37

Persoalan Rambut

Disclaimer: postingan ini akan sedikit berbau narsis, you can skip it if you think this is annoying, tapi ngebacanya juga ga rugi-rugi amat sih muahahahaha. Anyway, postingan ini dah lama ditulis cuman baru sempat diposting padahal sih pengen cerita tentang banyak hal selama libur ini tapi ya gitu deh cuma ini stok postingan yang ready di draft.. yes ga cuma makanan yang distok dikulkas tapi postingan juga kan..hihihi anak yang sungguh rajin kamu Jo!

Persoalan rambut adalah persoalan yang gak kelar-kelar, kayak persoalan lemak diperut dan paha. Ya kan? Karena kalau persoalan rambut itu udah kelar maka kenapa makin banyak salon-salon ketje dimana-mana? Kenapa saya bilang persoalan?karena coba bayangkan, mostly (ga semua ya) manusia khususnya perempuan itu pasti casenya begini:
-rambut pendek pengen panjang (lalu hair extension)
-rambut panjang pengen cepak
-rambut hitam pengen warna and vice versa
-rambut keriting pengen lurus and vice versa
-rambut rusak harus perawatan
-rambut udah kece badai tetep donk mesti perawatan

Yah intinya yaitu tadi bahwa persoalan rambut ini ya gak kelar-kelar kan ya. Khususnya dicase saya bahwa saya pernah ngalamin berbagai model rambut dan plus warna warni kayak lolipop nih rambut. Pernah juga rusak parah akibat pewarnaan gila-gilaan.

Saya terlahir dengan rambut lurus dan warna hitam legam. Dari kecil juga rambutnya selalu panjang sampai sepinggang. Model rambut lain adalah model bob. Sudah gedean sering coba rambut cepak. Paling sering sih bob nungging, itu tuh bobnya Dian Sastro jaman dulu. Pertama kali diwarnain itu pas jaman lulus kuliah, berasa bebas aja karena udah kerja punya duit sendiri dan saya kerja di sekolah yang aturannya boleh mewarnai rambut. Dulu hampir sebulan sekali main ke Bandung saking cintanya ama kota ini, dan kalau ke Bandung biasanya sendirian aja naik KA or Travel dan nginep di rumah temen-temen saya disana. So one day saya iseng main ke salon langganan (di daerah gerlong) trus bilang rambut saya mau diwarnain plus highlight. Taraaaaaa itulah pertama kali rambut saya diwarnani dan bener-bener jatuh cinta ama warnanya. Sejak itu saya selalu ketagihan diwarnain. Warna rambut saya waktu itu adalah Merah, blonde dan orange…wuowwww kayak lolipop kan ya? Jelas aja orang-orang sekitar saya terkaget-kaget melihat perubahan ini.

Jaman itu saya belum pacaran sama uppa, nah si mantan ini agak kaget reaksinya tapi ya udah pasrahlah dia, lah liat ceweknya seneng ikut seneng aje dianya *walaupun rasanya pengen tujes saya kali ya tuh orang*. Sejak saat itu pula lah rambut saya yang tadinya halus lembut dan licin (seriusan rambut saya dulu banyak, hitam lurus dan licin sampai-sampai susah dikuncir) akhirnya rusak. Rusak parah, mulai dari rontok, ujung yang pecah-pecah dan sebagainya. Rusak parah rambut saya ini tentunya dipersembahkan oleh bleaching rambut sebwlum pewarnaan yang kayak lolipop itu. Demi warna rambut yang maksimal paripurna kan bokkk! Hahahaa…ya tapi akhirnya saya puasa dulu mewarnain rambut dan hilangin dulu rambut merahnya secara bertahap. Pas udah dapat warna rambut asli, saya ternyata ga tobat-tobat alias tetap mewarnai tapi udah ga pake bleaching-bleaching lagi. Terakhir warnain rambut ya 3 tahun lalu dan itu rusak parah dah kayak sapu ijuk kalau dipegang. Karena apa? karena mbaknya salah kasih warna (gak sesuai dengan request saya tadi) dan hari itu juga rambut saya diganti warnannya? aje gile…gimana ga rusak kan? karena harusnya pewarnaan rambut itu kan persekian bulan ya. Hoalahhhhh beneran rusak parahhh banget. Jadilah saya berjuang untuk merawatnya dengan creambath dan hair spa lalu saya juga potong sedikit demi sedikit sampai dapat lagi warna rambut saya yang asli.

FIUHHHHHH!!!!

Rambut saya akhirnya panjang lagi dan saya sebenarnya lebih suka rambut panjang tapi berhubung tiap hari naik motor dan rasanya gerah kalau dan ribet kalau sedang pakai helm, akhirnya beberapa minggu lalu potong rambut yang mana maksudnya cuma mau rapihin doank sih, eh tergoda juga dipotong agak pendek. But I always like it kalau Koh’ Phillip (nama hairstylist langganan saya) yang potong. He is the best one so far.

So, here are my various hairstyles:

kiri atas: bondol (abis lahiran kakak G), panjang dan merah thn 2008, medium dan merah banget tahun 2007, bob nungging dan merah+blonde tahun 2007 Kanan bawah: gimbal hair (abis dari bali langsung cus ke nikahan temen), medium with bangs and black hair, very long hair and black (Agust 2015), medium with bangs (my current hair)

Atas (KI-KA): bondol (abis lahiran kakak G), panjang dan merah thn 2008, medium dan merah banget tahun 2007, bob nungging dan merah+blonde tahun 2007
Bawah (KI-KA): gimbal hair (abis dari bali langsung cus ke nikahan temen), medium with bangs and black hair, very long hair and black (August 2015), medium with bangs, black color (my current hair)

 

before I decided to cut

before I decided to cut

after !

after ! (my current hair…medium, black with bangs)

Anyway, tentu saja saya punya model rambut idaman, tapi selalu gak pede untuk mencobanya. Dari dulu sampai sekarang saya tergila-gila ingin punya rambut kayak Meg Ryan, but she’s a bit old already jadi beberapa tahun belakangan saya terobsesi dengan rambutnya Bella Ferraro ( salah satu pemenang Xfactor di Aussie) her voice and her face is so adorable and especially her hair…. oh I really want to have  hair like her….

Bella Ferraro...so damn pretty!

Bella Ferraro…so damn pretty!

bella 1

Cantik banget ya kayak boneka. Btw, kalian punya model rambut impian? apa sudah nyaman dengan model rambut yag sekarang?atau punya persoalan rambut juga? One day kalau otak lagi ngehang, keknya bakal potong rambut dan styling kek si Bella ini deh *Woyyyyy JOOOOO…INGET UMUR JOOOOOO!*

😀

XOXO,

Joeyz