsung beberes barang lagi lalu telfonan bentar ama uppa dan Jc tango-an ama suaminya. Setelahnya kami pulas tidur sampai alarm bunyi dan kami bangun hanya bermodalkan sikat gigi dan cuci muka. Setelah barang beres semua, kami pun buka pintu kamar dan driver kami sudah menunggu dengan mobilnya. Barang-barang kami masuk semua ke mobil dan Jc ke resepsionis untuk check out dan saya menggendong Kk G di dalam mobil karena tentu saja G masih di alam mimpi alias pulas tidurnya.

Jc kembali dari resepsionis menuju mobil diparkiran dengan 3 plastik tentengan, saya bingung itu apa dan ternyata itu adalah breakfast kami dari pihak hotel. Waktu saya buka kotaknya ternyaya isinya adalah beberapa potong sandwich dan telur juga 2 kotak nasi goreng… wowww baik sekali. Beneran sandwichnya banyak banget loh isinya, dan ohya ada satu kotak lagi isinya buah-buahan. Sungguh terkesan.

Jadi begitulah cerita kami selama tinggal di Bess Resort Lawang yang kalau dihitung-hitung ternyata kami tinggal disana hanya 10 jam saja. Pelayanan yang baik, staff yang ramah dan sigap, view yang bagus plus rate yang affordable.

Cuma satu yang disayangkan dari perjalanan ini, yaitu kami tak sempat menikmati kicauan burung di pagi hari dan berjalan menyusuri desa dan sungai dibawah hotel itu, tentu saja karena kami harus ke Bromo subuhnya dan langsung ke Jakarta. Hmmmmmm for sure I’ll stay here again when I have a chance visiting Lawang someday. We felt impressed with everything here.

Thank You Bess Resort Lawang!!! We had a nice stay and really hope to see you again someday, but please stay nice, stay clean and stay cheap! Hahahaahaha….

We had fun here...Thank you Bess Resort Lawang

We had fun here…Thank you Bess Resort Lawang

Advertisements
43

Four-Tobias Eaton-Theo James, Whoever You are!

And I’m thinking ’bout how people fall in love in mysterious ways…

Jadi kira-kira begitulah rasa cinta saya buat Aa Four alias Tobias alias Theo James, so mysterious…Ya kann?, Hahahaha iki opo sihh?…sudah jelaslah yaa dari judulnya pun kalian dah tau kalau postingan kali ini adalah lagi-lagi tentang idola* senang banget kalau dah bahas idola*. Penting ya punya idola? Penting lah buat penyemangat hidup, bahkan di usia 30s dan status mamak2 beranak dua ini. Hihihi..yang penting happy dan nggak nge rugiin siapa pun, ya kan? *hey uppa, u ok right? Right? Right?…. lol!!! asik kan ya punya suami sangat pengertian kek uppa ini, istrinya demen liat Theo James dia mah demennya liat Jennifer Lawrence. Siplahhh…impas kita ya darling. 🙂 #ikioposihhhh

Kanapa saya suka banget sama tokoh Four ini? atau lebih tepatnya kenapa kok ngefans sama Theo James? jawabannya bisa baca di postingan ini. Jadi ini sebenarnya cuma mau bilang kalau saya baru kelar baca buku “FOUR” yang masih dalam seriesnya Divergent. Udah mulai baca ini sih dari 3 bulan lalu tapi ga kelar-kelar dan karena tiba-tiba kangen ama Aa Four, ya jadilah tadi malam diselesaikan baca bukunya. Diakui memang saya rada telat suka sama series Divergent ini. Harap maklum kan, ibu-ibu kan kurang update gitu kak. 🙂

Untuk yang sama sekali belum tahu tentang Series Divergent ini, sekilas saya ceritain ya bahwa ini adalah cerita dimana di sebuah tempat, manusia dibagi menjadi 5 faksi sesuai dengan karakter masing-masing. Amity yang baik hati, Dauntless yang pemberani, Eurudite yang pintar, Abnegation yang selfless, Candor yang jujur. Serta ada satu faksi yang dinamakan Factionless yaitu tanpa faksi alias tempat orang-orang buangan jika mereka tidak bisa mengikuti aturan faksi manapun. Nah saat usia 16 tahun setiap orang boleh memilih faksinya untuk seumur hidup. Mau nggak pindah faksi pun boleh alias mengikuti faksi orangtuanya. Sedangkan Tris dan Four (pemeran utama di cerita ini) diceritakan sebagai orang orang-orang yang termasuk dalam kategori Divergent atau bisa dibilang mereka ini spesial dan keberadaan mereka cukup mengancam dan bisa dibunuh jika mereka ketahuan seorang Divergent. Buku Divergent series ini terdiri dari : Divergent, Insurgent, Allegiant dan bisa dibilang buku Four ini adalah bonus buat yang menggilai tokoh si Four ini. Makasih ya Dek Veronica Roth, bisa aja deh kamu nulis novel yang memuaskan hasrat pembaca macam saya. Hihihi… *mudah-mudahan nih buku di film-in juga* #lirikKohArman

Jadi nih saya baru tahu kalau awalnya si Veronica nulis Divergent series adalah dari perspektif Tobias/Four, bukan Tris. Tapi sang penulis malah stuck setelah nulis 30 halaman karena naratornya gak cocok dengan cerita yang penulis pengen kisahkan. Baru setelah empat tahun kemudian pas penulis baca lagi kisah si Four ini, dia nemuin karakter yang tepat untuk mendorong kisah ini supaya terus maju, yaitu Tris. Tapi Tobias tetap ditonjolkan juga *karakternya ya yang ditonjolkan bukan yang laen2…lol* . Jadi Veronica Roth terus menulis dan Four adalah karakter yang selalu ingin ia kembangkan karena Four selalu terasa hidup. So here is Four, an instructor in Dauntless, a Friend, a Lover and a compatible couple for Tris. Ahhhh a hot instructor, I may say!

Saya memang kecewa berat sama endingnya di Allegiant, dan itu rasanya pengen banget pukpuk manja ke Aa Four saat ia lagi terpuruk karena hampir menghapus ingatannya saking gak kuat nerima kenyataan. Tapi, sodarah! Rasa cinta terhadap karakter Four ini tetap membara di hatiku bagai api dauntless yang terus menyala, Hahahah… cihhhhh! Yang mau nyembur saya pake kolak, silahkan!
😀
😀

Buku ini sebenernya dipinjemin alias barter ama temen gereja yang mana pacarnya dia suka banget juga ama Divergent series. Jadi dia lagi pinjam Allegiant saya

Buku ini sebenernya dipinjemin alias barter ama temen gereja yang mana pacarnya dia suka banget juga ama Divergent series. Jadi dia lagi pinjam Allegiant saya

Di buku ini, terbagi dari 4 bagian. 3 bagian pertama yaitu “The Transfer”, “The Initiate”, dan “The Son” terjadi sebelum dia bertemu Tris dan sisanya saat pertengahan Divergent saat dia menjadi instruktur Tris. Jadi ini menceritakan kisah hidupnya si Four waktu dia mau pindah dari Faksi Abnegation ke Dauntless dan gimana akhirnya dia bisa lari dari ayahnya Marcus Eaton yang sangat kejam itu lalu berhasil menjadi peringkat pertama saat Inisiasi di dauntless dan mengalahkan si Eric yang super nyebelin. Di buku ini juga saya baru tahu kalau Eric ternyata pindahan dari Euridite, hmmm pantesan songong lu ya ric! *ciyeee ikrib, Jo?* yeahhh dan Eric juga dicurigai sebagai mata-matanya Jeanine Matthews yakni pemimpin Eurudite.

Btw, kalau kalian baca allegiant pasti tahu Amar kan? Nah, Amar ini diceritain di buku ini dan Amar adalah instructornya Four di dauntless yang juga adalah seorang Divergent seperti Four. Juga diceritain tentang tato api dauntless di punggungnya Four dan gimana Four ternyata pernah dicomblangin ama Zeke ke seorang cewe bernama Nicole tapi si Four gak suka dan ya tentu saja di buku ini diceritain juga gimana cintanya Four ke Tris. Pokoknya si Four ini selalu nervous ternyata kalo dah deket-deket Tris karena bawaannya dia pengen sentuh tengkuknya dan peluk si Tris…. ya ampun Bang, Jangan gitu napa bang! *apeuuuu* hahaha..

Yah intinya yang mau kangen-kangenan ama Four, silahkan baca buku ini. Tapi emang harus dah baca or nonton series Divergentnya dulu sih…Happy Reading and don’t forget, Faction before blood! :)))
image

Xoxo,
A fan of Four!

39

After 15 Years!

Kalian suka gak sih melakukan perjalanan napak tilas? Kalau memorinya indah pasti makin seru ya. Jadi perjalanan saya, Jc dan Kk G bulan Maret lalu ke Malang bukan aja mau menikmati Jatim Parknya tapi juga mau napak tilas or kangen-kangenan sama Sekolah kita pas SMU dulu, after 15 years.

Tadinya ada 2 pilihan tempat liburan yang Jc dan saya rencanakan. Yaitu kita mau ke Karimun Jawa or Malang. Jc katanya udah kangen banget ke pantai, maklum selama stay di Sacramento dia belum pernah ke pantai. Tapi kita galau sama cuacanya, takut karena itu masih rainy season. Daripada ambil resiko jadilah kita memutuskan untuk liburan di Malang aja.

Setelah kita puas explore Batu dan kota Malang (padahal belum puas-puas amat sih) tujuan kita berikutnya adalah Lawang. Yes, Lawang yang menyimpan banyak kenangan. Lawang bisa ditempuh selama 30-45 menit dari kota Malang. Tujuan utama ke Lawang adalah tentu saja ke boarding school tempat kita bersekolah dulu. Waktu itu kita rental mobil Avanza plus driver yang nantinya driver ini juga yang antar kita ke Bromo dan sampai Bandara Juanda Surabaya untuk pulang ke Jakarta.

Jadi kan, selama kita di Malang kita cuma mengandalkan taxi, jadi ribet kalau mau mampir-mampir. Lalu si jc yang anaknya super efisien itu mengusulkan supaya kita mulai merental mobil pas hari ke 3 aja. Jam 11 mobil rental datang ke hotel tempat kita nginap.

Lalu kami minta dibawa ke alun-alun Malang untuk nostalgia sama NTT (nasi tahu telor), terus ngelewatin bioskop Mandala (duhh ini bersejarah banget deh..penuh kenangan), trus saya minta diantar juga ke Gramedia(ngelewatin aja sih) disamping Gramedia ada si restoran es krim Oen yang tersohor itu. Btw, Kenapa orang-orang suka banget ya kesini? Saya dari dulu juga suka sih mampir ke toko ini tapi bukan buat makan es krim, melainkan nelpon mamak karena di dalamnya/sampingnya ada wartel (warung telepon). Maklum siswa kere ga ada duit buat beli eskrim mahal hehehe

Kita sih gak mampir di Oen, perut dah begah banget makan segala yang enak-enak. Jadi kami minta dianter ke Plaza Dieng. Ternyata mallnya dah berubah jadi mirip sama ITC roxy mas kalau di Jakarta atau BEC/ Bandung Electronic Center (yang di depannya BIP ). Like I told you before, di mall ini saya pertama kalinya dulu nonton bioskop, dan filmnya adalah Romeo and Juliet yang Leoanardo di caprio + Claire Danes, unforgettable deh ini.

Trus kita lanjut menuju arah Lawang dan sempat ngelewatin candi Singosari. Ohya kita udah check-out dari hotel di Malang dan akan menginap di sebuah hotel di daerah Lawang. Sesampainya di Lawang….errr rasanya seneng banget karena pasar Lawang ini tempat kita anak-anak asrama dulu beli segala keperluan kita. Seperti yang saya udah ceritain di postingan-postingan sebelumnya kan ya. Trus, apa donk perubahan di pasar ini setelah 15 tahun?. Ternyata pasar lawang masih sama kayak dulu, tapi ada banyak nambah ruko-ruko baru yang jualan oleh-oleh dan jual segala baju, sepatu and keperluan lainnya. Ada toko yang dulunya jaya banget tapi sekarang udah redup. Sesudah kita makan di warung mungil, kita beli oleh-oleh di area ruko baru itu. Wiiiiii mau kalap rasanya pengen dibeli semua itu cemilan khas jatim. Cuman aja kita langsung mikir, males bawanya ampe ke Airport nanti hihihi.

Pasar lawang

Pasar lawang

pasar lawang

pasar lawang

Oleh-Oleh yang dijuall di pasar Lawang

Oleh-Oleh yang dijuall di pasar Lawang, khasnya si TELO INI. telo means ubi

Beli Wingko, My fav

Beli Wingko, My fav

Jadilah kita belanja olwh-oleh sampai 2 dus. Si Jc paling banyak karena dia mau bawa ke Sacramento buat temen-temen indonya. Kelar belanja-belinji kita menuju sekolah kita dulu yang jarak tempuhnua cuma 10 menit aja dari pasar lawang. Huaaaa Lawang mulai banyak berubah, ada pabrik Bapau Telo yang terkenal itu (jaman saya belum ada), dan mulai banyak bangunan baru. Ohya saya juga berkesempatan mengunjungi sebuah tempat bersejarah yang berhubungan dengan Novel Supernovanya Dee… nanti ya di postingan selanjutnya bakal diceritain.

Akhirnya kita nyampe di gerbang sekolah, dan apa kesan saya setelah 15 tahun meninggalkan kampus ini? Apa ya? Rasanya kok makin suram gitu. Pohon-pohonnya terlalu rindang dan semacam gak terawat, brasa kek di hutan. Lalu kita masuk dan parkir di dekat tangga menuju asrama puteri. Sebelumnya kita dah Janjian sama Temmy, jadi Temmy ini adek kelas kita yang sekarang jadi staff guru di sekolah ini. Temmy yang baik hati bersedia jadi tour guide kita untuk keliling kampus dan masuk ke asrama untuk nostalgia. Ahhhh makasih banyak Temmy…kamu baik sekali.

short cut menuju sport hall or boys dormitory...kayak hutan belantara ya

short cut menuju sport hall or boys dormitory…kayak hutan belantara ya

Lapangan upacara

Lapangan upacara

House of prayer/Rumah doa....sama nih ga kerawat keknya....

House of prayer/Rumah doa….sama nih ga kerawat keknya….

Selain kita ke asrama, kita juga ke area sekolah or kelas-kelas. Disana kita ketemu sama beberapa guru yang dulu ngajar kita dan sampai sekarang masih ngajar di situ. Terharu banget liatnya…tapi at the same time malu juga ama satu guru yang dulunya saya buandel banget kalo jam pelajaran beliau. Dia ngoceh-ngoceh di kelas alias ngajar, saya malah melamun sambil nulis cerpen-cerpen cemen yang kala itu selalu ditungguin ama temen-temen cewe di kelas saya dan kelas sebelah (pada bergilir bacanya) duh Sir!!! Maapakeun saya yah…dulu ga pernah perhatiin sir tiap ngajar. Hihihi…peace!

Sir,,,maap ye sir! dulu ga pernah perhatiin sir tiap ngajar...hihihi Guru ekonomi bok!

Sir,,,maap ye sir! dulu ga pernah perhatiin sir tiap ngajar…hihihi Guru ekonomi bok!

Fotoan sama sebagian guru-guru yang kita kenal...

Fotoan sama sebagian guru-guru yang kita kenal…

School area

School area

Setelah selesai temu kangen sama para guru, kita pun pergi ke kampung sebelah, tujuannya ke pabrik kacang oke. Jadi dari jaman dulu pabrik kacang oke ini udah ada dan dulu kita kalau tiap mau pulang ke Jakarta, oleh-olehnya ya si kacang oke ini. Kacangnya enak banget loh ini, garing or crunchy gitu, plus kalau disimpan di kulkas malah makin enak.

Pabrik kacang Oke

Pabrik kacang Oke

kelar beli kacang oke, dan kk G udah protes aja minta ke hotel karena dah capek katanya. Cranky abisss dia selama touring di sekolah mamaknya…huhuhu. Jam 4 akhirnya kita capcus menuju hotel. Ahhhhh guess what? After 15 years jalanan depan depan sekolah ini yang tadinya lengang eh sekarang muacettttt aja donk! Kalo kata Temmy, sekarang tiap weekend jalan ini macet banget karena orang Suroboyo dan dari kota lain padat mau berkunjung ke Batu (jatim park).
Btw kita nyampe di hotel sekitar jam 4.30 sore dan ini hotel yang menurut saya recommended deh kalau kalian misalnya lagi main-main di lawang dan sekitarnya. Nanti ada postingan sendiri tentang hotelnya ya…

So, catch you later guys!

Xoxo
Joeyz

37

Living In Boarding school- The Sweetest Things

Cerita tentang living in boarding school nampaknya ga kelar-kelar nih pemirsah. Kan emang waktu itu di postingan ini saya bilang kalau cerita kunjungan saya ke boarding school ini bakal panjang banget. Dan bener aja ini kayaknya dah episode ke 3 deh. Hihihi gapapa ya namanya juga buat dokumentasi.

So, jika di postingan sebelumnya saya cerita tentang nggak enaknya hidup di asrama ( baca di sini cerita sebelumnya) maka ini adalah cerita manisnya hidup di asrama. Well, if it is not that sweet, then there’s no way that I could survived living there.

Berikut adalah hal-hal yang menyenangkan itu:

1) Punya Banyak Teman

Hidup di asrama itu benar-benar bikin punya banyak teman. Ya di sekolah yang non asrama juga bisa sih punya banyak teman, tapi ini intensitas bertemunya kan bukan pas di sekolah aja, melainkan di asrama, di kamar mandi, di gereja dan dimana-manalah pokoknya. Makanya ya, hidup di asrama ini bikin semua sifat asli kita keluar. Ketahuan deh mana yang baik, yang generous, mana yang Medittttt alias pelit stengah mati, mana yang jutek, ramah, yang bersih, jorok, yang tengil, sopan, dan yang munafik aja ketahuan kok. Hihihi… Nah secara gak langsung kita jadi kenal berbagai karakter manusia kan ya, dan menurut saya itu SERU BANGET! Nah, kita akan lebih megenal lagi tentang karakter satu sama lain ini waktu kita sekamar sama mereka. Saya ceritain tentang karakter orang-orang yang sempat sekamar sama saya yah.

Cerita Tentang Teman Sekamar:
– Kelas 1 SMU saya pernah sekamar di asrama yang baru, yang mana kamarnya agak besar jadi isinya 6 orang. Trus di kamar ini ada 3 kakak kelas (kelas 2 SMU) dan 3 orang kelas 1 SMU (including me) dan kita semua beda-beda kelas, dan kelas kita dikelompokkan sesuai nilai raport. Suatu hari entah kenapa ada iri-dengki moment diantara kami dan salah satu kakak kelas ini ngomporin teman saya untuk membenci saya dan teman saya yang satu lagi, karena menurut mereka, saya dan si kakak kelas yang lain blaguk karena kita masuk dikelas yang prestasinya lumayan (thats why I hate the system there tentang pembagian kelas) jadilah itu si teman esmosi dan mengeluarkan jurus silatnya ke saya (critanya si teman ini jago silat) dan saya nangis aja donk..trus akhirnya kami didamaikan oleh kakak monitor. Ahirnya si teman itu pindah sekolah dan kakak kelas itu pindah kamar. Tapi akhirnya kami saling bicara lagi sih beberapa tahun kemudian pas kami ketemu di kampus tempat kuliah (lingkungan kami sempit banget emang)

Asrama waktu kelas 1 SMU (asrama annex)

Asrama waktu kelas 1 SMU (asrama annex)

-Kelas 2 SMU, setelah libur panjang…saya telat nyampe Malang dan udah ga kebagian kamar lagi di asrama. Jadi tinggal di Hall annex (ini semacam satu ruangan besar yang diisi oleh 16 siswi) Aslik ini momen hidup paling nano-nano di asrama. Rame banget, sharing satu ruangan dengan 15 orang lain. Trus ya sebel banget temen sekamar saya itu ada yang rambutnya kutuan jadi sempat ketularan deh. Hahaha… Ampe beli peditox ke apotik di lawang dan malam-malam pas orang dah pada tidur, saya pakein di rambut dan bangun subuh-subuh untuk keramas. Hidup di Hall annex ini ga pernah sepi, banyak dramanya juga. But its so memorable.

Pintu yang di belakang kita itu adalah pintu hall annex. jadi dalam satu ruangan itu ada 16 siswi..errrr

Pintu yang di belakang kita itu adalah pintu hall annex. jadi dalam satu ruangan itu ada 16 siswi..errrr

You are in the process to be a queen (yang selalu tertulis di depan girls' dormitory)

You are in the process to be a queen (yang selalu tertulis di depan girls’ dormitory)

-Kelas 3 SMU, saya akhirnya pindah ke asrama idaman yaitu Middle Dorm alias asrama Tengah. Di asrama tengah ini gak tau kenapa enak aja, adem dan peaceful. Mungkin karena penghuni asramanya gak se-crowded di asrama lain. Di asrama ini sekamar cuma 4 orang aja. Jadi saat itu Adik saya si Jessie kelas 1 SMU dan dia anak baru ceritanya, jadilah kita sekamar. Di kamar kita itu ada 2 orang lagi, yang satu namanya Ocha dan satu lagi sebut saja Kamboja (Karena mawar-melati so mainstream kan yak..hahaha).

Jadi nih, lucu banget deh si Kamboja ini, dia critanya tuh pelit banget.Kalau makan or ngemil selalu malam-malam pas lampu dah dimatiin sama kakak monitor dan kita semua udah pada tidur. Jadi di kamar kan ada jadwal piketnya ya, tugasnya nyapu, ngepel dan beresin rak-rak plus lap-lap debu di lemari dan kaca nako. Si Jessie kan anaknya susah tidur, jadi dia kalo malem suka merem-merem doank tapi ga tidur, jadi dia sering banget malam-malam denger si Kamboja lagi ngunyah astor or biskuit trus astornya diumpetin di lemarinya. Nah sore-sore pas giliran piket, kita sering banget nemuin remah-remahan astor dan biskuit di bawah tempat tidurnya. Padahal kita kalau punya makanan selalu sharing sama dia.

Suatu hari saya ultah yang ke 17 dan bikin perayaan kecil dikamar, saya undang teman-teman dekat or gank saya, Debby salah satunya. (gank tukang jual obat..hahaha saking brisiknya kalo kata cowo-cowo) dan kita makan-makan di kamar, inget banget waktu itu pesan blackforest, mie goreng dan donat ke salah seorang guru yang pintar masak. Pas kita lagi di kamar, si Kamboja dikerjain abis-abisan ama teman-teman saya. Astornya yang satu kaleng (ditaroh di sisi pojok tempat tidurnya) diabisin ama mereka. “Eh Kamboja, apaan nih ditempat tidur? Astor ya? Bagi yak….duh enak nihh..” Si Kamboja pasrah dan mukanya bete donk..tapi dia kan ga enak sama kakak kelas, senior pulak. Hahahahaa…kecian deh kamu Kambojaaa! Lagian sih pelittttt! Sampai sekarang kalau saya, Ocha dan Jessie lagi ngobrolin dia..kita pasti ngakak-ngakak inget kemerkian si Kamboja. (Btw, nama kamboja ga enak beud yakk) lol…

Pokoknya seru banget deh cerita-cerita tentang bersosialisasi dengan teman-teman di asrama ini.

Berikut foto-foto bersama teman-teman dekat saya selama di asrama dulu *duhh kangen*

Middle Dorm...yang udwah old banget

Middle Dorm…yang udah old banget

Gank jual obat...lol

Gank jual obat…lol

Ceritanya mau foto ala-ala spice girls. hahaha...and I always want to be Victoria dulunya....untung muka gue ga kliatan..nista banget lah ini pokoknya

Ceritanya mau foto ala-ala spice girls. hahaha…and I always want to be Victoria dulunya….untung muka gue ga kliatan..nista banget lah ini pokoknya

Kamar Debby always jadi markas alias tempat nongkrong favorit. Ini lagi main kartu keknya, tapi cuma main iseng doank ga pake taruhan

Kamar Debby always jadi markas alias tempat nongkrong favorit. Ini lagi main kartu keknya, tapi cuma main iseng doank ga pake taruhan

another foto kenistaan..lol

another foto kenistaan..lol

Our graduation day June 2009

Our graduation day June 2009

Jadi anak asrama walaupun aturan ketat, tetap bisa having fun kok sama teman-teman sekelas. Cewe cowo ya membaur aja seperti normalnya sekolah lain

Jadi anak asrama walaupun aturan ketat, tetap bisa having fun kok sama teman-teman sekelas. Cewe cowo ya membaur aja seperti normalnya sekolah lain

2)Banyak Acara
Mungkin banyak yang berpikir kalau anak asrama itu bener-bener punya hidup yang membosankan. Tapi jangan salah, ada beragam acara atau event di sekolah ini. Acara paling dinanti-nanti adalah acara malam minggu. Jadi malam minggu itu ada yang namanya Marching and Games. Bagian gamesnya sih seru! Tapi bagian marchingnya bikin yang jomblo kayak saya (pada waktu itu) manyun kuadrat. Dan bisa makin manyun kalau liat si gebetan ngajak marching cewe lain, soalnya emang harus berpasang-pasangan. Selama 3 tahun di sekolah ini sih saya cuma 2 kali diajak marching sama cowok. Itu pun emang pure karena kita temenan (ckckckck segitu nggak lakunya ya gue..hahahaha) Ya ada sih yang terobsesi banget sama saya (ciyeee) tapi ya bok! Hadehhhh! Tauk deh paling males kalau inget orangnya, nanti kapan-kapan saya ceritain khusus tentang orang ini (kisahnya lucu-lucu nyebelin soalnya). Nah lanjut tentang acara malming tadi, gamesnya seru-seru deh, ada games “cari pemimpin”, dan yang paling seru games ” Pam-Pim-Pum”, saya selalu memperkenalkan games ini ke temen-temen tempat kerja saya kalau kita lagi ada acara team building, seru banget soalnya.

Selain acara Marching and Games, ada juga yang namanya malam budaya, Fun House, acara pemilihan King and Queen perwakilan dari tiap kelas. Pokoknya seru dan beragam acara tiap malam minggu. Yang pada punya pasangan mah happy bener bisa duduk bareng pacarnya selama acara. Ya kalau saya mah malmingnya teteup barengan gank tukang jual obat (Debby dkk). *sibbbb nasibbb* 😀

Eh tapi ada kalanya dink kita males ikutan acara malam minggu trus kita ngumpet di asrama. Literally ngumpet dalam lemari karena kepala asrama check room satu-satu semua wajib ke acara malam minggu. Kasihanilah kami bu kepas, kadang kami malas ke acara malam minggu karena bete jadi jomblowati (bukannya ga laku sih, tapi ya itu tadi, cowo yang suka ama kita keknya ga ada yang bikin jantung deg2 ser deh….hahahah sombong yeeee). Trus gebetan kita apa kabar? Noh, marching ama adek kelas yang kinclong! Sebel ah! :)))

3) Speak English!

Nah salah satu keunggulan sekolah ini adalah dengan selalu memperkuat English skill para siswa-siswinya *sedapppphhh*. Selain kita ada English Club tiap Minggu pagi, maka setiap kebaktian kami menyanyi lagu-lagu dari church hymnal in English. Bukan cuma itu aja, dalam kebaktian kami (sepanjang hari sabtu ada 3 kebaktian : Sekolah sabat, Khotbah, dan Adventist Youth) Nah, kalau jam sekolah sabat which is itu pagi jam 8.30-10, Semua rangkaian acara dibawakan in English dengan seorang penerjemah (eh bilingual donk yaaa namanya) Jam khotbah itu Full Bahasa Indonesia. Nah Kebaktian sore yang Adventist youth itulah yang juga in English. Uhuyyyy keren yak! Lumayan kan buat latihan public speaking in English.

Acara kebaktian di gedung serbaguna (Sport hall) sekarang sedang dibangun gedung baru untuk gereja

Acara kebaktian di gedung serbaguna (Sport hall) sekarang sedang dibangun gedung baru untuk gereja (pic by Temmy)

4) Belajar Mandiri Dan Disiplin.

Gimana gak mandiri coba, kalau baju mesti cuci dan setrika sendiri, belanja keperluan sendiri dan belajar hemat. Ada sih laundry sekolah tapi buat saya itu pemborosan banget. Biasanya yang suka nge laundry itu cowo-cowo. Karena kalau cowo-cowo tahu ada cewe yamg nge laundry, imagenya ya si cewe itu pemalas. Eh tapi ada aja sih cewe-cewe yang laundry bajunya di laundry sekolah.

Soal cuci-mencuci baju ini, ada juga suka dukanya, yaitu saat menjemur pakaian di ruang jemuran. Kadang jemuran kain kita suka ada aja yang hilang or ketuker (ada aja sih yang sengaja ambil dan ada aja yang klepto di asrama) Paling genggeus deh kalau yang hilang itu seragam sekolah. Makanya untuk memperkecil kemungkinan baju ketuker, semua baju termasuk undies kita labelin or ditulis pake permanent marker. Si mamak ampe marah-marah liat baju-baju saya semua ada tulisan nama saya. Hahahahaha…kesannya udik and jorok banget kan ya.

Paling seru itu di ruang setrikaan (karena dikamar masing-masing tidak disediakan colokan listrik), jadi kalau mau setrika baju mesti ke ruang setrikaan dan jaman itu belum musim handphone (Thank God) karena kalau udah musim handphone pasti dipake buat charge Hp kan..hehee. Kadang kalau ruang setrikaan penuh, kita mesti ngantri dan nanya “habis lu siapa? Oh ga ada? Habis lu, gue yaaa?”Nah taruh deh keranjang setrikaan disitu. Nanti kalau orang itu dah selesai, dia akan ke kamar kita ngasih tau dia dah kelar. Biasanya ruang setrikaan itu penuh kalau sore-sore pulang sekolah dan terlebih hari Minggu.

Lokasi Jemuran. Ruang setrikaan ada di depan jemuran ini.

Lokasi Jemuran. Ruang setrikaan ada di depan jemuran ini.

corridor asrama tengah *duhh udah tua sekali asrama ini*

corridor asrama tengah *duhh udah tua sekali asrama ini*

Sama aja kayak kasus kalau mau mandi. Berhubung kamar mandinya rame-rame, dan baknya cuma ada 4 berderet. Maka 1 bak itu bisa berdiri 2 orang mandi, artinya cuma bisa 6 or 7 orang kan yang mandi. Jadi mandi juga ga boleh lama-lama kalau lagi rush hour. And the horror part is, ada orang yang dah antri mandi nungguin kita percis dibelakang kita. Full naked semua bok itu. Rrrrrr awal-awal masuk asrama berasa risih sama sistem mandinya. Tapi lama-lama biasa. Malah seringnya kita cuma pake undies aja berseliweran di hall asrama dan di area jemuran baju. Soalnya ngerasa aman banget ga bakal ada cowo yang ngintip dan cowo dilarang memasuki area girls dormitory. Ohya di kamar mandi juga terjadi sistem nge-takein tempat dengan cara yang sama seperti di ruang setrikaan tadi. Yaitu bertanya “habis lu siapa?” Lalu kita letakkan gayung kita (yang sudah berisi sabun,sampo dll). Hebat kan ya..semua ada sistemnya.

Ohya, girls’ dormitory ini terdiri dari 4 bangunan asrama + 2 hall yang mana semua asrama ada connecting doornya yaitu dari kamar mandi. Jadi walaupun kita tinggal di asrama annex dan kamar mandi penuh, bisa ke kamar mandi asrama lain untuk mandi. Saya paling ogah ke asrama lama karena vintage abis tuh asrama, apalagi kamar mandinya. Serem juga sih suasananya. Tapi ada aja yang suka tinggal disana. Saya sih ogah… hihi

Kadang ada enaknya juga sih jauh dari ortu, jujur ya namanya remaja gitu kan paling males denger ceramah ortu, jadi mayanlah ga pengang-pengang amat kuping dengar si mamak ceramah, huaahahaha anak durhaka. Eits tapi nggak donk, sebaliknya saya malah merasa kangen terus sama mamak di Jakarta.

Di sini juga belajar disiplin bangun subuh, disiplin berdoa dan baca Firman plus disiplin belajar. Ahhhh terimakasih alamaterku….

5) Melihat Gebetan Dimana Saja Kapan Saja.

Jadi kan ya, kalau kita nggak hidup di asrama, dan kita punya gebetan di sekolah or bilanglah di kelas kita sendiri, pasti ya udah ketemunya pas di jam sekolah aja kan. Tapi kalau di asrama dah pasti intensitas pertemuannya bisa lebih tinggi donk dibanding yang non asrama. Nih saya kasih tau beberapa lokasi dan moment tempat bertemunya dengan sang gebetan (Inget! Salah satu rahasia bisa survive hidup di asrama, milikilah lebih dari satu gebetan..hahaha).
-Mau ke kelas eh ketemu di koridor or liat dese jalan menuju kelasnya
.. asekkkk ga jadi ngantuk di kelas.
-Ngantri di Dining mau makan, eh liat dia lagi bawa piring dan yes ngadepnya ke arah tempat makan cewe, bisa curi-curi pandang, dan makan tempe goreng berasa makan steak. Lalu memandangi punggungnya yang pergi meninggalkan dining room..hahahaa jijayyy kamu Jo!
-Di gereja kebaktian 3x seminggu juga ketemu.
Ya banyak deh ketemunya..
Tapi yang paling menjijaykan adalah ketika diri ini bangga dan merasa jodoh bila kebetulan si gebetan memakai warna baju yang sama ama kita… Huahahahaa *aibbbb!!*

Ya jadi kira-kira gitu deh tentang betapa menyenangkannya hidup di asrama. Dah panjang banget ya postingannya. Mudah-mudahan ga ngebosenin. Btw, tulisan ini saya buat masih dalam edisi saya traveling ke Malang bulan Maret lalu. Karena saya sempat berkunjung ke sekolah ini dan ya semacam napak tilas gitu deh bareng si Jessie. So, di postingan selanjutnya saya akan kasih tahu apa aja perubahan yang terjadi di sekolah ini setelah kami meninggalkannya lebih dari 15 tahun lalu? Tunggu di postingan selanjutnya ya! *ebusetttt ga kelar-kelar yak* sorry I’m too excited… dan rasanya seru aja bisa menggambarkan tentang kehidupan asrama dan mengingatkan saya juga tentang buku Malory towers. Mirip-mirip emang….
Thank you for reading thorughly and have a nice day, fellaz!

Xoxo
Joeyz

53

Living In Boarding School – The Bitter Sweet

Masih lanjut cerita living in boarding school. Kalau yang lalu ceritanya kegiatan or rutinitas dari pagi ke malam, (baca di sini cerita sebelumnya)sekarang mau cerita bitter sweetnya dulu ya. Ok, so where will we start? Bitter or sweet? Ya bitter dulu deh ya, biar penutupnya manis nanti. 🙂 *halahhh*

1) Makanan

Kemaren saya bilang kan ya makanan yang disediakan di dining room itu vegetarian. Nah yang bikin kesalnya adalah sering banget makanannya ga ada rasa alias hambar. Tapi daripada kelaparan ya tetap aja dilahap. Ada masanya saya malas makan di dining dan jajan di warung samping asrama. Nama penjualnya Bu Tri (sudah tua sekali) Bu Tri ini jual gemblong, ote-ote,nasi, ikan, dan sambelnya mantap. Oh ya, paling enak kalau ada yang baru dapat paket dari ortunya dan isi paketnya biasanya sih ikan teri or buat yang rumahnya di Manado dapat kiriman ikan roa or cakalang. Tapi mesti ngumpet-ngumpet makannya pas di dining. Di dining ada pengawasnya, sebelum ngantar piring kotor, di cek makannya dah habis belum. Kalau masih banyak sisa harus balik lagi ke meja makan lalu habiskan dan yang pasti ini hal paling memalukan. Maksudnya sih mau diajarkan supaya ga buang-buang makanan.

Dining rom terlihat dari lapangan asrama putri

Dining rom terlihat dari lapangan asrama putri

Dining room, ada beberapa loket untuk tempat ngantri makan

Dining room, ada beberapa loket untuk tempat ngantri makan

Para siswa yang sedang makan (foto by: Temmy)

Para siswa yang sedang makan (foto by: Temmy)

Piring yang mirip-mirip di penjara kan ya. Tapi lauk pauk lumayan mumpuni lahhh

Piring yang mirip-mirip di penjara kan ya. Tapi lauk pauk lumayan mumpuni lahhh (foto by: Temmy)

2) Jenis Hukuman

Semua pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku selalu ada konsekuensinya. Mulai dari yang ringan yaitu bersihin kamar mandi sampai diskors or bahkan dikeluarkan dari sekolah. Namanya juga anak SMU ya, menantang banget rasanya untuk melanggar aturan. Di asrama banyak banget anak-anak baik dan alim tapi ga sedikit juga yang ‘bandel’. Nggak cewe-nggak cowo sama aja.

Kalau hukuman ringan itu misalnya ketauan keluar asrama pas bukan jadwalnya keluar. Saya pernah ketauan keluar ke pasar Lawang trus dipanggil kepas (kepala asrama) dan disuruh bersihin kamar mandi selama seminggu..dan inget banget itu pas saya lagi ultah..hiksss ultah kelabu.

Nah, perasaan sih saya ga ketemu siapa-siapa ya pas di gerbang or selama saya di luar asrama, tapi kok si kepas bisa tahu? Kalo dah gini, udah pasti ini ulahnya SP (Si Pengadu). Yes, we call them SP alias SPY mata-mata. Errrrrr ga asik banget ya. Biasanya kakak monitor juga bisa jadi SP or anak-anak alim lainnya. Hissss menyebalkan.

Nah hukuman paling berat tuh kalau ketahuan merokok. Yes, merokok dilarang keras ya apalagi miras dan narkoba kan ya. Saya lupa deh kayaknya kalau ga salah ketauan merokok ini bisa dihukum Skors or bahkan dikeluarkan kalau sudah peringatan beberapa kali.

Ohya jaman saya dulu ketahuan naik gunung arjuna juga bisa kena skors. Karena emang dulu naik gunung arjuna itu tabu banget. Cuma sekarang dah beda, justru mereka punya jadwal naik gunung arjuna. Sayangnya, saya belum pernah naik karena takut ketahuan. Nyesel deh sekarang.

Ada pepatah mengataka, banyak jalan menuju Roma. Nah kalo ini,banyak jalan menuju kampung. Kampung disamping asrama ini adalah tempat anak-anak cewe cabut. Tadinya ga ada tembok. Eh sekarang ditembokin juga. Dulu Bu tri jualan percis damping asrama ini. Trus Tukang baso kashio juga bisa nangkring di jalan kecil samoing asrama ini.

Ada pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Nah kalo ini,banyak jalan menuju kampung. Kampung disamping asrama ini adalah tempat anak-anak cewe cabut. Tadinya ga ada tembok. Eh sekarang ditembokin juga. Dulu Bu tri jualan percis damping asrama ini. Trus Tukang baso kashio juga bisa nangkring di jalan kecil samoing asrama ini.

3) Senioritas Dan Bullying

Kemaren ada yang nanya, ada bullying ga di sekolah ini? Sadly,Yes! Hal paling nyebelin banget kan ya. Jadi emang sistem senioritas ini berlaku banget di jaman saya. Dulu kita sebut istilahnya ” Disidang”.Siapa aja sih yang bakal disidang or jadi korban bully ini? Biasanya sih kalau buat anak cewe, yang tampangnya cakep, modis dan tajir. Kenapa begitu? Karena nampaknya keberadaan adek-adek junior yamg tipe begini sangat mengancam keeksisan kakak-kakak senior terhadap gebetan mereka yang (mostly) juga senior. Abang-abang senior biasanya langsung deh ngincer yang kinclong gitu. Trus gimana dibullynya? Biasanya dipanggil ke sebuah kamar (dulu ada gank paling sangar, namanya Hall of fame) serem deh kalau dah ketemu or papasan kakak-kakak ini. Tapi saya beruntung karena dulu salah satu dari mereka kakak-adean ama saya, karena kata mereka kami mirip. So, saya aman donk ya. Hehe. Nah kalau cewek sih jarang banget ampe main fisik dan setahu saya gak pernah, cuma di tanya-tanyain doank. Gak jarang, yang disidang malah jadi akrab sama kakak-kakak senior itu.

Nah kalo dah dipanggil di sebuah kamar lalu ditanya-tanyain deh kenapa gini kenapa gitu (pakai nada nyolot kali ya). Kalau cowok bisa ke fisik dan kalau ketauan siapa yang sidang, maka yang menyidang itu yang kena skors atau bahkan dikeluarkan dari sekolah. Serem kan! Tapi gak pada kapok, tetap aja ada sistem sidang-menyidang ini.

4) Jadwal Yang Super Ketat

Uda cerita di postingan sebelumnya kan, kalau jam sekolahnya itu bener-bener ketat.

Jam 5 subuh: Morning Worship

Jam 6: Breakfast di dining

Jam 7: Masuk sekolah

Jam 12: Bubar sekolah dan Lunch didining

Jam 1.30 : Sekolah siang lagi sampe jam 4 sore

Jam 7 sore: Evening worship dan Study period

Jam 9 malam: Check room, waktunya balik ke kamar masing2

Rabu malam, Jumat malam dan sabtu seharian: kebaktian di sport hall

Gilingan deh pokoknya, kalau ga ada penyemangat hidup (baca: gebetan or kecengan or pacar) bisa-bisa gak survive deh hidup di sana, HAHAHAHA…dan saya kasihtau rahasia lain biar survive disana adalah, jangan cuma punya satu gebetan, biar ada cadangan kalau-kalau si gebetan kita yang satu tiba-tiba jadian ama adek kelas. Hiksssss sakit cuy! hahahaha

Sport  hall or ruang serba gunanya. Kebaktian selalu disini

Sport hall or ruang serba gunanya. Kebaktian selalu disini

Caught in my camera: Guru Sejarah paling nyentrik!

Caught in my camera: Guru Sejarah paling nyentrik!

Bel sekolah, bel yang dinanti dikala bosan menerpa...pengen banget balik asrama dan tidurrrrr...hahahaha

Bel sekolah, bel yang dinanti dikala bosan menerpa…pengen banget balik asrama dan tidurrrrr…hahahaha

Lokasi kelas untuk anak kelas 1 Smu, that was my classroom

Lokasi kelas untuk anak kelas 1 Smu, that was my classroom

Area kelas 2 SMU, yang lantai bawah, kelas 3 ada di lantai atas

Area kelas 2 SMU, yang lantai bawah, kelas 3 ada di lantai atas

Kelas 3 SOS 2 (YES, gue anak IPS) kelas yang dulu penuh kenangan, dan sangat merindukannya

Kelas 3 SOS 2 (YES, gue anak IPS) kelas yang dulu penuh kenangan, dan sangat merindukannya

school gate

school gate

5) Kalau Sakit

Di postingan sebelumnya Mbak Yo tanya, gimana kalau kita sakit? Ada kliniknya ga?Dulu jaman saya sih ga ada tapi sempat ada klinik sekolah dan school nurse. Tapi biasanya kalau sakit bisa ke klinik dekat sekolah atau kalau sakit keras bisa diantar oleh pihak sekolah ke Rumah sakit di Malang or Surabaya or bisa dijemput oleh ortunya. Tapi yang pasti kalau lagi sakit di asrama itu ga enak banget.

6) Kehabisan Uang Dan Tempat Hang out

The most manyun moment selama hidup di asrama adalah pas kehabisan uang (yaelah Jo, dimana2 kalau kehabisan duit mah emang ga enak hahaha). Jadi kan dulu kita di transfer duit lewat rekening mamak jadi mesti hemat-hemat pakai uangnya sampai kiriman selanjutnya datang. Dulu duit itu gunanya untuk beli shampo,sabun,odol,deterjen juga jajan di koperasi sekolah or di warung Mungil di Lawang dll. Kalau dikirimin lebih bisa buat hangout di Malang alias nonton bioskop plus beli baju or kaos C59 dan H&R (hello..ada yg masih inget merk kaos ini? So jaduls yak)

Dieng Plaza yang sekarang udah jadi cyber mall. Ini tempat bersejarah banget. Nonton bioskop pertama kali seumur hidup ya disini...

Dieng Plaza yang sekarang udah jadi cyber mall. Ini tempat bersejarah banget. Nonton bioskop pertama kali seumur hidup ya disini…

Ramayana Alun-alun Malang. Tempat beli kaos H&R dan C59. hahahha gilingan yakkk berapa ratus tahun yang lalu coba?

Ramayana Alun-alun Malang. Tempat beli kaos H&R dan C59. hahahha gilingan yakkk berapa ratus tahun yang lalu coba?

Maju Jaya, Lawang. Ebuset masih eksis aja nih toko. Jadi jaman dulu belum ada alfamrt dan indomart beli keperluan macam sabun, sampo, odol dan pembalut ya disinilah tempatnya. Lokasinya di Pasar Lawang. Mesti naik angkot seribu perak dari depan sekolah.

Maju Jaya, Lawang. Ebuset masih eksis aja nih toko. Jadi jaman dulu belum ada alfamart dan indomaret beli keperluan macam sabun, sampo, odol dan pembalut ya disinilah tempatnya. Lokasinya di Pasar Lawang. Mesti naik angkot seribu perak dari depan sekolah.

Apalagi cerita pahit hidup di asrama? Untuk sementara ini dulu deh ceritanya. Susah banget nih nemu waktu ngeblog, soalnya lagi ga mau tidur malam-malam, plus kalau di rumah seharian dah pasti bareng duo G main, dan kita lagi ada kegiatan summer holiday (ala2 emaknya) supaya ga nonton tv mulu dan ga bosen di rumah.

So, catch you later in my next post!
Selamat beribadah puasa buat teman-teman yang muslim.

Xoxo
Joeyz

28

Love letters From My Cheeky Monkeys :D

Finally…oh finally, I say goodbye to the hectic days and say hello to the long holidays. Bisa balik lagi nge blog itu sangat menyenangkan karena terakhir posting itu tanggal 1 Juni kemaren. Sempat sih bw dan meninggalkan komen sesekali tapi kalau mau bikin postingan kayaknya gak sempat dan juga dah ga ada energi. So, akhirnya Year end shownya dan graduationnya sukses (Thank God) report card dan portfolio juga kelar. Legaaaaaaa!!!

I’m officially on a long holiday now…..yipppiieeeee!

So, saya mau cerita dulu tentang kesan-kesan selama ngajar setahun ini. Sungguh ya, ini termasuk tahun ajaran yang cukup berkesan karena parentsnya tahun ini sweet banget dan terlebih-lebih mereka sangat cooperative sepanjang 1 tahun ini. Hampir gak pernah ada complain, walaupun ada, tetap disampaikan dengan cara yang baik dan sopan. Duhhhh kan gurunya jadi happy terus ngajarnya. Moodnya oke teruslah pokoknya.

Nah waktu itu saya cerita kan ya, mommy-mommy di kelas saya bikin birthday surprise untuk saya, trus waktu saya kecelakaan kemaren mereka juga sangat pengertian, ga nuntut macam-macam saat saya ga bisa ngajar, justru mereka juga memberikan perhatian. Nah pas acara class party di kelas hari kamis lalu, saya dan dua asisten saya diberi surprise lagi oleh mereka.

Mereka memberikan hadiah yang menurut saya melebihi hadiah apapun (ya teteup sih ada aja yang ngasih kenang-kenangan buat gurunya) tapi hadiah ini menurut saya SUPER sekali! Hadiah apakah itu? Mereka niat banget bikin booklet isinya surat cinta dari anak-anak mereka masing-masing dan dibuat cover yang lucu banget. Aslik ini kreatif dan niat banget mommynya. Awalnya saya ketawa-ketawa liat cover bukunya dan halaman pembukanya tapi begitu baca surat cinta dari kunyil-kunyil tercinta…Mewek to de max! Aslik! Ga tahan banget bacanya. Langsung nangis ajah….so, tanpa banyak basa-basi ini dia buku kenang-kenangannya

This is so cute! ini cover bukunya

This is so cute! ini cover bukunya

Ini cerita pembukanya di halaman pertama...so creative ya...dan kebetulan kita emang lagi belajar Outer space thema term lalu

Baca deh cerita ini. Ini cerita pembukanya di halaman pertama…so creative ya…dan kebetulan kita emang lagi belajar Outer space thema term lalu

You always use eyeglasses, you always help me at school, you are my very kind teacher, you always work at morning. Thank you for always help me at school. I lov you

You always use eyeglasses, you always help me at school, you are my very kind teacher, you always work at morning. Thank you for always help me at school. I lov you

yang ini panjang banget mudah2an kebaca ya. Tapi ini kata2nya terlalu bagus sih, jadi pasti ini made in mamanya hehehe but its so sweet

yang ini panjang banget mudah2an kebaca ya. Tapi ini kata2nya terlalu bagus sih, jadi pasti ini made in mamanya hehehe but its so sweet

Thank you for the nice stickers, teacher Joice. You are my best teacher. You are my best friend. I love you teacher Joice

Thank you for the nice stickers, teacher Joice. You are my best teacher. You are my best friend. I love you teacher Joice

Yang ini kebaca kan? hehehe simple dan jujur banget ya

Yang ini kebaca kan? hehehe simple dan jujur banget ya

Yang ini beneran anaknya bakal jadi penulis komik terkemuka deh di masa depannya nanti, suka banget berkhayal dan cerita yang model-model gini. Ampe surat buat gurunya aja ada cerita versi dia...so cute yaaa

Yang ini beneran anaknya bakal jadi penulis komik terkemuka deh di masa depannya nanti, suka banget berkhayal dan cerita yang model-model gini. Ampe surat buat gurunya aja ada cerita versi dia…so cute yaaa

You are most welcome dear!

You are most welcome dear!

and you allow us to play game, you teach me dance and sing. Because of you I know about subtraction and addition... (lol....so cute)

and you allow us to play game, you teach me dance and sing. Because of you I know about subtraction and addition… (lol….so cute)

gonna miss you mel!

gonna miss you mel!

ini pasati dibantu kakaknya yang udah SMA hehehe...

ini pasti dibantu kakaknya yang udah SMA hehehe…

This one, bikin mewek! baca kalimata terakhirnya, Sorry miss Joice sometimes I make you angry..thank you for be my teacher (maafin teacher Jo juga sayang, because I want you to get better every day, lagi masa rebel banget soalnya setahun ini..but I love u dear)

This one, bikin mewek! baca kalimata terakhirnya, Sorry miss Joice sometimes I make you angry..thank you for be my teacher
(maafin teacher Jo juga sayang, because I want you to get better every day, lagi masa rebel banget soalnya setahun ini..but I love u dear)

Nah yang ini paling bikin mewek juga.  I really love learn planets, reading books, watch tv with you. I also like field trip.You know what to do if I was angry. Teacher thank you for teaching me and gives me sticker. Learning with you is not boring.  ohhhhh God! I'm gonna miss you! Really!!!!

Nah yang ini paling bikin mewek juga.
I really love learn planets, reading books, watch tv with you. I also like field trip.You know what to do if I was angry. Teacher thank you for teaching me and gives me sticker. Learning with you is not boring.
ohhhhh God! I’m gonna miss you! Really!!!!

Menurut saya, semua surat sangat berarti, tapi dua surat terakhir asli bikin mewek dan saya ampe nangis bacanya. Nangisnya ampe terisak-isak gitu. Inget kadang ada kalanya saya juga udah kzl kalau dah dapat 3 warnings, anaknya masih aja ngeyel ga bisa diam dan ga ngerjain tugasnya, malah brisik dan biasanya bikin bete, dan si anak tau deh kalau saya udah kesel, nada udah naik 1 oktaf and then they said sorry….with those puppy eyes siapa yang ga kesian kan ya? hmmmmm apalagi yang itu surat terakhir yang bilang I know what to do when he was angry. Ya, anaknya agak susah kontrol emosi, jadi kalau dia lagi marah karena temannya misalnya, saya harus tenangin dia, I said : “Take a deep breath, count until 10, throw away all your anger…hussshhh hussshhh hussshhh….” lalu saya tungu 1 menit, masih emosi juga dia, “not yet? ok, hello anger, please go away from C’s heart…go away…hussshh husshh” sambil saya akting usir2 sesuatu dari dadanya.,,,,and it works…ahhh I’m gonna miss you a lot boy!!!! He’s such a nice and sweet boy!

Dear my sweet, smart and lovely students, I love all the togetherness that we’ve spent for this one year. It’s amazing how all of you now know how to read and write, to count and to write journal, to draw, to sing, to dance and the most important of all, is you know how to be a polite and nice person. I hope you will always remember what I have told you every day, that you should always listen, listen, listen and obey your teacher, your parents and always be nice to each other. I hope you don’t forget that I always told you, how cool and awesome to have lots of friends, so be good, always and everybody will love you. I’m gonna miss your chit chat in the class room, I’m gonna miss that you always ask me:

“how many books to read before play, teacher?”

“Teacher, someone sits on my chair”,

“Teacher, someone step on my hand”

Oh so many things! I will keep you in my prayers that you will grow into a sweet loving boy and loving girl….. Good luck in primary school, Kiddos! LOVE YOU TO THE JUPITER AND EARTH! MMMMUAHHHHHH

xoxo,

Teacher Jo

52

Like Sister Like Brother

Habis baca artikel the mother truth hari jumat lalu tentang bedanya tantangan punya anak dua atau lebih bikin saya geli dan ketawa sendiri (untung aja ga disangkain orang gila). Kalau udah ngeliat duo G di rumah beranteman tiap hari dan sayanya lagi waras, maka kalimat yang sering terucap dari mulut saya adalah ” hmmm that’s the art of having two children”…. terdengar sangat bijak sekali kamu Jo! Huahahaaha padahal gak tau aja, biasanya mah tanduk di kepala dan ekor di f*ntat dah keluar. LOL 😀

Jadi ini duo G kan jarak umurnya cuma 20 bulan ya (maklum, kejar setoran mbakbro!) Jadilah itu di rumah tiap hari kerjaan mereka main-berantem-main-berantem ulang-ulang ampe bosen (which is ga bosen-bosen). 😀

Nah, ini ada point penting yang saya ambil setelah memperhatikan tingkah laku mereka, khususnya tingkah laku adiknya yaitu si Ndul. Emang benar ya, adik itu dimana-mana ya pasti mencontoh kakaknya, tapi ga nyangka kalau ndul bisa benar-benar mengcopy semua-semua cara kakaknya bicara. Termasuk kalau ndul ber-argumen saat berantem sama kakaknya. Hufftttt…aslik! Lap keringet aja deh kalau dah ada adegan argumen ini.

Tapi nih, ada juga donk bagian lucu-lucunya yang bikin saya dan uppa ketawa ngikik. Untungnya saya sempat capture kegiatan mereka berdua yang mana ndul benar-benar copycat kakaknya. Hi anak-anak mama, coba liat nih foto kalian berdua waktu kecil….lucu banget dan mudah-mudahan pas udah dewasa ga berantem-berantem lagi ya nak!
1)Jas hujan

Jadi waktu musim hujan beberapa bulan lalu, kakak G kan selalu naik motor bareng mamanya ke sekolah dan jas hujannya sengaja saya beli yang bergambar frozen, dan suatu hari si ndul juga harus ikut naik motor sama saya untuk antar dia ke rumah ompungnya. Nah dia ngotot donk mau pake jas hujan juga padahal dia ga dibeliin jas hujan. Jadilah dia pakai jas hujan mamanya, dan minta pakai helm. Liat aja tuh gayanya, lucu banget kan. Pokoknya prinsipnya ga boleh kalah sama si kakak. Hihihihihi…ndulll ndulll!

Ndul dengan raincoat mamanya yang super kegedean

Ndul dengan raincoat mamanya yang super kegedean

2)Winter In Jakarta

Jakarta puanas pol gini, tapi anak-anakku tersayang mah ada kalanya minta dipakaiin jaket ala-ala winter. I don’t have any idea gimana mereka bisa kepikiran dengan ide pakai baju ala-ala winter ini. Malahan sebenernya ini pakai sarung tangan tapi udah keburu dicopot. Ini yang mulai tentu saja kakaknya dan si adik seperti biasa ga mau kalah dan minta dipakaiin jaket juga. Trus yang bikin bingung itu kenapa juga harus bawa-bawa novel mamanya coba?

Entahhh apa-apa lah ini judulnya....pakai jaket dan bawa buku segala, itu sarung tangan udah dicopot

Entahhh apa-apa lah ini judulnya….pakai jaket dan bawa buku segala, itu sarung tangan udah dicopot

3) Paper Climber

Waktu kita main ke Kidspace Pondok Indah bulan Desember lalu, paper climber ini adalah mainan yang paling betah buat duo G. Emaknya aja dah tremor alias gemetaran dan ga ada nyali untuk naik sampai atas, aslik itu tinggi banget loh. Nah tapi karena si kakak sudah terlebih dahulu pergi ke kidspace sama teman-teman sekolahnya, jadilah dia agak norak sedikit dan naikin paper climber ini sampai atas dan tentu saja sang adik alias ndul yang sebenernya juga ketakutan, juga jadi berani dan naik keatas bolak-balik turun-naik di paper climber ini. Like sister like brother lah pokoknya.

emaknya dah tremor liat anaknya manjat paper climber di kidspace ini. aslik ini tinggi banget loh sebenernya....

emaknya dah tremor liat anaknya manjat paper climber di kidspace ini. aslik ini tinggi banget loh sebenernya….

4) Membaca Buku

Ini kejadian 2 minggu lalu, asli ini lucu banget. Jadi suatu malam si ndul nanya saya “ma,mana buku Tini yang lama?” maksud si ndul itu adalah buku Tini jilid 1. Trus saya bilang dia suruh cari di kotak buku-buku mereka. Tapi dia ga nemu dan ngotot supaya saya cariin buku Tininya. Pas saya akhirnya kasih bukunya ke dia, saya kira dia mau minta ceritain seperti biasanya. Eh ternyata nih anak ngeloyor aja ke kamar dan setelah beberapa menit saya masuk ke kamar, saya menemukan pose berikut ini:

Buku Tini Jilid 1 ndul yang baca, buku Tini jilid 2 si Kakak yang baca. Coba tebak mana yang baca beneran? hihihihi

Buku Tini Jilid 1 ndul yang baca, buku Tini jilid 2 si Kakak yang baca. Coba tebak mana yang baca beneran? hihihihi

Hahahahaa….gaya banget ya si ndul. Jadi nih ceritanya, si kakak lagi baca buku Tini sendiri, dia lagi belajar baca bahasa Indonesia dan dia baca sambil tiduran gitu di tempat tidur. Ternyata si ndul ga mau kalah donk, dia pun minta buku Tini jilid 1 karena kakaknya baca buku Tini jilid 2 dan itu kakaknya baca beneran sedangkan ndul cuma akting semata. Gaya kakinya, jangan lupa….mesti sama juga. LOL 😀

5)Perban Mama

Nih yang paling epic sih, kisah 2 minggu lalu juga. Saya lagi ganti perban di tangan sehabis mandi, dan nih bocah 2 tiba-tiba datang ke saya dengan tangan seperti dibawah ini:

Inilah yang paling epic dari semua-semuanya dan asli bikin ngakak tapi abis itu dimarahin. Itu sapu tangan diiket pakai karet. Mbak sari disuruh bikin ini ditangan mereka. Udah pasti ini ide si kakak

Inilah yang paling epic dari semua-semuanya dan asli bikin ngakak tapi abis itu dimarahin. Itu sapu tangan diiket pakai karet. Mbak sari disuruh bikin ini ditangan mereka. Udah pasti ini ide si kakak

Lah..lah…? ini apa-apaan sih? saya bingung dong dan nanya mereka, itu tangannya kenapa dibungkus sapu tangan gitu dan diikat pakai karet? terus dua-duanya serempak jawab “kita lagi pakai perban kayak tangan mama”…..buahahaha…..Amangiooooyamang!!!! hancur minahhh deh! ini aslik antara mau ketawa dan marah. Soalnya kan ya pamali atuh ya mereka bikin perban bo’ongan gitu ke tangan mereka, karena itu kan musibah tangan saya yang kecelakaan 2 bulan lalu…ampun-ampun deh ga mau keulang lagi. Eh dua bocils malah anggap itu lucu or gimana gitu, ampe mereka bikin duplikat perban di tangan mereka. Yasalammmm nakkk! kalian terlalu kreatip. Tentu saja ini ide kakaknya dan si adik ga mau kalah dan ikut si kakak. Always like that..like sister like brother.

Jadi intinya adalah, saya harus banyak pendekatan extra ke si kakak, karena kalau kakaknya melakukan hal yang baik-baik selalu maka si adik pun akan dengan mudah meniru si kakak. Begitu sebaliknya, bila kakak suka argumen sama mamanya, ya adiknya juga niruin aja dengan gampangnya. Huaaaaa PR banget kan ya jadi orang tua. Kembali lagi ke postingan tentang the art of having two children or more, emang udah pasti beda banget deh tantangan punya anak dua or lebih ini. Tapi kalau ada momen-momen lucu seperti keajadian ndul dan kakaknya diatas, lumayan banget buat hiburan emak-bapake. Baiklah anak-anak, akhir kata..mama ucapkan semoga kalian selalu akur ya nak! mama loves you two…UMMMMAAAAKKKKKKK :*My beloved double G kissed me on Mother's day (location: Eco park, Ancol) my hand still with bandage

My beloved double G kissed me on Mother’s day (location: Eco park, Ancol) my hand still with bandage