43

Four-Tobias Eaton-Theo James, Whoever You are!

And I’m thinking ’bout how people fall in love in mysterious ways…

Jadi kira-kira begitulah rasa cinta saya buat Aa Four alias Tobias alias Theo James, so mysterious…Ya kann?, Hahahaha iki opo sihh?…sudah jelaslah yaa dari judulnya pun kalian dah tau kalau postingan kali ini adalah lagi-lagi tentang idola* senang banget kalau dah bahas idola*. Penting ya punya idola? Penting lah buat penyemangat hidup, bahkan di usia 30s dan status mamak2 beranak dua ini. Hihihi..yang penting happy dan nggak nge rugiin siapa pun, ya kan? *hey uppa, u ok right? Right? Right?…. lol!!! asik kan ya punya suami sangat pengertian kek uppa ini, istrinya demen liat Theo James dia mah demennya liat Jennifer Lawrence. Siplahhh…impas kita ya darling. 🙂 #ikioposihhhh

Kanapa saya suka banget sama tokoh Four ini? atau lebih tepatnya kenapa kok ngefans sama Theo James? jawabannya bisa baca di postingan ini. Jadi ini sebenarnya cuma mau bilang kalau saya baru kelar baca buku “FOUR” yang masih dalam seriesnya Divergent. Udah mulai baca ini sih dari 3 bulan lalu tapi ga kelar-kelar dan karena tiba-tiba kangen ama Aa Four, ya jadilah tadi malam diselesaikan baca bukunya. Diakui memang saya rada telat suka sama series Divergent ini. Harap maklum kan, ibu-ibu kan kurang update gitu kak. 🙂

Untuk yang sama sekali belum tahu tentang Series Divergent ini, sekilas saya ceritain ya bahwa ini adalah cerita dimana di sebuah tempat, manusia dibagi menjadi 5 faksi sesuai dengan karakter masing-masing. Amity yang baik hati, Dauntless yang pemberani, Eurudite yang pintar, Abnegation yang selfless, Candor yang jujur. Serta ada satu faksi yang dinamakan Factionless yaitu tanpa faksi alias tempat orang-orang buangan jika mereka tidak bisa mengikuti aturan faksi manapun. Nah saat usia 16 tahun setiap orang boleh memilih faksinya untuk seumur hidup. Mau nggak pindah faksi pun boleh alias mengikuti faksi orangtuanya. Sedangkan Tris dan Four (pemeran utama di cerita ini) diceritakan sebagai orang orang-orang yang termasuk dalam kategori Divergent atau bisa dibilang mereka ini spesial dan keberadaan mereka cukup mengancam dan bisa dibunuh jika mereka ketahuan seorang Divergent. Buku Divergent series ini terdiri dari : Divergent, Insurgent, Allegiant dan bisa dibilang buku Four ini adalah bonus buat yang menggilai tokoh si Four ini. Makasih ya Dek Veronica Roth, bisa aja deh kamu nulis novel yang memuaskan hasrat pembaca macam saya. Hihihi… *mudah-mudahan nih buku di film-in juga* #lirikKohArman

Jadi nih saya baru tahu kalau awalnya si Veronica nulis Divergent series adalah dari perspektif Tobias/Four, bukan Tris. Tapi sang penulis malah stuck setelah nulis 30 halaman karena naratornya gak cocok dengan cerita yang penulis pengen kisahkan. Baru setelah empat tahun kemudian pas penulis baca lagi kisah si Four ini, dia nemuin karakter yang tepat untuk mendorong kisah ini supaya terus maju, yaitu Tris. Tapi Tobias tetap ditonjolkan juga *karakternya ya yang ditonjolkan bukan yang laen2…lol* . Jadi Veronica Roth terus menulis dan Four adalah karakter yang selalu ingin ia kembangkan karena Four selalu terasa hidup. So here is Four, an instructor in Dauntless, a Friend, a Lover and a compatible couple for Tris. Ahhhh a hot instructor, I may say!

Saya memang kecewa berat sama endingnya di Allegiant, dan itu rasanya pengen banget pukpuk manja ke Aa Four saat ia lagi terpuruk karena hampir menghapus ingatannya saking gak kuat nerima kenyataan. Tapi, sodarah! Rasa cinta terhadap karakter Four ini tetap membara di hatiku bagai api dauntless yang terus menyala, Hahahah… cihhhhh! Yang mau nyembur saya pake kolak, silahkan!
😀
😀

Buku ini sebenernya dipinjemin alias barter ama temen gereja yang mana pacarnya dia suka banget juga ama Divergent series. Jadi dia lagi pinjam Allegiant saya

Buku ini sebenernya dipinjemin alias barter ama temen gereja yang mana pacarnya dia suka banget juga ama Divergent series. Jadi dia lagi pinjam Allegiant saya

Di buku ini, terbagi dari 4 bagian. 3 bagian pertama yaitu “The Transfer”, “The Initiate”, dan “The Son” terjadi sebelum dia bertemu Tris dan sisanya saat pertengahan Divergent saat dia menjadi instruktur Tris. Jadi ini menceritakan kisah hidupnya si Four waktu dia mau pindah dari Faksi Abnegation ke Dauntless dan gimana akhirnya dia bisa lari dari ayahnya Marcus Eaton yang sangat kejam itu lalu berhasil menjadi peringkat pertama saat Inisiasi di dauntless dan mengalahkan si Eric yang super nyebelin. Di buku ini juga saya baru tahu kalau Eric ternyata pindahan dari Euridite, hmmm pantesan songong lu ya ric! *ciyeee ikrib, Jo?* yeahhh dan Eric juga dicurigai sebagai mata-matanya Jeanine Matthews yakni pemimpin Eurudite.

Btw, kalau kalian baca allegiant pasti tahu Amar kan? Nah, Amar ini diceritain di buku ini dan Amar adalah instructornya Four di dauntless yang juga adalah seorang Divergent seperti Four. Juga diceritain tentang tato api dauntless di punggungnya Four dan gimana Four ternyata pernah dicomblangin ama Zeke ke seorang cewe bernama Nicole tapi si Four gak suka dan ya tentu saja di buku ini diceritain juga gimana cintanya Four ke Tris. Pokoknya si Four ini selalu nervous ternyata kalo dah deket-deket Tris karena bawaannya dia pengen sentuh tengkuknya dan peluk si Tris…. ya ampun Bang, Jangan gitu napa bang! *apeuuuu* hahaha..

Yah intinya yang mau kangen-kangenan ama Four, silahkan baca buku ini. Tapi emang harus dah baca or nonton series Divergentnya dulu sih…Happy Reading and don’t forget, Faction before blood! :)))
image

Xoxo,
A fan of Four!