13

Dua Digit

Ketika si sulung ultah akan selalu berbeda rasanya dengan anak yang lain. Bukan membeda-bedakan anak. Padahal atasnya dah ngomong beda, gimana si Jo. Hahaha. Tapi ya gitu beda karena ultah si sulung pasti jadi pengingat juga sudah berapa lama gue menjadi seorang ibu. Ya tepat setelah hari kelahirannya. Hepi? Iya sekian persen. Selebihnya ya takut. Raising a child especially memasuki usia remaja adalah hal paling horror buat gue. Banyak ketakutan tapi harusnya sih nggak ya. Bawa dalam doa tiap hari. Kasih penjelasan, mendengar mereka lebih banyak, panjang sabarrrr sampe sesak dada. Yaaaa sesusah itu tapi demi masa remaja yang manis yang akan dikenangnya.

5 Agustus lalu kk G genap 10 tahun. Wahhh dua digit. Inget banget dulu waktu mba Ria bikin postingan anak kembarnya yg ke 10, gue bilang, wah dah gede2 ya mba. Nah ternyata gue mengalamin sendiri secepat ini rasanya. Sekarang suka amazed liat anak temen yang udah beranjak remaja. Usia belasan. Wahhh coming soon to me.

Kakak G sudah menunjukkan betapa dia punya pendapat sendiri, yang terkadang bikin sakit kepala sakit hati tapi akhir2 ini gue banyak ngalah. Coba ngerti perasaannya (walau susah. Oh egokuuuu…enyahlah kauuu๐Ÿ˜„)

Usia 10 tahun ada hal baru apa di kk G?

1. Lagi senang nyanyi. Minta les vocal sampai begging2. Akhirnya les vocal online.

2. Sudah makin banyak jenis makanan yang dia suka. Kalau pasta dan sejenis jangan tanya. Itu favoritenya banget. Dulu dia ga suka orek tempe sekarang seneng banget. Juga udah suka makan sop bayam. Hobi ngemil dan minum susu semakin menjadi-jadi, sampe gue batasin deh.

3. Selalu lupa naro baju kotor ke tempatnya. Hmmmmm

4. Latihan piano sudah mulai malas-malasan.

5. She hates Math so much katanya. Hahaha untung ada papanya yang kuandalkan untuk ngajarin. Kalau mamanya ya modarrr๐Ÿ˜…

Kakak G, anak sulungku…. here are words I want to say to you…

Thank you for being my nice and sweet daughter..we fought alot but we laugh so hard too. I wish you grow up to be an amazing lady with a sweet character. Grow to be loved by men and by God.

I love you so much boru. Happy 10th birthday sayang mami ๐Ÿฅฐ

Collage foto ultah ke 1 sampai 10. Usia 1 dan 2 ga ada foto sendiri alibat lasak ga bisa diam๐Ÿ˜†

Xoxo,

Mami

16

Review Drakor Hospital Playlist

Dokter-dokter kesayangan kita

Ah udah lama ga ngeriview KDrama di blog ini. Apalagi penyebabnya kalau bukan IG story yang lebih ringkeus. Ok, drama ini adalah drama yang sudah ditunggu-tunggu. Sebagian gue copas dari IG gue aja ya.

Hospital Playlist (Season 1)

12 Episode (yang mana ini equal ke 16 or 18 episode sih, mengingat hampir tiap episode itu 1 jam 30 menit dan bahkan eps terakhir 1 jam 53 menit)

Score :10/10

Rating finale eps: 14%

Tidak pernah mengecewakan karya duo Shin PDnim dan Lee Woo Jeong writernim ini. Themanya masih sama dengan karya-karya mereka terdahulu ( Reply series dan Prison Playbook) yaitu tentang berbuat baik, persahabatan, keluarga dan kali ini dibalut dengan suasana keseharian para dokter dan kisah2 mengharukan dari pasien-pasien di Yulje Medical Center. Ambiencenya masih sama seperti “Reply Series”,  disuruh nebak siapa jadian sama siapa. Tapi dah belajar dari reply series ga usah pusing bagian itu, sayangi semua karakternya,  that is how you enjoy this drama. Tipikal drama yang menghangatkan hati (as always)  dengan bumbu humor yang selalu out of the box dan sungguh menghibur.

Lima sahabat yang bertemu tahun 1999 di fakultas kedokteran. Karakter-karakter unik dan kuat yang saling mengisi satu sama lain. Dokter-dokter sibuk dan pintar tapi masih tau caranya bersenang-senang. Salah satunya adalah ngeband,  walau suara sember kecuali Ik Jun ๐Ÿ˜‚. Salah duanya adalah makan. Iya scene mereka makan akan selalu ada di tiap episode, dan ini adalah selalu jadi fav gue.

Oke berikut gue jabarin karakter mereka satu persatu melalui tulisan di gambar ya (gue capek nulis lagi jd ini tulisan di iGs, mudah2an kebaca)

Lee Ik Joon

My love Andrea




Obgyn kesayangan
Si Jutek tali lafff

Our pretty neurosurgeon
How can you not love them?


Uri lovely doctors

Selain mereka berlima, seperti biasa selalu banyak karakter lain alias supporting actor nya yang karaktermya juga menggemaskan. Karakter paling gue suka adalah:

1. Jang Gyeo-ul

Tapi dia cantik kok di mata gue dam Jung Won.. Haha

Si dokter residen bedah umum yang selalu diperebutkan dokter karena emang dia paling rajin, pintar dan tulus banget. Walau wajahnya dan penampilannya ga menarik, tapi ternyata dia bisa bikin calon mamak mertua merestui dan mendapatkan anak pewaris rumah sakit. Lol…beruntung sekali kamu mbak. Mudah-mudahan di season 2 nanti dia sudah mulai tau gimana nyisir rambutnya dan pake lipstik tipis2 lah ah… Tapi apa jangan-jangan kesederhanaan si Gyeo ul ini ya yang bikin Si anak Tuhan itu jatuh cinta ke Gyeo-ul? Hahahahaa bisa jadi kan ya?

2.Chu Min Ha

So brave and bold… Gila sihhhh keren banget dia nih, dah malah anaknya paling rajin dan ga mau cari muka. Berani ngungkapin perasaan, stay cool walau ditolak… Kerenn. Paling ngakak tiap dia ganti-ganti dandanan make upnya. Hahahaha jadi inget Deok Seon deh. Eh btw, liat dia main di “Diary of Prosecutor” karakternya juga unik deh. Sukaaa sukaaaa.. Semoga season 2 nasibmu lebih beruntung ya Min Ha.

3. Chil hong

Sama nih kayak Min Ha… Sama-sama berani ngungkapin perasaan. Tapi yang ini agak lebih ngoyo dikit ya. Ah tapi keren lah. Btw, liat muka dia gue tuh kasian loh, inget perannya di One Spring Day. Hihihi….

4. U-ju

Duh ini anak gemeshnyaaa ga ada obat. Btw mudah-mudahan di season 2 nanti diungkapin ya siapa dan yang mana itu Mone… Hahaha…Uju-yaaaaa

5. Rosa dan sohibnya

Ga heran selalu deh drama Shin Pdnim turut menampilkan persahabatan para ortunya juga. Kayaj di reply 88 kan ya.. Gemes liat emak bapaknya juga. Ini si Rosa aka yg punya rumah sakit malah sibuk masak2, yg jadi direktur malah sibuk foto bunga. Kayak ga ada ambisi banget manusia-manusia di sini. Kalau di drama azab pasti sudah terjadi perebutan tahta. Wkwkwkw

Pokoknya drama ini perfect. Perfect castnya, perfect plotnya, perfect chemistrynya, perfect scene haru birunya, perfect adegan medicalnya (ga terlalu gross kayak Romantic doctor teacher Kim), perfect juga romancenya (gak giung, semua pas manisnya) plus perfect soundtracknya.

Btw, tau kan kenapa judulnya Hospital playlist? Karena ditiap episodenya mereka selalu menampilkan lagu-lagu melalui band mereka ini dan lagu-lagunya ya tentang hidup mereka. Unik ya…

Jangan lupa nonton karya Shin pdnim dan Lee Woo Jeong yang lain ya sebelum nonton ini,  biar double happynya karena double jokesnya. (asli gue ngefans abis sama duo sutradra dan penulis ini… Terbaikk).

Gimana ga ngakak kalau tiba-tiba bermunculan cameo dari Reply series dan Prison Playbook. Paling ngakak sampe nyembur2 sih pas bapaknya Taek dan mamanya Sun Woo muncul jadi pasiennya Ik Jun. Asliiii gokil abisss. Nah bagian ini kalau ga nonton reply kan jadi lost ya.. Kenapa kok lucu, dari mananya? Mana sering banget lagi soundtrack reply 1988 muncul, soundtrack Prison Playbook juga muncul 2x. Pokoknya ngakak deh jokes-jokes selipannya. Jago banget ih. Padahal ngarep loh waktu Go Ara muncul jadi cameo, ngarep dia ketemu sama dokter Ahn Jeong won…. Eh ternyata mantannya Ik Jun. Hadehh gue masih meratapi nasib Chilbong di Reply 1994๐Ÿ˜. Oh ya gue ngakak juga waktu pengacara mamanya Seok Hyung muncul dan ditanya udah punya pacar belum, biar dicariin jodoh. Eh dia bilang tunangannya sipir penjara. Wwkwkwk langsung Ost Prison Playbook muncul. ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€Gokil!

Oh ya teori gue berkata, kenapa Shin PDnim bikin Hospital Playlist ini sampe season 3 nantinya? Mungkin ini semacam Reply series hiatus dulu trus gantinya ini. Shin Pdnim dah lelah kali ya tiap di mana pun selalu ditanya kapan reply series ada lagi? Nah daripada pusing ya mending bikin series barulah yang serupa tapi tak sama. Ahh whatever it is, gue akan selalu menikmati karya-karya beliau.

See you all in season 2 December 2020. Wow lama banget…tapi kusabar menunggu. Sabaaarrr seperti Gyeo-ul menunggu Ahn Jung won. Sabar seperti Ik Jun menunggu jawaban cintanya. Sabar seperti Min Ha menunggu Seok Hyung, sabar seperti Joon Wan menunggu Ik sun. Woohoooo!

Xoxo..

Joeyz yang bahagiaaaa banget liat winter garden couple.

12 Lokasi Shooting K-Drama Yang Wajib Dikunjungi (Beserta “Direction”)

Episode : Autumn Trip In Korea

Anneyong yeorobun. Masih episode di Korea. Which is ke Koreanya dah dari kapan tau ya. Tapi gapapa sih slow but sure bikin postingan sebisanya.

Waktu nyusun itenerary ke Korea, saya memasukkan beberapa lokasi syuting yang sekiranya masih gampang didatangi. Contohnya dekat dengan lokas kita tinggal, atau sekalian ke lokasi tempat wisata yang kita datangi. Gimana sih rasanya ke lokasi syuting drama yang kita tonton? Wah rasanya pengen berurai air mata tapi ntar ditujes uppa karena kenorakan ini dihadapinya berhari-hari but yes it feels like unreal.

Sebenernya saya kepengen banget ke lokasi syuting Reply 1988 gang Ssangmundong tapi ternyata itu lokasi buatan dan dibongkar kelar syuting. Hiksss sedih, drama favoritku sepanjang masa. Tapi akhirnya berhasil juga sih ke beberapa lokasi syuting yang dramanya saya tonton sampai baper. Check it out…

1.Lokasi Syuting Winter Sonata

Nami Island kayaknya jadi destinasi yang harus dikunjungi ya terutama saat autumn. Duh cantik banget sih daun-daunnya. Nah sekalian donk ya ke lokasi syuting Winter Sonata. Yaaaa yaaaa ini cuma anak kdrama veteran yang tau ya. Saya sih ga terlalu gimana dulu nonton winter sonata karena ga terlalu suka liat lead malenya, tapi kan dulu ini ngehits banget dan akhirnya sampe dibikin patung winter sonata saking nih drama heboh pada jamanya. Jadilah kami berfoto dengan beberapa pose menjijikan. Hahahaha.

Drama penuh uraian air mata

2. Lokasi Syuting “Personal Taste” (Lee Min Ho and Son Ye Jin)

Ga tau sih mana rumah percis yang di loakasi syuting personal taste soalnya mirip semua.

Direction: Anguk Station Exit 2


3. Lokasi Shooting “Chicago Typewriter” (Yoo Ah In, Im So Jung,ย  Go Kyung Pyo)

Nah kalau ini sekalian ke tempat wisata Gyeongbokgung palace. Di tempat ini kita nyewa baju hanbok khas korea dan jalan-jalan di dalam istana. Kalau kata uppa, dia berasa lagi di drama Scarlet Heart Ryeo (haha iya dia ikutan nonton waktu itu) dan dia ngotot ini lokasi syutingnya, padahal banyak istana sejenis yang sering dipake buat lokasi syuting. Padahal untuk drama sageuk ga pernaah shooting  di sini. Yang shokting di sini malah drama-drama jaman sekarang. Misalnya ini nih adegan di Chicago Typewriter yang duo bromance ini lagi jalan-jalan.

Direction: Gyeongbokgung station Exit 5

Chicago Typewriter pernah shooting di Gyeongbokgung place ini.

4. Lokasi Shooting “Tomorrow With You” (Lee Je Hoon-Shin Min Ah)

“Tomorrow With You” adalah salah satu drama baperku yang mana ratingnya rendah, pokoknya underrated deh. Tahun itu lagi musim banget drama dengan tema time travel. Saat saya tau lokasinya ada di Namyeong station, saya langsung semangat karena kami emang bakal ke gereja untuk ikut kebaktian sabat si Namyeong SDA church. Ternyata Namyoung station ini kecil banget, beda sama station-station lain yang exitnya bisa sampe lebih dari 5 exit. Ini exitnya cuma satu. Trus pulang gereja kami mampir ke tembok grafiti di samping station. Uppa bingung, ini apa sih kita? Ngapain lah darling? Hahaha tapi dia pasrah kusuruh cosplay jadi Lee Je hoon dan aku jadi Shin Min Ah (Prettttt… Hahahahahaha). Pokoke aku hepi bangetlah. Lokasi station dan tembok grafitti ini sering banget muncul di dramanya. Ke lokasi ini rasanya ga perlu effort karena emang skalian lewat dan lokasinya mudah dicari.

Direction: Namyeong Station (exitnya cuma satu)

Salah satu drama baperku. Aslii girang banget pas ke sini.

5. Lokasi Shooting “Temperature of Love” (Yang SeJong-Seo Hyun Jin)

Nah ini nih lokasi syuting yang gue ngotot harus ke sini. Karena tau lokasinya masih di Hongdae yang mana masih deket dengan tempat kita tinggal, jadi kita pede aja jalan kaki ngikutin direction dari Futriana yang sabar banget ngeguide kita tiap aku tanya direction lokasi shooting.

Tapi ternyata saya salah belok, yang mengakibatkan satu jam muter-muter ga dapat lokasinya. Sampai akhirnya kita ditolongin ahjussi yang lagi lewat dan dapetlah lokasi ini. Terharuuu banget sampe mau nangis karena ini juga drama kesayangan, drama yang bikin jatuh cinta sama dedek Yang Se Jong. Kalau sama Seo Hyun Jin emang udah suka sejak nonton Another Miss Oh.

Si uppa udah kesal stengah mati tapi pasrah pas diajak foto ala temperature of love. Waktu nonton dramanya kan ada taman ya, eh beneran tamannya percis di depan rumah itu. Oh so lovely and memorable.

Direction: Hongik St Exit 3. Dari exit 3 ada forest  park di sebelah kanan, jalan lurus aja menyusuri forest park (Yonghwa-ro 21-gil)  mentok pertigaan belok kanan.  Lalu belok kiri (ponggyo-ro 29-gil)  jalan yerus sampai ketemu perempatan (belok kanan ke 5) belom kanan (Seongnisan-ro)  terus lagi lalu belok kiri ke 2. (Seongmisan-ro 29-gil)  rumahnya ada di sebelah kanan.

Rumah Hyun Soo yang sering banget muncul di drama. Ternyata beneran rumah warga. Cantik ya rumahnya.

6. Lokasi Syuting “Because This Is My First Life” (Lee Min Ki- Jung So Min)

Ini adalah salah satu drama terbaik di tahun 2017. Temanya berat sebenenrnya tapi disajikan ringan penuh jokes dan suasananya tuh zen aja kalau nonton ini. Aku suka aura wajah si cewe. Nemu lokasi ini karena sekalian lewat dari rumah Temperature of love itu. Seperti biasa taunya dari Futriana (sang master dalam bidang lokasi drama.. Hehehe)

Lokasinya di Forest park, Hongdae. Bentuk tamannya memanjang dengan pohon-pohon yang cantik di musim gugur.

Direction: Hongik station Exit 3 tamannya ada di sebelah kiri.. Lurus aja.. Karena bentuk tamannya memanjang.

Ini cantik banget dan pas banget juga ya ini di musim yang sama dengan syutingnya BTHIML. Sama2 autumn. So lucky.

7. Lokasi Shooting “Legend Of The Blue Sea” (Lee Min Ho-Jun Ji Hyun)

Ke sini lumayan emang diniatin sekalian ke Namsan Tower. Inget gmkan drama Lee Min Ho dan Jun Jin Hyun tahun 2017 kemaren. Ini drama Lee min ho sebelum wamil. Rumah kayu ini adalah rumah Heo Joon jae yang sering banget diliatin ya. Nah ternyata ini dekat banget sama Namsan tower dan aslinya bukan rumah melainkan gallery. Hanya dipakai bagian depan aja untuk syuting. Bagian dalanmm rumahnya beda lokasi ternyata.

Direction: Myeongdong st exit 4. Jalan lurus sampai perempatan besar belok kiri ke arah Namsan Tower.  Jalan lurus aja,  ketemu tangga di sebelah kiri,  ikuti aja.. Tangga kayu sudah terlihat dan tarraaa sampai deh.

Itu gagang pagarnya udah pernah dipegang Lee Min Ho.Trus kenapeee romlahhh? ๐Ÿ˜€wkekekwkwk

8. Lokasi Shooting “Doctors” (Park shin Ye-Kim Rae Won) juga Lokasi Shooting “Strong Woman Do Bong Soon” (Park Bo Young-Park Hyung Sik)

Nah ini rumahnya Park Shin Ye di drama doctors tapi waktu itu cat rumahnya putih. Trus dipake juga jadi rumahnya Do Bong Soon dengan cat rumah yang biru ini. Unik ya, eh ternyata ini tuh aslinya cafe bukan rumah. Lokasi ini ada di Ihwa Mural Village. Kalau mau ke sini mesti pakai sepatu nyaman karena jalannya nanjak terus. Kita juga ga boleh brisik karena ini sebenernya pemukiman warga yang jadi ramai dikunjungi turis.

Direction: Line 4 Hyewa st. Exit 2. Jalan kiri ada tempat pertunjukan2 gitu, lalu ke kanan, jalan nanjak terus dan ketemu deh ihwa mural village

Rumah Do Bong soon dan Doctors.

9. Lokasi Shooting “Encounter” (Song Hye Kyo-Park Bo Gum)

Sebenernya ini drama udah saya nantikan banget, karena Song Hye Kyo my fav actress jadi lead female dan dedek kesayangan semua noona, siapa lagi kalau bukan Park Bo Gum. Walau ragu pasti bakal aneh nih liat mereka di romance scene tapi lanjut aja ya kan, soalnya penasaran. Akhirnya bener deh saya ga kuat lihat cringe scene. Akting keduanya sih oke banget terlebih Park Bo Gum, sayangnya gue merasa kurang rela gitu, soalnya kan Park Bo Gum dan Song Jung Ki ini saling sayang as brothers. Huhu and apparently mereka di situ udah proses cerai ya. Huhu… Sedihh sedih.

Ok Back to lokasi syuting Encounter. Wahh karena liat spoilernya dan mengenali beberapa lokasinya, karena pernah mendatangi. Akhirnya kulanjutkan nonton sampai habis. Lokasinya ada di Ihwa Mural Village dan Dogjak Bridge. Hangat rasanya liat lokasi kdrama yang sudah pernah didatangi.

Direction: Line 4 Hyewa st. Exit 2. Jalan kiri ada tempat pertunjukan2 gitu, lalu ke kanan,  jalan nanjak terus . Semua lokasi ini ada di dlam Ihwa mural Village.

Pas banget gue lagi selfie, trus suami candid foto dari jauh…

10. Dongjak Bridge (Lokasi shooting Encounter) dan berbagai drama dan video klip.
Wowwwaku satu scene dengan Song Hye Kyo. Hahahahaa girang banget waktu ke jembatan ini karena emang ini sering banget dipake buat syuting kdrama or video klip. Han gang river malam2, cantik banget.
11. Lokasi Shooting Terius Behind Me (So Ji Sub-)

Namsan Tower ini kan landmarknya Seoul ya jadi kayaknya sih emang wajib ke sini. Kita ke sini ga mikir tentang lokasi shooting karena emang banyak dipake untuk shooting Kdrama. My Love From The Star juga pernah shooting di sini. Trus drama Lee Min Ho “Legend of The Blue Sea” pun ada shooting di sini. Nah tapi nih ada lagi drama yang saya suka banget walau endingnya agak garing dan ending scenenya ada di Namsan Tower juga. Itu tuh drama Oppa So Ji Sub yang jadi nyamar jadi nanny buat joon joon hehehe “Terius Behind Me”.

Direction: Sama kayak ke lokasi Legend of the blue sea. Myeomgdong station exit 4


12. Lokasi Shooting “Find Me In Your Memory” (Kim Dong Wook-Moon Ga Yeong)

Nah ini drama fresh from the oven alias baru selesai tayang bulan Mei. Drama ringan yang manis tapi ga sampe bikin gue baper sih. Tapi lumayan lah. Nah pas si anchornim dan Ha jin dating malam-malam, eh ngeliat lokasinya kok familiar. Ternyata pernah ngedatangin juga. Ini namanya Naksan Park dan banyak banget Kdrama shooting di sini (Radio Romance,  Because This is My First love,  dll)  Masih satu area dengan  ihwa mural village Kayaknya emang lokasi ini wajib deh didatangin.
Wahhhh akhirnya kelar juga postingan ini yang udah mandeg setahun. Terima kasih untuk yang susah meluangkan waktu untuk baca ini. Semoga bermanfaat buat yang mau pergi mengunjungi lokasi-lokasi di atas. Duh kelar bikin postingan ini jadi kangen pengen ke sana dan mengunjungi lokasi-lokasi kdrama yang lain.

Kepengen ke lokasi syuting berikut ini:
1. Mr. Sunshine
2.Goblin
3.Reply 1994 (Yonsei univeristy)
Dan banyakkkkk lagi. Tapi simpen aja dulu ya sipa tahu ada rejeki nomplok.

Xoxo,
Joeyz

6

Totalitas Seorang Anak KDrama: Living Like Local People

Episode 3 : Autumn Trip In Korea

Karena yang punya blog ini adalah Kdrama freak since 2002, jadi gausah heran kalau semua-semua yang dilakukan selama di Korea bakal dimirip-miripin dengan yang di drama-drama. Hahaaha dasar norak dan alay… Begitu komentar uppa… Lol kesiannya si uppa tuh kudu nemenin istrinya berhalu ria…but who cares?๐Ÿ˜‚

Lalu hal apa aja yang dilakukan di Korea agar feelnya sama seperti di drama? Ok, let’s spill it out:

1. Living Like Local People

Dari awal rencana mau ke Korea, dah ancang-ancang harus banget tinggal di rumah or apt orang korea. Not in a hotel. Jadi saya dah browsing-browsing dan akhirnya book randomly via airbnb. Gak random-random amat sih, saya cari lokasi di Hongdae agar dekat kemana-mana dan yang reviewnya bagus. Dapet deh “Little Guest House”. Yang punya tuh ternyata bukan orang Korea, melainkan Chinese yang dah lama di Korea. Namanya May orangnya baik banget seperti yang saya ceritakan di postingan sebelumnya.

Di Little guest house ini ada 3 lantai. Kita di lantai 2, dan di satu lantai itu ada 3 kamar. Ada sharing living room, kitchen and sharing bathroom. Tempatnya sederhana tapi bersih dan harum. Ada mesin cuci dan boleh nyuci, boleh masak sesuka hati. Disediakan roti, telur dan susu tiap pagi (make your own breakfast). Yang terpenting, rumah dan kamarnya hangat. Gileee suhu pas kita datang itu 5 dercel.. Dinginnnn parah.

Ga usah ditanya saya girangnya kayak apa… Pokoke girang banget selama tinggal di guest house itu. Tidur nyenyak dan ohya ada hairdryer punya hostnya yang bikin rambutku paripurna tiap hari. Hahahaha… Penting lah ya kan demi foto kece.

2. Nongkrong di Convenience Store

Yup, ga salah baca. Hahahaha kek kurang kerjaan ye kan nongkrong di convenience store sambil makan kimbab atau onigiri dan minum banana milk yang selalu hadir dalam tiap scene drama korea. Ya sebenernya pengen makan ramyeon dan minum soju sih tapi rameyonnya mengandung babi semua…haramm cuy๐Ÿ˜

3. Makan ttobeokki dan odeng di Pinggir Jalan.

Huaaa… Ini sih favorite banget, kayaknya hampir tiap hari saya mampiri gerobaknya ahjumma or ahjussi di pinggir jalan tiap hanya untuk makan odeng dan tteobokki panas2. Minum kuah odeng yg panas enak banget ngangetin perut… Yang mana udaranya makin malam makin dingin aja sampe tangan mau beku rasanya.

4. Naik Subway dan Bis di Seoul

Ngerasain subway di Seoul itu aslikkkk suka banget. Keren ya Kota Seoul itu subwaynya luar biasa. Kalau adegan subway nih inget Kdrama oppa kesayangan yang judulnya “My Ahjussi”. Banyak banget adegan di Subway. Oh, banyak jajanan juga di station2nya plus mall-mall underground yang super gede banget. Naik bis di Seoul adalah scene yang paling banyak di drama ya. Tapi sayang, saya cuma ngerasain naik bis sekali, itu pun cuma bis yang jaraknya dekat dari Gapyeong menuju Nami Island. Tapi serulahhh ampe senyum-senyum sendiri akutuh ๐Ÿ˜„

5. Nyebrang di Zebra Cross lampu merah.

Lol… Ga salah lagi.. Fix akuhhhh freak banget ya gaesss. Soalnya kan banyak banget adegan or scene nyebrang di zebra cross. Wkwkwkww jadi setiap mau balik ke air bnb kita, Ada beberapa perempatan yang kudu nyebrang di lampu merah or zebra cross. Saking freak or mungkin udik yak.. Kuminta divideoin sama uppa. Hahahha jijayyyy kan yaa. Tapi bodoamat.

Pokoknya aku happy bangetlah selama di sana bisa merasakan hal-hal yang selama ini cuma bisa diliat di Kdrama kesayangan. Ya intinyaaa aku super duper hepiiiiiiii….. Dan rasanya pengen balik lagi. Semogaaaa ya semogaaa.. Nabung dulu kitaaa gaes…

Gimana, dah totalitas banget blom sebagai anak Kdrama? ๐Ÿ˜‚Yang kuimpikan cuma pengen ketemu Hyun Bin, papasan kek di mana gitu… Hahahahaha yakaleeee Jo! Dia bukan rakyat jelata yang bisa keliaran di mana-mana. Camkan ituhh! ๐Ÿ˜

Xoxo Joeyz

Si Kdrama Freak

8

Tiba Di Hongdae, Kalau Nyasar Jangan Sedih

Episode 2 – Autumn Trip in Seoul

Ya akhirnya kami tiba di Hongdae, salah satu tempat yang dikunjungi di kota Seoul ini. Hongdae, dikenal dengan tempat anak gaul karena di sini ada universitas Hongik, jadi ya mostly anak-anak muda yang berseliweran. Kami tiba sudah hampir jam 1 pagi, kami menggeret koper dengan bibir yang berdesis kedinginan. Penasaran, kami cek suhu dan suhu dah turun lagi ke 5 dercel. Brrrrr ampun deh. Begitu kami keluar di exit 2, langsung deh mata mulai pengen berair, huhuhu….semacam terharu biru gitu. Ya gimana kan ya dah kepengenan ke Korea dari tahun 2002, baru kesampean belasan tahun kemudian.

Oke, kelar dulu nih haru birunya karena yang jadi permasalahannya sekarang adalah, kita harus nyari guest house or tempat tinggal kita selama di Seoul. Saya emang udah niat banget pengen stay di daerah Hongdae dan dah searching and finally book lewat Airbnb. Nanti cerita tentang guest housenya di postingan tersendiri ya.

Sebenernya kita dah email2 an sama hostnya dan dah dikirimin peta tapi ya namanya pun udah tengah malam menjelang subuh, jadi kita ga bisa lihat papan-papan petunjuk jalan dengan jelas. Plus harus geret-geret koper sambil kedinginan.

Malam kita tiba di Seoul adalah 31 October, jadi itu rame youngsters korea seliweran pake make up n kostum holloween padahal dah jam 1 pagi. Ya tapi bersyukur tinggal di Hongdae, jam segitu masih rame.

Nah, ada kisah menarik sih ini tentang nyasarnya kita dan gimana orang-orang korea memperlakukan turis asing di negara mereka. Jadi begitu kita turun dari subway dan keluar di exit 2, kita nyebrang padahal harusnya gak nyebrang tapi tinggal belok ke kiri lalu jalan terus. Nah dikarenakan kita dah salah di awal, makin susahlah baca mapnya.

Asli nyerah dengan dinginnya udara plus capek kan perjalanan 8 jam blum lagi ditambah transit 6 jam, wow sungguh lelah. Tapi rasa lelah tertutupi sama excitednya kita tiba di Seoul dengan selamat sentosa. Nah pas kita dah nyebrang, celingak celinguk deh sambil liatin peta dan orang sekitar. Nyari mana yang kira2 meyakinkan bisa bahasa Inggris. Lalu kami hampiri 3 orang pemuda pemudi (dua cowo dan 1 cowo) bajunya seperti baru pulang kerja, tapi mereka nampaknya baru selesai minum2 karena bau alkoholnya berasa banget. Tapi saya suka sekali liat satu cowo yang gaya pakaiannya oke banget, pakai jas tapi kliatan masih santai. Pas kita nanya mereka, mereka juga susah neranginnya, English mereka terbata-bata. Plus mereka buta direction juga. Tapi kita berusaha positive thinking dan mengikuti arahan mereka, nah setelah hampir stengah jam kami jalan tanpa ada juntrungan, akhirmya nyerah karena nampaknya makin jauh dari petunjuk map.

Trus kita balik arah mencoba dari titik awal lagi, dari exit 2 Hongdae. Tapi perut lapar dan lihat ada ahjussi jualan eggbread. Rotinya panas-panas rasa telur, cocoklah dimakan pas dingin banget. Lucunya si ahjussi ga mau dipanggil ahjussi.. Hahaha menolak tua dia. Ok setelah ganjel perut, kita pun lanjut jalan, dan otw ke titik awal kita tadi, eh ketemu lagi ama 3 orang yang tadi arahin kita dan ternyata salah. Mereka pun panggil2 kita dan merasa bersalah karena mereka ga bisa bantu, malah bikin makin nyasar. Trus si cowo yang kece tadi mencoba menawarkan lagi bantuan membaca map, tapi kami berdua nampak ragu karena dia juga stengah mabuk. Hahahaha… Tapi yak, aslikkk enak dilihat deh wajah nih cowo. Sayang kami ga kepikiran buat fotoan, padahal lumayan juga ya buat kenangan. Mereka orang korea pertama yang kami ajak bicara.

Setelah menolak halus tawaran pertolongan mereka, kami pun kembali ke titik awal dan mencoba baca peta lebih tenang dan hati-hati. Akhirnya kami pun bisa ketemu beberapa papan petunjuk menuju guest house kami. Tapi entah kenapa kami stuck di tengah-tengah dan susah nyarinya karena dah malam alias subuh. Kaki rasanya mau copot tapi masih semangat. Host saya ini ga punya WA tapi dia kasih nomor HP nya, dan dia email saya nanya dimana, fyi nomor hp saya ga bisa aktif. Ternyata dia sempat jalan ke exit 2 subway dan nyariin kita, kitanya keburu ketemu pemuda2i tadi. Pokoknya serba ga tepat timingnya. Nah saya baca emailnya si host katanya saya disuruh nyari orang lokal yg lewat dan dia minta no hpnya nanti si host telp orang itu.

Bayangin aja dah jam 1 subuh, nemu orang sih ada beberapa tapi rada hati-hati juga. Nah seperti saya bilang tadi kalau Hongdae adalah area anak gaul Seoul, maka yamg seliweran adalah anak muda yang dandannya lumayan cool dan beberapa nyentrik. Ketemulah satu cowo dan temennya. Si cowok ini badannya agak besar dan rambut gondrong pirang, pakai anting, bertato tapi looks cool.

Saya sapa, dan tanya apakah dia tau alamat yang kami tuju sambil nunjukin map. Trus dia mulai berspekulasi. Lalu dia nanya apakah saya punya nomor hp si hostnya.. Saya bilang ada, tapi saya ga bisa nelpon karena simcard. Lalu dia menawarkan diri untuk menelpon si host dengan ponselnya.. Lalu mereka berbicara bahasa korea dan berusaha mencari titik temu, sambil dia bertelepon dengan host kami, sambil kami berjalan mengikuti si cowo nyentrik ini dengan percaya… Dan taraaaaaa… Finally kami ketemu sama May, our lovely host.

Ya ampunnn ga terkatakan gimana senengnya kami pas ketemu may. Saya ucapkan kahmsahamnidaaa berkali-kali ke cowok itu. Untung ga gue salim cium tangan hahahaha…

Makasih masnya dah mau ngabisin pulsanya buat nelpon host kami, mudah-mudahan itu sesama operator ya, gratis telponannya. Hehehehehee

Btw, speaking of nyasar..kami nyasar beberapa kali selama di Seoul. Walau mereka ga bisa bahasa Inggris sebisa mungkin mereka bantu kami. Memang sebaiknya kita nanya ke youngsters instead of old people… Yang anak muda kemungkinannya lebih besar bisa berbahasa Inggris. Nyasar paling ngeselin itu waktu hari terakhir pas nyari lokasi syuting “Temperature of love”, gara-gara salah belok doank.. Jadi sejam lebih kami jalan kaki ga jelas. Ohhhh my bad. Tapi ga usah sedih, kadang nyasar malah bikin kita ketemu unexpected places. Contohnya kami jadi ketemu forest park yang cantik banget daun-daun autumnya.

Nyasar juga pas pulang dari Namdemun market, eh malah ketemu spot foto gate cantik korea

dan ketemu spot foto “I Love Korea di City Hall”.

Nyasar di Gangnam, malah ketemu gedung-gedung cantik.

Bahkan nyasar pas nyari toilet umum si area Gyeongbokgung malah nemu Seoul Education museum

Intinya nyasar di Korea masih menyenangkan aja sih buat saya. Apalagi kalau nemu spot foto cantik dan kalau bisa dibonusin ketemu idola2ku semacam Hyun Bin lah minimal. Hahahahaha ngayal aeeeee lu Jo…

Ps: Yaelah, ga usah jauh-jauh ke korea, cuman di Jabodetabek aja bisa nyasar bertubi-tubi. Thank God ada Waze

Ps lagi: Di korea ku ga bisa pake google maps or Waze. Adanya naver. Ora ngerti gue…

Ok, sekian dulu episode kedua cerita koreaku. Yaelah dah tahun lalu yak.. Basinya mit-amit jo… ๐Ÿ˜‚

Anneyong….

Joeyz

8

Today 10 Years Ago

Today 10 years ago,

We tied the knots

We made our vow

We were officially a family

We argued

We fought

We gave our evil eyes to each other

We yelled each other

Oh thank God, we didn’t kill each other.. Hahaha

Time flies oh so fast. Happy 10 years wedding anniversary uppa. This marriage won’t work if you are not kind enough as a human being. Thank you for helping me in raising the kids, I mean.. You are so helpful. Thank you for being so detailed n demanding in taking care of the kids.. Which is sometimes makes me feel cranky hahahaa… Thank you for loving me the way I am. We both are so stubborn but ohhhh but we managed to live together for 10 years.

Thank you for letting me hang out with my besties, for letting me going to the concerts of my fav band. For letting me buying my fav things. For enjoying the food I made for you. For the love you have, for your listening ears, for everything…. For everything… I thank God for you.

“May we always remember the love that drew us together. Teach us how to celebrate & nourish that love, so nothing can divide us. May our words be kind and our hearts be gentle. May we be quick to forgive and keep no record of wrongs. Dear Lord, may our marriage be a reflection of your great love and grace. Amenโ€

(taken from our marriage prayer 10 years ago)

Happy 10Years Wedding Anniversary to us

7

Mendarat Di Incheon, My Heart is Full๐Ÿ’“

Hore akhirnya ada mood nulis trip ke Korea November tahun lalu (yasalam, kurang basi apa gimana dah Jo?)Ok, jadi rencana ke Korea ini sebenernya selalu tertunda. Akhirnya nekat beli tiket untuk autumn. Iya musim gugur kayaknya cantik banget menurut saya. Setelah begadang selama seminggu untuk bikin itenerary, akhirnya saya dan uppa siap berangkat tepat tanggal 31 Oktober. Iya cuma berdua uppa aja, anak2 belum ikut karena banyak hal.

Nah karena kami sudah tinggal di Bandung, jadi bingung juga ya anak2 siapa yang jaga. Untungnya si mamak dah pulang dari Amrik bulan Oktober, jadilah doi kelar nengokin cucunya yang baru lahir disana (dan bantuin adek saya si Jc selama 4 bulan) dia kudu lanjut ama cucunya yang di Bandung. Puji Tuhan punya ortu masih sehat walafiat. Bukan asas manfaat loh ya. Mamak bapak memang senang ikut andil urus Duo G, toh bukan tiap hari juga. Doa saya tiap mau berepergian meninggalkan anak2 sama opungnya selalu fokus pada “kesehatan”.

Iya, ini kali kedua kami pergi berdua uppa dalam waktu seminggu ninggalin anak2. Kalau anak2 kurang sehat or sakit? Manalah tenang hati ya kan.Syukurlah anak2 sehat. Saya berangkat dari Bandung Selasa sore, naik travel menuju Jakarta (ke rumah uppa), dan ternyata jalanan macet parah. Saya berangkat jam 5 dari Cihampelas, nyampe jam 11 malam aja donk di Cengkareng. Di jemput uppa di pinggir tol tengah malam ya ampunnn perjuangan amat ini demi ke Korea. HahahahaNyampe rumah mertua dah jam 11 malam lewat, beberes koper lagi masukin baju uppa, mandi, jam 1 pagi akhirnya tidur, walau tidur ayam karena jam 3 harus dah bangun lagi.

Penerbangan ke KL jam 5.30 pagi jadi ya udin ga usah mandi lagi ye kan. Tibalah di airport, nyari sarapan dan beli neck pillow. Masuk ke pesawat, dan tiba di KL. Transit di KL 6 jam dan diisi dengan nonton youtube ajah. Sengaja wifi yg kita sewa bawa dari jakarta minta diaktifin di KL. Wifi bandara ga mumpuni. Dan akhirnya yg ditunggu-tunggu pun tiba. Masuk ke pesawat dari KL menuju Incheon, disini hati dah mulai gremet2, hahaha noraks deh pokoknya. Duduk manis dan bobo, tetiba dah 6 jam aja kita pun tiba di Incheon Airport.

Sungghuh, hati deg-deg ser. Bukan karena apa-apa sik, tapi mikirin jam landing kita yang mepet banget ama last train subway kita. Huhuhu… Ngntri di Imigrasi, ambil luggage, dan isi ulang mrt cardnya. Semua serba tergesa-gesa. Tapiiiii… Tapiiiii… Begitu kita keluar airport dan mau nyebrang jalan kaki ke MRT station…. Hatiku tuh menclos menclosss… Huaaaaaa akhirnya kakiku menginjakkan Korea… Eh pas lagi hati seneng gitu baru nyadar ternyata kita disambut 9 derajat sajooo dan ya ampun dingin banget ngettt nget… Walau udah pake coat dan scarf. Ingin segera aku mencari dada Hyun Bin agar dipeluk. Eh oopppss lupa dink, ada uppa akuh yak… Mau peluk doi juga susah, dia bawa koper dan tentengan hahahaha.

Fokus jo.. Fokus ๐Ÿ˜Baiklah.. Sambil setengah berlari, kami menuju MRT station, kami pun lega karena masih dapat last train sekitar jam 11 malam lewat. Tujuan kami adalah Hongik station. Untung cari tempat tinggal di Hongdae, karena ga perlu ganti line, langsung turun di Hongik. Begitu turun di Hongik dan keluar di exit 2, mataku kayak hampir berair gitu.. Hahaha mau nangis akutuh hahaha noraksnya ya ampun. Dengerin orang pada bahasa Korea, its like living in kdrama.

Lol….Senangnya..senangnya…Kalian yang baca, berasa ga sih senangnya akuh?Tapi ada drama setelah senang nyampe, kita nyasar bertubi-tubi untuk nyari tempat tinggal kita. Gimana cerita nyasarnya? Nantikan episode ke 2 ya dari seri perjalanan koreaku yg ternyata udah hampir setahun lalu wkwkwkww gak kurang basi gimana coba kan? ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜AAnneyong..Joeyz

19

Bertubi-tubi

Kalau masalah datang bertubi-tubi, ingat selalu kata2 “This too shall pass”. Bertubi2 masalah datang dalam hidup sepanjang 3 thn belakangan. Tapi bertubi-tubi juga berkat Tuhan datang. Dalam dua minggu ini, saya selalu terbangun tiap tengah malam. Entah itu jam 1 atau jam 3 subuh. Saya bertelut, berdoa, menangis mengadu pada yang Kuasa. Seperti anak Mengadu pada Bapanya. Sore ini, Tuhan jawab doa-doa saya.

Masa tersulit adalah 4 bulan belakangan. Nangis ga kelar2, pahit bangetlah rasanya. Tapi Tuhan sepertinya ingin melihat si hambanya yang kurang sabar ini untuk calm down, sabar dan iya, kurang sungguh2 memintanya… God never sleep… He watches over us. He is our light, just follow Him, follow His path. Trust HIM, trust HIS heart.

If you are reading this now, and you feel discouraged… Just trust Him, trus His heart. This too shall pass…

Xoxo,

Joeyz-yg dah lama ga ngeblog

15

Sekian…

Sekian edisi 30 hari bercerita diblog ini. Ini harusnya selesai di bulan Januari kemarin tapi you knowlah si blogger yang moody ini suka ga jelas dan males nyentuh blog.

Padahal ya, ini kan dah diposting di IG, yang mana tinggal copy paste. Ya kok maless maksimal yaaa….

Sekian 30 hari bercerita yang isinya random. Dari yang receh, yang sok pujangga, bahkan yang curcolan ringan dan berat. Day 29 yang judulnya pahit, adalah ungkapan rasa yang paling berat. Masalah datang bertubi-tubi…but I have to survive…and I will survive…

Its true what people said..that writing is a good theraphy….

I hope I still want to spend time to write here in my blog…and I hope you still love reading my posts…

Dear readers and silent readers…thank you๐Ÿ’“

Ps. Ini mau nulis perjalanan di Korea kapan mulainya ya? Hahaha๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜

Xoxo

Joeyz

0

30. Se You Later

(30/30) .See You Later.

There is a beginning in an end
But this is not the end.
We can start all over again.
And try to make it better.
You can hold my hand,
So we can walk together.
You might think you will die,
But its not yet over.
You still can fly to reach the sky
Just trust me from now and forever…
Because there is no goodbye
Its just “See you later”…..
. Terimakasih bagi yang sempat membaca #30HARIBERCERITA disini…. .
.
.
Kek kurang kerjaan yak. Well, menguras waktu juga nih mikir mau cerita apa dan cari foto apa yang cucok hahahaha… Baiklah… Sampai jumpa… @30haribercerita
See you later alligator, see you soon big baboon…. ๐Ÿ˜†
#30hbcsampaijumpa