Bisa Ga Sih Anak TK sekolah Online?

Jadi orangtua memang ga mudah. Tanpa anak bersekolah di rumah saja, urusan kita udah bejibun. Hidup udah riweh dan emosi up and down kayak harga telor ayam negri. 🀣

Oleh sebab itu, gue ngerti banget perasaan orang tua yang tugasnya bertambah jadi guru, jadi videographer, jadi pengawas, jadi segala2nya demi mensukseskan program belajar si anak yang dilangsungkan di rumah.

Itu kalau ortunya ada yang stay di rumah masih okelah, kebayang yang mesti kerja ke kantor or keluar rumah? Ga punya ART, Pokoke stress tingkat Gong yoo lah ini. Kenapa Gong Yoo? Karena Gong Yoo suka bikin stress pesonanya πŸ˜…πŸ˜…

Jadi oleh karena itu jugalah gue menempatkan diri sebagai ortu bekerja plus sebagai guru di sekolah, mencari cara bagimana cara mensiasati agar Home Based Learning ini ga jadi beban banget ke ortu. At least, meringankan sedikit lah.

Setelah berunding dengan ortu, kita dengerin apa mau mereka, kita kasih tau juga plan kita dan akhirnya kita menemukan titik tengah seperti berikut ini:

1. Zoom 1 hari 1x selama 40 menit

2. Tiap anak ada individual session dengan guru 1x seminggu dan tiap anak 15 menit. Reviewing the lesson terutama reading and Math.

3. Untuk matpel: Science, Art and Craft, Story telling akan dikirim berupa video tutorial oleh gurunya.

4. Untuk Montessori akan ada 2 sesi. 1 zoom dan 1 lagi berupa video tutorial.

5. Pelajaran Mandarin juga zoom 40 menit. 1x seminggu.

6. Total selama seminggu, ada 2x si anak zoomnya 2x. Sisanya hanya 1x dan plus watching video tutorial oleh gurunya.

7. Anak dapat learning pack yang isinya bukan cuma worksheet tapi hands on materials. Jadi selama zoom berlangsung anak akan punya material yang sama dengan gurunya. Anak ga cuka melototin gurunyabdi layar melainkan do some hands on activities.

8. Learning pack diberikan dan kembalikan tiap 2 minggu sekali ke sekolah. Boleh pakai jasa ojol or drop sendiri di hari yang sudah ditentukan. Sistemnya drop and go.

9. Komunikasi yang intense dengan ortu murid. Tiap hari kirim foto material apa aja yang akan dipakai besok supaya disiapkan dari sore or malamnya. Semua materi sudah disediakan sekolah dalam tas learning pack.

10. Untuk kerjaan yang belum selesai, no pressure. Kumpulin kalau dah selesai. Namanya juga anak TK kan.

Pokoknya sebisa mungkin ortu ga repot2 amatlah.1 walu iya tetap repot pasti huhuhu. But this the best we can do. Ga ada cerita ortu disuruh ngeprint or siapin bahan2 art or yg lain2.

Btw, tulisan ini dah mandeg di draft sejak tahun lalu. Tapi baru dipost sekarang ya, dan ini dah tahun ajaran baru aja. Ya ampun masih sekolah online kita bund. Cemungudh ya yeorobun. Stok sabar kudu dibanyakin nih. 🀩

Oh ya gara-gara pandemi ini juga gue jadi explore more about kinemaster dan bikin Youtube Channel. Jangan lupa suscribe teacherjoice yaa.

We survived!

3 thoughts on “Bisa Ga Sih Anak TK sekolah Online?

  1. huwa ini bener banget mbak…kalo buat ke anak tk, ga ada pressure buat mereka beresin tugas. Ini melegakan banget buat orang tua di rumah bair ga stres liat anaknya ga beres-beres ngerjain tugasnya (belum ditambah kalo orang tuanya kerja dan kudu ngurusin rumah juga).
    Semoga kita semua senantiasa dikasi kewarasan menghadapi sfh ini, baik untuk guru maupun orang tua, aamiin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s