25

Darling, Hold My Hands!

Lagi suka lagu ini, Hold My Hands yang dinyanyiin sama Jess Glynne. Selain beatnya yang bikin kita semangat, terlebih pas hujan-hujan gini, kita juga bakal suka sama liriknya yang penuh optimisme. Walau emang kayaknya agak lebay dan maksa seseorang untuk terus bersama kita, pegang tangan kita dan kita gak mau sendirian. But for me its true, emang di dunia ini gak ada yangblebih menyedihkan dari sendirian. We have to have someone to talk with, to share with, to spend time with and of course to hold our hands and say everything is ok! Ahhh sedapppphh!

Seeorangnya ya ga mesti pasangan kita kok, mungkin sahabat or bahkan orangtua kita juga anak-anak kita. Percayalah, kalau kita tidak sendirian.

Break my bones but you won’t see me fall!

Coz what??

BECAUSE YOU HOLD MY HANDS!!

Anybody like this song too?

 

“Hold My Hand”

Standing in a crowded room and I can’t see your face
Put your arms around me, tell me everything’s OK
In my mind, I’m running round a cold and empty space
Just put your arms around me, tell me everything’s OK[Pre-Chorus:]
Break my bones but you won’t see me fall, oh
The rising tide will rise against them all, oh

[Chorus:]
Darling, hold my hand
Oh, won’t you hold my hand?
‘Cause I don’t wanna walk on my own anymore
Won’t you understand? ‘Cause I don’t wanna walk alone
I’m ready for this, there’s no denying
I’m ready for this, you stop me falling
I’m ready for this, I need you all in
I’m ready for this, so darling, hold my hand

Soul is like a melting pot when you’re not next to me
Tell me that you’ve got me and you’re never gonna leave
Tryna find a moment where I can find release
Please tell me that you’ve got me and you’re never gonna leave

[Pre-Chorus]

[Chorus]

Don’t wanna know
That feeling when I’m all alone
So please don’t make me wait, ’cause I don’t wanna break
And I don’t wanna fall
When you’re next to me
Can tell I’m not afraid to be
That you don’t make me wait, and never let me break
You never let me fall

[Chorus]

 

 

 

Advertisements
40

Finding Perfection

image

It’s possible that you could meet somebody who is perfect for you, even though you are committed to somebody else…

See, I think if you’re committed to somebody, YOU DON’T ALLOW YOURSELF TO FIND PERFECTION IN SOMEONE ELSE

Kata-kata diatas adalah KOENTJI dari segala pertanyaan atas kegalauan orang-orang yang sudah menikah namun kadang merasa pasangan kita adalah orang yang sangat menyebalkan, dan pada saat kita merasa pasangan kita menyebalkan kita mungkin akan dikondisikan untuk bertemu dengan pribadi lain yang seakan-akan menyenangkan untuk kita dan lebih parahnya lagi seakan-akan dia perfect buat kita. Seseorang yang terasa jauh lebih sempurna dari pasangan kita….

But its normal….seromantis apapun, sebaik apapun pasangan kita,ada saatnya pasangan kita itu menyebalkan (eh, atau ada yang pasangannya selalu menyenangkan?). Ya intinya hubungan pernikahan itu ya pasti ada up and downnya. Kalau cuma ngeselin yang ringan-ringan sih ga kenapa-napa ya, besok juga udah baekan lagi, tapi kalau kasusnya udah ke pengkhianatan or selingkuh (duhh balik maning ke kasus lawas)  tentu kita sakit banget. Yang bikin makin bahaya adalah bahwa saat kita merasakan disakiti oleh pasangan kita, eh kita malah ga sengaja ketemu seseorang yang bikin hati kita nyaman, dan merasa dia perfect banget buat kita. (In my case, saya belum pernah kejadian sih…jangam sampeekk ya)Seperti pada film yang beberapa bulan lalu saya tonton, bejudul “Before We G0” (Sudah pernah bahas sekilas di sini) tapi saya ceritain ulang aja ya, tinggal  copas:

Jadi di film ini ceritanya adalah tentang Nick (Chris Evans) yang lagi ada di central grand station dan ketemu sama Brooke ( Alice Eve) yang baru aja ketinggalan kereta terakhir. Kayaknya malam itu sial banget nasibnya karena selain si Brooke yang ketinggalan kereta, HPnya juga jatuh saking terburu-burunya dan Nick yang nemuin HPnya dan Hpnya ternyata rusak aja donk. Hiks!

Nick pengen nolongin Brooke tapi Brookenya agak-agak parno juga sih because Nick is a stranger kan ya. Padahal kalau strangernya seganteng Chris Evans mah gak tau juga apa iya gue parno or nolak pertolongannya… #KamuTerbutakanOlehKegantenganJo!  😀 Kayaknya kesialan nih orang berdua kayak ga ada abisnya karena sama-sama ga punya duit dan tas ai Brooke juga hilang. Pokoknya sepanjang malam itu mereka berpetualang untuk menemukan tas Brooke dan memikirkan bagaimana caranya supaya Brooke bisa sampai di rumah sebelum suaminya nyampe.

Jadi dalam pertualangan mereka sepanjang malam itu akhirnya mereka menguak kisah cinta mereka masing-masing. Yang satu harus bisa memaafkan sang suami yang dah jelas-jelas ketahuan selingkuh tapi dia tetap cinta dan yang satu masih belum bisa move on dari sang mantan pacar. Semuanya serba ribet bin riweuh tapi justru mereka malah bisa saling menolong dengan permasalahan masing-masing.

Begitu sekilas ceritanya, jadi memang sebenernya antara Brooke dan Nick merasa ada saling ketertarikan satu sama lain, karena posisinya mereka adalah orang yang sama-sama sedang merasa sakit  atas hubungan mereka dengan pasangan masing-masing. Ada scene dimana malam itu Nick dan Brooke akhirnya bisa istirahat sebentar di sebuah kamar dan tentu kita tahu apa yang dua orang saling suka akan lakukan bila ada dalam sikon itu, saat keduanya akan berciuman, Nick tiba-tiba menjauh dan mengingat bahwa nggak seharusnya mereka saling jatuh cinta. Wouwwww keren kamu Nick! you take control yourself. Susah ini kan, kalau dalam sikon kek gini ga banyak orang bisa control diri. Dan saat mereka harus berpisah di stasiun, si Brooke ngomong ke Nick:

“It’s possible that you could meet somebody who is perfect for you, even though you are committed to somebody else…”

Lalu apa jawab Nick?

“See, I think if you’re committed to somebody, YOU DON’T ALLOW YOURSELF TO FIND PERFECTION IN SOMEONE ELSE”

BLARRRRRRRRRRRRRRR!!!! ruaaaarrr biyasakkkk pertahanan si Nick. Gak mudah karena mereka sebenernya merasa cocok dan klop banget tapi mereka juga tahu mereka gak mungkin melanjutkannya.Ya pokoknya gitu ya, finding perfection itu selalu jadi momok buat yang in relationship. We all know there is no real perfection, and spaeaking of perfection, Mas Chris Evans ini kok ya perfect banget kegantengannya ya kakkkk…. hahahahahah ini cem mana sihhhJo balik maning bahas aktor ganteng!!!!Kalau kata pendeta, imanilah pasanganmu, bagaimana pun itu, terimalah dia apa adanya dan selalu berdoa untuknya, untuk kalian berdua karena kalian sudah berjanji dihadapan Tuhan untuk setia sampai maut memisahkan ” (betul, setia sampai maut memisahkan bukan sampai kakek-nenk ya, soale kakek-kakek yang pembawa acara lawas itu cerai dan kawin lagi kok..oooppss hehehe) Sampek sini ada yang terharu? apa malah eneg? Wakakaakakak… well, semoga postingan ini sih tidak berkesan menggurui ya, saya merasa ini good reminder buat saya pribadi yang baru menikah 6,5 tahun jadi rasanya masih panjang perjalanan kami so we need to remember the lines in the movie above.

Saya jadi berfikir, bila semua orang bisa berpikiran seperti Nick dalam film “Before We Go” diatas, maka kita tidak akan lagi sering mendengar kata “selingkuh” disekitar kita. Agreeee? HAVE A NICE DAY FELLAZ!!! 😊😊😊

Continue reading

86

Balikan Lagi

Edisi hosip-hosip dulu yukkk ciwi-ciwi…

*gelar tiker, ngemilin kacang mede* >>kacang medenya yang premium ya kak 😀

Udah pada tau kan adek kita nu kasep pisan itu si Gale aka Liam Hemsworth balikan maning masa ama??? Hmmmmmm males deh sebutin namanya…iyeee saiya kurang gimana gitu ama artis satu ini. But ok jangan subjektif donk Jo, she is a singer with a great voice kok…hehehehehe. So yeah, Miley Cyrus is getting back together with Liam hemsworth, ladies and gentleman. Ini keingetan bikin postingan ini gara-gara abis komen di blognya Ryan yang abis bahas film Last Song karya Nicholas Spark. Film yang mempertemukan Liam dan Miley. Well, dulu aja pas nonton film ini saya kok ga suka denger suara si Miley ini bicara ya, kelewat ngebass suaranya plus physically ga cantik-cantik amat sih untuk ukuran artis Hollywood, but again jangan subjektif Jo, dia punya talenta yang lumayan keren dalam music.

Jadi gara-gara dengerin prambors tiap pagi, saya jadi update gosip-gosip selebriti internasional hahahaha, lumayan loh ini jadi fokus kita ga cuma ama berita harga cabe, bawang dan harga telor aja….hihihihi 😀 Nah yang kocak itu si penyiarnya (Nycta Gina dan Desta) rada-rada ga terima kalau mereka balikan., well si Gina sih yang kentara banget ga suka sama Miley, dan dia bilang “Aduh Liam, kenapa gak sama yang baik-baik aja sih?” hihihihi ketauan banget ya ga suka Milley karena nih anak emang super duper cari perhatian banget dengan segala penampilannya yang hmmm bikin speechless kadang. Emang Liamnya cowo baek-baek? ya ga tau juga sih ya? kita mana tahu dapur-dapur percintaan orang. Orang lihat dari luar seakan-akan Milley yang beruntung banget dapat Liam, dan sebaliknya. Padahal belum tentu juga, pokoknya kita ga tahu deh kenapa dua orang saling jatuh cinta. Bisa jadi si Miley ini pintar masak, atau pintar menjahit? waakakakaak…*yakaleee jo*

 

Intinya yang namanya jatuh cinta ya ga kenal cakep or jelek, kaya or miskin, bandel or baek pokoke cinta aja deh judulnya. Nah nah yang jadi pertanyaan saya selalu adalah, APA SIH YANG BIKIN SESEORANG MAU BALIKAN LAGI SAMA MANTAN? apa yang bikin Liam dan Miley balikan lagi setelah putus 2 tahun lalu? Tentu aja kita bilang, ga bisa move on kakakkkkk! Yeah betul sekali, tapi sebagai mantan #TimPutusBalikanLagi (buahahaha…ngakuuu nih ye) saya merasa ada beberapa hal pribadi yang menyebabkan seseorang mau balikan lagi ama mantan dengan garis besarnya adalah “Belum move on”. Ok coba yah saya kasih list alasan mengapa mau balikan lagi sama mantan. Cekidot!

1) Status
Orang kebanyakan pasti menghindari yang namanya status “jomblo”. Well, apalah artinya jomblo jika hidupmu lebih bahagia dibanding saat punya pacar tapi pacarnya cuek? Tapi pacarnya posesif? Tapi pacarnya selingkuh? Setuju ga? *lalu terlihat para jomblowan/jomblowati menggangguk keras* 😂😂😂

Kenapa saya bilang begini? Ya karena dulu pernah ngalamin kakakkkk! *udah ah no curhat sisipan di postingan ini* 😄😄

Ngertilah ya maksud point no.1 diatas…hehe

2) Ruang Lingkup Yang Itu-Itu Aja

Yes, jadi kalau kasusnya putus tapi masih ketemu di kampus (bagi yang sekampus), masih ketemu di tempat kerja (bagi yang sekantor), masih ketemu di gang rumah (bagi yang sekomplek) masih ketemu di gereja (bagi yang segereja) *ssst yang pertama dan terakhir pernah ngalamin hahaha* I tell ya, susah banget untuk langsung bisa lupain sang mantan. Yang bikin ngenesnya lagi adalah saat rekan or teman-teman yang tahu kita tadinya jadian eh pas putus tuh rasanya capek banget ditanyain
“kenapa putus? Sayang tauuuukkk kalian tuh cocok banget loh!!!” Hahahaha bener ga sih? Ih dulu mah ini gue banget dah ah! Kemungkinan untuk balikan lagi tuh besar banget.

3)Alasan Putus
Kalian tahu gak apa alasan paling ngenes saat sebuah hubungan harus kandas? Pasti langsung mikir gara-gara si pasangan berselingkuh? Ya kan? Padahal menurut saya kalau putus gara-gara si pacar selingkuh itu justru paling gampang ngelupainnya, soalnya kita kan jadi punya alasan untuk melupakan orang yang udah nyakitin kita (ya kecuali ente cinta mati ama tu orang)

Nah menurut saya nih, alasan putus yang semacam ‘gak direstui’ orangtua, atau cuma gara-gara ego semata or hal-hal yang tidak mengandung pengkhianatan adalah hal paling sulit deh. Karena apa? Ya karena kita tahu kita sama-sama cinta dan masih besar peluang untuk balikan lagi. #EaaaaaPengalamanPribadiBuuuuu? 😂😂😂

Pokoknya alasan kenapa kita putus itu ngaruh banget sama peluang untuk kita balikan lagi ama mantan.

4) You are the only one

Hal bodoh yang sering dilakukan sama orang yang baru putus adalah kita takut sendiri kalau-kalau nanti gak ketemu pasangan yang sebaik mantan kita. Nanti takut kalau-kalau memang mantan kitalah yang terbaik dan trus kita merasa dialah satu-satunya yang ngertiin kita…Jadilah kita dengan gampangnya balikan lagi. Padahal kan gak gitu juga ya? Kitanya yang ketakutan sendiri tentang pikiran-pikiran itu.

5) Nggak Ada Ban Serep
Wakakakakakak…kezhammmmnya kau jo! Iya kan ya kalau ga ada ban serep alias pengganti sang mantan ya gampang banget atulah bisa balikan lagi sama sang mantan. Lupa deh point penting no.3 tentang alasan putus. Gak peduli udah diselingkuhin berapa kali juga tetap aja balik maning son. Coba aja abis putus trus langsung ada pengganti yang baru, mana sempat mikirin mantan kan? Hihihi..
#IThankGodHeSentMeUppaAtTheRightTime *eitsss uppa bukan ban serep, hahahaha*

Jadi kira-kira begitulah menurut pemikiran sotoy saya tentang kenapa seseorang bisa balikan lagi ama mantan.Jadi kalau Liam and Milley balikan, ya kita turut mendoakan semoga langgeng kan ya, ga usah buang-buang energilah untuk kasih komen negatif.. (lah ini postingan lu jo? apa namanaya? wakakakakakak ). Pokoke selamat buat yang pernah putus dan balikan lagi, apalagi sampai ke jenjang pernikahan. Lihat Raissa si penyanyi yang cantik di segala arah itu pun pernah putus dan balikan lagi ama pacarnya yang ganteng si Keenan Pearce, emang sayang sih kalau mereka putus soalnya terlihat cucokkkk *tuh kan gue juga komen model begini*.

Kalau yang udah married-cerai lalu mau balikan lagi gimana? ya silahkan ya, bagus donk , tapi harusnya cukup pas pacaran aja gampang berkata putus, jangan pas udah married juga gampang nyebutin kata “cerai”. Intinya kalauu yang mau balikan lagi, ya monggo dan semoga dipikirkan matang-matang kalau itu bukan emosi sesaat, dan memang si dia worth it untuk dipertahankan.

Btw, saya rasanya pengen banget lihat Gwyneth Paltrow dan Chris Martin balikan lagi, Ben Affleck dan Jennifer Garnier balikan lagi (huhuhuhu terlihat serasi banget padahal yaaa?). Ada artis yang kamu pengen mereka balikan lagi ga? Eh kalau artis lokal saya pengen banget Saipul Jamil dan Dewi Persik balikan lagi deh! Buahahahahahahahhahahaha………….seriusan deh mereka itu compatible banget taukkkkkk!!!!! *tarikkkkk mangggggggg!!!!!!!!!*>> goyang gergaji!!! LoL

😀               😀              😀

XOXO…….

43

“Can’t Wait” Moments…..

Sometimes when I feel bored with my daily routines : wake up at 4.30 a.m, cook our meal, prepare my duo G to school, driving to work (bring the kids along with me), teaching, going back home with duo G, do the chores, play with duo G, sleep,wake up again 4.30 a.m…then repeat, repeat, repeat. It’s normal if you will feel bored sometimes, rite?

So what do I do to make myself feel happy? Once in a while uppa and I went to cinema watching movie, but since no more mamak and no more mba Sari so we never had a date anaymore. Instead, we just watch dvd at home once the kids are sleeping. Hahahaha cheap date ya bok!

Recently uppa allowed me to watch the cinema by myself. There is a very near cinema near our house, its cinemaxx and only 10 minutes away from our house. Aaahhh I am so happy. So Uppa and I take turn to watch. We have never tried bringing our kids to cinema and we plan not to introduce them for now (dunno until when).

Well, those watching things really makes me happy. I also read some books to make this heart beating again, feel fresh and ready to start my daily routine again. However, there are times that I still feel bored even with those ‘me time’ thingy. For me, to make my mind and heart happy is to think about what exciting moments are waiting ahead? Yeah…so I will share to you 5 “can’t wait” moments that will make me feel happy and energized everytime I am thinking about it. Ok check these out:

1) I can’t wait for next week because my mom will finally back home after her visit to US. Yeayyyy!!! Opung daycare is open again.. hahahahaha… but poor my sista because I know she needs my mom more than us here. But mom needs to be with her husband too, rite? Anyway its been 4 months since she stayed there. Have a safe trip mak! 😄😊😊😀

2) I can’t wait for February 28. If you know what event is that. Ahhhh I am so excited but I won’t spill it out here. I hope it will happen. Promise will tell you here after the event. *deg2serrr* 😃😄

3) I can’t wait for March 18 because…Oh my God!!!! ALLEGIANT PART 1 will be on cinemas…..woohooooooooo can’t wait this one! Really I am so very very excited. See you soon my darling Theo James *lirik Christa..hahahaha*

screenshot_2016-02-15-17-25-01-01.jpeg

4) I can’t wait for March 21 because we will have term break holiday. Ahhhhh I always love holiday even just staying at home. Its one week holiday, btw.

5) I can’t wait for March 26 because its my ndul’s 4th birthday. OMG!! Is he Four, soon???? Awwwwww I always love my kids’ birthdays..its like a reflection moment for me. What have I done to my kids? What will I do for them? What do I do without them? Pokoke mewek moment dah! But love it..dunno why. Anyway, anybody want to guess what birthday theme that he has been requested to me? Yeahhh this lil cheeky monkey knows how to request now….huhuhu big boy sayangnya mama….laffffff 😍😍😘😚

So, thats all for now about my “Can’t wait” moments. Care to share your “Cant wait moments”?

60

If I Stay : Dying Is Easy, Living Is Hard

If You Stay, I’d do whatever you want. I’ll quit the band, go with you to New York. But if you need me to go away, I’ll do that too. Maybe coming back to your old life would just be too painful. Maybe it’d be easier for you to erase us. And that would suck, but I’d do it. I can love you like that if I don’t lose you today. I’ll let you go, If you stay.

image

Picture take from the official IG of @IFISTAYMOVIE

 

Pernah merasa hampir mati? Atau merasa ingin mati saking sakitnya menahan sesuatu? Saya rasa beberapa dari kita pernah ya. Apalagi untuk beberapa perempuan yang dalam proses persalinan (mostly yang melahirkan secara normal) pasti rasanya mau mati aja saking sakitnya. I know yang operasi SC juga pasti sakit, karena saya sendiri dua kali melahirkan ya dua-duanya cesar. Tapi serius deh hari pertama setelah operasi rasanya mau mati aja saking sakitnya menahan bekas jahitan waktu mau belajar duduk, belajar berdiri dan belajar berjalan. Nangis sambil peluk si mamak saking ga kuatnya.

Sakit yang baru aja saya rasain dan masih terngiang-ngiang sampai sekarang ya itu kecelakaan setahun lalu waktu tulang siku saya bergeser dan harus di-adjust ama tukang urutnya. Literally nangis semalaman sampai pagi saking ga kuatnya nahan perih, nyut-nyutan dan segala macam rasa sakit lainnya yang tak terjelaskan. Tapi ternyata itu belum ada apa-apanya dibanding saat saya harus bisa belajar menekuk tangan (setelah sebulan lebih tangan saya diikat perban dan diluruskan) saya ingat saya teriak sekuat-kuatnya “makkkkkk, aku mending mati ajaaaa makkkk”…hahahaha sekelurahan bisa denger suara saya teriak -teriak ga karuan saat itu. Hmmmm sekarang lu boleh ketawa jo! Tapi dulu? Huhhh gilakk deh beneran itu sakit ga bisa ditolerir…gak mau banget sebenernya ingat-ingat hal itu tapi karena nonton film “If I Stay” minggu lalu saya jadi teringat akan seringnya kita bilang, “duhh sakit banget gilak, mau mati gue rasanya”. (Eh saya sih yang sering bilang gini…hehehe). Ternyata di film ini saya menyadari betapa memang dying is easy, and living is hard. Kenapa begitu, yuk simak ceritanya.

Mia gadis berusia 17 tahun yang lahir di keluarga rock and roll. Bapaknya mantan drummer band terkenal di kota mereka pada masanya dulu, mamanya juga agak nyentrik alias tukang bikin rusuh dulunya. But then, mereka married dan mempunyai Mia dan Teddy. Sepertinya bapaknya Mia ini mengalami yang namanya titik balik dalam kehidupan, he quit from his band and now he is teaching English in school. Banting stir gitu deh ceritanya. Mamanya juga jadi part timer di travel agent dan ngurus Teddy adiknya Mia (yang jarak usianya cukup jauh).

Sejak kelas 2 SD Mia tertarik pada instrument Cello, dia belajar main cello siang malam dan bikin papa mamanya bingung karena kok bisa keluarga rocker eh anaknya malah pilih Cello dan music classic. Tapi cello kan mahal, jadi dia pinjam cello punya sekolah. Suatu hari papanya datang bawakan cello untuk Mia. Belakangan diceritain kalau ternyata papanya jual drumnya supaya bisa beli cello untuk Mia. Mia adalah pemain cello berbakat (and confirmed, saya makin ngefans banget sama alat music satu ini). Mia bukan tipe yang banyak teman dan pintar bergaul, cuma punya satu sahabat perempuan bernama Kim.

Suatu hari, Adam (one of the most wanted boy in school) ngeliat Mia yang latihan cello di ruang music. Adam kesengsem abis nih sama Mia. Udah cantik, pintar main cello pulak. Mia bener-bener ga percaya kalau Adam suka sama dia, karena rasanya ga mungkin banget Adam seorang gitaris skaligus vokalis band local yang udah lumayan tenar kok bias-bisanya jatuh cinta sama gadis seperti Mia (si Mia ini gak pedean anaknya) Adamnya juga udah pasti ganteng and honestly, I fall in love with Adam once he goes to the stage, playing his guitar and sing the unfamiliar songs but I really enjoyed the music (udah download semua lagu-lagunya yang dinyanyiin bandnya Adam di film ini..iye gue kalau dah suka ya begini deh! TOTAL!! Hahahahaa) I fall in love with his gesture on the stage, his gesture when he was with Mia. Aduhhh dek Adam, kamu kok gitu amat sih dek! bikin kakak kesengsem nih #KalimatTernazhongYangGueTulisDiTahun2016 ini. WAKAKAKAKAKAKAKKKKK 😀

Well, ok gayung bersambut nih karena Mianya juga suka ama Adam, si Adam bisaan aje lagi ngajakin Mia nonton konser cello. Bilangnya sih ngajakin Mia karena ada anggota keluarga Adam yang batal pergi jadi tiketnya dikasih ke Adam. Padahal mah itu modus murahan semata, itu duit beli tiket konser cello (yang mahal) adalah hasil uang tips nganter pizza selama dua minggu. SEKALI LAGI, ADAMMMM KAMU SO SWEET AMAT SIH DEK!!!! #Siap2diPentungBerjamaahNihGue 😀

Long story short, mereka jadian dan kayaknya satu sama lain salin cinta banget-banget tapi Adam lebih dulu lulus dari SMA dan bandnya makin terkenal dan sering tur keluar kota. Hal ini bikin mereka jadi jarang ketemu, tapi tiap kali Adam ga ada show udah pasti dia bakal spend time with Mia. Ga tertarik selingkuh si Adam biar kata banyak grupies yang suka sama dia. Kebayang ga sih punya cowo yang cool, ganteng, dan front man di sebuah band yang dipuja-puja? gak kuat saya mahhhh!!! pasti cembokuran mulu deh.

Satu-satunya yang menjadi sumber masalah dalam hubungan mereka adalah, saat Mia mendaftar di sekolah music Julliard yang ada di New York. Mia daftar disana karena itu adalah sekolah impiannya. Ga sembarang orang yang bisa masuk sana. Untuk bisa dipanggil audisi aja dah sukur banget. Mia pun dapat panggilan audisi, trus pas dia kasih tau Adam tentang hal ini, Adamnya marah besar karena menurut dia, itu gak fair karena mereka berdua udah janji untuk bareng-bareng kuliahnya nanti, malah mereka uda rencana mau stay together (gile ya sampe segitunya, masih umur segitu). Berhubung Adam ini ditingglakan or diterlantarkan oleh orangtuanya dari kecil, ini bikin dia ga suka berajauhan sama orang yang dia cintai, dan dia juga ga bisa nerima keadaan yang seperti Mia lakukan, kalau udah janji mau barengan ya jangan tiba-tiba rubah rencana. Jadi ini alasan Adam marah besar dan akhrinya mereka putus deh. Sempat sih mereka baikan lagi pas ultahnya Mia, tapi trus mereka menemukan jalan buntu untuk hubungan mereka. Ga ada yang mau ngalah, jadi akhirnya mereka putus (Adam penganut anti LDR hahahaha)

Nah ini dia bagian paling sedihnya, yaitu waktu suatu hari, hari dimana seharusnya Mia menerima surat keputusan dari Julliard Music school tentang diterima atau tidaknya Mia di sekolah itu, Mia dan keluarganya pergi untuk mengunjungi kakeknyabyang ada di perternakan karena bertepatan hari itu sekolah diliburkan akibat adanya badai salju. Naas mobil mereka mengalami kecelakaan di jalan. Kecelakaan ini merenggut nyawa ibu dan bapaknya. Mia dan Teddy adiknya masih bertahan hidup walau sekarat or koma. Diceritakan disini ada seakan-akan rohnya berkeliaran (bagian ini sulit dijelaskan…jadi kaya bagian jiwa Mia gitu…or apalah ga ngerti ya penjelasan meta fisikanya) Yang pasti Mia mau berjuang untuk bertahan hidup supaya adiknya Teddy ga sendirian karena ortu mereka udah meninggal. Huhuhu sedih banget, tapi makin sedih pas ternyata Teddy akhirnya meninggal juga karena pendarahan di otak yang cukup parah. Mia merasa ga perlu hidup lagi karena kalau dia hidup artinya dia ga punya siapa-siapa lagi. Walau memang ia Mia masih punya kakek dan nenek yang sayang Mia, tapi pasti beda kan tanpa mama papa dan adiknya yang hubungannya sangat dekat.

Saat Mia sudah hampir putus asa dalam masa komanya Kim datang dan bilang kalau Mia harus tetap hidup, dan kalau pun dia bangun nantinya tanpa orang-orang yang sangat ia cintai, istilahnya sebatang kara lah ya, maka Mia ga perlu khawatir karena Mia masih punya Kim, kakek-nenek dan teman-teman yang lain yang juga sudah dianggap keluarga. Errrrr sedih banget ya karena tentu aja beda keluarga seperti itu dengan keluarga inti kita. Menurut saya, bagian paling sedih justru waktu kakeknya bisikin Mia “satu-satunya yang kuinginkan saat ini adalah bahwa kau tetap hidup, mungkin kau akan merasa saat sedih saat kau bangun nanti semua tidak sama seperti dulu, tapi tetaplah hidup, bertahanlah. Tapi, kalau memang kau ingin pergi pun tidak apa-apa, walau kami akan sangat sedih kehilanganmu” jrenggg jrengggg!!! Huhuhu mewek saya sejadi-jadinya. Jadi gitu tuh yang namanya perjuangan pengen tetap hidup. Ternyataaa susaaaa banget.

Gak lama, akhirnya Adam datang bawa surat dari Julliard yang dia temuin di rumah Mia dan ternyata Mia diterima di sekolah musik itu, sekolah impian Mia. Adam memasang earphone ditelinga Mia mendengarkan alunan instrumen cello dan Mia seperti merasa hidup kembali, tapi memang Mia nampaknya udah ga kuat lagi nahan sakit ditubuhnya, Adam sangat-sangat memohon agar Mia tetap hidup, Adam pun mengucapkan kata-kata sepeti kutipan diatas

“If You Stay, I’d do whatever you want. I’ll quit the band, go with you to New York. But if you need me to go away, I’ll do that too. Maybe coming back to your old life would just be too painful. Maybe it’d be easier for you to erase us. And that would suck, but I’d do it. I can love you like that if I don’t lose you today. I’ll let you go, If you stay.

Lalu Adam pun menyanyikan lagu ciptaannya khusus untuk Mia. Lirik lagu dan melodinya keren banget. Kira-kira seperti ini

Heart Like Yours”

Breathe deep, breathe clear
Know that I’m here
Know that I’m here
Waitin’

Stay strong, stay gold
You don’t have to fear
You don’t have to fear
Waitin’

I’ll see you soon
I’ll see you soon

Haissshhh keren yak!
Nah belum selesai nyanyi lagunya…tiba-tiba layar putih semua…layar monitor detak jantung Mia lurus dan apakah Mia berhasil berjuang untuk hidup? Pasti dah bisa tebak endingnya lah ya, kalau Mia berhasil bertahan hidup dan sadar dan semua karena besarnya cinta si Adam ke Mia. Gapapa ya saya kasih tau endingnya soalnya ini film lama kok, tahun 2014 dan ternyata adaptasi dari novel dengan judul yang sama. Saya ampe penasaran ubek-ubek film ini di IG dan ternyata novelnya sendiri ada sequelnya dan katanya jauh lebih menarik dari yang pertama. Judul novel kedua adalah “Where She Went”.

Jadi ya gitu, saya bener-bener lihat bagaimana berjuang untuk tetap hidup itu susah banget ya, perlu semangat dan motivasi dari diri sendiri (dan tentunya ya atas kehendak yang Maha Kuasa ya). I mean, di film ini dilihatin bahwa kalau mau mati emang gampang banget,yang susah itu ya untuk bertahan hidup. Apalagi kita harus hidup tanpa ada lagi keluarga yang menyertai kita. Hikssss ga kebayang kan hidup Mia setelah akhirnya dia berhasil hidup. Makanya saya penasaran mau tau sequelnya, gimana kelanjutan hidup Mia selanjutnya pasca dia sembuh dari kecelakaan itu. Apakah dia tetap melanjutkan studynya ke Julliard School? Apa dia tetap bersama Adam? Ahhh tadi malam baca sekilas ebooknya dan ternyata konfliknya malah lumayan banyak di sequel keduanya ini dan diceritakan dari sudut pandang seorang Adam. Pasti lebih keren memang.

Ada yang dah nonton film ini? Saya suka semua lagu-lagu yang dibawakan Adam dan bandnya dan tentu suka banget lihat kisah keluarga Mianya sih sebenernya…sweet dan cool banget papa mamanya. Ahhh such an inspiration….Love this movie.

check out their songs here : https://www.youtube.com/watch?v=_2rDsvHUcBs

xoxo,

joeyz-penggemar drama movie

49

Scientia Square Park : Taman Yang Nyaman,Tapiiiiiii????

 

Abis nulis postingan “Teman Yang Nyaman” lalu lanjut ke postingan ini….”Taman Yang Nyaman” hahahahaha just a coincidence ya. Padahal mau nulis review tentang Scientia Square Park ini sih dah dari sebulan lalu tapi belum sempat-sempat.

Kayaknya dah lumayan sering juga saya bahas bahwa saya suka banget yang namanya taman. Yes, of course I love beach and mountains tapi yang namanya ke taman itu kan ga butuh effort kayak kalau kita mau pergi ke pantai dan pegunungan kan. Taman itu identik ke tempat yang ga jauh dari rumah kita. Beda kasus kalau kita mau ke Taman nasional yak…

Pertama kali tahu Scientia Square park, itu di postingannya Gemma @gletita di akun IGnya. Kebetulan emang dia warga BSD sih jadi wajar aja kalau mainnya ke Scientia Square Park (SSP) ini. Liat-liat fotonya kok kayaknya nyaman banget ya ini taman. Okelah, si penggemar taman pun mengajak pak suami dan duo bocils untuk cussss menuju lokasi. Yup! walau saya warga Tangerang, tapi teteup loh menuju SSP ini mayan jauh. Ya karena kan Saya mah Tangerangnya masih deket ke Daan Mogot Jakarta.

Sebenernya kami kesiangan juga sih nyampe sini, jadinya Fanassss polll banget deh. Karena kita nyampe dah jam 9 lewat…ahhh kagak seru yak! Tapi gak apa-apa donk untuk memuaskan rasa penasaran dan emang pengen spend a day at the park, so kita pun beli tiket dan masuk ke Scientia Square Park.

Di dekat puntu masuk kita disambut oleh permainan jungkat-jangkit dan 2 ayunan yang bisa dipakai bayi dan toddler. Melipir dikit ada area bermain roller blade ( bayar lagi, tapi kalau punya sendiri ya bawa aja sendiri biar lebih puas). Lalu melipir dikit ada wall climbing yang didesign untuk anak-anak dan remaja. Dibawahnya dikasih bantalan empuk gitu jadi rasa-rasanya aman. Ada juga area maen skateboard…ihhh keren deh berasa maen di taman-taman di luar negeri *ada yang norak…hahahaha*

 

 

 

Di taman ini juga kita bisa nemuin lapangan hijau untuk anak-anak lari-larian or sekedar main bubble dan main bola or main sepeda. Nah lapangan ini dikelilingi sama tempat duduk yang juga punya bantal gede yang bisa buat tiduran. Nyaman banget deh, plus pohon-pohonnya yang rindang bikin kita pengen bobo-bobo syantiekkk disana 😄. Ada juga area bermain air (walau kurang menarik sih), monkey bar dan tentu the giant swing yang jadi icon tempat ini. Ada petugasnya yang khusus mengayun kita. Satu ayunan ini bisa menampung 3-4 orang dan ternyata naik ayunan ini seru dan agak sedikit mengerikan juga sih…hihihi mayan pusing pas turun dari ayunan.

 

 

 

 

 

 

 

Selain area permainan anak, ada juga sebidang tanah yang ditanami padi, jadi lumayan mata segar liat pemandangan hijau-hijau disini. Ada juga taman kupu-kupu (sayang kupu-kupunya cuma nemu 2 or 3 aja yang berterbangan) lalu kolam ikan koi dan disampingnya juga akan dibuat taman kelinci nantinya (belom jadi waktu kita kesana)…eh iya bisa lihat kerbau juga dink disini. Ya lumayan banget buat anak-anak eksplore kesini. Alternatif supaya gak ke mall melulu *lirik kakak G* 😉😥

Saya lumayan kaget juga pas tau ternyata pengunjung taman ini bukan cuma warga BSD or Tangerang dan sekitarnya aja loh, soalnya abis nguping mahmud disamping saya yang bilang mereka datang dari Tebet…whattt? Busettt niat beneeurrr ya. Mereka ya kayak saya juga korban sosmed, gara-gara lihat postingan orang eh jadi main ke taman yang sebenernya lumayan jauh ini *bahkan dari rumah saya yang di Tangerang aja bisa 35 menitan*

Saya suka sekali sama taman ini karena benar-benar taman yang nyaman. Kalau mau playdate juga asik banget buat anak dan para ortunya. Sukaaaa deh pokoknya, karena taman ini bener-bener taman yang nyaman, Tapiiiiiii…iya ada tapinya! Saya belum bilang kan tadi berapa harga masuk taman ini?

Harga tiket waktu bulan lalu itu ( Bulan Januari )adalah 25ribu rupiah per orang (hmmm mahal juga ya cuma ukuran sebuah taman) Jadi kami ber empat ya 100rb rupiah. Bahkan masuk ancol lebih murah kalau sebelum jam 8 pagi (kami rutin ke ancol hampir sebulan sekali ajak duo G main pasir dan air plus ke eco park bayarnya cuma 12.500 rupiah per orang). Nah taman seuprit ini walau nyaman tapi tetep buat saya overratted alias mahal, maksudnya ini harga 25 ribu karena lagi promo loh. Kalau harga normalnya yah dua kali lipat dari harga promo itu. Hikssssss menyebalkan ya? Memang sih taman yang nyaman seperti ini butuh maintanance yang tinggi, tapi mbok ya harganya jangan gitu-gitu amat ya. Soalnya kan kita pengen sering-sering main ke taman. Tapi kalau harganya mahal kan kita jadi mikir-mikir lagi. #MakanyaKalauKereJanganMaenKesini *wakakakakak jadi inget hesteg yang Lipo Mall Puri*

Intinya….I love park, I love Scientia Square Park but yeahhhh I don’t think I will come back soon. Buat para bapak ibu pengusaha, tolong dipikirkan untuk membangun lebih banyak lagi taman-taman untuk bermain bagi anak-anak atau sekedar untuk berlari-larian di atas tanah or rumput walau saya tahu tanah di Jakarta makin habis dan tergeser dengan adanya pembangunan apartemen, rumah dan RUKO yang tiada habisnya…tapi bisalah bangun taman dulu dibanding bangun mall dan ruko.

Thank you Scientia Square Park, for being a comfortable park, please consider in decreasing the entrance fee hehehehe emak-emak tetap aja nawar yak…thank you very much….

44

Teman Yang Nyaman

img-20160117-wa0002-01.jpeg 

“There is a miracle called friendship, that dwells within the heart, and you don’t know how it happens or when it get starts but it will always gives happiness and a special lift. Then you realize that “Friendship” is God’s most precious gift”

Pas ngeliatin foto diatas, saya jadi teringat bahwa dalam hidup, kita butuh teman-teman yang membuat kita merasa nyaman. Nyaman di hati tanpa perlu jaim, tanpa perlu terlihat formil. Liat aja tuh siapa yang selonjoran sendiri di kursi? wakakakakak….entu tante-tante berasa jadi putri duyung yang terdampar di pantai kan yak! huahahahaha….ini ceritanya foto 3 minggu lalu saat saya dan gank srimulat lagi ngumpul di rumah salah satu dari teman kami si Inggito. Kami udah lama banget rencana ngumpul-ngumpul kek gini di rumah salah satu dari kami. Rencana awal adalah di rumah kami tapi tiba-tiba aja itu plafon rumah ambruk akibat adanya kesalahan pemasangan genteng waktu bangun dapur (akuuu syebellllll!!!!!). Akhirnya tempat dialihkan ke Bekasi. Hmmmmmm memang benar-benar pertemuan  AKAP nih kalau kata si Hanski. Trus saya bingung, AKAP apaan sih?  yaelah Jo, AKAP aja ga tau, ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI, woyyy! HAHAHAHHAHAHA iye juga ya, saya dari Tangerang, Hanski dari Ciledug, datang mengunjungi si Terajana dan Inggito ke Bekasi! Sungguh luar biasa…dan harusnya Deboy juga datang dari Bandung, tapi mendadak suaminya (Ichad)sakit. Pokoknya ini acara kumpul-kumpul yang seru banget.

Kita bikin potluck party dan acara tukar kado. Tukar kadonya sendiri ada dua versi yaitu mama-mamanya dan anak-anaknya. Kalau potluck tentu aja kita bagi-bagi makanan. Saya kebagian bawa buko salad (salad kelapa) itu saladnya orang Phillipine dan tentu aja cupcakes yang melimpah ruah hihihi. Hanski bawa ikan gurame asam manis, Tere bawa Bakwan jagung dan sayur capcay. Tuan rumah sediain ayam goreng, nasi putih, mie goreng tentu aja air minum hahahaha *penting ya air minumnya dimention* Seru banget deh acaranya, sayang aja si Deboy ga bisa ikutan kalau nggak pasti lebih seru lagi miss lemonade kami yang tersayang itu kalau ikutan karena acara hosip-hosip pasti akan makin brutal karena dia always kaga nyambung or ntar ga mudeng kita lagi ceritain apaan…but you know deb, you are my kesayangan forever. Hihihihihi 🙂

Pas lagi khuyusuk acara hosip-hosip, eh anak-anak di luar udah pada mandi rumput kering di halaman si Inggito…wakakakakak ini juga karena little Adelle datang ngadu ke mamanya:, KALAU YANG BOYS UDAH PADA MAENAN RUMPUT KERING YANG DIBALURIN DI KEPALA DAN SELURUH TUBUH!!!! HAYASALAAMMMM tobaaatttttt!!!! soalnya ya kita emak-emak pada tenang-tenang aja khyusuk berhosip karena kirain ada uppa dan bapak2 lain yang duduk di teras ngawasin mereka, eh ternyata uppa modom alias ketiduran saking sepoi-sepoinya tuh angin depan rumah Inggito.

Anak-anak bosen main dan Theo (anaknya Inggito) ribut ngajakin berenang, dan akhirnya capcus ke kolam renang yang ternyata cuma jalan kaki seumprit di dalam  cluster perumahan itu. Duhhh naksir abis nih ama cluster perumahan si Inggito. Pokoknya perumahannya asri, bersih dan sejuk…kalau kata si Hanski “ih kayak bukan di Bekasi yak” WAKAKAKAKAKAK…maksud loe hans???? awas lu hans di keroyok orang BEKASI! lol 😀

Ok, pokoknya hari itu memang super fun banget, dan rencana kumpul-kumpul selanjutnya adalah di rumah kami bulan Maret depan (mudah-mudahan kesampean ya).

Balik lagi tentang teman yang nyaman…buat saya teman yang nyaman adalah teman yang kita pikir kita nyambung dan nyaman mau ngobrolin apa aja. Seperti kutipan diatas, kita bahkan ga tau dan ga sadar kapan akhirnya kita merasa bahwa mereka adalah teman yang nyaman di hati kita, yang bikin hati kita tentram dan senang.

I dunno ya, tapi saya merasa kalau kita makin bertambah dewasa seperti sekarang, kok ya rasanya makin sulit menemukan teman yang pas, yang nyaman di hati karena mungkin kita akan makin berhati-hati. Saya sendiri punya beberapa circle of friends. Walau yang paling dekat di hati adalah tentu My power puff girls (Deboy and Hanski) tapi ya deket juga sama yang lain. Belom lagi Yulyta dan Zhuko, plus Leleba (yang pernah saya ceritain dulu). Ada Viera (my partner in crime jaman kuliah pascasarjana), ada Ellis teman kerja dari jaman baheula. Dll! Banyak banget kalau mau dirunut-runut., dan buat saya mereka semua itu adalah teman yang selalu membuat saya merasa nyaman.

Pernah ya jaman SMA saya deket sama teman sekelas trus tiba-tiba saya merasa ga nyaman berteman dekat sama dia saat saya tau kalau ternyata dia adalah orang yang sangat ambisius dalam pelajaran dan saya langsung menjauh karena disitu saya merasa kita gak satu frekuensi, she is way too serious. I want a slow life, full of laughter and having fun a bit, makanya nyambung abis ama si Deboy dari jaman SMU dulu secara nih anak pinter, rajin, baik, generous tapi ga ambisius yang ada anaknya gokil dan out of the box terkadang hahaha. Hanski pun begitu, pinter baik gokil tapi gak jumawa dan nyantai abis anaknya ga mau sok kepinteran dan pamer. I just love them soooooo much! Tapi perlu dicatet saya berteman sama mereka bukan karena mereka pintar dsb, but simply karena mereka satu frekuensi sama saya and I feel comfort when spending time with them.

Pernah lagi nih, saya merasa udah dekat sama seseorang eh trus setelah berteman beberapa saat ketauan nih orang super duper medit alias merki. Semua-semua maunya saya aja yang bayarin dan kalau bisa dia ga keluar duit apa-apa. Sebel kan? nah saya menjauh secara perlahan dan ngerasa nih orang asas manfaat banget, karena ini penting banget deh dalam basic-basic filosofi berteman *tsahhhhh bahasanya* mana ada yang namanya pelit-pelitan kan? Pernah juga udah dekat sama seorang teman dan ternyata nih orang ga bisa jaga rahasia alias mulutnya ember bocor *udah ember, bocor pulak*. Ada juga nih udah enak-enak temenan eh ternyata baru tahu kalau nih  orang ternyata sirikan orangnya dan suka iri-irian, hadeuhhh langsung deh menjauh. Banyak kan ya yang ga cocok di hati kita dan kita merasa kita cukup sekedar berteman biasa aja ga usah jadi teman dekat. Buat saya, Deboy and Hanski adalah dua malaikat yang dikirimkan Tuhan dalam hidup saya. They are my sweet angels, my very best friends, my kesayangans.

Punya teman yang nyaman adalah sebuah anugerah yang indah! One of the most precious gift from God! and I thank God for this!

PS: Buat saya, salah satu tanda kita merasa dia adalah teman yang nyaman, adalah saat saya bisa ngobrolin apa aja sambil selonjoran kayak foto diatas! Ahhhh such a sweet moment with my besties! LOVE YOU MY GURLS!

CIAOO

image