14

Book Review : Javier (By Jessica Huwae)

Javier goes to Central Park....*hehe iseng banget ya* soalnya kan lumayan bisa baca di mobil pas pulang.

Javier goes to Central Park….*hehe iseng banget ya* soalnya kan lumayan bisa baca di mobil pas pulang.

Finally Javier is out in the bookstore. I have been following the process of making this book through the pictures uploaded in Instagram by the author herself, Jessica Huwae. She is one of my favorite author. Her best fiction is “Soulmate” and I am so in love with the character that she built in each of her story.  The book ‘Soulmate’ itself has made me fall in love so deep to Oka, the main character. I wrote it here.

Jessica has a very good talent in writing good sentences and it sound so beautiful. I always have a new vocabulary when I read her book. Moreover, she is able to make a good twist at the end of her story. Lots of unpredictable stories you could find in “Skenario Remang-Remang”.  Her writing most of the times are gloomy and a bit dark.

The last book I read from her was “Galila” and that one is an exception because it has a sweet ending. I love Galila, but not as much as I love “Soulmate”. Ok, so here I will try my best to give a short review about her last book “Javier” and try as much as possible not to be spoiler. Please just allow me to write the review in Indonesian, ok!

Synopsis

Javier adalah seorang penulis yang sedang mengalami yang namanya writer’s block. Penulis yang bukan hanya berbakat namun juga pernah mengalami masa kejayaannya selama lima tahun awal karirnya. Penghargaan Internasional pun pernah diraihnya. Semua kebuntuannya dalam menulis dimulai pasca bercerainya ia dan istrinya Duma. Harusnya mudah untuk Javier bisa ‘move on’ dan kembali berkarya karena ada Saosan yang cantik dan selalu ada setiap ia membutuhkannya. Namun Duma mantan istrinya telah berhasil membuatnya terpuruk selama berbulan-bulan.

Javier mempunyai waktu 30 hari untuk menyerahkan naskah tulisannya terhadap Rosi editornya. Kalau nggak, kontraknya akan ditinjau ulang dan dia harus mengembalikan uang muka yang diberikan penerbit untuknya. Javier mencari cara untuk bisa merampungkan tulisannya dengan pergi ‘bertapa’ di daerah puncak, Jawa-barat. Ternyata para penulis punya caranya sendiri-sendiri untuk mendapatkan ilham. Javier pun termasuk salah satunya.

Di villa yang ia sewa, Javier menemukan banyak kejutan. Kejutan yang menggiringnya untuk akhirnya memulai penulisan naskah ceritanya. Tanaya, cucu dari pemilik Villa yang disewanya itu adalah salah satu kejutan lain pada masa ‘pertapaannya’ di villa tersebut.

Apakah Javier berhasil menyelesaikan naskahnya dalam tenggang waktu yang diberikan Rosi editornya? Apakah Saosan berhasil menggantikan peran Duma dalam hatinya? apa justru Tanaya dengan keceriaannya membuatnya bisa melupakan Duma? Temukan cerita lengkapnya dalam buku Jessica berjudul “Javier”.

VERDICT

Jessica selalu berhasil memberikan kejutan bagi para pembacanya. Javier adalah salah satunya. Konsep penulisan novelnya kali ini adalah, narasi berlapis yang berhasil membuat saya kagum dengan beliau. Terus terang buku ini mengingatkan saya akan novel Supernova Dee yang berjudul “Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh”. Novel di dalam novel. Tapi kalian jangan langsung pesimis dulu ya. Buku Javier layak banget untuk dibaca. Bukan bacaan yang bikin kening mengkerut melainkan kita akan dibuat mengangguk-anggukan kepala pertanda setuju akan berbagai hal yang ditulis Jessica.

Buku ini juga ditujukan buat kalian yang suka menulis, pernah dan masih bercita-cita menjadi penulis, atau bahkan bagi kalian yang sedang melakoni pekerjaan sebagai penulis. Karena banyak sekali hal-hal penting atau boleh saya sebutkan sebagai fakta tentang lika-liku kehidupan para penulis. Bagaimana proses menulis berlangsung dan semua hal tentang menulis. Boleh saya katakan ini bagaikan buku panduan atau guide untuk menjadi penulis yang baik.

Dalam bukunya, Jessica juga menyinggung tentang para bloggers yang suka menumpahkan segala sesuatu di blognya…*hadeehhh bagian yang ini kesindir dah* hehehe. Jessica begitu jujur dan gamblang dalam mengemukakan semua keresahannya tentang kehidupan para penulis melalui kisah Javier ini.

Buku ini membuat saya setidaknya mengerti dan dapat menghargai karya-karya penulis dan kita tidak seenaknya menuliskan atau mengucapkan kritikan tajam. Seperti yang tertulis dalam buku Javier hal. 19 :

Lihatlah, betapa mudah pekerjaan mengkritik itu, bukan? Kau tinggal menyatakan suka atau tidak suka, padahal suaramu tidak pernah mewakili orang kebanyakan. Begitu subjektif. Kritikus dari media-media besar bermain seolah mereka adalah “Tuhan”, kadang tukang jagal. Padahal, kenyataan tentang suatu karya adalah akan ada yang mencintai apa pun yang kau tulis, dan tentu saja tidak sedikit yang mencercanya.

Nahhh bener kan, jadi buku ini bukan cuma mengikuti kisah Javier dan mengumpulkan kepingan puzzle di dalamnya, namun juga penyemangat atau support buat siapa saja yang suka untuk menulis. So, ga ada salahnya untuk menikmati buku Javier dan menjadi teman buat kita saat liburan akhir tahun ini.

Satu-satunya hal yang mengganjal buat saya dalam cerita ini adalah, mengapa Javier harus menggunakan nama asli dari karakter atau tokoh-tokoh dalam naskah ceritanya? Itu membuat saya bisa menebak kemana cerita ini berujung. Tepatnya saat saya membaca halaman 193. But again, Jessica bikin saya selalu bengong sekaligus kagum saat saya berada di halaman terakhir buku ini, hal 257. Hmmmm seakan kita disuruh nebak sendiri gimana endingnya, dengan segala clue yang diberikan sang penulis di halaman-halaman sebelumnya. Jadi tetep ya bok! endingnya surprise juga.

Fav line:

“Karena hidup idealis adalah hidup yang sunyi dan sepi”

Jessica juga menyisipkan kutipan dari Stepehen King :
Writing is a lonely job. Having someone who believes in you makes a lot of difference. They don’t have to make speeches. Just believing is usually enough.” >> love this quote..

“Hidup selalu memberi kejutan, memastikan kau mencicipi pengalaman sehingga kau takkan pernah mati bosan”

Good job Mba Jess!
Hopefully I can meet you one day. Maaf ga bisa datang pas launching Javier beberapa minggu lalu. But I appreciate for the invitation you gave. *sok ikribbb banget kamu Jo!* 😀

Semoga bukunya laris manis…

So, do you love to read? do you love to write? then this book is for you.

Selamat membaca ya temans…semoga menemukan hal yang sama seperti saat saya baca buku ini. A must Read.

51

Berpetualang Dengan Supernova Dan Review “GELOMBANG”

Setelah puas bernorak-norak bergembira di postingan sebelumnya karena menjadi narasumber abal-abalnya Dee, saya mau review sedikit Novel Supernova. Bukan cuma Gelombang yang baru aja diterbitkan tapi secara keseluruhan.

Gelombang- membawa kita pada alam mimpi yang terasa nyata, yang membuat jatuh cinta sama Alfa Sagala......

Gelombang- membawa kita pada alam mimpi yang terasa nyata, sekaligus membuat jatuh cinta pada Alfa Sagala……

Akan sekuat tenaga berusaha agar review ini tidak spoiler……

Pertama-tama saya cuma mau bilang bahwa beruntunglah saya, karena baru mulai membaca serial Supernova sekitar setahun lalu. Jiahhh telat amat neng bacanya…kemana aja? hehehe tapi tetap merasa beruntung walau telat bacanya.

Kenapa beruntung? ya gak kebayang aja gimana tersiksanya menantikan dari satu edisi supernova ke edisi yang lainnya. Dari Ksatria Putri dan Bintang Jatuh (KPBJ) yang terbit tahun 2001, lalu harus menunggu setahun berikutnya untuk lahirnya AKAR, kemudian disusul oleh PETIR tahun 2004.Pasti tersiksa kan karena penasaran?

Dan semua Itu  nggak ada apa-apanya dibanding penantian panjang menuju PARTIKEL yang lahir di tahun 2012, ya ampun berapa tahun itu coba? delapan tahun sodarah! sungguh teganya, oh teganya Ibu suri Dee membuat para pecinta Supernova galau tak menentu untuk kehadiran Partikel dalam delapan tahun penantian.

Saya sebagai orang yang tipenya ga sabaran dan ga bisa dibuat penasaran sangat beruntung karena baru mulai baca Supernova tahun lalu, jadinya bisa langsung menikmati semua buku supernova satu persatu dengan santai tanpa terburu-buru juga tanpa perlu menunggu waktu yang lama karena semua sudah ada di toko buku. Iya memang agak beda sih motivasi saya akhirnya membaca si supernova ini.Jujur nih, saya baca kan karena pasca ditelfon ibu suri untuk jadi salah satu narasumbernya. Hahaha yes I know….cetek abisss kan eike bok. 😀

Tidak ada rasa ketertarikan samasekali pada supernova ini. Saya tahu KPBJ dari seorang teman waktu kuliah di Bandung dulu, mencoba membaca sedikit dan samasekali tidak tertarik. Tentu saja karena menurut saya si otak cetek ini, bahasa dalam buku ini cukup njlimet, susah untuk dicerna. Akar, Petir dan Partikel pun sama, terlewat begitu saja. Satu-satunya buku supernova yang saya ingin baca adalah Partikel. Kenapa Partikel? karena dua tahun silam saat Partikel lahir tahun 2012, saya banyak membaca review yang berseliweran di twitter tentang betapa bagusnya buku ini. Tapi tetap saya belum benar-benar berniat membacanya. Singkat cerita saya pun membeli Partikel dan berharap saya gak lost karena sudah melewatkan 3 buku supernova sebelumnya. Dan Rasa kenikmatan membaca Partikel ini menyeret saya untuk lebih dalam  membaca buku supernova yang lainnya.

Sampai saat ini saya masih terus terkagum-kagum dengan Dee yang begitu Jeniusnya merangkai kata-kata, menciptakan tokoh-tokoh yang punya karakter kuat dalam setiap ceritanya. Bukan cuma itu, beliau juga mampu membawa kita pada petualangan baru dengan tipe petualangan yang berbeda-beda pada tiap bukunya.

Pada Buku Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh (KPBJ) Kita diajak berpetualang dalam kehidupan cinta Ferre dan Rana. Kisah cinta yang dituliskan oleh sepasang kekasih (gay) bernama Dimas dan Ruben. Kisah cinta yang begitu kompleks karena Ferre sebagai sosok laki-laki yang sempurna dan digilai oleh banyak wanita akhirnya jatuh cinta pada Rana yang sudah memiliki suami bernama Aswin. Ditambah munculnya Diva si bintang jatuh dalam kehidupan cinta Ferre membuat cerita ini begitu menarik. Despite of all crazy terms about science yang membuat kening saya mengkerut, saya suka sekali puisi-puisi romantis di novel ini. Dan pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa novel KPBJ adalah tentang cinta yang membebaskan. That’s it. Karena memang sedikit membingungkan tentang bagaimana nanti si tokoh supernova muncul dan bagaimana keterkaitannya dengan buku lain saya juga masih clueless…Tapi tak apa…saya sabar menanti supernova berikutnya (Inteligensi Embun Pagi) yang katanya bakal jadi episode terakhir dan yang sekaligus akan menguak semua misteri dalam supernova ini. (I hope so)

Pada buku kedua dalam supernova berjudul “Akar” Dee membawa kita berpetualang bersama Bodhi sang tokoh utama dalam cerita ini. Bodhi lahir di wihara dan diasuh oleh guru Liong. Hal yang menarik perhatian saya pada novel ini adalah ketika Dee menuliskan lokasi Wihara tempat Bodhi ditemukan pertama kali oleh guru Liong. Lokasinya adalaha di Lawang, 60 km dari Surabaya. Saya langsung teringat akan wihara yang juga sekaligus sekolah berasrama disamping sekolah saya waktu SMU dulu yaitu di lawang-pasuruan. Nama sekolah itu adalah “Tridarma” dan sekolah kami percis berdampingan satu sama lain dan sekolah kami sama-sama berasrama dan berbasis agama. Saking penasarannya saya menulis email pada Dee dan menanyakan apakah benar sekolah berasrama tempat Bodhi ditemukan adalah sekolah Tridarma yang saya maksudkan? Dan Dee menjawab IYA benar sekali itu adalah sekolah Tridarma dan mari kita beri salut pada ibu suri satu ini karena dia adalah penulis yang paling jago dalam soal riset. Menurut pengakuan Dee, dia sempat survei dan riset disana. Gile keren abis ya! Untuk sebuah maha karya memang perlu riset sedetail itu.

Dalam novel Akar ini, kita dibawa Dee berpetualang bersama Bodhi menuju negara-negara seperti Laos, Bangkok dan Kamboja. Perjalanan Bodhi sendiri adalah perjalanan pencarian jati diri yang disuguhkan dengan sangat bagus oleh Dee. Seni tato adalah hal yang banyak sekali disinggung dalam buku ini.

Selanjutnya adalah buku Supernova berjudul “petir”, ini adalah buku yang terus terang membuat saya terhibur dan terenyum bahkan tertawa karena si tokoh bernama “Elektra” atau Etra ini seperti memperlihatkan sisi humoris dari Dee itu sendiri. Elektra si gadis pemalas yang hidup sebatangkara sepeninggal ayahnya dan kakaknya Watti yang ikut suaminya ke Jayapura akhirnya bertransformasi sebagai pengusaha Warnet yang sukses atas bantuan Mpret. Mpret ini yang nantinya mempertemukan Etra dengan Bodhi melalui sepupunya Mpret bernama Bong. Banyak hal yang saya garis bawahi dari buku Petir ini, terutama tentang bagiamana Etra memandang Agama itu sendiri. Kehidupan Elektra dan Watti kakaknya yang sangat bertolak belakang membuat saya sadar bahwa dalam hidup ini kita sering menemukan karakter seperti Watti. Bahkan saya sering bertanya pada diri saya sendiri, apakah saya sering berperilaku seperti Watti? answer your self Jo!

Petualangan yang tidak kalah serunya adalah petualangan bersama Zarah, tokoh dalam buku  Supernova berjudul “PARTIKEL”. Anak perempuan yang dibesarkan di kota Bogor. Dididik oleh ayanya yang bernama Firas sebagai seorang dosen di IPB. Firas ayahnya dianggap sebagai orang sinting karena terlalu menggilai fungi/jamur dan sering berkunjung keBukit Jambul yang dipercayai sebagai tempat keramat oleh penduduk sekitar. Suatu hari Firas hilang tanpa kabar dan pencarian Zarah terhadap ayahnya inilah awal dari perjalanan Zarah. Tokoh Zarah ini diceritakan sebagai seorang anak yang berbakat dengan dunia fotografi dan salah satu fotonya berhasil menjadi pemenang pada suatu lomba di majalah akhirnya membawa ia berkunjung ke Tanjung Puting di Kalimantan tempat penangkaran orang utan. Perjalanan Zarah terus merambah ke London dan semua ini dia lakukan dalam misi pencarian ayahnya yang hilang.

Ada banyak hal yang membuat saya terharu pada cerita ini, salah satunya tentang hubungan Zarah pada abah dan uminya, hubungan dengan ibunya yang selalu bertentangan selama ini.

Namun tidak ada yang mengalahkan haru yang tercipta saat baca bagian dimana Zarah harus berpisah dengan Sarah, Sarah adalah anak orang utan yang dirawat oleh Zarah selama ia ada di Tanjung puting. Sejak kapan perpisahan seekor anak orang utan dengan manusia menjadi sangat dramatis seperti itu? Sekali lagi…hanya Dee yang berhasil melakukan itu, membuat saya berurai air mata saat Zarah harus pergi meninggalkan Tanjung puting, meninggalkan Sarah untuk mengejar cita-citanya dan pencarian Firas ayahnya. Sekarang saya tahu bagaimana rasanya, rasa keterikatan pada mahluk yang bernama orang utan. . Sejak baca itu saya jadi lebih sensitif terhadap binatang terutama orang utan.

Haru yang tercipta ke dua adalah saat sesuatu terjadi antara Storm kekasih Zarah dan Koso sahabatnya. Beneran ini sensasinya bener-bener berasa, Dan saya si ratu drama ini dengan bodohnya mengulang-ulang adegan di apartemen saat Zarah memergoki keduanya. Hiksssss mau ngemper dilantai aja rasanya makkkk! syebelll aku ama koso! padahal udah jatuh cinta setengah mati eike ama si Storm….huhuhu…..namun ada banyak hal yang kita temui pada buku ini, cara berdamai dengan diri kita, tentang mencinta dan memaafkan, semuanya dirangkai dengan kata-kata yang indah. You will feel surprise with the whole story. Sungguh saya speechless dibuat Dee untuk karyanya yang satu ini. So, Partikel is one of the best. My favorite so far.

#SUPERNOVASERIES love them!

#SUPERNOVASERIES love them!

Akhirnya empat buku Supernova sudah saya baca dan terus-terusan penasaran sebenernya bagaimana hubungan antara satu tokoh dengan tokoh yang lain. Ruben dan Dimas, Gio dan Diva (dari KPBJ) kepada Elektra dan Bodhi dan juga Zarah. Well jawaban itu mulai terkuak sedikit demi sedikit pada buku supernova selanjutnya yaitu Gelombang.

Sekilas Tentang GELOMBANG

Sebuah upacara gondang mengubah segalanya bagi Alfa. Mahluk misterius yang disebut  Si Jaga portibi tiba-tiba muncul menghantuinya. Setiap tidurnya menjadi pertaruhan nyawa. Sesuatu menunggu Alfa di alam mimpi.

Perantauan Alfa jauh membawanya hingga ke Amerika Serikat, Berjuang sebagai imigran gelap yang ingin mengubah nasib dan status. Alam mimpinya ternyata menyimpan rahasia besar yang tidak pernah ia bayangkan. Di lembah Yarlung, Tibet, jawaban mulai terkuak.

Seperti yang saya sudah tulis di postingan sebelumnya, bahwa adegan pembuka cerita adalah malam saat diadakannya gondang pemanggilan Raja Uti disebuah kampung yang ada di kecamatan Sianjur Mula-Mula, di pulau Samosir.

Dari tahun 2001 Dee sang penulis sudah mencanangkan kalau tokoh dalam supernova kali ini adalah seorang laki-laki Batak. Dan laki-laki batak itu bernama Alfa Sagala. Alfa yang dari bayi tidak bisa mendengar suara gondang pada akhirnya ikut acara gondang itu saat usianya 12 tahun. Alfa selalu dititipkan dirumah amangborunya di Panguguran (Tak jauh dari Sianjur Mula-mula) setiap ada acara gondang, karena tangisan Alfa seperti merobek langit setiap kali ia mendengar suara gondang. Padahal syarat pemanggilan Raja uti adalah gelap dan hening tanpa suara sekali, hanya suara gondang. Aneh memang karena bapaknya Alfa adalah seorang pemain sarune (serulingnya orang batak) diacara gondang itu.

Malam itu adalah malam pemanggilan Raja Uti yang dipercaya sebagai penguasa Pusuk Buhit, di desa inilah semua sejarah orang Batak bermula. Menurut ompung saya, itu makanya diberi nama kecamatan Sianjur Mula-Mula, awal mula dari semua. Jika kalian baca bukunya di situ diceritakan bagaimana suasana pemanggilan Raja Uti, dan Dee benar-benar bisa menuangkannya dalam tulisan. Hebat sekali! Saya pun terbawa kembali pada malam itu, malam dimana saya, mamak dan ompung saya yang ikut berkumpul di rumah-rumah warga yang dekat dengan pelataran tempat diadakannya upacara itu. Sebuah kerbau di ikat ditengah pelataran sebagai salah satu persembahan untuk Raja Uti agar Raja Uti turun dari Pusuk Buhit.

Lampu dipadamkan, tidak ada lilin tidak ada suara sama sekali. Bahkan anak- anak kecil seusia saya mulutnya di tutup oleh tangan mamaknya masing-masing bila bersuara, ketika raja uti akhirnya turun melalui tubuh seorang nenek di kampung itu, itulah momen paling sakral dan mistis yang pernah saya alami. Suara gondang, sarune dan lolongan anjing yang ketakutan juga suara nenek yang kerasukan roh raja uti bersatu, sungguh malam yang magis yang masih terekam oleh otak saya sampai saat ini. Hanya orang tertentu yang bisa melihat raja uti. Menurut yang bisa melihat, raja uti ikut manortor (tarian orang batak) pada malam itu.

Malam pertama kali Alfa mengikuti acara gondang itulah awal dari segalanya berubah. Ya, sejak malam gondang itu, sejak matanya melihat sesuatu yang sangat menakutkan, sejak itulah mimpi-mimpi buruk itu datang dalam tidurnya, mimpi-mimpi itu bukan cuma buruk, tapi mimpi itu seringkali membuatnya hampir mati. Mimpi yang begitu nyata, sampai-sampai ia tidak bisa membedakan mana mimpi dan mana yang nyata. Untuk menghindari datangnya mimpi, Alfa harus tetap terjaga malam hari, karena bila saja ia terpejam lebih dari satu jam ia akan mengalami mimpi buruk itu. Alfa mengandalkan power nap pada siang hari atau kapan saja ia sempat.

Di buku Gelombang ini, banyak terkuak misteri tentang bagaimana tokoh-tokoh dalam buku supernova sebelumnya berhubungan satu sama lain. Ya sedikit demi sedikit  misteri itu terkuak melalui perjalanan Alfa dalam menemukan jawaban dari segala pertanyaan atas mimpi-mimpi yang dialaminya sejak malam gondang pemanggilan Raja Uti tersebut. (ribet amat ini kalimat) Oke to make it simple, pokoknya di buku gelombang ini kita akan tahu bagaimana Bodhi (tokoh dalam ‘Akar’), Elektra (tokoh dalam ‘Petir’), Zarah (tokoh dalam ‘Partikel) berhubungan satu sama lain. Sayangnya Dee selalu berhasil membuat pembacanya tersiksa dalam rasa penasaran karena semua misteri itu belum benar-benar terkuak seutuhnya.

Ada tokoh-tokoh lain yang muncul di buku ini, Yaitu Isthar perempuan yang diyakini sebagai ‘bintang jatuh’ , ada dokter Nicky Evans yang cantik dan masih  muda, berperan sebagai dokternya Alfa, juga beberapa tokoh lain seperti Troy dan Carlos (sahabat Alfa di Amerika Serikat) dan Dokter Kalden yang menjadi kunci misteri rahasia mimpi Alfa.

I really love how Dee bring us into the adventure of the main character. Seakan kita ikut berpetualang dalam alam mimpi dari Alfa. Lucid dreaming  adalah istilah mimpi yang dialami oleh Alfa. Mimpi yang terasa nyata. Membaca Gelombang membuat saya juga teringat akan beberapa mimpi aneh yang beberapa kali saya alami, yaitu mimpi dimana saya ingin sekali bangun dari mimpi itu tapi badan ini rasanya sulit sekali digerakkan, terasa kaku dan terkunci yang membuat saya tersiksa dan bangun dalam keadaan lelah. Bukannya sok-sok menyamakan dengan Alfa, tapi saya bisa merasakan betapa tersiksanya Alfa dalam mimpi-mimpi atau lucid dreaming yang dialaminya sejak malam gondang itu diadakan.

Saya suka sekali bagaimana Dee menggambarkan tokoh-tokoh dalam ceritanya, Bodhi yang free spirited, Elektra si Pemalas dan penuh humor, Zarah si cantik yang menjadi wildlife photographer. Alfa tak terkecuali. Dia adalah pria batak yang punya karakter kuat. Alfa yang punya kemauan keras, punya otak yang encer, speed reader, dan ganteng tentunya bisa membuat kita jatuh cinta. Ya mudah sekali jatuh cinta pada Alfa.

Fav Scene:

Scene yang paling saya sukai adalah saat Alfa perform diatas panggung di klub langganannya LITHIUM. Dia pake setelan suit Armani dan nyanyi sambil main gitarnya. Haissssshhhh I love your style ALFA SAGALA!!!! (njrittt jatuh cinta ama ito sendiri) 😀 (Cowo batak itu gak sah kalo ga bisa nyanyi sambil main gitar….hahaha *lirik uppa)

FAV LINE:

“Leaving early, Alfa?” Fred, bartender Lithium favoritku bertanya.

Kusisipkan tip dibawah gelas. “When life gives you lemon, what would you do, Fred?”

“Bite it like a man.”

Aku membuka dompetku lagi dan mengeluarkan selembar lima puluh dolar. “Best advice ever.”

Perjuangan Alfa dalam menemukan jawaban atas segala pertanyaan dan mimpi-mimpinya ikut membawa kita tenggelam dalam cerita ini. Benar-benar kita dibawa terombang ambing dalam gelombang yang tak tentu arah. Ahhhh again I have to say : “I LOVE YOU MBAK DEE!!!!!”

Saya nggak mau banyak bercerita lagi tentang Alfa dan gelombang, karena takutnya entar spoiler (eh jangan-jangan ini udah spoiler ya?peace out dah) . Melalui buku gelombang, kita akan disuguhkah sedikit sejarah dan asal-usul orang Batak, kehidupan dan watak orang batak. Bukan cuma itu, kita juga akan belajar sedikit tentang mimpi, yang biasa disebut sebagai bunga tidur. Apa benar begitu? entahlah. Gelombang juga akan memperlihatkan pada kita akan kerja keras seseorang dalam merubah nasibnya, berjuang di negeri orang untuk meraih cita-cita dan juga mewujudkan mimpi orangtuanya. yang pasti buat yang suka dengan karya-karya Dee lestari (terlebih supernova nya) buku ini nggak akan mungkin terlewatkan. Dan setelah selesai membaca gelombang ada satu pertanyaan yang tersisa, yaitu

Sampai kapan kami akan disiksa dalam penantian ‘Inteligensi embun pagi’? wahai ibu suri?

Hahahhaa, iya asli ini bacanya bikin makin penasaran, apa dan bagaimana akhir dari petualangan Alfa? Bodhi? Elektra? Zarah? dan si Bintang Jatuh? dan siapa kedua tokoh lagi yang dimaksud Dee? karena katanya ada 6 tokoh yang dalam serial supernova ini. Apakah tokoh dari Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh? atau ada dua tokoh tambahan yang lain?Semakin menarik dan ah entahlah…yang pasti udah ga sabar banget menantikan buku supernova yang berikutnya, yang berjudul  Intelegensi Embun Pagi, dan mungkin itu yang terakhir nantinya. Oh tidakkkk!!!!

Selanjutnya saya mau membeberkan fakta dibalik cerita gelombang ini mengenai orang Batak:

1. Adalahh benar kalo orang batak suka fenomenal kalo ngasih nama ke anak. Itu si ALFA nama aslinya adalah Thomas Alfa Edison, abangnya Sir Isaac Newton, dan abang tertuanya diberi nama Albert Enstein. Lol 😀 dan saya bersyukur saya ga dikasih nama Margaret thatcher atau nama-nama fenomenal lainnya. Di gereja saya ada yang namanya : Heavenly shine, adeknya Merry Christmas, dan adik satu lagi Aman Damai Sentosa…lol kocak yeee orang Batak 😀

2. Rasanya jarang menemukan cowo batak yang besar di kampung dan tidak bisa bermain gitar dan menyanyi…..hihihi ..jadi bisa bayangin itu si Alfa sekece John Mayer kali yeee 🙂

3. Di kampung Alfa, hanya ada dua marga yang mendominasi, yaitu Sagala dan Limbong, dua marga ini sebenernya tidak boleh menikah tapi karena kampung sagala dan limbong berdampingan  jadi pada kawin satu sama lain setelah ada perjanjian, lain kali saya bahas tentang perjanjian apa itu.

4. Bahwasanya banyak sekali orang batak yang merantau di Amerika serikat sana, dan kalau kalian mau lihat lautan orang batak di Amerika, tuh di Lomalinda (California) banyak sekali, juga di Denver (Colorado) hehehe ga tau deh di negara bagian mana lagi. Itu yang saya tahu sih. Dan orang Batak itu dikenal sebagai pekerja keras. Seperti kata Alfa dalam buku Gelombang halaman 184 saat ia diwawancara untuk bekerja di Wall Street: “We, the Batak People, are known for our hardness. Hard work, hard attitude, and hard faces.”   lol hard facesnya itu loh bokkkk…

Oh ya sebagai bonus, ini ada puisi keren yang ditulis Dee di halaman depan buku ini… keren dan romantis gimanaaaaa gitu…..tapi saya ambil bagian yang saya suka aja ya

Mencecapmu lewat mimpi

Terjauh yang sanggup kujalani

Meski hanya satu malam dari ribuan malam

Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku

Sekali mengenalimu menjadi tujuan hidupku

Engkau membuatku putus asa dan mencinta pada saat yang sama

Terimakasih yang sudah sempetin baca postingan yang panjangnya amit-amit ini ya. Mudah-mudahan pas kalian baca ini, kalian emang lagi butuh membaca sesuatu (entah itu sambil duduk di mobil karena terjebak macet, atau lagi semedi di toilet..hahaha atau lagi bengong ga tau mau ngapain..) Thank you for reading guys!

xoxo

Joeyz, Itonya Alfa Sagala…. 😀

113

Gelombang (Supernova) Dan Cerita Tentang Menjadi Narasumber Dee

Widihhh judulnya panjang aja Jo!  Iya tapi tenang, isinya ga bakal panjang-panjang amat deh. Tapi ya gitu, ini sekedar cerita penting ga penting namun lumayan bikin hati berbunga-bunga , So please bear with me and maybe with my little ‘norak-norak bergembira’ thing. Okay! 😀

17 OKTOBER 2014

17 Oktober 2014 merupakan tanggal keramat buat siapa saja yang sedang menunggu datangnya ‘gelombang’ edisi supernova yang terbaru dari Dee Lestari. Setelah dua tahun yang lalu hadirnya ‘PARTIKEL’ akhirnya GELOMBANG datang menerjang, dan siap mengombang-ambingkan kita para pembaca setia Supernova.

17 Oktober saya gelisah karena saya ingin segera ke toko buku untuk membeli ‘gelombang’ karena setelah saya menelepon kerumah apakah ada paket buku yang datang untuk saya hari itu, dan ternyata tidak ada maka saya makin galau, mau beli bukunya apa nggak. Saya tidak memesan PO pada toko buku yang diumumkan oleh Dee di akun Instagramnya karena beliau sendiri yang akan mengirimkan buku itu pada saya. Whatttt? Dee Lestari ngirimin saya buku GELOMBANG? iya benar sekali, buku yang beliau kirimkan itu katanya adalah sebagai ucapan terimakasih pada saya sebagai salah satu narasumber beliau di buku Gelombang. Oh no! jadi beneran nih saya juga dianggap sebagai narasumber? asli saya speechless. Ga mugkin! itu yang ada dalam pikiran saya waktu baca email dari beliau.

wpid-screenshot_2014-09-30-08-44-13.png

Tanggal 17 Oktober itu saya memutuskan untuk akhirnya beli bukunya saja, karena waktu Whatssapan sama Maya, dia bilang kalau nama saya ada di bagian ucapan terimakasih! Tentu aja ga percaya, ga mungkin lah! tapi akhirnya saya penasaran, dan beli bukunya. Dan ya! GELOMBANG telah lahir di tanggal 17 Oktober 2014. Ga sabar menanti buku kiriman dari Dee, saya langsung ke kasir membayar buku yang saya beli dan membuka plastik yang membungkus buku itu, lalu lompat ke halaman akhir….hampir ga percaya melihatnya. Yes, my name is written….Arghhhhh mba Dee ga nyangka segitunya.

Menjadi NARASUMBER abal-abal

Kok bisa jadi narasumber Jo? udah pernah cerita di blog ini sih setahun yang lalu, tapi diceritain lagi aja deh ya. *hihi maklum masih edisi norak2bergembira* 😀

Suatu hari, sekitar bulan Oktober 2013 saya dapat komen di blog, kaget karena komen itu datang dari seorang penulis terkenal, Dee Lestari. Isi komennya kira-kira bilang gini: “Hi Joice selamat atas wedding anniversarynya, boleh saya minta alamat email kamu, ada hal yang ingin saya tanyakan sehubungan dengan komen kamu di IG saya beberapa waktu yang lalu.” 

Saya baca ulang-ulang komen itu, perasaan saya campur aduk, antara senang, bingung dan juga takut. Takut jangan-jangan ada komen saya yang menyinggung perasaan beliau. Eh tapi akhirnya saya ngubek-ngubek foto-foto di akun IG nya beliau dan membaca tentang komen-komen saya disana, ternyata saya komen di beberapa foto Dee saat dia dan Keenan anaknya lagi mengunjungi kampung halaman saya, yaitu di Pulau Samosir, tepatnya adalah desa yang bernama ‘LIMBONG’ di kecamatan Sianjur Mula-Mula. Sebenernya komen-komen saya itu cuma menyambung caption dari Dee itu sendiri sih, melihat foto-foto yang dia upload di IG nya membuat saya terbawa kembali pada masa kecil yang saya habiskan selama kurang lebih setahun disana.

Waktu itu beberapa foto yang saya komentari selalu dibalas oleh Dee dengan kata : “wowwwww!” atau dengan kalimat yang seakan juga takjub dengan magisnya desa itu. Iya jadi di foto Dee saya komen bahwa waktu tinggal di desa itu, saya pernah mengikuti upacara gondang pemanggilan Raja Uti. Upacara gondang ini merupakan acara yang sakral dan mistis. Upacara ini sering diadakan di kampung kami karena kampung kamilah perhentian terakhir sebelum puncak Pusuk Buhit. Pusuk Buhit adalah gunung tempat bersemayamnya Raja Uti  yaitu Raja Batak paling sakti.

komen di IG Dee...iseng doank padahal mah

komen di IG Dee…iseng doank padahal mah

Akhirnya singkat cerita Dee mengirim saya email dan menanyakan apakah saya bersedia untuk di wawancara via telefon supaya beliau bisa mendapat gambaran tentang malam pemanggilan raja uti yang saya ceritakan di foto Instagramnya Dee.

Awalnya Dee SMS saya apakah saya bisa terima telfon dia, saya bilang tidak bisa karena saat itu saya masih ada di gereja. Saya akhirnya kabari beliau sabtu sore saat saya sudah dirumah bahwa saya sudah bisa ditelfon. Dan taraaaaaaaaaaaaaaaa!!! jantung deg-deg ser banget itu…suara ampe gemetaran saking nerveousnya. Gimana nggak, kalo saya ini emang ngefans ama beliau.Siapa yang ga jatuh cinta sih ama tulisan Dee? Pintar, dan juga super berbakat. Nyiptain lagu, pintar masak, bisa nyanyi, main alat musik dll. Kebetulan saya follow IG nya dia dari awal dia bikin akun IG trus follow twitternya juga. Haisssshhh cem manalah awak nggak nerveous kan?

Saya lupa berapa lama waktu itu kami ngobrol ditelefon, kebetulan waktu itu hujan sedang turun jadi agak sedikit terganggu dan juga Gwinette teriak-teriak gangguin emaknya. Tapi saya berusaha sejelas mungkin untuk menggambarkan suasana malam gondang pemanggilan raja uti itu kepada Dee. Jika kalian berkesempatan membaca novel ‘GELOMBANG’, maka cerita gambaran suasana malam pemanggilan Raja Uti yang saya ceritakan pada Dee ada diawal bab cerita itu.

Tapi benar-benar ga nyangka kalau akhirnya cerita yang saya berikan itu disisipkan juga oleh Dee dalam novelnya, bahkan jadi adegan pembukaan dari novelnya yang fenomenal ini. Kirain bakal di skip, karena waktu ditelfon dia bilang bigung mau masukkin cerita dari saya di bagian mana (lahh penulis keren bisa bingung juga ya ternyata…hehe). Saya pun tidak pernah terpikir untuk menjadi narasumber beliau, apalagi untuk ikut serta dituliskan namanya di bagian ucapan terimakasih. Sungguh speechless..iya speechless melihat nama saya ada disana. karena kami kan cuma berbincang via telefon, jadi rasanya tidak mungkin cerita saya yang cuma seumprit itu dihargai sebegitu besarnya oleh Dee. (Yaaaa maap ya if I sounds so lebay…tapi ya gimana ini donk, ini ungkapan jujur dari hati) Terimakasih mba Dee saya bisa jadi bagian dari lahirnya Gelombang. #tsahhh sok ikrib 😀

Isn't this sweet?

Isn’t this sweet?

Dipojok kanan paling bawah... you're most welcome Mba Dee

Di pojok kanan paling bawah… you’re most welome Mba Dee

Demikian seuprit cerita kenorakan saya kali ini, ya tapi siapa yang ga seneng kan ya jadi bagian dari lahirnya sebuah novel keren karya penulis jenius macam Dee Lestari?

Dan untuk itu saya ingin mengucapkan : Selamat untuk lahirnya ‘anak jiwa’ dari Ibu Suri….

Terimakasih telah menjadi secuil bagian dari lahirnya Gelombang….

PS: Saya sudah selesai membaca bukunya….dan…..ini bagusnya menyaingi PARTIKEL banget! reviewnya sudah ada di draft, will publish it soon.

Thank you for dropping by! 😀

*Semoga ga di unfollow abis baca cerita kenorakan gue ini yakkk* 😀

xoxo

JoiceLimbong

22

Copy Me, Copycub : Book Review

Aloha! jumpa lagi dengan review buku, dan ini buku cerita anak-anak yang kedua yang saya review di blog ini. Masih inget buku pertama yang saya review kan? Lumayan ada beberapa teman blogger  yang jadi pengen beli bukunya, waktu komen dibawah postingan saya waktu itu….padahal saya sendiri boleh pinjem dari school library (lol…ga modal yeee ) Waktu itu saya review buku yang judulnya “Love You Forever” buku terfavorit sih sampe saat ini.

Kali ini judul buku yang saya pilih adalah “Copy Me, Copycub”. Ceritanya sih simple ya (yaiyalah, kalo ribet itu pasti novel buat orang dewasa lah jo…hihi). Buku cerita ini udah sering saya ceritain ke murid-murid saya kalo lagi library time. Mereka suka dan saya juga suka. Suka liat ilustrasinya.

Di Review saya kali ini, saya akan bagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah saat Baby bear suka menirukan apa saja yang ibunya lakukan. Lalu bagian kedua adalah proses perjalan mereka mencapai gua tempat mereka akan beristirahat selama musim dingin.

Secara singkat, buku ini bercerita tentang seekor ibu beruang dan anaknya yang akan menempuh perjalanan mencari gua tempat peristirahatan mereka selama musim dingin. Yuk mari kita lihat gambarnya. (Salah satu daya tarik buku cerita anak-anak yah ilustrasinya kan)

Bagian Pertama:

Cover Bukunya udah bikin saya pengen baca...Cute banget itu mommy and baby bearnya

Cover Bukunya udah bikin saya pengen baca…Cute banget itu mommy and baby bearnya

wpid-20140715_154632.jpg

suka banget liat gambar diatas….. mommy-daughter time banget ya…
wpid-20140715_154648.jpg

Jadi saat Spring tiba, saatnya bagi siapa saja termasuk Mommy and baby bear mau explore tempat sekitar mereka. Semua yang dilakukan oleh sang ibu, dilakukan juga oleh si anak.wpid-20140715_154706.jpg

talking with mommy

talking with mommy

Si emak gelantungan, anak pun ngikut

Si emak gelantungan, anak pun ngikut

wpid-20140715_154735.jpg

wpid-20140715_154754.jpg

wpid-20140715_154803.jpg

Sampai dibagian ini, sebenernya ada makna yang dalam bukan buat anak-anak yang kita sedang dongengkan or bacakan, melainkan dibagian PERTAMA ini ada pesan yang ingin diberikan untuk kita para orang tua. Atau mungkin ga harus jadi orangtua sih, saat kita jadi yang lebih tua  (menjadi tante, om, kakak or abang).

Saya pas baca ini berasa lagi ga liat anak beruang, tapi liat anak-anak saya kan juga gini, semua-semua gaya dan tingkah laku kita diikutin. Saya pake kuteks, si Gwin minta ikutan, saya pake jam, Gavin minta pake jam juga. Kalo yang bagus-bagus ditiru sih gapapa ya. Nah kalo pas saya lagi  megang handphone, mereka otomatis minta dipinjemin handphone juga, padahal kami lumayan strict masalah gadget. Alias minim gadget banget. Saya teriak, mereka ikut teriak! haaaaaaa kenapa ga ada yang bilang tentang ini sih dulu waktu sebelum jadi orangtua? susah taukkk!  susah jadi role model itu…susah jendral!!! Susahhh! 😀 *DRAMA*

Berarti mesti bicara dan berbuat yang bagus-bagus donk ya kalau pengen liat anak tumbuh dengan baik,pintar dan santun? OH IYAAAA….CENCUU SAJA! pake nanya sih Jo!!!!  huhuhuhu…HOMEWORK!!!!

*in the process of doing it everyday, wish me luck*

Ok, sekarang mari kita ke BAGIAN KEDUA:

Here are their adventures to find the cave or den. It’s a long journey. Terlebih untuk copycub karena dia kan masih baby.

Di bagian kedua inilah mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari sebuah gua tempat mereka beristirahat selama musim dingin yang hampir tiba.

Di bagian kedua inilah mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari sebuah gua tempat mereka beristirahat selama musim dingin yang hampir tiba.

wpid-20140715_154811.jpg

Ternyata dalam perjalanan, saljunya keburu turun dan baby baby bear udah kecapkean (kesian yaaa...)

Ternyata dalam perjalanan, saljunya keburu turun dan baby baby bear udah kecapkean (kesian yaaa…)

Mommy bear datang menghampiri anaknya, dan menyemangati si anak supaya tetap kuat

Mommy bear datang menghampiri anaknya, karena baby bear tertidur saking capeknyaa, dan kalau sampai ia tertidur ditengah badai salju dia bisa mati beku. Ibunya  menyemangati si anak supaya tetap kuat dan jangan sampai menyerah (lalu terdengar backsound lagu “DMASSIVE” 😀

Loh, katanya copycub? ayo coba tiru juga semangat mama! mama bisa kuat jalan, kamu juga pasti bisa! (gitu deh ya kira-kira terjemahan bebasnya)

Loh, katanya copycub? ayo coba tiru juga semangat mama! mama bisa kuat jalan, kamu juga pasti bisa! (gitu deh ya kira-kira terjemahan bebasnya)

Copycub berusaha meniru langkah kaki mamanya, terus dan terus

Copycub berusaha meniru langkah kaki mamanya, terus dan terus…liat gambar ini saya kok rada-rada jadi mau mewek ya…bagus aja penggambaran ilustrasinya…

dan akhirnya mereka tiba didepan pintu cave nya...yeayyy1 they made it!

dan akhirnya mereka tiba didepan pintu cave nya…yeayyy they made it!

akhirnya tiba ditempat tujuan yaitu cave/den untuk istirahat selama musim dingin berlangsung

akhirnya tiba ditempat tujuan yaitu cave/den untuk istirahat selama musim dingin berlangsung

Copycub akhirnya tidur dengan pulas setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Sweet dream baby bear!

Copycub akhirnya tidur dengan pulas setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh. Sweet dream baby bear!

Jadi begitulah yang kira-kira ingin disampaikan kepada anak-anak, supaya mereka selalu semangat dalam mencapai tujuan mereka, jangan pernah menyerah. Dan satu yang pasti, mereka harus melihat sosok panutan yang mereka bisa tiru. Siapa lagi kalau bukan orang tuanya kan? Kalau misalnya mama bearnya males dan ga semangat jalan menempuh salju, pasti si anak juga ga akan semangat kan? Nah sama aja kayak kita kalo suruh anak ga main handphone, tapi ortunya suka pelototin handphone aja *ehmmm ngomong ama kaca* . Sama aja kayak kalo kita suruh anak harus makan sayur, tapi kita ga doyan sayur (eh ini mah bukan saya hehehe) dan banyak contoh lain yang sehari-sehari menjadi PR or tantangan buat kita para orangtua untuk tetap menjadi panutan bagi anak-anak kita.

BECAUSE ACTION SPEAKS LOUDER THAN WORDS! 

*yes akhirnya muncul juga quote itu.*

So, buku  yang simple ini jelas mengajarkan dua hal bagi kedua sisi. Kepada anak supaya tetap semangat dalam menyelesaikan sesuatu dan jangan cepat menyerah. Kepada orangtua, supaya bisa menyemangati dan selalu mendukung anaknya dengan cara terlebih dahulu menjadi panutan…. or become the good role model.

Sekian wejangan dari mbah Jo a! Ealahhhh ini bisa dikategorikan sebagai review buku ga sih? hahahah tereserah sih liatnya gimana, yang pasti tujuannya mau kasih liat buku yang saya suka…dan semoga bermanfaat. AMINNNNNN!

Have a nice day pals! eh iya kalo ada yang nanya bukunya beli dimana? hahaha maap ga tau euy…ini mah minjem di school library. Uhukkk! 😀

36

That Feelings of Riding a Roller Coaster

Pernah naik roller coaster kan? ga usah roller coaster yang extreme deh, yang semacam di Dufan aja. Gimana rasanya? seru? deg-deg ser kan? Terakhir saya naik roller coaster ya waktu di Trans studio Bandung beberapa bulan lalu. Seremnya amit-amit. Itu 45 detik terlama dalam hidup saya.

Anyway, bukan tentang naik roller coaster ini yang pengen saya bahas, tapi saya mau bahas tentang “perselingkuhan”. Jessica Huwae dalam bukunya yang berjudul “Soulmate” mengibaratkan perselingkuhan itu ibarat naik roller coaster, Eh sebenernya dibuku itu lebih tepatnya ‘jet coaster’ sih.(Apa bedanya ya jet coaster and roller coaster? ah anggap aja kurang lebih sama ya) rasanya seru-menegangkan-bikin senang-bikin ketagihan-bikin ketawa-kegirangan. Tapi yang menjadi pertanyaanya, apa iya kita bisa lama-lama diatas roller coaster sana? kalo cuma sebentar mungkin asik, tapi kalo lama-lama bisa bikin perut mual, kepala pusing dan akhirnya muntah kan? yes, waktu naik yamaha racing coaster yang di trans studio itu, saya muntah dan kepala saya pusing karena kecepatan roller coasternya ga kira-kira. Padahal cuma 45 detik berada diatas roller coaster itu.

Menarik ya membahas tentang perseligkuhan ini. Beberapa waktu lalu  sempat dibahas ama mba noni juga disini . Kalo mau cerita tentang orang-orang disekitar kita yang selingkuh rasanya takut juga sih endingnya jadi menghakimi.Jadi saya mau cerita ini karena teringat “soulmate”nya Mba Jessica itu. Udah lumayan lama baca ini, tapi kemaren karena libur jadi baca ulang dan keinget lagi ceritanya. Udah pada tau kan ceritanya? kalo belom, diceritain secara singkat ya.

Di buku soulmate ini bercerita tentang seorang Cewe yang bernama Nadya Samuella yang sering disakiti cowo or para mantan pacarnya. Ada Denny yang selingkuh dan ngehamilin cewe lain, ada pacar Nadya yang suka mukul, ada yang posesifnya keterlaluan, dan yang macam-macam intinya ga ada yang bener. Nadya suka ngeblog juga tapi isi blognya curcolan-curcolan lewat puisi or kata-kata yang puitis gitu. Suatu hari dia dapet komen dari ‘the hero’ alias Oka, cowok bali yang tinggal di Bali dan singkat cerita mereka berdua ini jadi sering chatting di YM. Obrolan mereka seru banget dan akhirnya mereka jadi akrab dan mereka ketemuan di Jakarta waktu Oka ada urusan perkerjaan. Nadya dan Oka masih seperti teman biasa. Sampai suatu hari waktu Nadya ada urusan kerjaan di Bali, mereka ketemuan dan ada moment dimana Nadya lagi rapuh banget karena mengingat betapa dia sakit banget selalu dapet cowo yang ga bener. Disitu Oka seakan menjadi malaikat penolong bagi Nadya dan Oka menyatakan cintanya. Dia ga pengen si Nadya terus-terusan nangis or menderita karena cowo. Akhirnya mereka jadian.

Oka sering becerita tentang masa lalunya ke Nadya. Dulunya Oka pemakai Narkoba dan punya keluarga broken home, tapi Nadya ga pernah tau lagi tentang masa lalu Oka, sampai pada akhirnya teman Oka yang kenal dengan Nadya ngasih tau kalau sebenarnya Oka udah menikah dan punya istri bernama Sekar. Nadya hancur banget pas tahu ini semua. Oka minta maaf karena udah ga jujur sama Nadya.

 ” Aku akan merusak semuanya dengan ngomong jujur ke kamu. Awalnya aku hanya ingin menawarkan pershabatan, but along the way, I fall for you. I’m in love with you Nad. This is somethiing beyond my control.” Itu kata-kata Oka buat Nadya saat menjelaskan tentang alasannya ga jujur tentang pernikahannya. Pengen banget ngelupain Oka, tapi Nadya ga bisa. Cinta banget kayaknya dia. Oh yeah honestly sayapun beneran jatuh cinta loh sama si Oka ini. Berasa kayak selingkuh juga jadinya..hehehehe. So karena Nadya cinta banget sama Oka dan Okanya juga ga mau ngelepas Nadya, akhrinya Nadya jadi selingkuhan si Oka.

Nadya boleh punya prinsip I against any affair, apa pun bentuknya” Tapi liat sendiri kan, manusia itu suka ga kuat iman kalo udah urusan perasaan. Sampe rela dimusuhin sahabatnya karena udah mengingatkan Nadya bahwa ini ga baik, hubungan dia dan Oka ga sehat. Saya suka respon temennya waktu si Nadya bilang ” Tapi Oka ga bahagia sama pernikahannya, karena mereka itu dijodohkan” dan tau apa jawaban temennya itu? “Kebahagiaan oka itu bukan urusan kamu Nad!” yes so true! bukan urusan kite cinnnn!

Emang sih, si Nadya awalnya ga ada maksud mau ngerusak rumah tangga orang, tapi kan kalau dia akhirnya udah tau si Oka udah punya bini, kok ya masih mau meneruskan hubungannya itu. Eh tapi ya bok! emang susah juga loh kalo udah keburu jatuh cinta. Gampang aja kita ngomongnya ini-itu, tapi kalo harus ngorbanin perasaan sendiri? dikata gampang? Ahhhhh ga tau deh, hubungan mereka rumit banget!  So,Gimana kelanjutan hubungan Nadya dan Oka? baca sendiri aja deh ya bukunya. Hehehehe soalnya saya mau bahas yang lain tentang perselingkuhan nih.

So, its like this, gampang banget ngomong “I against any affair, apapun bentuknya” tapi belum tentu loh kita bisa tetap teguh memegang prinsip itu kalau ada keadaan or sikon yang membuat kita seperti sikon si Nadya itu. Bukan berarti saya setuju sama perselingkuhan ya. Tapi sih intinya gini, selalu ingat bahwa selingkuh itu udah paling ga ada benernya deh, mau itu karena pasangan kita jahat or apalah…tetep aja ga bener. Putusin or cerai dulu..baru bisa punya hubungan sama yang lain. Buat yang pacaran aja selingkuh itu udah nyakitin banget apalagi yang sudah menikah. Dosanya juga dihadapan Tuhan! Karena telah melanggar janji pernikahan kan. 

Dulu jaman masih pacaran saya beberapa kali diselingkuhin (bukan uppa yaaa) dan rasanya sakit banget, banget, banget! Pacar pertama saya waktu kuliah dulu tingkat 1, masih polos-polos gitu. Jadianlah kita, ga nyampe sebulan tuh orang dah jalan ama cewe lain, sial!!! untungnya jadiannya belom lama jadi ga ampe bikin nangis bombay, cuma kesel aja and pengen tujes mukanya pake wedges. Hahahaha…..

Cerita diselingkuhin yang satu lagi mah lebih parah, dengan orang yang sama, berkali-kali. Sebenernya ga ampe jadian ama cewe lain sih dianya, cuma orangnya suka tepe-tepe gitu (Tebar pesona), orangnya welcome kayak keset kaki. Tapi ya sudah deh itu kan masa lalu. Untung berakhir dengan baik-baik saja dengan para mantan itu.

Pernah juga nih saya yang merasa kayak selingkuh. Jadi waktu satu tahun sebelum nikah, saya dan uppa sempet on/off hubungannya dan akhirnya pernah putus berkepanjangan, ada kali sekitar tiga bulanan. Huhuhuhu jadi curcol deh. Eh nggak, ini maksudnya saya mau cerita gimana rasanya selingkuh, artinya, kita yang selingkuhin pasangan kita. Jadi kan, saya waktu putus ama uppa itu, adalah beberapa kandidat-kandidat lain berdatangan menghampiri hatiku *pretttt! bahasanyaaa!!!* hahaha….iya pokoknya pas akhirnya ada dari beberapa kandidat itu yang nge-date sama saya, kok sayanya berasa kayak selingkuh ya? berasa ada yang ga bener gitu walaupun cuma pergi ketemuan doank ama nih kandidat lain. Maksudnya, saya tuh merasa bersalah banget sama uppa.Padahal kan harusnya nggak ya? secara kita juga udah putus waktu itu. Saya emang seneng sih waktu ngejalaninnya dulu, jadi ga sedih-sedih amat udah diputusin cowo, tapi tetep bok! si uppa selalu membayangi waktu lagi sms-an or chatting ama para kandidat itu. Ini si uppa pake pelet apa sih ya? hahahaha….ya pokoknya gitu deh, saya akhirnya ga bisa ngejalanin hubungan sama para kandidat itu, ya kerena si uppa ternyata juga panas bok pas denger saya lagi dideketin sama kandidat lain, dan akhirnya dia ngajak nikah. THE END!

hahahahaha,,,,ini kenapa kok jadi ceritain kisah cinta saya dan uppa ya?

hihihihi…..ini pasti efek mau wedding anniversary deh (padahal masih 3 bulan lagi kaleeee hahaha)

Nulis postingan ini emang juga karena teringat beberapa orang yang saya kenal yang sedang mengalami ini. So, selingkuh apapun bentuknya udah pasti ga bener, ga sehat, dosa! musti punya “guilty feeling” alias perasaan bersalah. Ada pihak yang kita sakiti.Terlebih buat ‘married couple’. Kalau sudah terlanjur seperti kondisi si Nadya itu, cobalah pikir ulang, coba berpikir andaikan kita adalah orang yang diselingkuhin, apa sanggup? Sakit kan?

Semoga kita dijauhkan dari perihal selingkuh-selingkuh ini, dan kalaupun ada hal-hal or kondisi yang memungkinkan kita bisa selingkuh, mari berdoa yang kenceng supaya bisa mengalahkan semua perasaan yang ada. Semoga kita masih bisa menerima nasihat-nasihat dari orang terdekat kita untuk tetap berjalan pada jalurnya. Karena konon katanya, orang paling dablek dan susah dibilangin adalah orang yang lagi jatuh cinta. Hahahaha..eh iya..bener kan? coba aja nasehatin orang yang lagi falling in love, pasti susahnya minta ampun! So, I against any affair, apapun bentuknya.

That feelings of riding  a roller coaster…..

You like it?

ME?….

NO!!!!!

XOXO

Kenalin, ini selingkuhanku dalamm khayalan. Hahahaha....Kalo ada cowo secakep and se sexy Ethan Hawke gini ngajakin kamu selingkuh, mau ga? gimana cara nolaknya ya????? (hahahaha dasar ganjen!)

Kenalin, ini selingkuhanku dalamm khayalan. Hahahaha….Kalo ada cowo secakep and se sexy Ethan Hawke gini ngajakin kamu selingkuh, mau ga? gimana cara nolaknya ya????? (hahahaha getok!!!dasar ganjen!)

36

Sabtu Bersama Bapak : Book Review

10492287_10204630572470713_5373177570116562733_n

SPEECHLESS!

itu sampe ga tau mau ngomong apa pas abis baca buku ini.

*suka lebay emang gue ini kan* 😀

Iya jadi kapan itu liat bukunya Di Gramedia, tapi ga terlalu tertarik beli, tapi abis baca blognya Roy dan si Tenkky alias Nadya juga upload di IG, mereka rekomendasi bukunya, ya jadilah saya baca. (ini salah satu dari 6 novel yang saya beli minggu lalu untuk mengisi liburan 2 minggu ini….seru kan)

Ceritanya tentang apa? 

Ini adalah sebuah cerita.

Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. 

Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik.

Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih.

Dan……, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.

Itu sepotong tulisan di sampul buku dari sang penulis Adhitya Mulya (penulis ‘jomblo’)

Jadi Cakra dan Satya adalah dua kakak beradik  yang ditinggal oleh ayah mereka waktu mereka masih kecil (Satya usia 9 tahun, dan Cakra usia 6 tahun) Sang bapak divonis oleh dokter sakit kanker dan bisa bertahan paling lama setahun lagi. Dan sang bapak berusaha ingin selalu ada untuk anak-anaknya meskipun saat dia sudah pergi nanti. Oleh karena itu si bapak mempunyai ide yang brilliant dengan membeli sebuah handycam dan membuat video-video yang sebenarnya sebagai guidance in life nantinya buat kedua anaknya. Dan Video-video dari sang bapak akan ditonton setiap sabtu sore. Satya dan Cakra sangat menantikan sabtu sore karena mereka merasa bapak mereka dekat dengan mereka dan menyapa mereka lewat video-video yang sudah disiapkannya dulu bersama ibu Itje sang istri. Seakan bapak mereka tidak kemana-mana. Seru juga ya idenya. Iya kalo kita tau kapan kita mati. Kalo meninggalnya ga pake aba-aba (tabrakan, serangan jantung)…duhhhh *amit-amit* jangan ya Tuhannnnn

Di video pertama si bapak bilang:

Hi Satya, Hi Cakra! ini bapak, iya benar kok ini bapak. Bapak cuma pindah ketempat lain. Gak sakit. Alhamdulilah, berkat doa satya dan Cakra. Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan main di samping kalian. Tapi bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan bapak disamping kalian. Ingin tetap bercerita kepada kalian.” 

Udah mengharu biru aja pas baca bagian ini, kebayang gimana perasaan si anak yang tahu bapaknya uda ga ada, kebayang perasaan si bapak waktu merekam video ini karena dia tahu dia akan pergi ningglin anak-anaknya. Lalu mulai baca bagian Satya dan Cakra sudah dewasa, asli bener-bener dua pribadi yang berbeda banget tapi dua-duanya seru.

CAKRA

Kalo udah baca bagian si adik, Yaitu Cakra….udah deh pasti ngakak sengakak-ngakaknya, soalnya emang nih ceritanya si Cakra tuh kalah ganteng ama abangnya (pukpuk…kesiannn) Gelagapan kalau deketin cewek. Sampe Si Satya kakaknya save di  phonebooknya dengan nama yang macem-macem: “pria tuna asmara” or “gembel cinta” or apalah sejenisnya yang menggambarkan gimana menyedihkannya kisah percintaan adiknya ini. (kuyang asyemmm nih si Satya)

Usia si Cakra udah 30 tapi masih jomblo aja, tapi soal karir mah lumayan udah bisa beli rumah sendiri, jabatan dikantor juga udah jadi deputy director di sebuah Bank. Suka banget deh suasana kantor si Cakra ini. Terlebih divisinya dia, asik banget ama sesama anak buahnya. Just wondering sih, beneran ada ga ya suasana kantor seperti itu, or tipe bos yang asik banget kayak si Cakra. Pokoknya Cakra ini tipe orang yang menyenagkan banget deh kecuali urusan cinta….payah dia kalo udah bersangkutan ama urusan cewe. Sampe bawahannya bilang ke dia: “seorang jomblo berumur 30 tahun. Menyatakan cinta 3 kali. Ditolaknya 5 kali. Sudah menjomblo 13 tahun, berapa tekanan batin yang disimpan di hati si jomblo?” >> BUAHAHAHAHA…..asli ini minta dipecat banget nih kalo ada bawahan yang berani ngomong gini keatasannya. 😀

SATYA

giliran baca bagian si Satya sang kakak, langsung sendu-sendu haru gitu. Saya ngerasa si penulis tahu betul rasanya jadi ayah (yaiyalah si mas Adit ini kan bapak dari dua anak lelaki ya, jadi pas banget lah dia mendeskripsikannya), dia kayak menuangkan filosopinya mengenai parenting juga di buku ini. I like it!

Satya kerja di oil and gas company gitu,lulusan Geologi yang harus selalu pergi ke site untuk beberapa waktu dan pulang sesekali. (Jadi inget temen yang anak Geologi), Jadi ceritanya Satya tuh tinggal di Denmark bersama Rissa sang istri yang cantik dan tiga anak laki-laki yang terpaut usia 2 tahun masing-masing.(kebayang riwehnya hidup dengan 3 anak laki-laki tanpa ART, dan suami yang hanya pulang hanya sesekali, saya punya temen nih percis begini kondisinya, ga sanggup juga bayanginnya) >> ya gausah dibayangin kali jo! dinikmatin aja! 😀

Karakter Satya itu mudah marah, beda ama Cakra yang humoris. Sedikit perfeksionis juga, punya istri yang baik dan punya penghasilan dari main saham (work from home) yang masih singset dan tetep cantik walau udah brojolin tiga anak (ohhh no! merasa terintimidasi bagian yang ini ya bok!) 

Suatu kali saat Satya telfonan sama anaknya Ryan, Ryan dibuat nangis kejer karena dimarahin via telfon ama Satya. Perkaranya adalah si Ryan ga bisa jawab soal matematika. As I told you before, si Satya ini kan Perfeksionis dan emosian anaknya, jadilah si Risa istrinya kesel banget dan marah, trus ngirim email. (anjrittt!!! suami istri kirim-kiriman email yang isinya ngebahas masalah RT itu gimana coba!)

Jadi di email itu si Rissa bilang kalau Satya sang suami mending ga usah pulang dulu deh kerumah saat dia off nanti, sebelum di bisa menyadari akan sifat-sifatnya yang udah ganggu banget, karena ternyata selama ini anak-anaknya selalu takut kalau bapaknya pulang. HIKS!!!!!! perihhh banget ga tuh seorang suami dan bapak dapet respon begitu dari anak-anaknya. Yah gimana nggak serem kalo Satya selalu marah tiap kali dia liat rumah mereka yang kayak kapal pecah, Masakan istri yang STD alias standard, prestasi anak-anaknya yang ga sesuai ekspektasinya. Huhuhuhuh….udahlah LDM an…..pas balik kerumah eh malah berantem mulu kerjaannya.

Ok, pas bagian ini saya jadi senyum-senyum sendiri, because once I said to uppa pas lagi argumen lewat telfon (kita kan LDM an yang ketemunya cuma hari Rabu, lalu jumat-minggu) :

Me: “ih capek deh ngomong sama kamu, udah deh besok hari rabu kamu stay dikost-kostan aja, ga usah balik! nyebelin!” klik!!! lalu telepon diputus. >> contoh istri durhaka…LOL 😀 hahahaha…..ya abisss kalo nyebelin banget gitu kadang mendingan jauh-jauhan aja deh. Eh tapi kalo keselnya dah ilang….kangennya ampe ke ubun-ubun juga sih >> Contoh istri labil 😀

So, pasca baca email dari Rissa, si Satya merasa tertohok banget kan ya, so he’s trying to figure out how to fix it, how to be a good father. Ternyata ga gampang jadi ayah yang baik, ayah yang dirindukan oleh anak dan istrinya. It’s been a long time that Satya never played the video from his bapak anymore, to hear the story and wisdom, video bapaknya itu bagaikan guidance in life untuk anak-anaknya. Jadi Satya mulai menonton video-video dari bapaknya lagi, dan dia menyadari banyak hal yang dia harus perbaiki, dimulai dari meminta maaf dan segala cara untuk menurukan ekspektasinya terhadap anak-anaknya. Bagaimana Cara Satya memperbaiki hubungan dengan istrinya? bagaimana ia mencairkan suasana dan membuat hubungan ayah-anak menjadi hangat kembali? berhasilkah Satya? baca deh bukunya…seriously its’s such a good lesson. Di bagian Satya ini banyak tips parenting yang menurut saya okeh bangetlah! *sungkem sama mas Adhitya*

salah satu contoh parenting tips di buku ini:

“Ketika orangtua memberikan waktu dan ruang untuk bersimpati dan berempati dengan si sulung, anak sulung itu akan memiliki waktu dan ruang untuk bersimpati dan berempati apda adik-adiknya.” >> peluk Gwinette, anak sulungku yang sering jadi korban omelan emaknya…huhuhu 😦

Jadi ya kumplit… ada tawa, ada haru, ada pelajaran hidup, ada tips-tips pedekate (yang gokil semua), ada sindiran buat para emak-emak yang dah beranak untuk tetap jaga penampilan fisik.

MY FAVORITE PART

Haahaha……ini bagian paling tricky deh, jadi kan ya si Rissa ini tipe istri yang baik banget and has a ‘yummy’ look. Si Satya ga tau ternyata selama ini istrinya tuh rajin olahraga dirumah, sedangkan Satya males banget work out dan perutnya dah sedikit buncit. Satya ga nyangka bahwa Rissa bekerja keras untuk menyenangkan suaminya.(Yah ga gitu2 juga sih motivasi si Rissa untuk olahraga, Satya GR banget deh kamuuu hehe) So, one way of trying to fix their relationship is to appreciate her wife. Jadilah si Satya mulai nge gym dan ngotot punya abs or six packs. Pas ditanya temen kantornya motivasinya nge gym apa? Satya jawab: Because I have a sexy wife and my wife deserves a sexy husband. >> pretttt!!!! sial!!! tricky banget kan!!!! ini namanya nyindir akikah donk bokkk!!! nyindir kita semua buibuuuuu (yang merasa aja sih, merasa punya tetelan diperut maksudnya) LOL…. iya iya deh…abis libur lebaran kita work out lagi deh!!!, latihan muay-thai lagi deh *janji* (lalu colek si uppa, kamu juga donk darling!!! biar kita kayak si Satya dan Rissa….>>ngokkkkk!!!!! hahaha contoh motivasi yang salah! 😀

Another part yang paling saya sukai adalah petualangan Cakra sang adik untuk mengejar cintanya. Ayu, anak baru dikantornya yang cantiknya bikin Satya ampe kayak orang bego. Suka banget ama jokes-jokes dari orang kantornya itu. Asli itu saya ngakak-ngakak aja sepanjang cerita Cakra di kantor bareng bawahannya yang kadang kuyanggg asyeemmm tapi sebenernya bawahannya itu perduli banget ama bos mereka yang masih aja menjomblo di usianya yang udah 30 tahun.

Berhasilkah Cakra mengejar cintanya? Karena dilain waktu sang ibu masih ingin menyaksikan Cakra menikah sebelum dia meninggal karena kanker payudara yang diderita ibunya.

Ajeeeee gileeee, ini saya nge-review buku apa storytelling ya? hahahaha maap spoiler dikit yeee….iye saya emang gini kalo udah suka banget pasti pengen share aja bawaannya. Tadi malem si uppa saya paksa dengerin saya storytelling mengenai buku ini. Huhuhuhu andaikan dia mau baca ya. Pasti seru banget bisa diskusiin isi buku ini.

Cerita yang saya tulis diatas belum ada apa-apanya kok, musti baca bukunya. Dijamin hati hangat, hangat karna tawa dan haru. Seneng liat hubungan Antara ibu Itje dan kedua anaknya Satya dan Cakra. Jadi ngebayangin gimana ya nanti hubungan saya dan Gwintte Gavin saat mereka udah besar nanti? Mudah-mudahan bisa seperti Ibu Itje ini,asik banget, ga mau memaksakan kehendaknya, mengayomi, bisa becandaan dan sindir-sindiran yang kocak gitu, ga mau ngerepotin anak-anaknya dan selalu meletakkan kebahagiaan anak-anaknya diatas segalanya. PHEEWWWW!!!! I  can’t breath just to imagine that my babies will soon become adults too like us. Hold on!!!! pause the time please..I want to fix so many things from my parenting style first! huhuhuhu *nangis bombay*

Jujur aja nih, awalnya saya males banget mau beli buku yang ceritanya tentang “ayah” gini, bukannya apa-apa, hubungan saya dan ayah saya itu kan gak hangat, masih inget waktu saya nge-review buku papua berkisah punya mba Swastika Nohara kan? dibuku itu juga kan tentang hubungan ayah dan anak. Tapi walaupun saya ga punya bapak yang hangat, setidaknya saya tahu dia cinta kami anak-anaknya, dan saya tahu saya punya suami yang sangat mencintai anak-anaknya. Have I told you that I have an awesome husband and a super dad for Gwin and Gav? yes HE’S THE BEST DAD EVER! (jiahhh jadi kangen kan, orangnya udah cao pulak ke  Cilegon lagi…huhuhuhu) >> Yes I’m a drama wife! 😀

Oh ya banyak catatan-catatan kaki (footnote) yang asli KAGAK PENTING BANGET! hasyemmm banget ini emang penulisnya….kocak bener deh! kirain beneran penjelasan ilmiah apa gitu ya! hahahha…..musti liat sendiri, susah jelasinnya.

So if I have to describe this book with two words, then I would say:

“TAWA DAN HARU”

soalnya abis ketawa, trus sendu-sendu haru, kayak gitu aja terus sampe halaman 277, halaman terakhir dari buku ini. So do you want to experience like what I have? Go find and read this book…This is a highly recommended book! I’m gonna read this book again for sure!

*maafkan kelebayanku ini ya, kalo misalnya kalian ga nemu perasaan yang sama pasca baca buku ini, please don’t blame my review, but this is just what I feel  after reading this,from the bottom of my heart deh pokoknya”

So here is my fav line:

When Satya make up with his wife Rissa:

Rissa: “Saya ga ngerti” (jadi Rissa mencari jawaban kenapa sekarang suaminya udah berubah)

Satya: “Let’s just say this is me, keeping up with you.”

Rissa: (nodding her head)

Satya: “I can’t ask for a better you. You, however deserve a better me”

*yukkk mareeee kakaaaa….. peluk suami/istri masing-masing….. yang masih pacaran pegang tangannye ajahhh, dan yang masih jomblo….gih.. pelukan ama si Cakra sang jomblo tuna asmara,….. 😀 😀 *

ciao….sampai jumpa di review buku selanjutnya…….Love love this book so much!

xoxo

11

BAPAKku dan “Papua Berkisah” By Swastika Nohara

Seberapa dekatkah kamu dengan bapak? iya bapak or papa or papi or daddy?

Sedari dulu saya selalu memimpikan punya ayah yang hangat, dan bisa akrab atau sekedar bisa ngobrol-ngobrol or becandaan seperti papa dari Debby temen saya.

Iri deh kalo liat orang akrab sama bapaknya. Nasib punya bapak super COOL…..jangankan bisa akrab, tapi mau minta tolong sesuatu aja saya takut. Sifatnya yang moody dan juga dingin seakan mau nelen oran bikin saya udah jiper duluan.

Ada beberapa memori bersama bapak yang bikin saya sebel. Salah satunya kalo lagi dimarahin beliau. Saya yang dari kecil hobi nonton tv pernah di bentak bapak untuk masuk kamar dan tidur kaerna udah jam 9 malem. Padahal buat orang lain ini mah biasa aja ya..tapi buat saya ini nyakitin banget. Itulah karena saking jarangnya ngomong dan marah..tapi dibentak aja udah bikin nangis bombay.

Setiap saya pulang dari luar kota dan udah kemaleman saya sering minta tolong bapak untuk jemput saya di Airport or di stasiun ot terminal… tapi keseringannya akan ditolak dan hanya dijawab ” naik taxi aja” Hiksssss mana nih sosok bapak yang melindungi anak! Duh boro-boro kagum sama beliau… sebel iya!

Tapi itu dulu sih, waktu akik masih muda belia ya bok! *berasa tuir*

Sekarang saya rasa ada beberapa hal yang saya selalu harus ingat bahwa bapak adalah sosok bapak yang bertanggung jawab dan sayang sama istri dan anak-anaknya.

Waktu kecil dulu saya dan adik saya sering dibelikan baju kembaran sama bapak kalo dia baru pulang berpergian dari luar kota atau bahkan kalo dia mampir dipasar. Tapi cara ngasih bajunya ya sok cool gimanaaa gitu. Nyebelin…hahahaha

Ada satu hal yang saya nggak bisa lupa dari bapak saya yang sok cool itu. Bapak saya tahu kalo saya itu penggemar berat BON JOVI, waktu SMP Bon Jovi pernah dateng konser di Ancol jakarta… saya pengen banget bisa nonton..tapi ga mungkinlah dikasih. Saya inget harga tiketnya 45rb rupiah. Kecengan saya waktu itu nabung tiap hari ga jajan mie ayam kesukaannya demi bisa beli tiket konser bon jovi itu. Saya cuma berharap disiarkan ulang di TV.

Jadi udah dikasih taulah bakal ada siaran ulang konser bon jovi jam sekian sekian dan saya super excited banget waktu itu. Pulang sekolah saya semangat banget karena sore or malemnya acara konser siaran ulangnya mulai. Pas nyampe rumah harapan saya pupus…. karena ternyata Tv kami baru aja dijual bapak, ga tau alesannya apa..mungkin lagi butuh duit mendadak. Kesel mengkel banget rasanya. Akhirnya saya nonton di rumah tetangga, tapi kan saya ga puas..ga bisa nyanyi sepuas-puasnya karena ga enak lah ya ama tetangga dan saya juga udah kesel.

Saya ngambek abis-abisan karena kejadian ini. Dan si bapak yang nyebelin itu terasa makin menyebalkan…super menyebalkan 😦

Tapi suatu sore saya terkejut bapak saya datang dan tiba-tiba nyodorin saya sebuah VCD Bon Jovi dan saya langsung lelompatan…..ohhhh seneng banget luar biasa….

Ternyata bapak merasa bersalah karena kejadian tempo hari dan akhirnya tiap hari saya nonton vcd itu, seneng banget banget. Oh ya kasetnya juga dibeliin tapi VCD itu kan ada Video clip yah jadi bikin rasa kesel saya tempo hari bener-bener terobati deh.

Saya tau kalo bapak tuh sebenernya sayang sama saya..sama kami… tapi sifat dinginnya kadang nutupin semua itu. Hanya bisa dimengerti saat saya udah dewasa seperti ini.

Dia emang males jemput-jemput kami dari mana-mana..tapi setidaknya beliau tidak pernah keberatan untuk jemput Gwinette pulang sekolah tiap harinya… *jiahhh cinta ke cucu lebih besar ya pakkk!* >> emaknya ngiri abesssh :))

Lalu saya baca Novel “Papua Berkisah” dari Swastika Nohara yang akrab dipanggil mba Tika.

Secara garis besar ini adalah kisah hubungan kasih sayang antara bapak dan anak perempuannya. Bikin terharu karena sikap Saulus (ayah) yang nggak hangat ternyata punya cinta dan perhatian yang sangat besar terhadap anak perempuannya Eva. Sosok Saulus ini mengingatkan saya sama bapak saya yang cuek banget tapi saya tau didalem hatinya pasti dia cinta sama anak-anaknya. Bapak dan anak ini sama-sama penggemar sepak bola. Dan si Eva ini penggemar berat Persija dan saking ngefansnya dia jadi anggota jack angels (nama panggilan untuk fans perempuan jackmania) dan nggak pernah absen nonton di stadion, terlebih saat pertandigannya diadakan di GBK.

Buat yang udah pernah nonton pertandingan sepak bola secara live di GBK (Gelora Bung Karno) cerita ini pasti bikin kita makin bisa membayangkan suasana dan euphorianya. Tapi buat belum yang pernah nonton ya tetap bisa bayangin juga sih, karena mba Tika mendeskripsikannya dengan baik. Saya sendiri baru sekali nonton bola di GBK dulu tahun 2007 or 2008 pas piala AFC Indonesia VS Korea, asli emang seru banget nonton di GBK, maklum dari jaman SMP saya suka nonton pertandingan sepak bola. Dulu ngefans banget ama Michael Owen waktu dia di Liverpool. Sampai sekarang saya adalah penggemar Liga Inggris. Dulu ampe nangis waktu Inggris kalah di pertandingan seperempat final. Hikssss…..

Si Eva dalam cerita ini, adalah perempuan yang berusia 21 tahun dan berasal dari papua tapi belum pernah pulang ke Wamena-Papua. Karena Ayah dan Ibunya merantau ke Jakarta saat mereka muda dulu.

Selanjutnya adalah kisah perjalanan Saulus dan Eva menuju Wamena. Penuh drama dan bener-bener saya deg-deg an, seakan-akan saya ikut bersama Eva dalam adventure mereka.

Banyak hal yang terjadi dalam perjalanan ini yang akhirnya membuat saya terharu biru sama kisah hubungan sang ayah dan anak.

Nyebelin banget emang si Saulus bapaknya si Eva ini, coba gimana ga nyebelin HP nya si Eva dibanting aja gitu keluar dari jendela mobil dan dilindes deh ama kendaraan. Belum lagi ternyata Saulus itu seakan memaksakan kehendaknya banget. Karena harus menuruti keinginan bapaknya ke Wamena, Eva rela mengakhiri karirnya di Ibukota sebagai pegawai minimarket yang sedang akan dipromosikan untuk naik jabatan.

Tapi satu pelajaran yang saya ambil dari cerita ini adalah Feeling orangtua untuk anaknya nggak pernah salah. Dicerita ini Eva mudah sekali percaya sama laki-laki dan ayahnya yang terkesan rese dan over protektif itu ternyata selalu benar dalam memandang seorang laki-laki yang mencoba dekat dengan Eva.

Ohya ada humor-humor juga yang diselipkan mba Tika dalam buku ini, salah satunya tulisan-tulisan di bagian bak belakang truk-truk lintas provinsi yang dilihat Eva sepanjang perjalanan darat menuju Surabaya bersama ayahnya sebelum mereka berangkat ke Papua. Tulisan-tuisannya emang suka nyeleneh macam “NEW FEAR THE ME IS THREE” (nyupir demi istri)  dan masih ada beberapa lagi.

Buat yang penasaran seperti apa adventure ayah dan anak ini, beli deh bukunya ya. Buat saya yang punya bapak super sok cool ini mungkin jadi pengingat buat saya bahwa tidak ada orangtua yang tidak sayang pada anaknya, kalaupun ada paling hanya 2% didunia ini, dan si 2% itupun dipertanyakan kewarasannya.

Sekian Review dari saya ya mba Tika, maaf saya mesti relate ke diri saya dan sepertinya Papua Berkisah ini musti ada lanjutannya deh. Akhirnya mereka tinggal di Wamena atau di Jayapura? dan akhirnya sperti apa ya hubungan mereka dengan keluarga dari Lisa, istri Saulus? Trus pekerjaan mereka disana?

Thank you for the great story mba Tika!

Bahwasanya……

Hidup bukan selalu soal cinta…….. 
image

xoxo

JOEYZ

4

The Lunch Reunion [Book Review]

image

Another novel berjenis metropop yang dibaca bulan ini. Sebenernya The lunch reunion ini yang selesai dibaca duluan , tapi karna ngabacanya keputus-putus (maklum, ga bisa bagi waktu karna kan ngajar padet and ngangon bocah kalo dah dirumah, musti nunggu anak2 tidur dulu >>alesan) Jadi kalo baca keputus2 gitu agak kurang dapet chemistrynya (menurut saya sih.)

Dirty little things langsung direview karna abis baca semaleman suntuk dan lagi mid term break alias libur…jadi masih kebawa2 emosi dari isi ceritanya gitu. Percis kayak saya abis baca PARTIKEL nya Dee Lestari. Tenggelam dalam karakter Zarah si tokoh utamanya. 3 hari gak move on-move on. 😀

The Lunch Reunion ini intinya adalah tentang persahabatan 4 wanita muda yang dipertemukan di kantor yang sama dulunya. Sebenernya ini sambungan dari sequel sebelumnya “The Lunch Gossip”, tapi saya justru belum baca yang The Lunch gossip.

Cara berceritanya sih yang agak beda. Si penulis menjadikan ke 4 tokoh utama untuk bercerita bergiliran. Jadi kan nama-nama tokohnya adalah: Arimbi, Xylana, Keisha, dan Kynthia (asli deh nama xylana dan kynthia itu agak terdengar aneh dikuping saya). Nah lalu ditiap bab nya si penulis bikin judul contohnya seperti ini:

Keisha: I’m back  (di bab ini, Keisha yang bercerita dan mostly cerita tentang kehidupan or dirinya)

Kynthia : menikmati bulan-bulan (Kynthia yang bercerita)

dan seterusnya…. nah uniknya, cerita tetap bergulir nyambung aja gitu walaupun yang jadi pencerita beda2. (eh istilahnya apa sih ya?) pokoknya si pemeran utamanya itu ya ganti2an gitu deh. Tapi tetep ceritanya nyambung terus. Walaupun ada di beberapa part yang menurut saya keputus dan nanggung banget.

Oke daripada pusing-pusing bahas itu, mending kita bahas ini (hahaha….aposehh!!!) 😀

Jadi ini buku sebenernya dibilang bagus banget juga nggak, dibilang jelek juga nggak. Dalam kategori biasa aja. Maksudnya, saya ga penasaran mau buru-buru abisin baca langsung.

Dari cerita ini sih kita disuguhin 4 karakter wanita yang berbeda-beda.

1) Ada Xylana (xixi) yang perfeksionis dan pekerja keras. Bingung mau bagi waktu untuk kerja atau ngurus anak alias jadi IRT. Tapi sih intinya si Xixi ini terlalu keras ama diri sendiri, setres sendiri, ga bisa nurunin standard dalam urusan kerjaan kantoran apalagi urusan kerjaan domestik.

2) Keisha, yang jutek tapi sebenernya baik hati dan perhatian ama temennya. Cuma aja dia kalo ngomong straight to the point. Gak pake babibubebo….hajar waeeee pake kata2nya yang tajem. Diantara ber-empat ini, saya paling suka liat pasangan Keisha dan suaminya Paul. Si Paul ini critanya orang bule yang mana bos nya si Keisha waktu dia kerja di Aussie dulu, dan Paul yang bisa ngerubah kebiasaan Keisha yang suka TELAT! Tapi keren deh cara pendekatan si Paul ke Keisha, padahal paul ini termasuk bos yang nyeremin. Eh iya Keisha ini ternyata punya trauma di masa lalu yang bikin dia ogah untuk HAMIL. Yang mana dicerita ini akhirnya si Keisha malah hamil, dan dia susah menerima kenyataan kalo dia emang beneran hamil.

3) Arimbi, yang lembut dan sangat perhatian. Arimbi seorang designer sukses dan dia pengen banget bisa hamil dan punya anak yang lahir dari rahimnya sendiri. Hidup tuh emang aneh kan ya. Yang pengen hamil ga dikasih hamil, yang ga kepengen hamil eh malah hamil. (Ga mau bahas, agak sensitip ini). Arimbi ini sering dimintain tolong ama Xixi untuk jagin Chaca anaknya xixi yang usia 5 tahun kalo ga salah. Saking sayangnya Arimbi ke Chaca, si Arimbi ini juga seperti ibu ke 2 buat Chacha. Enak banget ya pertemanan kayak gini.

4)Ada si pendamai, alias penengah. Namanya Kynthia. Panggilannya Thia. Thia ini lagi hamil juga, sama kayak xixi, tapi xixi hamil anak ke 2. Kynthia ini selalu menjadi moderator kalo ada diantara mereka yang sedang ngambek2an (lahhh dalam pertemanan or persahabatan pasti ada kan ya berantem2an). Saya ga nyangka bahwa justru dibagian Thia ini saya nangis ( >> anaknya gampang nangis, alias terharu) di cerita ini yang karakternya menonjol tuh ya si arimbi, keisha dan xixi. Kytnhia biasa2 aja. Tapi justru diendingnya dia yang bikin terkesan.

Lumayan ada beberapa bagian sih di cerita ini yang saya highlight…..

1) Membahas Topik Yang Tepat.

Betapa kita suka ga nyadar,(kitaaa? Elo aja kali aja Jo! Hehe) kalo misalnya kita lagi kumpul ama temen2 kita, trus keasikan ngebahas suatu topik, tapi si temen kita itu ga nyambung ama topik kita, tapi kita nyerocos aja terusssss tanpa peduli perasaan temen kita itu. Oke seperti dalam cerita ini. Yang mana, suatu kali mereka ber 4 bikin lunch reunion,dan ada tambahan Mega dan Airin temen dari xixi dan dan Thia yang ikutan gabung. Mereka asik ngebahas tentang kehamilan, jadi diantara mereka ber 6 itu cuma keisha dan Arimbi yang dalam keadaan gak tambur alias hamil. Mereka merasa asing jadinya. Well, kalo si Arimbi sih lebih bijak menyikapinya, tapi keisha si mulut tajem yah nggak gitu. Nah ini pelajaran buat saya (dulu sih) saya sering keasikan ngobrolin tentang kehamilan or tentang parenting or tentang anak sama temen2,dan ga sadar ada temen kita yang masih single or married tapi belum punya anak.  Dan buat kita itu topik menarik tapi buat orang lain yah belum tentu. So, kalo lagi ngumpul2 gitu, bahaslah topik yang umum, yang semua pihak mudeng. Toleransi namanya. 🙂

2) Jadilah Ibu yang Bijak.

Disini dibahas tentang tipe2 ibu-ibu. Kadang kita suka merasa bener sendiri. Jadi sejak xixi jadi IRT, mau ga mau dia jadi belajar sosialisasi ama ibu-ibu di komplek rumahnya. Gak mulus sama sekali. Seringlah ibu-ibu ini saling nge judge or ngegosipin. Si kelompok A, ibu-ibu rumahtangga yang punya ART tapi doyan keluyuran dan tugas menemani bermain dan menyuapi anak tetep dipegang kendali ama nanny or Art, LaLu ibu-ibu kelompok B yang ga punya ART ngegosipin si kelompok A yang menurut mereka ga bener banget, hura-hura mulu kerjaannya. Apa gunanya jadi IRT kalo urusan anak tetep dikasih ke nanny or ART. Lalu si kelompok B sebaliknya  nyinyirin kelompok A, tukang gosip dan ngiri aja karna ga mampu sewa ART. Dan menyaksikan semua ini bikin si Xixi makin pusing…..dan menurut xixi dua kemlompok ibu-ibu ini sama aja nggak benernya.

3) Never Loose HOPE

Yes, never loose hope adalah pelajaran yang diberikan oleh kisah hidup si tokoh dalam cerita ini yang bernama Arimbi. Begitu giatnya dia berusaha untuk bisa hamil dan punya anak. Semua cara dia tempuh.Walaupun pada akhirnya dicerita ini dia nggak kunjung hamil tapi dia ga pernah putus asa. Dia berprinsip untuk tidah pernah berhenti untuk berharap. Sambil dia berusaha dan berdoa, Arimbi mencoba untuk mengambil sebuah tanggung jawab besar yaitu menjadi Ibu asuh bagi 30 anak yatim piatu di sebuah panti asuhan yang ditinggalkan pengurusnya. Dan hal ini menginspirasi sahabat-sahabat lainnya, terutama Keisha  yang merasa masih self-centered banget selama ini. Dan Arimbi berprinsip, Umur ga ada yang tau, jadi selama kita masih hidup, apa salahnya kita melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Ok, noted!

So, kira-kira gitu deh review dari saya. Ohya, selain dari ke 4 tokoh utama ini, ada juga  tokoh lain yaitu Kasih Kinanti yang berusaha mengacak-ngacak kehidupan mereka, alias sirik sih sebenernya. Trus ada Vinka, yang tadinya anggota dari kelompok XixI dkk, tapi Vinka berkhianat dan meniggalkan mereka. Lalu muncul lagi diantara mereka tanpa sengaja yaitu sebagai pegawai barunya Paul, suaminya Keisha. Kehadiran Vinka dikantor Paul sempat menciptakan konflik antara Paul dan Keisha.

 

My Fav part:

Paul to Keisha:

“Waktu adalah hidup itu sendiri, Keisha,” katanya lagi. “Ketika kamu tidak menghargai waktumu berarti kamu tidak menghargai  hidupmu. Terlambat datang bekerja sepuluh menit, tiga puluh menit, mungkin tidak membuat dunia hancur seketika. Tapi itu membuat kamu semakin tidak menghargai keteraturan. Padahal banyak yang bisa kamu lakukan dalam jangka waktu yang kamu sia-siakan itu. Tidak perlu untuk kantor, tapi untuk diri kamu

Oke…sekian review dari saya…
Semoga bermanfaat 🙂

ciao 🙂

 

 

 

23

Dirty Little Secret (Book Review)

He wants her. She hates him. Together they have a….. “DIRTY LITTLE SECRET”

20140325_122213

Lagi iseng aja beli novel-novel yang ringan….karna bakal libur seminggu dan tau ga bakal kemana-mana. Jadi hari minggu kemaren kita ke Mall puri Indah (lah ini gimana siih? katanya ga bakal nginjekin kaki di mall untuk 10 bulan kedepan?) lol 🙂

ya namapun manusia…bisa berubah kapan aja 🙂

Oke jadi kita mampir ke Gramedia nyari coloring book buat Gwin yang lagi kegandrungan mewarnai beberapa bulan ini. Dan saya mau cari bacaan ringan untuk ngisi liburan. Sempet bingung mau beli si DLS (Dirty little secret) ini apa soulmate.com nya Jessica Huawae ya ? kalo beli 2 kok ya langsung berasa duitnya ya….*medit*

Oke jadilah buku ini saya bawa pulang dan mulai baca, karna anak2-nyampe rumah udah langsung pada tepar aja mulai dijalan pulang tadi.

Saya mulai baca dari awal dan langsung ga bisa berhenti…..terusss dan terussss tanpa si penulis “Alia Zalea” memberikan saya jeda untuk boring di part-part tertentu. Saya tetap baca dengan khusyukkkk….

Dan akhirnya saya selesai ngebaca ini jam 3 subuh !!! huaaaaa gilaaa lebih parah dari drama Korea, buku setebal 333 halaman di eksekusi dalam waktu sekian jam. Untung senin itu saya udah libur…kalo nggak ya bisa tepar.

Cerita model begini sih udah banyak ya, maksudnya ide ceritanya menurut saya umum banget. Bukan sesuatu yang unik. Tapi ya itu tadi..saya suka aja ama bahasanya yang gampang dicerna dan humor2nya yang ga terlalu dipaksakan. Saya cerita dikit ya isi bukunya. Janji deh gak bakal spoiler2 amat.

2 tokoh utamanya  adalah Ben Barata seorang laki-laki sukses yang jadi senior consultant di Chicago Amerika serikat, yang merasakan kekosongan selama 8 tahun lamanya Ben pulang ke Indonesia selama 3 minggu dan mencari Jana untuk minta maaf atas kesalahannya 8 tahun yang lalu dan kekosongannya hanya bisa diisi oleh Jana Oetomo. Jana itu ibu dari sepasang anak kembar berusia 7 tahun. Jana harus membesarkan kedua anaknya tanpa seorang ayah.

prolog:

Ben,

You are an asshole. I don’t know why I ever thought that my world revolves around you, that I love you and that you felt the same way. It took you abandoning me when I needed you the most to realize that I meant NOTHING to you. So, thank you for opening my eyes to who you really are before I wasted  any more of my life with someone like you.

Jana.

Ps: Don’t worry, I’ve taken care of “our fuck-up” (As you called our baby), just like you asked me to.

 

Huaaaaa udah ketebak banget ya alur ceritanya. Iya tentang Jana dan Ben yang ketemu pas sama-sama kuliah dikampus yang sama di Iowa state di Amerika Serikat,mereka jatuh cinta dan pacaran.. Umur Jana saat itu masih 19 tahun dan sangat polos…sedangkan BEN….oh he’s a jerk! he slept with so many girls tapi Jana ga perduli karna saat itu dia jatuh cinta banget ama Ben. Until she found out that she’s pregnant and Ben refused to marry her. So that’s it! Jana disseapeared like wind…..

Gimana ga dissapear kalo cowok yang harusnya bertanggung jawab ama kita malah nyuruh untuk menggugurkan kandungan…(sinetron banget ye ceritanya )

Eh tapi saya suka sih percakapan-percakapan mereka…. dan ada beberapa klimaks yang bikin darah diotak saya nyessss ngalir sampai keujung kaki… (hahahha serius dehhh)

*ini lebay apa emang saya yang terlalu khusyuk ya bacanya*

oke, jadi pas Akhirnya Ben berhasil menemukan Jana secara ga sengaja di sebuah acara penggalangan dana, itu adalah klimaks pertama yang bikin saya deg-deg an…..what’s going to happen next??? saya saelalu berfikir seperti itu dan saya makin ga bisa tahan untuk selesaikan buku ini.

Klimaks ke 2 adalah klimaks saat Ben tau bahwa ternyata Jana tidak jadi menggugurkan anaknya dan akhirnya Ben tau bahwa dia punya anak laki-laki. Buka satu tapi 2… dua anak kembar yang kebandelannya mirip Ben waktu kecil. Ben yang yang tipe2 bad boy gitu bisa nangis hanya dengan liat anak-anaknya yang udah tumbuh besar. Dia kehilangan momen 7 tahun bersama anak-anaknya….asli,,,bagian ini saya nyesess banget.

Ben dan Jana sebenernya sih masih saling cinta banget, dan Ben ngotot masih minta Jana untuk maafin dia dan mau sama-sama lagi, tapi Jana takut karna perasaannya diliputi rasa sakit hati yang terlalu besar untuk kejadian 8 tahun lalu, their dirty little secret.

Yah pokoknya banyak percakapan yang bikin kita liat gimana konsistennya Jana untuk menutupi perasaannya terhadap Ben. Dan betapa konsistennya Ben untuk tetap mendapatkan kembali hati Jana. And by the way di buku ini ada beberapa adegan making out yang ehmm 18 tahun keatas lah ya bok! Tapi ga gimana2 banget sih… ya adegan kissing2 aja sih sebenernya…. 🙂

Ditiap halaman pertama  bab baru, si penulis menyisipkan quotes2 yang diambil dari lirik-lirik lagu Bon Jovi dan penyanyi lain sih nampaknya. Dan setiap quote atau lirik lagu yang ditulis bisa relate ke isi cerita di bab itu…. ini contohnya:

“If  have the chance, love… I would not hesitate

To tell you all the things I never said beore

Don’t tell me it’s too late.”

 

Moral of the story?

1) Do not have sex before married…eh maksudnya kalo emang udah ga tahan, tp belom siap punya anak, yaudin atuhhh pake pengamannya kakakkk ! 🙂

2) Ada 2 macam keluarga yang saya liat disini. Dan saya suka dengan tipe keluarga Ben disini yang hangat . Walaupun ayah Ben adalah pengacara terkenal tapi Ben ga mau mengandalkan popularitas ayahnya dalam dunia karirnya. Saya suka hubungan Ben dengan kakak perempuannya Eva yang so natural. Sedangkan keluarga Jana adalah keluarga yang otoriter memaksakan kehendak, dan Jana harus bekerja di kantor ayahnya karna hanya Jana dan adiknya yang nantinya akan mewarisi perusahaan keluarganya.hisss males banget.

Oke udah segitu aja…..ntar beneran spoiler lagi…

so, apakah Jana akhirnya bisa memafkan dan menerima Ben kembali? gimana dengan karir Ben yang udah sukses di Chicago? apa dia rela ninggalin karirnya dan memulai lagi di Jakarta dari nol demi bisa bersama dengan kedua anak kembarnya?

ya pokoknya yang penasaran silahkan dibaca aja yahhhh….

kalo ada yang mau pinjem,,,boleh yuk tukeran donk kita pinjem2an gitu 🙂

*udah macam jaman SMA aja ….tuker2an novel*

ps: dear mamak sondang: buku The help darimu masih belom kelar2 juga, maklum kalo baca enggris otaknya agak lama bekerja 🙂

Happy Reading 🙂

 

51

Love You Forever [Book Review]

20140224_151409Love You Forever adalah judul buku cerita yang saya suka banget. Jangan harap ini isinya cerita cinta2an dua mahluk pacar-pacaran ya. Ini buku cerita antara sang Ibu dan anak. Buku ini juga dalam kategori buku cerita anak2.

Jadi sekarang saya mau review dulu buku yang menjadi favorit saya diantara buku cerita anak2.

Suatu kali, saya berkunjung ke Library disekolah tempat saya mengajar, saya sering ‘ngemper disini kalo lagi ada waktu lowong. Ngemper menjelajahi buku2 cerita untuk anak2, yang terkadang bikin saya ketawa karna lucu dan gemes liat gambar2nya yang unyuuu. Lalu dapetlah buku “LOVE YOU FOREVER” ini.

LOVE YOU FOREVER

written by: Robert Munsch

Illustrated by: Sheila McGraw

Jadi suatu hari sekitar tahun 2010 waktu itu saya baru masuk dari cuti panjang habis melahirkan Gwinette. Saya pilih buku cerita, untuk  saya ceritakan pada anak-anak. By the way, one of my favourite thing being a preschool teacher is story telling. Yes, ga tau kenapa saya suka banget ama story telling, dan dirumah pun Gwinette and Gavin seneng banget kalo saya udah cerita. Jadi dikarnakan kalo story telling itu saya bisa total banget, maka kadang yang ngeliat bisa  ngomong “lebayyyyy jo!!!* Hahahahah….. Tapi ya gitu deh, mood juga ga boleh lagi berantakan donk. Eh tapi kan jadi guru ga pandang mood ya harusnya….. *iya tapi guru juga manusia*

dari judulnya aja udah trigger pembacanya…..wahhh bakal romantis2an nih…hihihi

Sebelum saya bacakan ke anak2, tentunya saya udah baca dulu sekilas, dan saya rasa bukunya ga kepanjangan dan ga terlalu singkat. Ketika saya menceritakan ini dikelas, tanpa sadar saya udah nitikin air mata, dan yakkk si guru TK ini emang drama banget deh ya…cuma story telling aja pake acara nangis. hahahhaa eh tapi pasca saya nangis ini, murid saya yang ngerti banget kalo lagi diceritain cerita beginian, ikut2an nangis, tapi ya nangis karna haru aja sih. Dan besoknya mamanya bilang kalo Kelly terharu ama cerita Love you forever yang saya ceritakan, dan mamanya mau pinjem bukunya. Hihihihi….ampe segitunya yah. Ya udah mari kita lihat kayak apa isi bukunya.

Maka halaman pertamapun dibuka….langsung nyess banget liat gambarnya, karna saya baru lahiran Gwinette dan lagi sering gendong2 style begini. (baca: begadangan)

halaman pertama

halaman pertama

Halaman pertama dibuka dengan satu paragraph seperti berikut ini:

A mother held  her new baby

and very slowly rocked him back and forth,

back and forth, back and forth.

And while she held him, she sang:

I’ll love you forever,

I’ll like you like always,

As long as I’m living

my baby you’ll be.

Nahhhhh keren banget kan tuh kata2nya…..eits tapi tunggu dulu, coba kita liat kelanjutannya di halaman berikut

halaman ke 2: Si baby udah usia 2 tahun, bisa ditebak dari gambarnya beginilah gambaran kalo punya anak toddler dirumah....kayak kapal karam

halaman ke 2: Si baby udah usia 2 tahun, bisa ditebak dari gambarnya beginilah gambaran kalo punya anak toddler dirumah….kayak kapal karam

Disini ceritanya babynya grew and grew until 2 years old, udah lari sana sini, segala macem diberantakin dan ada kata2 yang lucu diakhir dari paragraph pada halaman kedua ini yaitu:

“SOMETIMES his mother would say, “this kid is driving me CRAZY!”

Yup, tanpa mengurangi rasa sayang pada anak, kita kadang suka ngomong gini jg kan…keadaan seperti ini ya emang hampir setiap hari terjadi kan? ya kan emak2 kece sekalian? *cari dukungan* hahahaha….percis kayak Gwin saat usia 2 tahun dia pernah ngolesin cream buat diaper rash yg dari MC itu yang warna putih, diolesin keseluruh tangannya dan wajahnya….haissshhhh horor banget dehkarna ngebersihinnya susahhh banget! hihihihi lucu sih kalo inget itu, tapi kalo inget CD foto prewed outdoor saya yang dipatahain sih nggak terlalu lucu deh…agak mengkel rasanya…hihihi pokoknya masih banyaklah ulah2 toddler yang ajaib.

Tapi coba kita intip di halaman berikutnya

malem2 pas udah tidur gini, ngeliatin anak kan suka rasa bersalah gitu ya karna siangnya bais marah2! hikssss

malem2 pas udah tidur gini, ngeliatin anak kan suka rasa bersalah gitu ya karna siangnya bais marah2! hikssss

Di halaman ini diceritain kalo malem pas anaknya dah bobo mamanya naik keatas dan nina boboin. Dengan lagu yang sama dia akan bernyayi:

I’ll love you forever, 

 I’ll like you like always,

  As long as I’m living

  my baby you’ll be.

he grew up now 9 years old

he grew up now 9 years old

Di halaman ini sianak lelaki itu udah bertumbuh jadi anak umur 9 tahun yang susah diatur. ya ceritanya emang anak umur segini lagi challenging banget kali ya. Belum ngerasain nih fase ini jadi ortu, tapi kan kita pernah jadi anak2 ya, jadi kayaknya saya juga umur  segini paling males deh disuruh mandi.Dan ada kata2 lucu disini:

The little boy grew. He grew and he grew and he grew. he grew until he was nine years old. And he never wanted to come in for dinner, he never wanted to take a bath, and when grandma visited he always said bad words. Sometimes his mother wanted to sell him to the zoo.

LOL…. hahaha sounds so bad! tapi ya kadang gimana donk ya kalo liat anak ga well behave gitu kita kan yang jadi emak bisa gemes sendiri.Bukannya kita gagal mendidik or gimana sih, tapi saya yakin lah ada fase or masanya masing2 kan. Kaga seru juga kali jadi anak yang budiman sepanjang hidupnya. Hihihihi….

Tapi tetep aja malemnya di gendong2 lagi and dinyayiin...so sweet

Tapi tetep aja malemnya di gendong2 lagi and dinyayiin…so sweet

Biar kata udah mau di sell di zoo tetep aja kalo malem di gendong lagi dan dinyanyiin lagi lagu kesayangannya

I’ll love you forever, 

 I’ll like you like always,

  As long as I’m living

  my baby you’ll be.

Kalo yang model begini mah emaknya bisa sport jantung alias stroke ditempat or minimum bengek ya,,,,,baderrr banget nih bocah!

Kalo yang model begini mah emaknya bisa sport jantung alias stroke ditempat or minimum bengek ya,,,,,baderrr banget nih bocah!

Aslii deh anak cowok satu bener2 bikin emaknya sutres tingkat dewa…..lah coba gimana itu kalo kejadian ama saya ya? Liat gavin dandan nge punk or dandan anak boyband trus nagajak temen2nya rusuh2an dirumah….errrrrr……*eh tapi ga bakal kejadian ya nak, nanti tak bikin rulesnya* hihihi DAN kata2 lucu di halaman ini adalah :

The boy grew. He grew and grew and grew.

He grew until he was a teeenager.

He had strange friends and he wore strange clothes and he listened to strange music.

Sometimes his mother felt like she was in  the zoo.

lol….lol  😀

😀

Yes so true,….emaknya dah berasa kayak di zoo sekarang.

Tapi sesebel2nya si emak ama anak, tetep aja anak udah lajang gitu masih di tengokin pas tidur. D

I’ll love you forever, 

 I’ll like you like always,

  As long as I’m living

  my baby you’ll be.

bandel2 tapi ngangenin...

bandel2 tapi ngangenin…

Trus si anak tumbuh besar dan akhirnya pindah rumah. ya mungkin ini berlaku untuk anak2 di negri bule sana kali ya. Kalo kita kan pisah rumah karna ngekost or tempat kerja yang jauh aja ya. Sebisa mungkin masih serumah ama sang ortu sampai melepas masa lajang.

He left home and got a house acrross town

He left home and got a house acrross town

But sometimes on dark nights thw mother got into her car and drove across town

But sometimes on dark nights the mother got into her car and drove across town

Bahkan saat anaknya udah pindah rumah pun, si emak tetep dateng dan masih gendong2 dan nyanyi lagu yang sama

 I'll love you forever,   I'll like you like always,   As long as I'm living   my baby you'll be.

I’ll love you forever,
I’ll like you like always,
As long as I’m living
my baby you’ll be.

Nah sekarang si ibu sudah semakin tua, dan suatu hari dia telfon ke anaknya dan bilang kalo dia sedang sakit. Si anak pun datang menjenguk mamanya.

When he came iin the door, she tried to sing the song. She sang:

I’ll love you forever, 

 I’ll like you like always,……….

But she couldn’t finish because she was too old and sick.

20140224_151657
The son went to his mother. He picked her up and rocked her back and forth,

back and forth, back and forth.

And he sang this song:

I’ll love you forever, 

 I’ll like you like always,

  As long as I’m living

  my MOMMY you’ll be.

20140224_151648

Yes….this one was the best part!

see!!! *nangis ga sihhhh?

ouchhhh I’m SO TOUCH by this story…..Gimana kisah dua mahluk antara ibu dan anak yang saling sayang walaupun sering berantem or jutek2an….endingnya begini….bener2 bikin terharu dan ngebayangin, apakah nanti saya akan begini dengan anak2 saya nanti? or akan tetep bisa bikin ibu kita bahagia sampai akhir hayatnya?

Saya sampai detik ini udah segede gini, udah setuir ini masih sering berdebat ama si mekmok (mamak)

Macem2 yang diperdebatkan, masalah urusan anak, urusan pendapat dan banyak lagi. Terlebih saat mamak memasuki masa manapouse, jadi makin sensitif. Lebih cepet tersinggung. Jadi serba salah. Tapi sebenernya kami saling tau kalo kami saling sayang saling cinta.

Siklus kehidupan. Kita jadi anak, lalu kita akan punya anak. Yes…..waktu saya baru lahiran Gwinette, saya peluk mama saya dan saya bisikin, “mak, terimakasih ya udah melahirkan aku dan merawat aku” kayaknya rasa gimanaaaaa gitu.

Iyalahhh bokkk akhirnya setelah kita bawa kemana2 si baby dalam perut selama 9 bulan, pas lahir kirain urusan dah kelar, eh ternyata jalan masih panjang didepan……panjang banget malah!!!!

Masa begadang sehabis melahirkan selalu saya bilang paling berat, tapi masa mendidik dan merawat anak adalah NO ENDING STORY! dan disitulah bagian terpenting saat menjadi orangtua.

Saya bersyukur masih bisa melihat kedua orangtua hidup sehat dan bahagia, Bersyukur saya masih diberi kesempatan melahirkan dua anak, 1 anak laki-laki  dan 1 anak perempuan. Sampai saat ini mereka tumbuh sehat secara jasmani, mental dan rohani.

Dear Gwinette dan Gavin, kalo suatu hari kalian baca cerita ini, ketahuilah bahwa walaupun mamamu ini kadang mulutnya cerewet dan suka marah (which is mama berusaha untuk lebih baik tiap harinya)….ketahuilah nak, bahwa Mama sangat dan sangat sangat SAYANG sama kalian berdua.

Mungkin ga bisa selalu gendong kalian dan nyanyi seperti cerita diatas, tapi mama selalu mendoakan kalian sebelum tidur, walaupun Kakak Gwinette sudah bisa doa sebelum tidur dan adik Gavin suka ikut2 aja, mama akan tetep doakan kalian secara pribadi Setiap hari. Dan doa mama akan berkali-kali lipat saat kalian sedang sakit…..Mama berharap kita akan selalu saling sayang dan cinta sampai kalian besar nanti, sampai kalian punya keluarga sendiri dan sampai selama-lamanya

*brb*

*usep2 mata* 😦

LOVE YOU FOREVER………………