6

16. Menikmati Kehidupan

(16/30)

.Menikmati Kehidupan.

Suatu sore di Nami Island, aku melihat banyak kakek dan nenek dalam rombongan.

Awalnya aku heran,
Niat sekali mereka untuk pergi jauh berjalan-jalan. Kulihat seorang nenek ingin berfoto tapi nampak kesulitan.

Kuhampiri beliau untuk memberi pertolongan. “Oma, sini saya fotokan”. Kataku memberi tawaran.

Si oma menyambutku kegirangan.
Beliau pun bersandar di pohon, mencoba semua gaya sesukanya tanpa ada beban.

Tak ada yang ia perdulikan,
Pada kamera ia tersenyum menawan.
Andai saja ini film india, tinggal tambahkan hujan.

“Sudah, oma? ” tanyaku untuk memastikan. Beliau menggangguk perlahan.

Ponselnya pun kukembalikan. “Terimakasih ya dek”, itu kata-kata yang beliau ucapkan.

“Sama-sama oma, semoga liburannya menyenangkan”.

Kujawab penuh senyuman.

Sering orang punya komentar yang tak enak didengarkan, tentang mengapa kok sudah tua repot pengen pergi jalan-jalan.

Padahal tak ada yang salah bila mereka ingin bersenang-senang, karena umur tak menjadi batasan.
Siapa bilang hanya orang muda yang bisa menikmati kehidupan?

Padahal justru merekalah yang layak untuk pergi menikmati liburan.
Karena separuh hidupnya
mereka habiskan untuk mengurusi anak-anak tersayang.

Selagi mereka sehat dan bisa berjalan,
Kenapa tak kita belikan mereka tiket untuk pergi liburan?

Mereka butuh hiburan, mereka butuh rehat dari masalah kehidupan. Kupikir, cepat atau lambat kita yang muda pun akan merasakan, menua secara perlahan.

Semoga orang tua kita diberikan umur yang panjang, dan rejeki kita dilimpahkan. Agar kita bisa membawa mereka pergi liburan dan jalan-jalan.

Jika suatu hari kita melihat di sudut jalan, ada kakek atau nenek sibuk berswafoto dengan penuh senyuman.

Tak usah heran, biarkan mereka menikmati kehidupan, selagi mereka belum kelelahan 😍

@30haribercerita
#30hbc1916